Anda di halaman 1dari 3

PENGHUJAT DAMAI Pagi itu tidak seperti biasanya, atasan meminta saya dan rekan saya untuk ngantor

lebi a!al" #atanya si ada rapat dadakan yang tidak bisa ditunda" Tidak tanggung$tanggung pukul %&"%% 'I( kami suda arus tiba di tempat meeting kami, di sala satu ruang meeting di otel yang dekat dengan kantor" )ebenarnya kami bisa menggunakan ruang meeting di kantor kami, tapi lantaran mesin *HP di kantor sedang rusak, +adi terpaksa kami menggunakan ,asilitas otel" )aya tiba di otel itu pukul %-"%% 'I(" .ukup pagi, untuk saya yang biasanya masuk kantor pukul %/"%% 'I(" 0ekan saya dan atasan saya belum menu+ukkan batang idungnya" Petugas resepsionis yang pagi itu meli at saya, merasa bingung lantaran saya di pagi buta itu suda siap meeting dengan pakaian rapi yang saya kenakan, berdasi pula" )esampainya di ruang meeting, ternyata benar mereka semua belum sampai" 0uang meeting masi gelap dan tentunya A. belum dinyalakan" )etela menyiapkan ba an meeting di me+a rapat, saya melun1ur turun untuk break,ast di restaurant otel" Naas, ruang resto masi gelap" Hmm, ya !a+ar" 'aktu baru menun+ukkan pukul %-"23 'I(" Tak ke abisan akal, saya menyeberang ke !arung makan yang ada di dekat otel" Pasti mereka suda siap sedari subu " )etela menyantap 2 mangkok soto, saya kembali ke otel" Hanya 23 menit saya berada di !arung itu" )aat memasuki pintu otel, mata petugas resepsionis masi bingung meli at saya mondar$mandir sedari tadi" )ambil melempar senyum kepadanya tanda tak enak ati, saya menu+u ke ruang rapat yang ada di lantai 3" 'aktu menu+ukkan %-"43 'I(" Di ruang meeting ternyata suda ada atasan saya" (eliau tenga sibuk dengan kertas$kertas ,ile proyek" )etela bertatap muka dengan beliau, ia berkata 5 6 Joe, saya mendadak dapat telepon dari )ingapura" (isnis kita di sana ada masala " )e1epatnya saya arus berangkat ke sana" 6 u+ar beliau sambil menandatangani kertas ,ile yang ia ba!a" )aya anya mengangguk tanda setu+u" 6 )ebagai gantinya nanti orang dari (atam, yang akan berbisnis dengan kita ren1ananya datang meeting dengan kamu, 7aisal, A mad dan 8anti" Tapi beliau sepertinya akan telat" #emungkinan pukul 2%"%% 'I( atau !aktu makan siang baru bisa dimulai 6" Atasan saya mengambil kertas$kertas yang ia tanda tangani lalu memasukkannya ke dalam tas kulit k aki miliknya" (egitu beliau beran+ak keluar, ternyata rekan ker+a saya yang tadi namanya disebut ole atasan saya baru datang" Atasan men+elaskan al yang ter+adi kepada mereka bertiga lalu berangsur pergi meninggalkan kami berempat di ruang meeting" Atasan saya memberikan nomor telepon pak Arie, datri (atam yang nanti akan men+adi teman meeting kami"%&"2% 'I(, berarti masi ada !aktu sekitar 9 +am lagi sampai pak Arie, mun1ul di adapan kami" )etela memastikan kepada pak Arie, mengenai !aktu kedatangannya, sambil menunggu saya memutuskan untuk bersantai di lobby otel" :obby otel saat itu suda mulai ramai dengan bunyi 1angkir yang beradu dengan me+a ka1a lantaran para tamu otel menikmati te atau kopi panasnya sambil memba1a koran" )aya pun demikian, begitu mereba di bangku lobby otel yang empuk, tak lupa saya memesan te panas pada petugas yang memang stand by dekat lobby otel guna melayani para tamu otel, termasuk pengguna ,asilitas ruang meetingnya" )elesai memba1a koran atau sekedar membalik$balikkan lembaran ma+ala , saya meli at dari pintu masuk otel, seorang pria dengan aksen yang ane mengedarkan pandangannya

berulang" Ia berpakaian parlente dengan +aket kulit itam menyelimuti badannya yang tegap" )aya per atikan dari u+ung kepala sampai u+ung kaki, ia mengenakan itam, ke1uali tas koper yang mungkin terbuat dari ba+a yang !arnanya sil;er" Ia menenteng tas itu dengan tangan kiri sedang tangan kanannya tenga sibuk memen1et$men1et tombol andp one" Men1ari rekannya mungkin di otel itu" Tiba$tiba andp one saya berbunyi" Pria itu agaknya +uga menole ke ara saya" Dengan ragu saya mengangkat telepon yang ada di saku 1elana saya" )etela mengu1apkan kata sapa, di u+ung telepon terdengar suara" Ternyata atasan saya yang menelepon" (eliau mengingatkan saya mempersiapkan meeting pukul 2%"%% 'I( nanti dengan baik" Telepon saya tutup segera" Mulai detik itu saya melupakan atasan saya +uga rekan ker+a saya, begitu +uga dengan pak Arie," )emua tentang al lain ke1uali pria itu tidak saya pikirkan" 7okus ter adap pria itu sa+a" Ia masi berada di dekat pintu masuk otel" Agaknya orang yang ia telepon tak kun+ung men+a!ab teleponnya" Pria itu menutup teleponnya dengan raut muka yang berbeda dari sebelumnya" Ia menu+u ke ara saya dan a+aib, ia duduk dekat dengan saya kira$kira anya berbeda 9 me+a" Ia masi sibuk menelepon" Tapi kali ini ia tersambung dengan nomor tu+uannya" Ia berdiskusi agak lama dengan orang di seberang telepon" )etiap beberapa menit, ia mengangguk$angguk seperti tanda setu+u pada setiap pernyataan dari teman bi1aranya" Tak lama, mungkin sekitar <% menit, ia seperti bergegas menutup telepon, lalu ber+alan meninggalkan lobby otel" Dari +au saya meli at ia menu+u resepsionis dan berbin1ang dengan petugas resepsionis" )ambil menun+uk ke ara restaurant, ia sepertinya sedang meyakinkan diri pada petugas resepsionis ba !a memang disanala letak restaurant otel" Ia masi berbin1ang dengan petugas resepsionis" )aya meneguk te panas yang sedari tadi suda men+adi dingin sambil mengamati pria misterius itu" %&"3% 'I(" Enta karena ,antasi saya yang terlalu ebat, atau ,irasat saya sendiri, tapi saya merasa ada sesuatu dengan pria ini" Tiba$tiba telepon saya berdering" #ali ini bukan atasan atau rekan saya yang menelepon tetapi ibu yang menanyakan kabar saya ada dimana" )e+enak pandangan saya lepas dari pria misterius itu" Di andp one saya ternyata ada 2 pesan yang belum terba1a" 8anti rekan saya yang ada di ruang meeting meminta saya naik karena ada beberapa dokumen yang ingin ia tanyakan" )elesai memba1a pesan dari 8anti, saya kembali ,okus mengamati pria itu di tempat resepsionis" Tapi sosok itu raib enta kemana" Terpaksa saya menyingkirkan pria itu dari benak saya beberapa !aktu dan saya memutuskan untuk naik ke lantai 3, tentunya dengan menggunakan li,t" (egitu besar rasa ingin ta u saya ter adap pria itu sampai$sampai ketika akan meninggalkan lobby otel saya berulang kali menole ke belakang , ber arap sosok itu kembali mun1ul di tempat resepsionis" Tetapi tidak, ia tidak mun1ul" )ampai di muka pintu li,t, saya menekan tombol destinasi ke atas" )aya mengedarkan pandangan untuk terak ir kalinya sambil memi1ingkan mata karena +arak antara tempat resepsionis dan li,t 1ukup +au , mungkin sekitar 2%% meter" Tetapi sunggu saya tidak mengira al ini kemudian ter+adi" (eberapa menit setela saya mengedarkan pandangan, dari ara resepsionis, (****MMM====, ter+adi ledakan yang sangat ebat se ingga saya re,leks tiarap di atas lantai karpet otel" )aya tidak bisa meli at ke sekeliling, karena lobby otel ditutupi +elaga yang !arnanya ampir itam" (ukan anya itu, tapi +elaga itu membuat na,as saya sesak" Dari seberang saya mendengar teriak isteris beberapa orang yang men+adi tamu otel" )unggu saya tidak bisa meli at apa$apa" 8ang bisa saya li at se+au mata memandang anya +elaga itu" Dan

yang membuat saya syok, ternyata serpi an ka1a dari +endela otel yang pe1a melukai !a+a > tangan saya" )emuanya penu dengan dara = )aya men1oba berdiri sesaat setela saya meli at luka yang ada pada tubu saya, men1oba men1ari +alan keluar" #aki saya gemetar dan enta rasanya ingin berteriak dan menangis == )aya ber asil menemukan +alan keluar dari +endela otel yang setenga pe1a " Dengan menggunakan bangku lobby otel, sekuat tenaga saya berusa a meme1a kan +endela itu agar +elaga di lobby bisa berkurang, karena rasanya sesak == Dibantu ole ?mungkin@ seorang petugas otel, saya meme1a kan ka1a +endela otel itu" )etela sampai di luar, masi dalam keadaan syok, saya berteriak minta tolong" )ekitar 3 menit, terdengar banyak sekali sirene ambulan1e yang datang" )aya langsung diboyong ole petugas medis" 8ang saya ingat, saya diberi minum air puti untuk meg ilangkan e,ek syok" )aya menangis dan mulai isteris saat meli at beberapa tamu otel bermandikan dara diba!a keluar dari lobby ole petugas medis" Di sisi lain para tamu otel yang sama isterisnya dengan saya atau mungkin lebi isteris dari saya pada saat itu ber amburan keluar dari ara restaurant dan kamar otel" )aya kembali menangis meli at seorang tamu otel yang pakaiannya robek se ingga ia diboyong keluar dari lobby otel dalam keadaan, maa, telan+ang dan bermandikan dara == )aya terus menangis saat petugas medis mengobati luka saya sementara petugas medis lainnya mengangkut korban yang lukanya lebi para dari saya ke ruma sakit yang kebetulan letaknya dekat dengan tempat ke+adian menggunakan ambulan1e" )unggu ya Tu an apa sebenarnya yang sala se ingga setan merasuk pada +i!a amba Mu lalu menginginkan al ini ter+adi A Mengapa mereka tega melukai sesamanya A (ukanka Engkau selalu menga+arkan .inta #asi kepada setiap manusia A )ala ka aku +ika aku memben1i mereka karena berbuat al seke+i ini A= Aku menengada kan kepalaku ke langit, sambil berteriak dalam ati, aku mengutuk perbuatan orang$orang yang men1iptakan keka1auan ini" Aku mengutuk perbuatan mereka yang berusa a meme1a bela ubungan armonis yang ter1ipta antar manusia di dunia" Aku mengutuk para teroris itu = Aku mengutuk mereka para pengu+at damai atas dara tak berdosa yang tumpa sia$sia anya karena omong kosong belaka = %B"23 'I(" 2& Juli <%%B" #esaksian dari korban peng u+at damai"