Anda di halaman 1dari 25

BIOLOGI KLS XII IPA SEMESTER: 1

SMA Negeri 2 Surabaya

Dra. Mulyati Dra. Sri Partiwijani

Standar Kompetensi : 2. Memahami pentingnya proses metabolisme pada organisme KOMPETENSI DASAR : 2.1 Mendeskripsikan fungsi enzim dalam proses metabolisme
MATERI POKOK : Metabolisme. Kerja/ fungsi enzim. Sifat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim.

INDIKATOR

Menjelaskan pengertian metabolisme. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim. Menjelaskan cara menguji kerja enzim. Menjelaskan fungsi enzim dalam metabolisme. Mengidentifikasi ciri-ciri enzim.

PETA KONSEP

memerlukan Terjadi pada PROTEIN KARBOHIDRAT LEMAK struktur APOENZIM GUGUS PROSTETIK ENZIM

Terdiri atas

KEMOSINTESIS

FOTOSINTESIS tahap REAKSI TERANG REAKSI GELAP


Faktor yang mempengaruhi

AEROBIK

ANAEROBIK tahap

BIOKATALISATOR REVERSIBEL SPESIFIK

-GLIKOLISIS -DEKARBOKSILASI OKSIDATIF -SIKLUS KREBS -TRANSPOR ELEKTRON

-GLIKOLISIS -PEMBENTUKAN ALKOHOL/ ASAM LAKTAT

Cara kerja

SUHU, pH, KONSENTRASI, SUBSTRAT& ENZIM, AKTIVATOR& INHIBITOR

LOCK AND KEY

INDUCED FIT

METABOLISME
MERUPAKAN SELURUH REAKSI KIMIA YANG BERLANG SUNG DIDALAM TUBUH MAKHLUK HIDUP BESERTA PER UBAHAN ENERGI

A metabolic pathway has many steps

That begin with a specific molecule and end with a product That are each catalyzed by a specific enzyme
Enzyme 1 Enzyme 2 B Reaction 1 Reaction 2 C Reaction 3 Product Enzyme 3

Starting molecule

Katabolisme dan Anabolisme


1. Katabolisme adalah penguraian molekul-molekul besar menjadi molekul-molekul kecil. 2. Anabolisme adalah pembentukan molekul-molekul besar dari molekul-molekul kecil.

Perbedaan proses metabolisme dan katabolisme Pembeda Proses Katabolisme


Melepaskan energi

Anabolisme
Memerlukan energi

Hasil reaksi

Energi potensial lebih sedikit dari zat yang bereaksi

Lebih banyak energi potensial dari yang bereaksi

ENZIM

* Adalah biokatalisator organik yang dihasilkan organisme hidup di dalam protoplasma, terdiri atas protein atau senyawa yang berikatan dengan protein

Metabolisme Struktur kimia(enzim) enzim


Enzim terdiri atas zat non protein (kofaktor) dan protein (apoenzim). Ada 3 jenis kofaktor : 1. Gugus prostetik, adalah senyawa non protein yang terikat secara permanen pada apoenzim 2. Koenzim, adalah senyawa organik yang menjadi bagian sementara dari enzim, yaitu pada saat berlangsung katalis. 3. Ion logam, dapat membentuk ikatan dengan sisi aktif dan substrat. Contohnya: Cu, Fe, Mn, Ca, K dan Co.

Sifat enzim (enzim) Metabolisme

1. Bersifat sebagai katalis, artinya enzim dapat mempercepat berbagai reaksi kimia di dalam sel 2. Bersifat spesifik, yaitu hanya mengatalis reaksi kimia tertentu 3. Bekerja secara bolak-balik, artinya enzim tidak mempengaruhi arah reaksi sehingga dapat bekerja bolak-balik sampai akhirnya sampai terjadi keseimbangan 4. Mempunyai nama tertentu yang bersifat khusus. 5. Aktivitasnya dipengaruhi oleh beberapa faktor 6. Tidak ikut bereaksi dapat digunakan kembali setelah reaksi kimia berlangsung karena enzim tidak berubah. 7. Aktif dalam jumlah yang sangat sedikit

Metabolisme (enzim)
Macam-macam enzim Berdasarkan tipe reaksi kimia yang dikatalisis, macam-macam enzim antara lain:

1. Enzim Hidrolisis 2. Enzim Oksidasi-Reduksi 3. Fosforilase 4. Transferase 5. Karboksilase

Metabolisme (enzim)

Fungsi enzim

1. Enzim dalam diagnosa klinik - Sebagai indikator penyakit - Sebagai pereaksi uji untuk mengetahui konsentrasi metabolit 2. Enzim dalam bidang industri a. Amilase: untuk zat pemanis dan fermentasi b. Invertase: pembuatan gula invert untuk kembang gula roti c. Papain: pelunak daging d. Renin: pembekuan susu pada pembuatan keju e. Oksidase glukosa: menghasilkan sirup gandum berkadar fruktosa tinggi (pemanis) f. Protease mikrobial: bahan tambahan detergen, pelunak daging

PENURUNAN ENERGI AKTIVASI PADA KERJA ENZIM

Course of reaction without enzyme

EA
without enzyme EA with enzyme is lower

Free energy

Reactants

Course of reaction with enzyme

G is unaffected by enzyme

Products
Progress of the reaction

gure 8.15

Metabolisme (enzim)
Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim 1. Temperatur 2. Perubahan pH 3. Konsentrasi enzim dan substrat

4. Adanya zat penghambat atau aktivator

The hydrolysis

Is an example of a chemical reaction

CH2OH CH2OH O O H H H H OH H HO O + H2O CH2OH

Sucrase

CH2OH O H H H OH H OH HO H OH

CH2OH O HO H HO

H CH2OH

OH

OH H

OH H

Sucrose
C12H22O11

Glucose
C6H12O6

Fructose
C6H12O6

Figure 8.13

Tiap enzym mempunyai suhu optimum untuk dapat berfungsi dengan baik

Optimal temperature for typical human enzyme

Optimal temperature for enzyme of thermophilic (heat-tolerant) bacteria

Rate of reaction

40 Temperature (C) (a) Optimal temperature for two enzymes

20

80

100

Figure 8.18

Mekanisme kerja enzim Metabolisme (enzim)


1. Model kunci gembok: enzim dimisalkan sebagai gembok karena memiliki sebuah bagian kecil yang dapat berikatan dngan substrat. Bagian tersebut sisi aktif. Substrat dimisalkan sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim (gembok).

2. Induksi pas (Model induced fit): sisi aktif enzim dapat berubah bentuk sesuai dengan bentuk substrat.
contoh

Induced fit of a substrate Brings chemical groups of the active site into positions that enhance their ability to catalyze the chemical reaction

Sisi aktif enzym adalah daerah dimana enzym mengikat substrat

Induced fit of a substrate

1 Substrates enter active site; enzyme changes shape so its active site embraces the substrates (induced fit).

2 Substrates held in active site by weak interactions, such as hydrogen bonds and ionic bonds.
3 Active site (and R groups of its amino acids) can lower EA and speed up a reaction by acting as a template for substrate orientation, stressing the substrates and stabilizing the transition state, providing a favorable microenvironment, participating directly in the catalytic reaction.

Substrates

Enzyme-substrate complex

6 Active site Is available for two new substrate Mole. Enzyme

5 Products are Released. Figure 8.17 Products

4 Substrates are Converted into Products.

Competitive inhibitors Bind to the active site of an enzyme, competing with the substrate
A substrate can bind normally to the active site of an enzyme. Substrate Active site

Enzyme

(a) Normal binding

A competitive inhibitor mimics the substrate, competing for the active site.

Competitive inhibitor

Figure 8.19

(b) Competitive inhibition

Noncompetitive inhibitors

Bind to another part of an enzyme, changing the function

A noncompetitive inhibitor binds to the enzyme away from the active site, altering the conformation of the enzyme so that its active site no longer functions.

Noncompetitive inhibitor

Figure 8.19

(c) Noncompetitive inhibition

Feedback inhibition
Active site available Initial substrate (threonine) Threonine in active site Enzyme 1 (threonine deaminase) Intermediate A Feedback inhibition Active site of enzyme 1 no longer binds threonine; pathway is switched off Enzyme 2 Intermediate B Enzyme 3 Intermediate C Isoleucine binds to allosteric site Enzyme 4 Intermediate D Enzyme 5

In feedback inhibition
The end product of a metabolic pathway shuts down the pathway
Isoleucine used up by cell

Figure 8.21

End product (isoleucine)

Cara menguji kerja enzim.


PERCOBAAN ENZIM KATALASE dipengaruhi

SUHU
pH

PERCOBAAN ENZIM KATALASE

Alat dan bahan : Tabung reaksi Rak tabung reaksi Pembakar spiritus Kaki tiga dan asbes Penjepit tabung reaksi Gelas beker 250 cc Pipet HCL 10% NaOH H2O2 Air PDAM Ekstrak hati ayam Lidi dan korek api

4 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4 buah

Langkah Kerja :
1. Beri label A / B / C / D pada setiap tabung reaksi 2. Masing-masing tabung reaksi diisi dengan ekstrak hati setinggi 2 cm 3. Tabung : A direbus sampai cairannya mendidih B ditetesi dengan HCL sebanyak 10 tetes, lalu dikocok-kocok C ditetesi dengan NaOH sebanyak 10 tetes, lalu dikocok-kocok 4. Setelah perlakuan tersebut diatas, tabung A ditetesi H2O2 sebanyak 10 tetes. Kemudian tutup mulut tabung dengan ibu jari ,amati apa yang terjadi 5. Siapkan lidi yang ujungnya membara, letakkan di dekat mulut tabung dan mulut tabung segera di buka . Amati apa yang terjadi paba bara api tersebut 6. Ulangi langkah 4 dan 5 untuk tabung B dan C 7. Tulislah hasil pengamatan dalam tabel berikut ini !