Anda di halaman 1dari 28

Laporan Kasus

SEORANG WANITA, 20 TAHUN, DATANG DENGAN KELUHAN MERASA LEMAS SEJAK 1 TAHUN SMRS

Ole ! A"#$a %usparan# &0'12'(0)0*0+ D,# Leon#"a Sa-#"r# &0'12'(0*0*1+ %e./#./#n0! 1r2 Nor.an D3a.alu1#n, Sp2%D, K4Ho.

DE%ARTEMEN %EN5AKIT DALAM RUMAH SAKIT DR2 MOH2 HOESIN %ALEM6ANG 7AKULTAS KEDOKTERAN UNI8ERSITAS SRIWIJA5A 2019

KATA %ENGANTAR

Segala puji syukur kepada ALLAH SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kasus dengan judul Anemia Defisiensi esi! Di kesempatan ini penulis juga mengu"apkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada dr! Norman Djamaludin, Sp#D selaku pembimbing yang telah membantu penyelesaian laporan kasus ini! #enulisan juga mengu"apan terima kasih kepada residen-residen, temanteman, dan semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan kasus ini! #enulis menyadari sepenuhnya bah$a dalam penyusunan laporan kasus ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan! %leh karena itu, segala saran dan kritik yang bersifat membangun sangat kami harapkan! Demikianlah penulisan laporan ini, semoga bermanfaat, amin!

#alembang,

No&ember '()*

#enulis

HALAMAN %ENGESAHAN

Laporan +asus ,udul

SEORANG WANITA, 20 TAHUN, DATANG DENGAN KELUHAN MERASA LEMAS SEJAK 1 TAHUN SMRS

%lehA"#$a %usparan# &0'12'(0)0*0+ D,# Leon#"a Sa-#"r# &0'12'(0*0*1+

Telah diterima dan disetujui sebagai salah satu syarat dalam mengikuti +epaniteraan +linik Senior di Desember '()*! agian .lmu #enyakit Dalam /akultas +edokteran 0ni&esitas Sri$ijaya 1umah Sakit 2ohammad Hoesin #alembang periode '* %ktober '()* 3 '

#alembang,

No&ember '()*

dr! Norman Djamaludin, Sp#D

6A6 I %ENDAHULUAN

Anemia merupakan masalah medik yang paling sering dijumpai di klinik di seluruh dunia, di samping sebagai masalah kesehatan utama masyarakat, terutama di negara berkembang! +elainan ini merupakan penyebab debilitas kronik 4 chronic debility5 yang mempunyai dampak besar terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi, serta kesehatan fisik! %leh karena frekuensinya yang demikian sering, anemia, terutama anemia ringan seringkali tidak mendapat perhatian dan dile$ati oleh para dokter di praktek klinik! Anemia se"ara fungsional didefinisikan sebagai penurunan jumlah massa eritrosit 4red cell mass5 sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya untuk memba$a oksigen dalam jumlah yang "ukup ke jaringan perifer 4penurunan oxygen carrying capacity5! Se"ara praktis ditujukan oleh penurunan kadar hemoglobin, hematrokrit, atau hitung eritrosit 4red cell count5! Tetapi yang paling la6im dipakai adalah kadar hemoglobin, kemudian hematokrit! Harus diingat bah$a terdapat keadaan-keadaan tertentu di mana ketiga parameter tersebut tidak sejalan dengan massa eritrosit, seperti dehidrasi, perdarahan akut dan kehamilan! Anemia bukanlah suatu kesatuan penyakit tersendiri 4 disease entity5, tetapi merupakan gejala berbagai ma"am penyakit dasar 4 underlying disease5! %leh karena itu dalam diagnosis anemia tidaklah "ukup hanya sampai kepada label anemia tetapi harus dapat ditetapkan penyakit dasar yang menyebabkan anemia tersebut! #endekatan pasien anemia memerlukan pemahaman tentang pathogenesis dan patofisiologi anemia, serta keterampilan dalam memilih, menganalisis serta merangkum hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan penunjang lainnya! Anemia merupakan kelainan yang sering dijumpai baik klinik maupun di lapangan! Diperkirakan lebih dari *(7 penduduk dunia atau )8((( juta orang menderita anemia dengan sebagian besar tinggal di daerah tropi"! De 2aeyer

memberikan gambaran pre&alensi anemia di dunia untuk tahun )9:8 seperti terlihat pada tabel berikut ini;ambaran #re&alensi Anemia di Dunia Lo$as# Negara 2aju Negara erkembang Dunia Ana$ 04' " )'7 8)7 =*7 Ana$ *412 " <7 =>7 *<7 La$#4la$# 1e,asa *7 '>7 ):7 Wan#"a 1*4': " )=7 897 8)7 Wan#"a a.#l ))7 =<7 *87

dikutip dari De 2aeyer ?2, et al, )9:9

0ntuk .ndonesia, Husaini memberikan gambaran pre&alensi anemia pada tahun )9:9 sebagai berikutO/3e$ %enel#"#an Anak prasekolah Anak usia sekolah #erempuan de$asa tidak hamil #erempuan hamil Laki-laki de$asa #ekerja berpenghasilan rendah %re-alens# *(-=(7 '8-*87 *(-=(7 8(-<(7 '(-*(7 *(-=(7

#ada kesempatan ini kami akan mengangkat kasus mengenai anemia defisiensi besi e" ankilostomiasis! #emahaman praktisi kesehatan tentang anemia yang disebabkan oleh infestasi "a"ing tambang, baik tentang gejala klinis, pemeriksaan fisik hingga kelainan lain yang bisa menyertai sehingga identifikasi dan penatalaksanaannya dapat sangat perlu untuk ditingkatkan! 0ntuk itulah, kasus ini kami ambil sebagai bahan presentasi kasus kami!

6A6 II LA%ORAN KASUS

IDENTI7IKASI Nama ,enis kelamin 0sia Alamat #ekerjaan Status perka$inan Agama 21S ANAMNESIS +eluhan 0tama 2erasa lemas sejak ) tahun S21S! +eluhan Tambahan - mudah lelah dan nyeri ulu hati yang menjalar ke kiri sampai ke tulang punggung sejak ) tahun S21S! 1i$ayat #erjalanan #enyakit @ ) tahun S21S, os mengeluh mulai merasa lemas! 1asa lemas mun"ul a$alnya sehabis melakukan akti&itas sehari-hari, kemudian menetap dan progresif hingga lama kelamaan membuat os mengeluh mudah lelah dan mengganggu akti&itas seharihari! Saat merasa lemas dan lelah os mengatasinya dengan "ara beristirahat tetapi rasa lemas tetap ada! Selain itu os juga merasa nyeri ulu hati yang menjalar ke kiri sampai ke tulang belakang! Nyeri terasa seperti ditarik-tarik dan dijepit dengan frekuensi =A seminggu dan durasi kira-kira =-> jam! Nyeri tidak dipengaruhi gerakan dan posisi, saat nyeri os hanya bebaring dan tidak dapat melakukan akti&itas sehari-hari! %s mengeluh merasa mual setiap pagi yang berkurang saat siang hari, tetapi tidak muntah, dan mengalami demam pada saat malam hari dan berkeringat, tetapi tidak sampai menggigil! %s juga mengeluh batuk tetapi tidak berdahak, sakit tenggorokan tidak ada dan sakit menelan tidak ada! Nyeri dada yang menjalar ke tangan kiri tidak ada, sesak nafas tidak ada, perasaan "epat kenyang tidak ada! 2ata berkunangkunang ada! Nafsu makan menurun! A+ lan"ar dengan jumlah, frekuensi, dan - Nona 1esti Arhantia - #erempuan - '( tahun - Ds! Tanjung aru +e" 2aje +ab +aur #ro&insi engkulu - #engangguran elum +a$in - .slam - < No&ember '()*

$arna seperti biasa!

tidak lan"ar, frekuensi =-8 kaliBminggu dengan jumlah A hitam tidak ada, A

sedikit, konsistensi keras, $arna kuning seperti biasa,

berlendir tidak ada! %s lalu berobat ke dokter umum kemudian dikatakan sakit maagh lalu diberi obat = jenis, os lupa nama obatnya, yang habis dimakan! Setelah berobat keluhan agak berkurang, masih merasa lemas tetapi dapat berakti&itas, mual masih ada tetapi berkurang, nyeri ulu hati masih ada tetapi berkurang, demam dan batuk tidak ada! @ > bulan S21S pasien kembali merasa lemas dan lelah yang mengganggu akti&itas hingga pasien berhenti bekerja! #asien juga merasa pu"at dan nyeri ulu hati yang kembali berat! Nyeri ulu hati kembali terasa seperti ditarik dan dijepit yang menjalar ke tulang belakang! Nyeri tidak dipengaruhi akti&itas dan posisi! #asien masih merasa mual, dan muntah-muntah = kali dengan jumlah @ C gelas aDua dan isi apa yang dimakan! Demam dan berkeringat kembali pada saat malam hari, tetapi tidak menggigil! %s tidak batuk, tidak sakit tenggorokan, tidak sakit menelan, tidak sesak nafas, dan tidak ada perasaan kembung dan "epat kenyang! 2ata berkunang-kunang ada! A+ lan"ar dengan jumlah, frekuensi, dan $arna seperti biasa! Nafsu makan menurun! A masih tidak lan"ar! %s kembali berobat ke dokter umum dan kembali dikatakan maagh lalu diberi obat 8 jenis, os lupa nama obatnya tetapi berkata kurang lebih sama seperti obat sebelumnya! %s merasa tidak ada perubahan dengan mengonsumsi obat sehingga obat tidak dihabiskan! @ *( hari S21S, pasien merasa makin lemas! Lelah dirasakan berkepanjangan dan makin pu"at! Nyeri ulu hati yang seperti ditarik dan dijepit dan menjalar ke tulang punggung ada, os merasa mual tetapi tidak muntah! Demam dan berkeringat malam hari ada! %s kembali demam dan batuk tidak berdahak, menggigil tidak ada! Sakit tenggorokan tidak ada, tidak sesak nafas, tidak merasa kembung dan "epat kenyang! 2ata berkunang-kunang ada! Saria$an di lidah ada! Nafsu makan menurun! kuning! A A+ lan"ar dengan jumlah, frekuensi seperti biasa, $arna biasa tapi terkadang sangat tidak lan"ar, frekuensi *-= kaliBminggu, dengan konsistensi keras, A berdarah tidak ada, A hitam tidak ada! %s jumlah dan $arna seperti biasa,

lalu berobat ke Sp!#D kemudian disarankan untuk tes darah dan tes ken"ing kemudian dirujuk ke 1S2H untuk dira$at! 1i$ayat #enyakit Dahulu 1i$ayat sakit maag sejak ),8 tahun yang lalu! 1i$ayat trauma disangkal 1i$ayat menstruasi - sedikit dan tidak teratur sejak ) tahun S21S, '-* bulan sekali dengan durasi *-= hari setiap menstruasi, tetapi tidak nyeri dan tidak berobat kedokter! 1i$ayat mimisan disangkal 1i$ayat makan obat "a"ing disangkal 1i$ayat minum jamu-jamuan ada, tetapi hanya '-* kali!bulan 1i$ayat sakit kuning disangkal 1i$ayat sakit jantung disangkal 1i$ayat sakit ginjal disangkal 1i$ayat sakit patu-paru disangkal! 1i$ayat menerima transfusi darah disangkal!

1i$ayat #enyakit +eluarga - 1i$ayat penyakit dengan keluhan yang sama dalam keluarga disangkal! - 1i$ayat sakit kuning 4E5 yaitu ayah, tetapi dikatakan sudah sembuh! Status gi6i Diet sebelum sakit Fariasi diet +arbohidrat - nasi ) piring - daging ayam dan ikan sering! Daging dan jeroan #rotein dan lemak - *A sehari, teratur

jarang 4) kaliBminggu5 karena tidak suka!

Sayur uah Susu

- setiap hari - *A seminggu - jarang, ' kaliBbulan

%EMERIKSAAN 7ISIK +eadaan 0mum +eadaan umum +eadaan sakit +esadaran ;i6i 1 W +esan Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan Spesifik +ulit Warna kuning langsat, efloresensi- purpura 4-5, s"ar 4-5, pigmentasi normal, ikterus 4-5, sianosis 4-5, spider ne&i 4-5, pertumbuhan rambut normal , "elapa$ "an0an 1an $a$# pu;a" &<=<+2 +; +elenjar getah bening di submandibula, leher, aAila, inguinal tidak ada pembesaran, nyeri tekan tidak ada +epala entuk o&al, simetris, ekspresi tampak sakit ringan, $arna rambut hitam, rambut mudah rontok 4-5, deformitas 4-5! tampak sakit tampak sakit ringan "ompos mentis 4=( kg, )8' "m5 <>7 4under$eight5 kurang )((B>( mmHg >: AB menit, teratur, isi tegangan "ukup ): AB menit *>,: G "el"ius

2ata ?ksophtalmus 4-5, endophtalmus 4-5, edema palpebra 4-5, $on3un0"#-a palpe/ra pu;a" &<+, sklera ikterik 4-5, pupil isokor, reflek "ahaya 4-5, pergerakan mata ke segala arah dan simetris, lapangan penglihatan baik! Hidung agian luar hidung tak ada kelainan, septum dan tulang-tulang dalam perabaan baik, selaput lendir dalam batas normal, epistaksis 4-5! Telinga Tophi tidak ada, pada liang telinga tidak ada kelainan, nyeri tekan pro"! 2astoideus tidak ada, kedua meatus a"usti"us eksternus normal, pendengaran baik! 2ulut 0l"erasi 4-5, pembesaran tonsil 4-5, gusi berdarah 4-5, lidah pu"at 4-5, lidah kotor 4-5, a"ro># pap#l &<+, hipertrofi gusi 4-5, stomatitis 4-5, rhagaden 4-5, bau pernapasan khas 4-5! Leher #embesaran kelenjar getah bening 4-5, pembesaran kelenjar thyroid 4-5, ,F# 48-'5 "mH'%, hipertrofi mus"ulus sterno"leidomastoideus 4-5, kaku kuduk 4-5! Dada entuk dada normal, retraksi 4-5, nyeri tekan 4-5, nyeri ketok 4-5, krepitasi 4-5

#aru.nspeksi statis-dinamis simetris paru kanan kanan dan kiri

#alpasi #erkusi Auskultasi ,antung .nspeksi #alpasi #erkusi Auskultasi Abdomen .nspeksi #alpasi #erkusi Auskultasi ;enital ?kstremitas

stemfremitus 4E5 normal, paru kananHkiri sonor pada lapangan paru kiri dan kiri &esikuler 4E5 N, 1onkhi 4-5, $hee6ing 4-5

i"tus "ordis tidak terlihat i"tus "ordis tidak teraba batas atas .IS .., batas kanan linea sternalis deAtra, batas kiri lJnea mid "la&i"ula sinistra H1 >: AB menit, murmur 4-5, gallop 4-5

datar, /#n"#$4/#n"#$ #"a. &<+ 1#a.e"er '4* .., s"ar 4-5! lemas, n?er# "e$an &<+ 1# ep#0as"r#u. , hepar dan lien tidak teraba! thympani, shifting dullness 4-5 bising usus 4E5 normal tidak ada kelainan nyeri sendi 4-5, gerakan bebas, edema 4-5, jaringan parut 4-5, pigmentasi normal, "elapa$ "an0an pu;a" &<+, jari tabuh 4-5, turgor kembali lambat 4-5

?kstremitas atas

?kstremitas ba$ah

nyeri sendi 4-5, gerakan bebas, edema 4-5, jaringan parut 4-5, pigmentasi normal, "elapa$ $a$# pu;a" &<+, jari tabuh 4-5, turgor kembali lambat 4-5

%EMERIKSAAN %ENUNJANG

La/ora"or#u. &* No-e./er 2019+ He.a"olo0# No! #emeriksaan Hasil )! Hemoglobin 2,( 0=1l '! ?ritrosit 229902000= ..9 *! =! 8! >! <! :! 9! )(! ))! )'! Hematokrit 2IH 2IF 2IHI 1DW Leukosit Laju endap darah Trombosit 1etikulosit Hitung jenis ;ambaran darah tepi

Nilai Normal L- )=-): gBdlK #- )'-)> gBdl L- =,8-8,8 jutaBmm*, #- =,(-8,( jutaBmm* 12 -ol @ L-=(-=: &ol7, #-*<-=* &ol7 11,A p#;o0ra. '<-*) pi"ogram *1,: .#;ro0ra. :'-9' mi"rogram 22,9 @ *' 3 *> 7 29,* @ )),8 3 )=,8 7 :!99(BLl 8!(((-)(!(((BLl 1( ..=3a. L- M )( mmBjamK #- M )8 mmBjam (0A2000= ..9 '(((((-8((((( mm* *,' 7 (,8 3 ),8 7 0=1(=4=':=2(=( (-)B)-*B'->B8(-<(B'(-=(B'-: ? - Anisositosis, makro dan mikrositosis L - entuk dan jumlah dalam batas normal T - entuk normal, trombositosis +esan - ;ambaran darah tepi seperti suatu anemia defisiensi dengan trombositosis!

No. Pemeriksaan 1 warna 2 kejernihan 3 berat jenis 4 pH 5 "eukosit # sterase 6 Nitrit % &lbumin ! ' lukosa ( )eton 10 *robilinogen 11 +ilirubin URINALISA 12 ,arah 13 e.imen /ikroskopik 14 # ritrosit 15 "eukosit 16 ilin.er 1% # pitel 1! +akteri 1( )ristal 20 "ain-lain

Hasil Nilai normal kuning keruh 1.015 1.003 - 1.035 60 4 5- ! 0 500 Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ Negati$ 0 - 2 0 "P+ 15-20 0 - 5 0 "P+ Negati$ Negati$ 30-40 110 22 Negati$ Negati$ Negati$

K#.#a $l#n#$ No! #emeriksaan )! SS '! 0ri" a"id *! 0reum =! Ireatinin 8! S;%T >! S;#T <! Natrium :! +alium 9! )(! T. I /e

Hasil '88 mgBdl *,9 mgBdl =: mgBdl (,: mgBdl '' 0Bl '> 0Bl )=) mmolBl *,' mmolBl '>< ugBdl 88 ugBdl

Nilai Normal L-*,8-8,< K #-',>->,( )8 3 *9 L-(,9-),* K #-(,>-),( M =( 0Bl M =) )*8-)88 *,8-8,8 '<=-*:8 L-89-)8: K #-*'-)=8

%e.er#$saan 7eses No . %e.er#$saan 2akroskopis +onsistensi Has#l pe.er#$saan +eras

..

Warna 2ikroskopis Leukosit ?ritrosit ?pitel Telur Ia"ing Amuba

Iokelat (-)Blp (-)Blp (-)Blp Anchilostoma duodenale (+) Negatif 4-5

DIAGNOSA KERJA Anemia e!"! Ankilostomiasis E Trombositosis 1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik DIAGNOSA 6ANDING - Anemia e!"! Ankilostomiasis E Trombositosis 1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik! - Anemia e!"! defisiensi /e E Trombositosis 1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik - Anemia e!"! #erdarahan E Trombositosis 1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik - Anemia e!"! #enyakit +ronis E Trombositosis 1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik %ENATALAKSANAAN Non farmakologis ed 1est total -

Diet Lambung ... ?dukasi /armakologi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =((mg )A) S/ 'A '((mg

RENBANA %EMERIKSAAN Darah 1utin 0rin 1utin DD1 T. I, S. %ROGNOSIS Ouo ad &itam Ouo ad fun"tionam

- S;%T, S;#T, bilirubin direkB indirek

dubia ad bonam dubia ad bonam

/ollo$ 0pTanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru

> No&ember '()* Lemas Iompos mentis )((B>( mmHg <' ABmenit '( AB menit *>,8(I Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri # - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5 . - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1 <' AB menit murmur 4-5, gallop 4-5

,antung

Abdomen

. - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

;enitalia ?kstremitas

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I

Tanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru

< No&ember '()* Lemas Iompos mentis )((B<( mmHg <8 ABmenit '( AB menit *>,8(I Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri # - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5

,antung

. - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1 <' AB menit murmur 4-5, gallop 4-5 . - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

Abdomen

;enitalia ?kstremitas

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =((mg )A) Transfusi #1I =8( ""

Tanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur

: No&ember '()* Lemas Iompos mentis )((B>( mmHg :( ABmenit '( AB menit *>,8(I

+eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru

Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri # - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5 . - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1:( AB menit murmur 4-5, gallop 4-5 . - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

,antung

Abdomen

;enitalia ?kstremitas

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =(( mg )A) Transfusi #1I kolf ke ..

Tanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru

9 No&ember '()* Lemas Iompos mentis )((B>( mmHg <' ABmenit '( AB menit *>,8(I Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri # - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5 . - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1 <' AB menit murmur 4-5, gallop 4-5 . - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

,antung

Abdomen

;enitalia ?kstremitas

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi

.F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =(( mg )A) S/ *A'((mg Transfusi #1I Iek Hb ulang

Tanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru

)( No&ember '()* Lemas Iompos mentis ))(B<( mmHg :( ABmenit '( AB menit *>,8(I Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri # - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5 . - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1 <' AB menit murmur 4-5, gallop 4-5 . - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal

,antung

Abdomen

;enitalia ?kstremitas

Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =(( mg )A) S/ * A'((mg Transfusi #1I kolf ke ...

Hasil Hb )( No&ember '()* H <,) gBdL Tanggal S %- +eadaan umum +esadaran Tekanan darah Nadi #ernapasan Temperatur +eadaan spesifik +epala Leher ThoraA#aru )) No&ember '()* Lemas Iompos mentis ))(B<( mmHg :( ABmenit '( AB menit *>,8(I Ionjungti&a palpebra pu"at 4E5 S"lera ikterik 4-5 ,F# 48-'5 "m H'% #embesaran +; 4-5 . - statis-dinamis simetris kanan H kiri # - stemfremitus4E5N kanan H kiri

# - sonor di lapangan paru kiri dan kanan A - &esikuler 4E5 N, 1onki4-5 , $hee6ing 4-5 . - i"tus "ordis tidak terlihat # - i"tus "ordis tidak teraba # - batas atas .IS ', batas kanan L#S deAtra, batas kiri L2I sinistra A - H1 <' AB menit murmur 4-5, gallop 4-5 . - datar! # - lemas, nyeri tekan epigastrium 4E5, hepar dan lien tidak teraba # - thympani A - bising usus 4E5 normal Tak ada kelainan ?dema 4-5 Akral #u"at 4E5

,antung

Abdomen

;enitalia ?kstremitas

A #

Anemia

e!"!

ankilostomiasis

Trombosis

1eaktif E ;astritis E .S+ asimptomatik ed 1est total Diet Lambung ... ?dukasi .F/D 1L gg NLBmenit .njeksi 1anitidin ' A ) amp Su"ralfat Syr = A ' I Albenda6ole =(( mg )A) S/ * A '((mg Transfusi #1I

Laboratorium )) No&ember '()* No! )! '! *! =! #emeriksaan Hemoglobin ?ritrosit Hematokrit Leukosit Hasil <,* gBdl *,98 '> )),8 pi"ogram Nilai Normal )),<-)8,8 =,' -=, :< )(>Bmm* *:-==7 nilai krisis M'87 =,8-)) )(*Bmm*

8!

Trombosit Hitung jenis

=>=!(((B mm* (B)(B-B>>B)=B)(

'(((((-8((((( mm* (-)B)-*B'->B8(-<(B'(-=(B'-:

6A6 III ANALISIS KASUS


Anemia bukanlah suatu diagnosis melainkan suatu "erminan perubahan patofisiologik yang mendasar yang diuraikan melalui anamnesis yang seksama, pemeriksaan fisik, dan konfirmasi laboratorium! +arena semua sistem organ dapat terkena, maka pada anemia dapat menimbulkan manifestasi klinik yang luas, bergantung pada- 4)5 ke"epatan timbulnya anemiaK 4'5 usia indi&iduK 4*5 mekanisme

kompensasiK 4=5 tingkat akti&itasnyaK 485 keadaan penyakit yang mendasarinyaK dan 4>5 beratnya anemia! #ada anemia dimana terjadi pengurangan jumlah efektif sel darah merah 4SD25, terjadi penurunan pengiriman %' ke jaringan! +ehilangan darah yang mendadak 4*(7 atau lebih5, seperti pada perdarahan, mengakibatkan gejala-gejala hipo&olemia dan hipoksemia, termasuk kegelisahan, diaforesis 4keringat dingin5, takikardia, napas pendek, dan berkembang "epat menjadi kolaps sirkulasi atau syok! Namun berkurangnya massa SD2 dalam $aktu beberapa bulan 4bahkan pengurangannya sebanyak 8(75 memungkinkan mekanisme kompensasi tubuh untuk beradaptasi dan pasien biasanya asimtomatik, ke"uali pada kerja fisik berat! Tubuh beradaptasi dengan 4)5 meningkatkan "urah jantung dan pernapasan, oleh karena itu meningkatkan pengiriman %' ke jaringan-jaringan oleh SD2, 4'5 meningkatkan pelepasan %' oleh hemoglobin, 4*5 mengembangkan &olume plasma dengan menarik "airan dari sela-sela jaringan, dan 4=5 redistribusi aliran darah ke organ-organ &ital! Salah satu tanda yang paling sering dikaitkan dengan anemia adalah pu"at! +eadaan ini umumnya diakibatkan dari berkurangnya &olume darah, berkurangnya hemoglobin dan &asokonstriksi untuk memaksimalkan %' ke organ-organ &ital! Warna kulit bukan indeks yang dapat diper"aya untuk pu"at karena dipengaruhi pigmentasi kulit, suhu, dan kedalaman serta distribusi bantalan kapiler! antalan kuku, telapak tangan, dan membrane mukosa mulut serta konjungti&a merupakan indikator yang lebih baik untuk menilai pu"at! ,ika lipatan tangan tidak lagi ber$arna merah muda, hemoglobin biasanya kurang dari : gram! Dalam melakukan perkiraan se"ara klinis akan sangat membantu bila kita memperhatikan lima hal yang mungkin merupakan penyebab anemia yaitu- 4)5 kurangnya intake 4masukan5K 4'5 meningkatnya penghan"uran atau kehilanganK 4*5 meningkatnya pemakaianK 4=5 gangguan absorpsiK 485 gangguan pembentukan! Anemia defisiensi besi ialah anemia yang se"ara primer disebabkan oleh kekurangan 6at besi sehingga penyediaan besi untuk eritropoesis berkurang dengan gambaran darah yang beralih se"ara progresif dari normositer normokrom menjadi

mikrositik hipokrom dan memberi respon terhadap pengobatan dengan senya$a besi 4WH%5! Anemia defisiensi besi 4AD 5 merupakan masalah defisiensi nutrien tersering pada anak di seluruh dunia terutama di negara sedang berkembang termasuk .ndonesia! #enyakit ini disebabkan oleh kurangnya 6at besi dalam tubuh penderita! anyak etiologi yang mendasari terjadinya anemia, salah satunya adalah defisiensi 6at gi6i! Pat gi6i tersebut antara lain asam folat, &itamin )' dan besi! Dari ketiganya yang paling sering terjadi adalah anemia defisiensi besi! #enyebab utama anemia defisiensi besi adalah infeksi "a"ing tambang yang masih menjadi masalah kesehatan yang besar di .ndonesia! Di negara berkembang seperti .ndonesia penyakit "a"ingan masih merupakan masalah yang besar untuk kasus anemia defisiensi besi karena diperkirakan "a"ing menghisap darah '-)(( "" setiap harinya! .nfeksi "a"ing tambang tersebut yang paling sering terjadi adalah diakibatkan oleh An"ylostoma duodenale dan Ne"ator Ameri"anus! .nfeksi kedua jenis "a"ing tersebut merupakan penyebab terpenting anemia defisiensi besi! .nfeksi ke"a"ingan ini sangat merugikan proses tumbuh kembang anak dan berperan besar dalam mengganggu ke"erdasan anak usia sekolah! #re&alensi infeksi ke"a"ingan di .ndonesia masih relatif tinggi pada tahun '((>, yaitu sebesar *',> 7, terutama pada golongan penduduk yang kurang mampu dari sisi ekonomi! +elompok ekonomi lemah ini mempunyai risiko tinggi terjangkit penyakit ke"a"ingan karena kurang adanya kemampuan dalam menjaga higiene dan sanitasi lingkungan tempat tinggalnya! )! Anamnesisbadan lemah dan lesu "epat lelah mata berkunang-kunang Nyeri di ulu hati agaimana penegakan diagnosis pada kasusQ

#emeriksaan /isik

+ulit - telapak tangan dan kaki pu"at 4EBE5! 2ata - +onjungti&a anemis 2ulut - Atropi papil Abdomen - Nyeri tekan di epigastrium 4E5 ?kstremitas - Akral pu"at 4EBE5 Hasil laboratorium No! #emeriksaan )! Hemoglobin '! ?ritrosit *! Hematokrit =! 2IH 8! 2IF >! 2IHI <! 1DW :! Laju endap darah 9! Trombosit )(! 1etikulosit ))! Hitung jenis )'! ;ambaran darah tepi ! Hasil 2,( 0=1l 229902000= ..9 12 -ol @ 11,A p#;o0ra. *1,: .#;ro0ra. 22,9 @ 29,* @ 1( ..=3a. (0A2000= ..9 *,' 7 0=1(=4=':=2(=( Nilai Normal L- )=-): gBdlK #- )'-)> gBdl L- =,8-8,8 jutaBmm*, #- =,(-8,( jutaBmm* L-=(-=: &ol7, #-*<-=* &ol 7 '<-*) pi"ogram :'-9' mi"rogram *' 3 *> 7 )),8 3 )=,8 7 L- M )( mmBjamK #- M )8 mmBjam '(((((-8((((( mm* (,8 3 ),8 7 (-)B)-*B'->B8(-<(B'(-=(B'-:

#emeriksaan #enunjang

? - Anisositosis, makro dan mikrositosis L - entuk dan jumlah dalam batas normal T - entuk normal, trombositosis +esan - ;ambaran darah tepi seperti suatu anemia defisiensi dengan trombositosis!

#emeriksaan feses

No . ..

%e.er#$saan 2akroskopis +onsistensi Warna 2ikroskopis Leukosit ?ritrosit ?pitel Telur Ia"ing Amuba

Has#l pe.er#$saan +eras Iokelat (-)Blp (-)Blp (-)Blp Anchilostoma duodenale (+) Negatif 4-5

?+; kesan - sinus ta"hy"ardi erdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang

dilakukan, didapatkan gejala-gejala anemia! Terdapat tanda-tanda anemia dengan defisiensi besi antara lain- atropil papil lidah dan disfagia! #ada anamnesis diketahui bah$a pasien mudah lelah, badan terasa lemas, pusing, mata berkunang-kunang, nyeri di ulu hati, dan nafsu makan menurun! #ada pemeriksaan fisik ditemukan tanda-tanda anemia- konjungti&a pu"at, akral pu"at! erdasarkan pemeriksaan penunjang, didapatkan penurunan kadar hemoglobin, jumlah trombosit yang meningkat, dan telur "a"ing pada feses! 2enga"u pada hasil anemnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, maka kami menegakkan diagnosis anemia defisiensi besi e"! Ankilostomiasis E Trombositosis reaktif E gastritis E .S+ asimptomatik!

DA7TAR %USTAKA

)! Sudoyo, Aru W, dkk! #enerbitan /+0.K '((<

uku Ajar .lmu #enyakit Dalam, ,akarta- #usat

'! 1ani, A - Soegondo, S- Natsir, A!0!P- Wijaya, .!#- Naf 1iyaldi!2anjoer, A! #anduan #elayanan 2edik #erhimpunan Dokter Spesialis #enyakit Dalam .ndonesia! ,akarta- /+0.! '((8 *! 2ansjoer, A! dkk! +apita Selekta +edokteran! ,ilid ., edisi ..., ,akarta, )999 =! Hayes, #! I dan 2a"kay T! W! ?;I! )99< 8! +asper, D! L, dkk! HarrisonRs #rin"iples of .nternal 2edi"ine, Folume ), )> th edition! 2";ra$- Hill, 2edi"al #ublishing Di&ision! '((8 >! 1obbins, S!L, +umar, F! uku Ajar #atologi! ?disi ke-=! ,akarta - ?;I! )998 <! 1obbin, SL, +umar, F, Iotran, 1S! Dasar #atologi #enyakit! ?disi ke-8! ,akarta- ?;I!)999 :! #ri"e, Syl&ia A! dan Wilson, Lorraine 2! #atofisiologi ?disi > Folume .! ,akarta- ?;I! '((> 9! #rout rian ,, Iooper ,ohn ;! #edoman #raktis Diagnosis +linik ?disi '! ,akarta- inarupa Aksara!)9:9 uku Saku Diagnosis dan Terapi ! ,akarta-