Anda di halaman 1dari 13

Ayat-ayat Bodoh Alquran

June 13, 2011

oleh Duladi AWLOH HARUS MEMPUNYAI ISTRI UNTUK BISA PUNYA ANAK QS 6:101 Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. Penjelasan: Ayat itu mengisyaratkan kepada kita bahwa awloh seperti manusia, dia butuh istri untuk bisa mempunyai anak. AWLOH YANG MAHA PERKASA BUTUH PERTOLONGAN MANUSIA QS 47:7 Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. QS 57:25 Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolongNya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. QS 22:40 Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa

Penjelasan: Awloh itu lemah tak berdaya sehingga butuh pertolongan manusia, tapi masih berani sesumbar menyatakan diri MAHA KUAT & MAHA PERKASA.

KATANYA AWLOH MAHA TAHU, KOQ DIA BELUM TAHU? QS 9:16 Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS 7: 52 Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. QS 60:7 Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS 17:51 atau suatu makhluk dari makhluk yang tidak mungkin (hidup) menurut pikiranmu. Maka mereka akan bertanya: Siapa yang akan menghidupkan kami kembali? Katakanlah: Yang telah menciptakan kamu pada kali yang pertama. Lalu mereka akan menggeleng-gelengkan kepala mereka kepadamu dan berkata: Kapan itu (akan terjadi)? Katakanlah: Mudah-mudahan waktu berbangkit itu dekat, QS 9: 102 Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudahmudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. QS 5: 52 Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orangorang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: Kami takut akan mendapat bencana. Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

Penjelasan: Lihat QS 6:101, dinyatakan bahwa awloh mengetahui segala sesuatu. Tapi ayat-ayat di atas mengisyaratkan pada kita bahwa pengetahuan awloh sesungguhnya terbatas, seperti manusia. TATA BAHASA YANG KACAU, BUKTI AWLOH LEBIH BODOH DARI ANAK SEKOLAH DASAR QS 7:57 Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buahbuahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudahmudahan kamu mengambil pelajaran. QS 6:99 Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. QS 7:143 Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau. Tuhan berfirman: Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku. Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman. QS 2:253 Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di

antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. QS 5:64 Orang-orang Yahudi berkata: Tangan Allah terbelenggu, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilanat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. QS 39:53 Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS 17:1 Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. QS 42:13 Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang

dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). QS 74:31 Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orangorang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al Kitab dan orng-orang mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan? Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia. Dan masih banyak lagi. Penjelasan: Ayat-ayat itu berisi kata ganti yang amat kacau. Siapa sebenarnya yang berbicara? Awloh ataukah Muhammad? Dalam satu ayat, kata ganti Awloh bisa berubah-ubah dari Dia, Kami, Aku, dst. AWLOH MENGAJARI PERBUATAN SYIRIK, SUATU PERBUATAN YANG JUSTRU PALING DIBENCINYA QS 7:11 Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: Bersujudlah kamu kepada Adam, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud. QS 2:34 Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir Penjelasan: Perintah syirik itu sungguh bertolak belakang dengan ayat-ayat berikut:

QS 17:23 Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS 29:56 Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja. QS 46:5 Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahansembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? QS 16:49 Dan kepada Allh sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. AWLOH BUTA SEJARAH QS 2:61 Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya. Musa berkata: Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta. Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

Penjelasan: Awloh tidak tahu, pembunuhan nabi-nabi terjadi pada masa raja-raja Israel, jauh sesudah masa Musa QS 6:84 Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Penjelasan: Urut-urutan nama keturunan Nuh tidak sesuai dengan garis waktu. QS 19:27-28 Maka Maryam membawa anak itu (Isa) kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina, Penjelasan: Muhammad mengira, Isa adalah anak Maryam saudara perempuan Harun, hidup tak jauh dari era Musa, pamannya. Padahal ada rentang waktu cukup jauh, yaitu sekitar 1500 tahun antara Musa dan Isa, dan ibu Isa bukanlah Maryam saudara Harun. BINTANG ADALAH MISIL UNTUK MERUDAL SETAN QS 67:5 Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. QS 37:6-8 Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka, setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. Versi Inggris:

QS 67:5 And certainly We have adorned this lower heaven with lamps and We have made these missiles for the Shaitans, and We have prepared for them the chastisement of burning. QS 37:6-8 Surely We have adorned the nearest heaven with an adornment, the stars, And (there is) a safeguard against every rebellious Shaitan. They cannot listen to the exalted assembly and they are thrown at from every side, KITAB TAURAT DAN KITAB INJIL ADALAH KITAB PEMBERIAN DEWA (KITAB DARI LANGIT) QS 32:23 Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Quran itu) dan Kami jadikan AlKitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil QS 17:2 Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku, QS 2:87 Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? QS 2:53 Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk.

QS 21:48 Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa. QS 5:46 Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. Penjelasan: Kitab Taurat dan Kitab Injil adalah Kitab Sejarah (Biografi, serupa Hadist), bukan Kitab Mantera, Kitab Sakti, Buku Keramat ataupun Kitab Dewa yang turun dari langit. AWLOH PUNYA 2 TANGAN SEPERTI MANUSIA QS 38:75 Allah berfirman: Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?. Penjelasan: Menurut QS 112:4 dan QS 42:11, Awloh tidak serupa dengan apapun, tapi menurut QS 38:75, awloh punya 2 tangan sehingga dia seperti manusia. Sumber: Faithfreedom Indonesia

Ayat-Ayat yang hilang dan ditambahkan dalam Al Quran


July 10, 2012

Ada hadis dari Aisha, istri sang nabi, kata Aisha tadinya ada ayat rajam, dimana disitu rajam dijelaskan sebagai hukuman bagi zinah, ayat ini menjadi bagian dari Quran tapi sekarang hilang. Kalifah2 awal melakukan hukuman rajam bagi para penzinah meski Quran, yang kita kenal sekarang, hanya memerintahkan seratus cambukan. Ini jadi aneh jika hadis itu tidak benar kenapa hukum islam sampai saat ini masih menetapkan hukum rajam padahal Quran hanya menuntut hukum cambuk. Menurut hadis juga, lebih dari seratus ayat telah hilang. Kaum Shia, tentunya mengklaim bahwa Usman telah membuang banyak ayat2 yang condong berpihak ke Ali karena alasan2 politisnya. Nabi sendiri telah melupakan banyak ayat, ingatan para sahabat juga sama2 tidak bisa diandalkan dan para penyalin bisa juga salah menyalin ayat2. Kita juga punya kasus Ayat setan yang jelas menunjukkan bahwa Muhammad sendiri menyembunyikan atau menghapuskan beberapa ayat. Keaslian banyak ayat juga dipertanyakan bukan hanya oleh scholar barat modern tapi juga oleh para muslim sendiri. Banyak kaum Kharijit yang menjadi pengikut Ali waktu awal islam berdiri menemukan surah yang menceritakan kisah Yusuf yang ganas berikut kisah2 erotisnya yang sekarang tidak ada di Quran. Bahkan sebelum Wansbrough ada sejumlah scholar barat seperti Sacy, Weil, Hirschfeld dan Casanova yang meragukan keaslian surah ini atau surah itu atau ayat ini dan ayat itu. Bisa dibilang sejauh ini argumen mereka belum bisa dibantah. Argumen Wansbrough malah menemukan dukungan diantara scholar generasi muda yang tidak sejalan dengan kolega mereka dari generasi sebelumnya, seperti dijelaskan dalam bab 1-nya Trahison des Clercs. Dilain pihak kebanyakan scholar benar percaya adanya interpolasi (penyisipan/penambahan) dari Quran; interpolasi ini berupa sebagai terjemahan yang ditambah-tambahkan pada kalimat2 yang sulit. Yang lebih serius lagi adalah interpolasi sebuah karakter (politis atau dogmatis) seperti pada ayat 42.40-42, yang kelihatannya ditambahkan hanya utk membenarkan pengangkatan Usman sebagai kalifah dan menafikan Ali. Lalu ada ayat2 lain yang ditambahkan hanya utk menyesuaikan rimanya, atau utk menggabungkan dua ayat pendek yang tidak ada hubungannya sama sekali agar nyambung dan bisa dimengerti.

Bell dan Watt[16] secara cermat meneliti banyak pengubahan dan revisi dan menunjuk pada tidak samanya gaya penulisan Quran sebagai bukti dari banyaknya perubahan2 dalam Quran: Banyak sekali hal2 yg demikian dan ini diklaim sebagai bukti adanya perubahan yg fundamental. Disamping hal2 yang sudah kita perhatikan rima2 tersembunyi, dan frase-rima yang tidak menyatu kedalam tekstur dari ayat terdapat juga perubahan mendadak dari rimanya; pengulangan kata atau frase yg berima sama dalam ayat2 yang berdampingan; bercampurnya subjek yang tak ada hubungannya sama sekali kedalam ayat yang tidak homogen/bertopik sama; perlakuan yg berbeda utk subjek sama dalam ayat2 yang berdekatan, sering dengan pengulangan kata dan frase; pemotongan tata bahasa yang menimbulkan kesulitan untuk penafsiran; perubahan kasar dalam ayat2 yang panjang; perubahan mendadak dalam kisah2 dramatis dengan mengubah kata ganti dari tunggal ke jamak, dari kata ganti orang kedua ke kata ganti orang ketiga, dan seterusnya; disejajarkannya pernyataan yang jelas2 berlawanan; disejajarkannya ayat2 yang ceritanya jelas2 beda jaman, dengan frase yg bertanggal belakangan disimpan diayat bertanggal lebih awal. Dalam banyak hal sebuah ayat punya sambungan alternatif yang saling mengikuti dalam teksnya. Alternatif kedua ditandai oleh sebuah perhentian arti dan perhentian dalam konstruksi tata bahasanya, hubungannya tidak dengan ayat yang berikutnya tapi dengan yang ada disurah yang jauh dari ayat itu. Al-Kindi, seorang kristen[17] yg menulis sekitar 830M mengkritik Quran dengan pernyataan yang sama: Hasil dari semua ini (proses terbentuknya Quran) adalah paten bagi anda yang membaca kitab suci ini dan melihat bagaimana dalam kitab itu sejarah2 dicampur adukkan dan disemrawutkan; ini sebuah bukti bahwa banyak tangan telah ikut campur dalam pembentukannya dan menyebabkan ketidak sesuaian, penambahan atau pemotongan apapun yang mereka suka atau tidak suka. Sekarang apakah wahyu yang berasal dari surga bisa demikian?

Mungkin harus diberi contoh: - Ayat 15 dari Surah 20 sama sekali bukan disitu tempatnya; rimanya berbeda dari isi ayat lainnya dalam surah tsb. - Ayat 1-5 dari surah 78 jelas2 hasil penambahan karena baik rima maupun sifatnya berbeda dari ayat2 lainnya; dalam surah yang sama ayat 32, 33 dan 34 telah disisipkan antara ayat 31 dan 35, dengan demikian memotong hubungan yang jelas antara ayat 31 dan 35. - Dalam Surah 74, ayat 31 lagi2 sebuah penyisipan yang jelas karena sama sekali berbeda gaya penuturannya dan panjangnya juga berbeda dari ayat2 lainnya. - Dalam surah 50, ayat 24-32 dimasukkan kedalam sebuah konteks yang tidak pada tempatnya. Utk menjelaskan kejanggalan atau keanehan kata/frase, bisa dengan memakai formula pertanyaan Apa yang diajarkan ayat. Itu? (atau mengajarkan apa ayat . Ini?) yg diterapkan pada ayat2 aneh tsb. Jelas bahwa penjelasan terjemahan tambahan ini ada 12 semuanya telah ditambahkan belakangan, karena dalam banyak kejadian definisinya tidak nyambung dengan arti asli dari kata2 atau frasenya. Bell dan Watt[18] memberi contoh surah 101.9-11, yang harusnya terbaca: ibunya akan jadi hawiya. Dan mengajarkan kamu apakah ini? api yang sangat panas. Hawiya aslinya berarti tidak punya anak karena kematian atau kecelakaan tapi catatan penjelasan ayat ini menyatakannya sebagai neraka. Dengan demikian banyak penterjemah sekarang menganggap kalimat tersebut sebagai maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas! (Lihat juga 90.12-16) Tentu saja interpolasi apapun, betapapun sepele, menjadi fatal untuk dogma muslim yang menganggap bahwa Quran itu Kalimat Tuhan yang diberikan pada Muhammad di Mekah dan di Medina. Seperti Regis Blachere tulis dalam karya klasiknya Introduction to the Koran, pada titik ini, tidak ada cara yang mungkin utk mempertemukan penemuan2 ahli tata bahasa dan sejarawan barat dengan dogma resmi dari Islam. Kita juga punya kisah dari Abd Allah b. Sad Abi Sarh[19]:

Abd Allah b. Sad Abi Sarh adalah penyalin tulisan yang dipekerjakan di Medina utk menuliskan wahyu2 selama beberapa waktu. Dia sering bersama dengan sang Nabi mengubah kata2 dari beberapa ayat. Ketika sang Nabi berkata Dan Allah maha Kuasa dan bijaksana, Abd Allah menyarankan utk menuliskan Maha Tahu dan Maha Bijaksana dan sang nabi menjawab bahwa dia tidak keberatan dituliskan demikian. Setelah sadar bahwa dia (dan Muhammad) bisa melakukan penggantian ayat Tuhan semaunya. Abd Allah meninggalkan Islam dengan alasan bahwa wahyu2 itu, jika benar berasal dari Tuhan, tidak boleh diubah sedikitpun apalagi jika hanya karena diusulkan penulis seperti dirinya. Setelah murtad, dia pergi ke Mekah dan bergabung dengan kaum Quraysh. Tak perlu dikatakan lagi sang Nabi tak ragu utk memerintahkan pembunuhan Abd Allah ketika Mekah jatuh ketangan dia, tapi Usman meminta ampunan Muhammad bagi Abd Allh dengan susah payah.