Anda di halaman 1dari 20

Diabetes Mellitus Gestasional

Jasmine fauzia marzen Meilianissa tazkia Mulyanah Neng riska juwita Nenty kurniasari Nova P pertiwi

Definisi

Diabetes mellitus gestasional (GDM) didefinisikan sebagai derajat apapun intoleransi glukosa dengan onset atau pengakuan pertama selama kehamilan. (WHO-World Health Organisation 2011).

Definisi diabetes mellitus dalam kehamilan ialah gangguan toleransi glukosa berbagai tingkat yang terjadi (atau pertama kali dideteksi) pada kehamilan. Batas ini tanpa melihat dipakai/tidaknya insulin atau menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan toleransi glukosa yang mendahului kehamilan

Selama kehamilan, peningkatan kadar hormon tertentu dibuat dalam plasenta (organ yang menghubungkan bayi dengan tali pusat ke rahim) nutrisi membantu pergeseran dari ibu ke janin. Hormon lain yang diproduksi oleh plasenta untuk membantu mencegah ibu dari mengembangkan gula darah rendah.

Selama kehamilan, hormon ini menyebabkan terganggunya intoleransi glukosa progresif (kadar gula darah yang lebih tinggi). Untuk mencoba menurunkan kadar gula darah, tubuh membuat insulin lebih banyak supaya sel mendapat glukosa bagi memproduksi sumber energi. Biasanya pankreas ibu mampu memproduksi insulin lebih (sekitar tiga kali jumlah normal) untuk mengatasi efek hormon kehamilan pada tingkat gula darah. Namun, jika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengatasi efek dari peningkatan hormon selama kehamilan, kadar gula darah akan naik, mengakibatkan GDM.

Klasifikasi DM tipe 1 a.Kerusakan fungsi sel beta di pankreas b.Autoimun, idiopatik DM Tipe 2 a.Menurunnya produksi insulin atau berkurangnya b.daya kerja insulin atau keduanya. DM tipe lain: a.Karena kelainan genetik, penyakit pankreas, b.Obat, infeksi, antibodi, sindroma penyakit lain. DM pada masa kehamilan = Gestasional Diabetes

Klasifikasi DM dengan Kehamilan menurut Pyke:

Gestasional diabetes, yaitu diabetes yang

timbul pada waktu hamil dan menghilang setelah melahirkan. Pregestasional diabetes, yaitu diabetes mulai sejak sebelum hamil dan berlanjut setelah hamil. retinopati, nefropati, penyakit pemburuh darah panggul dan pembuluh darah perifer.

Pregestasional diabetes yang disertai dengan komplikasi penyakit pembuluh darah seperti

Klasifikasi baru yang akhir-akhir ini banyak dipakai adalah Javanovic (1986) .
Regulasi baik ( good diabetic Control) Regulasi tak baik ( Less than optimal Diabetic Control)

Gejala klinis Diabetes mellitus gestasional adalah bentuk sementara (dalam banyak kasus) diabetes dimana tubuh tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup untuk menangani gula selama kehamilan. Hal ini juga bisa disebut intoleransi glukosa atau intoleransi karbohidrat. Tanda dan gejala dapat termasuk:
Gula dalam urin, Sentiasa rasa haus, Sering buang air kecil, Kelelahan, Mual, Sering infeksi kandung kemih, vagina dan kulit, Penglihatan kabur.

Pengaruh Diabetes terhadap Kehamilan Pengaruh meternal bisa dibagi lagi selama kehamilan, selama persalinan dan selama nifas.

Selama kehamilan :
Abortus, Resiko meningkat pada diabetes tak terkontrol. Pre-eklampsia, Kontrol pre-eklampsia berhubungan dengan rendahnya mortalitas perinatal. Hidramnion, Insidens meningkat pada diabetes tak terkontrol. Hal ini disebabkan plasenta yang besar , adanya malformasi kongenital dan poliuria janin akibat hiperglikemia. Persalinan premature, Insidens meningkat bersamaan dengan meningkat disproporsi kepala panggul, malpresentasi

Selama persalinan :

Selama nifas :

Persalinan memanjang akibat bayi yang besar Distosia bahu Meningkatnya tindakan operatif Reptura jalan lahir Perdarahan postpartum

Pengaruh terhadap janin :


Sepsis puerperalis Berkurang laktasi Meningkatnya morbiditas meternal Janin mati dalam rahim Makrosomia Maturasi paru terlambat Trauma kelahiran Retardasi pertumbuhan Malfromasi kongenital Meningkatnya kematian neonatal

Faktor Resiko

Riwayat Obstetrik -Beberapa kali mengalami abortus. -Riwayat pernah melahirkan anak meninggal tanpa alas an yang jelas. -Riwayat pernah melahirkan bayi 4000 gram. -Pernah mengalami toxemia. -Polihidramnion.

Riwayat Ibu -Umur ibu > 30 tahun. -Riwayat Diabetes Mellitus dalam keluarga. -Pernah mengalami Diabetes Mellitus Gestasional dalam kehamilan sebelumnya. -Obesitas. -Berat badan ibu waktu lahir > 5000 gram. -infeksi saluran kemih berulang.

Pemeriksaan Tes Tolenrasi Glukosa Oral (TTGO) adalah rutin untuk semua wanita hamil. Tes ini juga dapat diindikasikan untuk diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional). Banyak di antara ibu-ibu yang sebelum hamil tidak menunjukkan gejala, tetapi menderita gangguan metabolisme glukosa pada waktu hamil.

Diagnosis

Factor Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 - 150 mg/dL

Kriteria Diagnosis: Gejala klasik DM + gula darah sewaktu 200 mg/dl. Gula darah sewaktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memerhatikan waktu makan terakhir. Atau: Kadar gula darah puasa 126 mg/dl. Puasa diartikan pasien tidak mendapat kalori tambahan sedikitnya 8 jam. Atau: Kadar gula darah 2 jam pada TTGO 200 mg/dl. TTGO dilakukan dengan Standard WHO, menggunakan beban glukosa yang setara dengan 75 g glukosa anhidrus yang dilarutkan dalam air.

Penanganan Kehamilan harus diawasi secara teliti sejak dini untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Tujuan utama pengobatan DM dengan hamil: Mencegah timbulnya ketosis dan hipoglikemia. Mencegah hiperglikemia dan glukosuria seminimal mungkin. Mencapai usia kehamilan seoptimal mungkin.

PEMANTAUAN LANJUT
Disarankan agar pada semua wanita DMG setelah persalinan dilakukan tes toleransi glukosa setiap 6 bulan sekali. Perlindungan obstetri melalui pemakaian kontrasepsi harus diterapkan pada penderita DMG.

Tanda Komplikasi Makrovaskular: stroke, penyakit jantung koroner, ulkus/ gangren. Mikrovaskular: retina (retinopati) dan ginjal (gagal ginjal kronik), syaraf (stroke, neuropati). Koma: hiperglikemi, hipoglikemi, stroke.

Komplikasi

-Makrosomia -Hambatan pertumbuhan janin Ibu DMG dengan komplikasi vaskular -Cacat bawaan -Hipokalsemi dan hipomagnesemia -Hiperbilirubinemia -Polisitemia hematologis -Asfiksia perinatal -Syndrom gawat nafas neonatal

Perinatal

Ibu
-Hipertensi

-Preeklampsia -Peningkatan resiko operasi caesar DMG hanya merupakan gangguan metabolisme yang ringan, tetapi hiper glikemia ringan tetap dapat memberikan penyulit pada ibu, berupa:
Preeklamsi Polihidramnion Infeksi saluran kemih Persalinan seksio sesarea Trauma kelahiran karena kelahiran bayi besar

Prognosis Kehamilan kedua dalam waktu 1 tahun dari kehamilan sebelumnya yang mempunyai GDM memiliki tingkat kekambuhan tinggi. Wanita didiagnosa dengan GDM memiliki peningkatan risiko terkena diabetes melitus di masa depan.