Anda di halaman 1dari 24

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum, Wr. WB Dengan memanjatkan Puji dan Syukur Kehadirat ALLAH. SWT atas Karunia dan perlindunganNYA. Ijin kan Kami selaku Kepala Desa Rajawetan Kecamatan Pancalang Kabupaten Kuningan untuk menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) tahun anggaran 2013. Kiranya Ibu Bupati dapat memahami dan memaklumi, bahwa maksud dan tujuan penyampaian Laporan ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban Kami dalam melaksanakan dan menjalankan tugas yang diberikan kepada Kami, dan mudah-mudahan sebagai bahan evaluasi, sampai sejauh mana pelaksanaan tugas dan kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rajawetan. Kami ucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada : 1. Yth Bupati Kuningan 2. Yth. Bapak Ketua dan Anggota DPRD Kab. Kuningan 3. Yth. Setda Kab. Kuningan 4. Yth. BPMD Kab. Kuningan 5. Yth. Seluruh Kepala Dinas di Wilayah Kab. Kuningan 6. Yth. Ibu Camat Pancalang 7. Yth. Seluruh UPTD di Wilayah Kab. Kuningan 8. Yth. BPD Desa Rajawetan 9. Yth. LPM Desa Rajawetan Yang telah membantu serta membina pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan di Desa Rajawetan pada tahun anggaran 2013 ini, sehingga seluruh kegiatan serta seluruh tugas yang ada dapat berjalan sesuai rencana dan harapan baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan maupun seluruh masyarakat. Mudah-mudahan Laporan ini berkenan di hati Bapak, untuk selanjutnya Kami tetap berharap bimbingan dan kerjasama demi terselenggara Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang baik. Terima Kasih Rajawetan, 30 Desember 2013 Kepala Desa Rajawetan DEDI MULYADI RUSLAN

PENDAHULUAN
Sesuai Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tentang Desa, Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 35 tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata Cara Pelaporan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Berdasarkan Pasal 1 ayat (5) laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa akhir tahun anggaran, adalah laporan penyelenggaraan pemerintahan Desa kepada Bupati melalui Camat, sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi yang meliputi laporan tertulis semua kegiatan Desa berdasarkan kewenangan Desa yang ada serta tugas-tugas dan keuangan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten selama satu tahun Anggaran. Selanjutnya Kami selaku Kepala Desa beserta Perangkat Desa telah menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2013, yang merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat melalui Ibu Bupati. Laporan ini berisi 1. Semua bidang berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi Aparatur Pemerintahan Desa Rajawetan. 2.Penyelenggaraan Pemerintahan Desa berdasarkan Tugas pembantuan dari Pemerintah Daerah 3. Kegiatan pelayanan kepada masyarakat . 4. Kegiatan pembangunan baik fisik maupun non fisik prioritas kebutuhan sarana dan prasarana yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan berpedoman bahwa Desa dapat menjalankan rumah tangganya sendiri, sesuai dengan prinsip Otonomi Desa, dan pada akhirnya Pemerintah Desa dituntut untuk dapat mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang ada didalam usaha untuk menunjang kelancaran roda Pemerintahan Desa. Dengan bermodal persatuan dan kegotong royongan dari seluruh masyarakat semua rencana kegiatan yang tertuang baik dalam Musrenbangdes maupun yang tertuang pada RPJMDES dapat direalisasikan kedalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun anggaran 2013 secara optimal sesuai kemampuan dan kondisi keuangan yang ada serta tetap perpedoman penuh kepada APBDes 2013 Kami sangat bersyukur dengan suasana kondusif serta dengan adanya binaan/bimbingan dan kerjasama yang baik dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Lembaga Desa dan seluruh Lembaga Kemasyarakatan yang ada kegiatan Pembangunan Fisik dan Non Fisik dapat Kami laksanakan, mudah mudahan hal tersebut dapat terus terbina pada Tahun Tahun berikutnya.

LANDASAN

A.1. LATAR BELAKANG


Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 35 Tahun 2007 Pasal 1 ayat (5) meliputi laporan tertulis semua kegiatan Desa berdasarkan kewenangan Desa yang ada, serta tugas-tugas dan Keuangan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Bahwa Laporan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintah Desa Akhir Tahun Anggaran, adalah laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kepada Bupati melalui Camat, sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi yang Kabupaten selama satu tahun anggaran. LPPD 2013 ini merupakan Penjabaran kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa pada tahun anggaran 2013 baik Kegiatan Fisik maupun Non Fisik yang telah tersusun pada APBDES 2013 dan RKPDES 2013 dan penjabaran kondisi serta potensi, kemampuan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa, Lembaga serta Permasalahan dan Kebutuhan Masyarakat. Dengan tetap berpedoman pada APBDES dan RKPDES yang merupakan pedoman bagi pemerintahan desa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang diharapkan setiap tahunnya dapat terealisasi sesuai urutan prioritas dan kebutuhan, terlaksana dengan baik dan hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat desa, karena pada pripsipnya baik dalam penyusunan maupun pelaksanaan kegiatan pembangunan dimaksud telah melibatkan atau mengikutsertakan masyarakat. Selanjutnya untuk memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, maka dengan ini telah tersusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rajawetan Tahun Anggaran 2013. 1.2.1. MAKSUD Penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rajawetan ini selain merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Desa Rajawetan Kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam Kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan maupun pelayanan kepada masyakat sebagai bentuk tugas perbantuan pada tahun anggaran 2013, juga menjadi tolok ukur sampai sejauh mana upaya dan tingkat keberhasilan Aparatur Pemerintahan Desa dalam melaksnakan Tugas, Pokok dan Fungsi nya serta merupakan bahan evaluasi bagi Pemerintah Desa Rajawetan sampai sejauh mana pelaksanaan dan penyelenggaraan kepemerintahan selama kurun waktu 1 (Satu) Tahun untuk Menjadi bahan kajian, pelajaran dan pengalaman dalam melaksanakan roda kepemerintahan pada Tahun berikutnya. 1.2.2. TUJUAN Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa adalah Salah satu bentuk Laporan Penyelenggaraan, Pelaksanaan serta Pertanggungjawaban Kepala Desa Kepada Bupati Kuningan selama kurun waktu satu tahun pada Tahun Anggaran 2013 baik sebagai pelaksana tugas perbantuan , maupun Pemerintah Desa sebagai bagian dari sistem struktural Pemerinatahan negara Kesatuan Republik Indonesia bagian dari Provinsi Jawa Barat dan Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, serta Pemerintah Desa sebagai institusi yang membantu serta melayani kebutuhan Masyarakatnya dengan memperhatikan kondisi sosial, kemampuan, serta pemanpaatan potensi dan sumber daya guna menjawab berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat maupun pelaksanaan rencana serta realisasi kegiatan program tahun anggaran 2013 yang mencerminkan transparansi (Keterbukan) dan Akuntabilitas (Dapat dipertanggungjawabkan) 1. Merupakan penjabaran dari APBdes 2013 yang terencana 2. Memberikan gambaran kondisi umum desa saat ini. 3. Menjabarkan hasil yang ingin dan telah dicapai pada tahun 2013 dalam rangka mewujudkan visi dan misi desa; 4. Evaluasi tahunan penyelenggaraan pemerintahan desa 5. Sebagai bahan acuan dan Evaluasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Desa, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LPM, PKK, Karang Taruna), BPD (Badan Permusyawaratan Desa), dan pihak terkait lainnya dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rajawetan selama satu tahun. 6. Dengan mengetahui posisi kondisi desa saat ini, maka diharapkan dapat memberikan motifasi dan semangat untuk lebih maju. 7. Berupaya Menerapkan konsep tahapan pembangunan berkelanjutan yang telah direncanakan secara optimal

1.2.3. DASAR HUKUM


Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa Peraturan Mentri Dalam Negri RI Nomor 27 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata kerja Pemerintahan Desa Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Badan Permusyawaratan Desa Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 08 Tahun 2008 Tentang Lembaga kemasyarakatan Desa dan Kelurahan

Peraturan Bupati Kuningan Nomor 08 Tahun 2009 Tentang pedoman pembentukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan. Peraturan Desa Rajawetan Nomor 02 Tahun 2007 Tentang Badan Permusyawaratan Desa Peraturan Desa Rajawetan Nomor 03 Tahun 2007 Tentang Keuangan Desa Peraturan Desa Rajawetan Nomor 05 Tahun 2007 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa Rajawetan Peraturan Kepala Desa Rajawetan Nomor 07 Tahun 2007 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Aparatur Pemerintah Desa Rajawetan Peraturan Desa Rajawetan Nomor 11 Tahun 2007 Tentang Pembentukan lembaga Pemberdayaan Masyarakat Peraturan Desa Rajawetan Nomor 07 Tahun 2009 Tentang Pembentukan LPM Pergantian antar waktu Peraturan Desa Rajawetan nomor 01 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan dan pengangkatan Kepala Desa Peraturan Desa Rajawetan Nomor 06 Tahun 2010 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Tahun 2010-2014 Peraturan Desa Rajawetan 08 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penggunaan, Pengelolaan dan Penertiban Tanah Kas Desa / Inventaris Desa Peraturan Desa Rajawetan Nomor 04 Tahun 2013 Tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja

B. GAMBARAN UMUM DESA


1. Luas dan Batas Wilayah

Luas wilayah Desa Rajawetan .


Batas wilayah Sebelah Utara Sebelah Timur Sebelah Selatan Sebelah Barat Batas Desa

134,4449 Ha

Desa Mekarjaya Desa Tenjolayar Desa Sindangkempeng - DesaPancalang Desa Tajurbuntu Desa Mandirancan

2. Jumlah Penduduk Jumlah penduduk 803 Jiwa Jml Laki-laki 408 Jiwa Jml Perempuan 395 Jiwa 3. Pendidikan penduduk
KETERANGAN Tidak Tamat SD Tamat SD/Sederajat Tamat SLP/Sederajat Tamat SLA/Sederajat Diploma Sarjana LAKI 4 100 68 118 7 7 PEREMPUAN 15 122 58 83 7 9 JUMLAH 19 222 126 201 14 16

4. Sarana Pendidikan
Sarana SD PAUD MD Takmiliyah Awaliyah Jumlah 1 1 1 keterangan Gedung Sendiri Numpang Numpang

5. Kesehatan Penduduk
5.1. PRASARANA KESEHATAN Poskesdes Posyandu 5.2. SARANA KESEHATAN Bidan Desa Kader Kesehatan / Posyandu Forum Masyarakat Desa Siaga Bank Darah Pedesaan 1 unit 1 unit 1 orang 10 orang 1 kelompok 1 kelompok

6. Ekonomi Masyarakat

Seiring perkembangan jaman, dimana masyarakat pedesaan mulai melakukan terobosan dalam hal upaya kegitan pemenuhan kebutuhan hidup yang semakin hari semakin tinggi, dengan melakukan perubahan usaha kegiatan ekonomi berbasis perdesaan beralih pada sektor lain yang diharapkan akan memperoleh hasil lebih dibanding pada sektor pertanian, banyak masyarakat desa terutama usia angkatan kerja yang kebanyakan mencari pekerjaan diluar bidang pertanian mereka kebanyakan mencoba lapangan pekerjaan yang hasilnya lebih cepat diperoleh dari pada pada sektor pertanian yang harus menunggu 3 atau 4 bulan, seperti pada sektor buruh harian lepas atau masuk pada buruh pabrikan atau lapangan pekerjaan lainnya diluar sektor pertanian. 6.1. Bidang usaha peningkatan perekonomian
Nomor 1 2 3 4 Jenis Program LKM Pasca Raksa Desa PUAP SPP PNPM Traktor Volume 71 4 20 2 Ketr Gapoktan

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Sarana kegiatan Ekonomi Masyarakat Jumlah Warung/Toko/kios Kreditan Panglong Bengkel Motor Heler Kel Tani Traktor Taylor Tata Rias Pengantin Agen/Penyalur Cat Sinho Counter Pulsa Pedagang Pengepul

Volume 13 3 1 1 1 1 1 1 1 1 2 32 5

Ketr

6.2 Sektor Pertanian dan Perkebunan


a. Sumber Daya Alam Luas lahan pertanian 57,386 Hektar , dan lahan perkebunan seluas 62,7767 Hakter. Dengan sawah irigasi teknis seluas 27,0997 Hektare, Sawah Irigasi teknis 17,1558 Hektare dan Sawah tadah hujan 13,1125. Pemerintah berupaya untuk terus meningkatkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat Rumah Tangga Petani dengan berbagai Program dan pengadaan sarana dan prasarana pendukung lainnya. b.Sarana dan Prasarana Sektor pertanian
No 1 Sarana Prasana Traktor Volume Baik 2 Buah Rusak

No 1 2

Sarana Prasarana Bendungan Saluran Irigasi

Volume Permanen Tradisional 3 Unit 5 Unit 3 Unit 6 Unit

6.3. Kelembagaan usaha ekonomi berbasis perdesaan / kemasyarakatan bidang No Nama Pertanian Keterangan
1 2 3 4 5 6 7 Gapoktan Usaha Karya 1 Usaha Karya 2 GRLK Tegar 1 Tegar 2 Tegar 3 Pertanian Pertanian Perkebunan Perkebunan Pembibitan Tanaman Pembibitan Tanaman

Organisasi

Pertanian, Peternakan, dan perkebunan

6.4. Potensi lembaga / unit usaha Desa


6.4.1. Lembaga Ekonomi / Unit Usaha Desa No Lembaga Ekonomi Jenis Kegiatan 1 2 3 LKM PUAP SPP Pinjaman Bergulir Pinjaman Bergulir Pinjaman Bergulir Pengelola kegiatan LKM GAPOKTAN PNPM

6.4.2. Usaha ekonomi Masyarakat


1. INDUST RI KECIL DAN MENENGAH JENIS

KET

Industri Makanan Industri Perumahan/Rumah Tangga Industri material/bangunan 2. JASA ANGKUTAN Angkutan pedesaan Ojeg Angkutan bebas 3. JASA PERDAGANGAN Jumlah

Opak ketan bakar Bahan Baku Kayu Pembuatan Cat T embok

JUMLAH 1 Unit 2 Unit 2 Unit


Jenis produk yg diperdagangkan

KET

Tenaga Kerja 2 orang 1 orang 3 orang 2 orang 5 orang 2 orang 4 orang 3 orang 3 orang 4 orang Ketr

* Toko / Warung Toko serba ada Warung Warung Warung Warung * Kios * Pedagang Keliling Pedagang keliling Pedagang keliling * Kreditan * Pengepul 4. GAS-BBM dan AIR Pengecer GAS Pengecer BBM Air Minum
5. JASA KETERAMPILAN Tukang Kayu Tukang Batu Jahit/ Bordir Bengkel/Tambal Ban Service Elektronik Sinsho Tata rias pengantin
6. JASA KETERAMPILAN Tukang Kayu Tukang Batu Jahit/ Bordir Bengkel/Tambal Ban Service Elektronik Sinsho Tata rias pengantin

1 unit 1 unit 3 unit 3 unit 5 unit 2 unit 4 3 3 4 Jumlah 3 2 1


Jumlah 4 orang 4 orang 1 orang 1 orang 1 orang 2 orang 1 orang
Jumlah 4 orang 4 orang 1 orang 1 orang 1 orang 2 orang 1 orang

Umum Umum dan sembako Sayuran dan Umum Makanan dan Jajanan Umum dan Rokok Counter dan Pulsa Sayuran Jajanan/makanan Umum Hasil Bumi Jenis produk yg diperdagangkan LPG 3 Kg Bensin Isi Ulang
Jumlah dan jenis produk Jasa Jasa Bordir dan Jahit Tambal Ban dsb Barang Elektornik Perkyuan/tebang Rias-Foto-Tenda
Jumlah dan jenis produk Jasa Jasa Bordir dan Jahit Tambal Ban dsb Barang Elektornik Perkyuan/tebang Rias-Foto-Tenda

Keterangan - -

Keterangan - -

C. KONDISI GEOGRAFIS DAN DEMOGRAFI


C.1. KONDISI GEOGRAFIS
A. Orbitasi Jarak Ke Pusat Pemerintahan Ke Ibukota Kecamatan Ke Ibukota Kabupaten Ke Ibukota Provinsi B, Iklim Curah Hujan Suhu Rata rata Tinggi Tempat Bentang Wilayah 1.000 1.250 Mm 28 Derajat Celcius 290 dpl Datar sedikit berbukit Jarak ( Km ) 3 25 150 Waktu tempuh ( Jam ) 5 menit 1 jam 4 jam

C. Kesuburan tanah Warna tanah Tekstur Kedalaman

Merah debuan

0.20 meter

PETA DESA RAJAWETAN

D E S A M A N D I R A N C A N

DESA MEKARJAYA

DESA TENJOLAYAR

DESA SINDANGKEMPENG

DESA TAJURB UNTU

DESA PANCALANG

D. Luas Tanah Menuru Pemanfaatan dan Kepemilikan No Penggunaan Luas ( Ha ) 1 Persawahan a. Kas/inventaris Desa b. Milik Rakyat Perkebunan a. Kas/Inventaris Desa b. Milik Rakyat Lainnya a. Kas/Inventaris Desa - TPU - Sarana Umum b. Milik Rakyat - Balong Lain-lain

Keterangan

16,9243 40,4617 4,2465 58,5302

1,1495 1,209 9,2176 1,2889 1,1472

E. Luas Tanah Menurut Jenis nya Sawah 57,39 Kebun 62,78 Darat 11,68 Balong 1,289 Lain-Lain 1,417

Ha Ha Ha Ha Ha
Sawah

9%

1%

1% 42%

47%

Kebun

Darat

Balong

Lain-Lain

F. Luas Tanah Menurut Pemanfaatannya Pemukiman Persawahan Perkebunan Perkuburan Perikanan Perkantoran Sarana Lain Jumlah 10,4 57,4 62,8 1,15 1,29 0,04 1,45 134 Ha Ha Ha Ha Ha Ha Ha Ha
1% 1% 0% 1% 8%

47%

42%

Pemukiman Perkuburan Sarana Lain

Persawahan Perikanan

Perkebunan Perkantoran

G. Luas Tanah Menurut Sifatnya Irigasi teknis 1/2 Teknis Tadah Hujan 0,994 34,57 21,82 Ha Ha Ha
2% 38% 60%

Irigasi teknis Tadah Hujan

1/2 Teknis

C.2. KONDISI DEMOGRAFI


2.1 Demografi Penduduk 2.2.1.Jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin JENIS KELAMIN Lk Pr Jumlah Kelompok Umur 0-4 39 33 72 5-9 36 39 75 10 - 14 32 32 64 15 - 19 30 30 60 20 - 24 40 30 70 25 - 29 29 40 69 30 - 34 42 30 72 35 - 39 32 29 61 40 - 44 29 26 55 45 - 49 27 29 56 50 - 54 17 22 39 55 - 59 24 18 42

55 - 59 60 61 - 64 65 - 69 70 - 74 75 - 79 80 - 84 85 - 89 90 - 94 95 - 99 100 Jumlah

24 2 7 8 6 5 2 1 0 0 0 408

18 4 8 9 8 2 4 1 1 0 0 395

42 6 15 17 14 7 6 2 1 0 0 803
100

A. Data Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin tahun 2013


Bulan Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des Rata-rata Lk Pr 412 400 412 399 412 399 412 399 413 400 412 399 411 395 410 395 409 395 409 394 408 395 408 395 411 397,08 Jumlah 812 811 811 811 813 811 806 805 804 803 803 803 807,75
No

Pertumbuhan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

0,00 0,12 0,00 0,00 0,25 -0,25 -0,62 -0,12 -0,12 -0,12 0,00 0,00 -0,08

% % % % % % % % % % % % % %

Grafik perkembangan penduduk 2013


814 812 810 808 806 Jumlah 804 802 800 798 Data Penduduk Berdasarkan Kondisinya Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des Jenis Kelamin Kelompok Jumlah Keterangan Laki Perempuan Umur 0-5 45 42 87 Balita 7 - 15 40 39 79 Pelajar (wajar 9 tahun) < 40 TH 128 132 260 Lansia 16 - 47 212 196 408 Produktif 15 - 55 252 237 489 Angkatan Kerja 0-14 / < 56 156 157 313 Bukan Angkatan kerja

2.2. Daftar Pekerjaan / Mata pencaharian penduduk Tahun 2013


PEKERJAAN Belum Bekerja Buruh Buruh Harian Lepas Buruh Tani Honorer IRT Jasa Transportasi Patukangabn Pelajar Pensiunan Perangkat Desa Perdagangan petani PNS polri PRT LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH 22 19 58 29 5 12 5 7 2 8 5 24 12 7 2 2 12 1 3 1 1 12 0 0 4 10 0 16 0 5 0 4 34 20 61 30 6 24 5 7 6 18 5 40 12 12 2 6

PRT SWASTA TKI Wiraswasta

2 42 2 7

4 10 2 4

6 52 4 11

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH


A. VISI DAN MISI VISI
Terwujudnya Desa Rajawetan yang maju berbasis kesatuan dan kegotongroyongan dalam membangun desa secara mandiri dalam suasana yang agamis.

MISI
1. Pengembangan Sumber Daya Manusia yang berkwalitas, yang beriman, bertaqwa dan berilmu pengetahuan 2. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat 3. Meningkatkan ekonomi masyarakat 4. Pelaksanaan kegiatan pembangunan secara berkesinambungan. 5. Memupuk kesatuan dan persatuan dengan terus memelihara keamanan dan kertertiban yang dilandasi dengan semangat gotongn royong.

TUJUAN
1. Menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di bidang kemasyarakatan dan kemanusian sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan pembangunan. 2. Melestarikan dan mengutamakan iklim demokrasi pada seluruh lapisan masyarakat. 3. Membangun kebersamaan antara Pemerintahan desa, Lembaga kemasyarakatan dan masyarakat serta kerjasama antar warga dalam melaksnakan kegiatan pembangunan baik pembangunan fisik maupun non fisik. 4. Menggali dan mengembangkan potensi, bakat dan aspirasi masyarakat berdasarkan skala prioritas. 5. Mempasilitasi kemampuan masyarakat sesuai bidang nya untuk ikut berperran aktif dalam merencanakan dan melaksnakan kegiatan pembangunan. 6. Pengembangan dan peningkatan usaha-usaha ekonomi berbasis pedesaan. 7. Menciptakan Perilaku hidup bersih dan sehat pada setiap rumah tangga. 8. Menciptakan, memelihara serta bijaksana dalam pemanfaatan sumber alam yang ada. 9. Sarana serta pelayanan kesehatan bagi warga terutama Kesehatan Ibu dan Anak.

B. STRATEGI dan ARAH KEBIJAKAN Kebijakan pemerintah daerah maupun nasionalDESA dalam melakukan pembangunan sangatlah membutuhkan data akurat. Sejak diberlakukannya otonomi daerah, maka masing-masing daerah dituntut untuk lebih mampu menggali serta meningkatkan setiap potensi yang ada. Kemampuan dalam meningkatkan potensi-potensi yang ada di daerahnya tidak hanya berdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah, tetapi terutama dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD Tahun 1945, bahwa pemerintah wajib meningkatkan taraf hidup dan mensejahterakan masyarakatnya. Dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada, tentunya pemerintah sangat membutuhkan data maupun indikator-indikator ekonomi yang tepat. Melalui berbagai upaya dengan memanfaatkan berbagai sumber dan potensi yang ada baik secara mandiri / swadaya ataupun melalui salah satu upaya akses channeling atau kemitraan sinergis, sinergis dengan berbagai pihak, baik secara birokrasi sturuktural pemerintahan maupun kegiatan yang ada. Setelah semua kegiatan sarana dan prasarana de Arah dan Kebijakan Kegiatan Program Desa Rajawetan Tahun 2013 Kebijakan strategis pada Tahun 2013 yang merupakan hasil kajian dan perumusan yang merupakan penjabaran kegiatan pembangunan yang telah tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2011 2015 difokuskan untuk mendukung keberhasilan implementasi pemberdayaan sosial, pemberdayaan ekonomi berbasis perdesaan, dan pemberdayaan lingkungan. Kebijakan strategis yang dimaksud merupakan kebijakan-kebijakan Desa Rajawetan yang mencakup pengembangan capacity building masyarakat, fasilitasi pengadaan dan peningkatan mutu sarana dan prasarana masyarakat, berkaitan dengan kegiatan usaha ekonomi pada sektor pertanian dan perkebunan serta sosialisasi peran aktif kelembagaan / organisasi kemasyarakatan, Organisasi profesi dan lainnya yang merupakan potensi sumber daya dalam kegiatan pembangunan di Desa
Memperkirakan Sumber dan Jumlah Pendapatan merupakan dasar acuan untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan Anggaran Belanja baik rutin maupun pembangunan dengan mengembangkan berbagai kebijakan-kebijakan baik yang merupakan kebijakan dari Pemerintah Daerah di Bidang Keuangan dan Pendapatan Desa pada khususnya. Targettarget Pendapatan Desa digunakan untuk Belanja Rutin dan Belanja Pembangunan Tahun Anggaran lalu dan sekarang.

1. KEBIJAKAN PENDAPATAN DESA

Dalam kaitan wewenang dan Tanggung jawab Pemerintah Desa dalam hal Keuangan Desa / Pendapatan Desa, dalam pengelolaannya memperhatikan hal hal sebagai berikut : A. Uang / pendapatan yang harus dimasukan dalam Anggaran Desa dan dibukukan dalam buku Anggaran, Buku kas umum dan buku kas pembantu yang merupakan sumber pendapatan Desa. B. Uang yang tidak dimasukan dalam Buku Anggaran, Buku Kas Umum dan Buku Kas Pembantu seperti : 1.Uang pemerintah atau pemerintah daerah yang harus disetorkan : seperti PBB, pengembalian kredit yang pungutannya atau penyetorannya ditugaskan atau melalui Kepala Desa Proyek pembangunan yang tidak dilaksanakan dan atau dikelola oleh Desa. Uang tersebut tidak dimasukan dalam Anggaran Desa dan tidak dibukukan serta dicatat pada buku kas umum, dicatat dan dibukukan pada pada buku-buku tertentu. 2. Bukan merupakan sumber pendapatan Desa C. Uang Lembaga Kemasyarakatan yang dibina, yang bukan sumber pendapatan desa baik berupa uang atau barang dan tenaga. Adapun sumber-sumber pendapatan Desa yang menjadi Kebijakan Pemerintah Desa dan didalam pengelolaan dan pemanfaatannya harus dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan yang berlaku : 1.Pendapatan Asli Desa ( PAD ) dari hasil tanah kas desa meliputi ; tanah bengkok, hasil tanah titisara, tanah pangangonan yang dinilai dengan uang dari hasil lelangan/sewa pertahun. 2. Pendapatan dari hasil usaha desa yang tidak mengikat 3. Pendapatan dari swadaya masyarakat berbentuk uang, sebagai pendamping APBDES yang dialokasikan khusus untuk belanja pembangunan. 4. Pendapatan yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten a.Alokasi Dana Desa b.Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah c.Bantuan Program yang dikelola oleh Desa dan merupakan sumber pendapatan desa. 5. Pendapatan yang bersumber dari Pemerintah Provinsi a.Dana Peningkatan Kinerja Kepala dan Perangkat Desa b.Pendapatan/bantuan yang merupakan sumber pendapatan desa. 6. Sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat 7. Pendapatan Desa lainnya yang sah diluar angka 1 sd 6.

2.2. KEBIJAKAN BELANJA DESA


Kebijakan Belanja Desa baik Rutin maupun Pembangunan sepenuhnya mengacu pada kemampuan keuangan Desa Rajawetan yang tertuang dalam APBDes yang besarnya disesuaikan dengan kemampuan keuangan Desa serta memperhatikan hasil Musrenbang Musrenbangdes dan skala prioritas, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dengan melihat indek anggaaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, serta tetap berpedoman pada peraturan daerah serta peraturan bupati kuningan. Mengingat dana yang ada di Alokasi Dana Desa merupakan dana terbatas yang harus didukung dengan Pendapatan Asli Desa serta partisipasi masyarakat sepenuhnya. Karena Prinsip Pembangunan Desa adalah dari masyarakat oleh masyarakat dan semata- mata untuk kesejahteraan masyarakat Desa Rajawetan khususnya. Program program pembangunan Desa dilakukan dengan Usulan usulan dari tingkat RT dan Dusun yang di musyawarahkan. Dan ditampung pada kegiatan Musyawarah Desa / MUSRENBANGDES. Semua program kegiatan ini dijadikan Bank Data Kegiatan Pembangunan berkala. (terlampir pada lampiran jenis kegiatan Pembangunan Desa Rajawetan). Kegiatan pembangunan fisik untuk Desa Rajawetan masih sekitar sarana dan prasarana Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan, Sarana dan Prasarana serta Lingkungan dan Sektor Pertanian yang mengacu pada Dokumen Musrenbangdes. Mengingat bahwa Desa Rajawetan merupakan desa yang potensial akan Sumber Daya Alam, maka kegiatan sarana dan prasarana masih menjadi Prioritas ataupun Agenda Kegiatan Pembangunan Fisik Desa. Dan di dalam pelaksanaanya sepenuhnya oleh masyarakat itu sendiri Pemerintah Desa hanya menampung atau penghubung kemudian usulan tersebut di masukan dalam Agenda Pembangunan. Dan yang lebih penting lagi adalah melihat Keuangan yang ada. Karena Faktor ini mendukung sepenuhnya berbagai kegiatan yang ada. Setelah semua kegiatan sarana dan prasarana desa sukses dilaksanakan, kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Demikian yang dapat kami sampaikan semampu kami. Harapan kami pada semuanya khususnya masyarakat Desa Rajawetan yang terkait dalam berbagai kegiatan, marilah bersama- sama melakukan semua kegiatan ini dengan tulus dan ikhlas. Dan semata- mata hanyalah untuk kepentingan bersama. Dengan berpedoman pada APBDES semua kegiatan Belanja Desa, tetap diupayakan sesuai dengan besarnya pembelanjaan yang tercantum pada APBDES sesuai pos anggaran masingmasing, apabila dimungkinkan adanya perubahan pada setiap pos anggaran berkaitan dengan besarnya kebutuhan yang harus dikeluarkan pada saat tahun anggaran berjalan dan setelah APBDES ditetapkan, maka Diwajibkan untuk dilakukan perubahan anggaran pada APBDES tersebut, sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Adapun jenis Belanja yang menjadi tanggungjawab APBDES dan Pemerintah Desa adalah digunakan untuk kegiatan Belanja Rutin dan Belanja Pembangunan sesuai yang tercantum pada APBDES, sedangkan persentase besaran belanja rutin dan pembangunan menggunakan prinsip kebutuhan, berimbang dan wajar. Bahwa setiap Belanja Desa seoptimal mungkin terarah sesuai yang telah direncanakan pada anggaran desa dengan prinsip : 1. Setiap Pembelanjaan baik Rutin maupun Pembangunan diupayakan sehemat mungkin tanpa mengabaikan mutu kegiatan baik fisik maupun non fisik 2. Setiap belanja desa tetap diusahakan untuk tidak melebihi dari APBDES 3. Setiap belanja baik Rutin maupun Pembangunan disesuaikan dengan ketrsediaan dana.

BAB III HASIL HASIL KEGIATAN TAHUN 2013 A. BIDANG PEMERINTAHAN 1. Pemerintahan Umum 1.1. Sitiuasi Politik A. Partai Politik Yang Ada Di Desa
No 1 2 Nama Partai PDIP PKS Kedudukan Didesa PAC Anak Ranting Susunan Pengurus Ada Ada

B. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013.


JUMLAH PEMILIH DALAM DPT
Laki-laki Perempuan Jumlah 307 320 627

JUMLAH PEMILIH YANG MENYALURKAN HAK PILIHNYA


Laki-laki Perempuan Jumlah
NO URUT 1 2 3 4 5

181 220 401


NAMA PASANGAN CALON

63,64%

PEROLEHAN PERSEN SUARA 6 25 25 76 260 9 1,50 6,23 6,23 18,95 64,84 2,24

Dr. H. DIKDIK M.ARIEF MANSUR,SH.M.H Drs. H.CECEP NANA SURYANA TOYIB,M,Si Dr. H. IRIANTO MAHFUDZ SIDIK S (YANCE) Dr. TATANG FARHANUL HAKIM, M.Pd DEDE YUSUF MACAN EFFENDI, S.T Dr.Ir. LEX LAKSAMANA ZAINAL LAN H. AHMAD HERYAWAN DEDDY MIZWAR RIEKE DIAH PITALOKA TETEN MASDUKI
PEROLEHAN SUARA TIDAK SAH

SARANA DAN PRASARANA KETERTIBAN DAN KEAMANAN A.1. Poskamling - Poskamling Desa - Poskamling Dusun Tersana - Poskamling Dusun Lamelaut A.2. Kegiatan Siskamling (Ronda) 1. Pos Desa 2. Pos RT.001 RW.001 3. Pos RT.002 RW.001 4. Pos RT.003 RW.001 5. Pos RT.001 RW.002 6. Pos RT.002 RW.002

6 28 20 21 21 32

Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota

A.3. Organisasi Keamanan / Lembaga Keamanan Masyarakat 1. Babinsa Desa 2. Babinkamtibmas 1 1 Orang Orang

2. 3. 4. 5. 6. 7.

Babinkamtibmas Satgat / Linmas Forum Kemitraan Polisi Masyarakat Seksi Keamanan Pada LPM Seksi Keamanan Organisasi Pemuda Satuan Tugas Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak

1 12 1 3 4 1

Orang Orang Unit Orang Orang Unit

D. Luas Tanah Menuru Pemanfaatan dan Kepemilikan No Penggunaan Luas ( Ha ) 1 Persawahan a. Kas/inventaris Desa b. Milik Rakyat Perkebunan a. Kas/Inventaris Desa b. Milik Rakyat Lainnya a. Kas/Inventaris Desa - TPU - Sarana Umum b. Milik Rakyat - Balong Lain-lain

Keterangan

16,9243 40,4617 4,2465 58,5302

1,1495 1,209 9,2176 1,2889 1,1472

E. Luas Tanah Menurut Jenis nya Sawah 57,39 Kebun 62,78 Darat 11,68 Balong 1,289 Lain-Lain 1,417

Ha Ha Ha Ha Ha
Sawah

9%

1%

1% 42%

47%

Kebun

Darat

B along

Lain-Lain

F. Luas Tanah Menurut Pemanfaatannya Pemukiman Persawahan Perkebunan Perkuburan Perikanan Perkantoran Sarana Lain Jumlah 10,4 57,4 62,8 1,15 1,29 0,04 1,45 134 Ha Ha Ha Ha Ha Ha Ha Ha
1% 1% 0% 1% 8%

47%

42%

Pemukim an Perkuburan Sarana Lain

Persawahan Perikanan

Perkebunan Perkantoran

G. Luas Tanah Menurut Sifatnya Irigasi teknis 1/2 Teknis Tadah Hujan 0,994 34,57 21,82 Ha Ha Ha
2% 38% 60%

Irigasi teknis Tadah Hujan

1/2 Teknis

1.4. K.3 UMUM


Penataan jalan Lingkungan merupakan salah satu kegiatan yang mempunyai keterkaitan dalam pelaksanaan Unsur K3 yang ada di tiap-tiap lingkungan. Dengan penataan jalan lingkungan yang terencana diharapkan akan tercipta unsur-unsur : 1. Kebersihan Kondisi jalan lingkungan tidak terkesan kumuh 2. Keindahan Dengan penataan bentuk dan kondisi jalan yang standar (di aspal maupun di plester) kesan maka kesan indah kelihatan tampak. 3. Ketertiban Dengan Penataan jalan lingkungan yang memenuhi standar sarana prasana yang memadai maka semua kegiatan hubungan antar warga akan berjalan lancar serta mampu menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi warga

KHUSUS

No 1 2 3 4 5

Uraian Kegiatan Gerakan Jumsih Penanganan Limbah Plastik PHBS Babat Rumput Jalan Desa Kebersihan Bale Desa

Target 40 4 2 3 12

Target 12 2 2 1 3

Persentase Pelaksanaan 30 50 100 33,33 25

PBB untuk tahun anggaran 2013 ini sengaja tidak kami jadikan prioritas utama dalam hal target pelunasanya, tidak seperti pada dua tahun terakhir kemarian Kami selalu masuk 6 dan 10 besar tingkat Kabupaten dalam hal pelunasan PBB. Hal tersebut bukan Kami tidak antusian atau optimal dalam hal pemungutannya kepada masyarakat, mengingat pada tahun anggaran 2013 ini Desa Kami memperoleh program sertifikat tanah PRONA, dimana seluruh perangkat Desa dan dibantu oleh panitia tersita waktu dan tenaga demi suksesnya PRONA 2013. Sehingga pelunasan PBB tidak mampu kami kejar dalam waktu singkat, target pelunasan tetap terealisasi namun dengan waktu yang agak lama atau mendekati masa berakhirnya target pelunasan di tingkat Kecamatan Pancalang SK Kepdes Nomor : 973/KPTS.06-PBB/2013 Tentang Pembentukan Petugas Pemungut dan Kolektor PBB Tahun Anggaran 2013 Daftar Petugas Pemungat dan Kolektor PBB Tahun 2013
No 3 4 5 6 Nama Supriadi Dulkarim Saripudin Didin Rosidin Jabatan Ekbang Kesra Rurah I Rurah II Surat Tugas 973/14/PBB 973/15/PBB 973/16/PBB 973/17/PBB Keterangan Kolektor / Bendahara PBB Kolektor Kolektor Kolektor

1.5. PBB

Target dan Realisasi PBB Tahun 2013


Jumlah SPPT Jumlah Wajib Pajak Target PBB 2013 Realisasi / Pelunasan PBB Waktu Pelunasan

2. BIDANG PEMERINTAHAN DESA


2.1. Organisasi Pemerintahan Desa Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya Aparatur Pemerintah Desa berpedoman pada Peraturan Desa Rajawetan Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa : STRUKTUR ORGANISASI PEMDES
- Kepala Desa - Unsur Staf 1. Sekretaris Desa 2. Kepala Urusan Umum - Unsur Pelaksana Teknia 1. Ekbang dan PPM 2. Kepala urusan Pemerintahan 3. Kesra - Unsur Kewilayahan 1. Kepala Dusun Tersana 2. kepala Dusun Lamelaut 1 Orang 2 Orang

3 Orang

2 Orang

PEMERINTAHAN DESA Dasar Hukum Pembentukan pemdes Dasar Hukum Pembentukan BPD Jumlah Perangkat Desa Kepala Desa Sekretaris Desa Kepala Urusan Umum Kepala Urusan Pemerintahan Kepala Urusan Ekonomi dan PPM Kepala urusan Kesejahteran Rakyat Jumlah Kepala Dusun

KETERANGAN Ada Ada 7 Ada Aktif Ada Akif Ada Aktif Ada Aktif Ada Aktif Ada Aktif 2

Jumlah Kepala Dusun Dusun Tersana Dusun Lamelaut TINGKAT PENDIDIKAN Kepala Desa Sekretaris Desa Kepala Urusan Umum Krpala urusan Pemerintahan Kepala Urusan Ekonomi dan PPM Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Kepala Dusun Tersana Kepala Dusun lamelaut Ketua BPD Sekretaris BPD Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3

2 Ada Aktif Ada Aktif KETERANGAN SLA SLP SLA SLA SLP SLP SLP SLA S.1 S.1 SLP SLA SLA

Peraturan Desa Rajawetan Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa :
STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN DESA RAJAWETAN
KEPALA DESA

BPD

DEDI MULYADI

SEKDES

RAUP HENDRIANA

KAUR UMUM

SO L E H

KAUR EKBANG

KAUR PEMERINTAHAN

KAUR KESRA

SUPRIADI

TRIYADI SUSIANTO

DULKARIM

RURAH LAMELAUT

RURAH TERSANA

DIDIN ROSIDIN

SARIPUDIN

DAFTAR NAMA ANGGOTA BPD DESA RAJAWETAN

No 1 2 3 4 5

Nama Tanggal Lahir Sukman, S.Pd Kuningan, 10-12-1958 Saedi Kuningan, 08-07-1956 Muhamad Thamrin, S.Sos Kuningan, 12-06-1967 Haras Budi Kuningan, 27-01-1966 Iman Triana Bogor. 17-11-1965
Ketua BPD Sekretaris BPD Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3

Jabatan Pekerjaan Ketua PNS Wakil PNS Sekretaris PNS Anggota Wiraswasta 2.2. Anggota BPD Wiraswasta

SK SK Nomor : 141.2/Kpts.166/Pem/2007 Sda Sda Sda sda


S.1 S.1 SLP SLA SLA

2.3. ADMINISTRASI PEMERINTAH DESA Dalam kegiatan penyelenggaraan Administrasi Desa, Pemerintah Desa Rajawetan berpedoman pada Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 32 Tahun 2006 Tentang Pedoman Administrasi Desa, bahwa Administrasi Desa adalah keseluruhan proses kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai penyelenggaraan Pemerintahan Desa Pada Buku Administrasi Desa
ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA
1. Administrasi Umum, Terdiri dari : a. Buku Data Peraturan Desa b. Buku Data keputusan Kepala Desa c. Buku Data Inventaris Desa d. Buku Data Aparatur Pemerintahan Desa e. Buku Data Tanh Milik Desa / Tanah kas Desa f. Buku Data Tanah g. Buku Agenda Surat masuk / surat keluar h. Buku Ekspedisi 2. Administrasi Penduduk a. Buku Data induk penduduk Desa b. Buku Data mutasi Penduduk Desa c. Buku Data Rekapitulasi Jumlah Penduduk Akhir Bulan d. Buku data penduduk sementara

KETERANGAN Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada

URAIAN Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi

Ada Ada Ada Ada

Terisi Terisi Terisi Terisi

3. Administrasi Keuangan Desa a. Buku Anggaran Penerimaan b. Buku Anggaran pengeluaran Rutin c. Buku Anggaran Pengeluaran Pembangunan
d, Buku Kas Umum

Ada Ada Ada Ada Ada Ada Ada

Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi

e. Buku kas Pembantu Penerimaan f. Buku Kas pembantu Pengeluaran Rutin g. Buku Kas pembantu pengeluaran pembangunan 4. Administrasi pembangunan a. Buku Rencana Pembangunan b. Buku Kegiatan Pembangunan c. Buku inventaris Proyek d. Buku Kader pembangunan / pemberdayaan Masyarakat 5. Administrasi BPD a. Buku Data BPD B. Buku Agenda BPD c, Buku Data kegiatan BPD d. Buku Keputusan BPD E. Buku Ekspedisi BPD

Ada Ada Ada Ada

Terisi Terisi Terisi Terisi

Ada Ada Ada Ada Ada

Terisi Terisi Terisi Terisi Terisi

B. BIDANG PEMBANGUNAN
1. PEMBANGUNAN FISIK
Agar seluruh rencana kegiatan pembangunan yang tertuang Pada RPJMdes kemudian di dalam pelaksanaannya tertuang Dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) kami Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat berkomitmen dengan sungguh bahwa diharapkan semua kegiatan pembangunan fisik yang telah ada pada RPJMDes dan APBDES 2013 dapat secara optimal terealisasi. Rencana Kerja Pembangunan Desa ( RKPDes ) Tahun Anggaran 2013 adalah Dokumentasi dan sekaligus sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan periode 1 (satu) tahun dan merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Perencanaan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Undang Undang Nomor 32 Tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa Dengan tersusunnya Rencana Kerja Pembangunan Desa tahun anggaran 2013 ini diharapkan mampu mengakomodir kegiatan pembangunan tahun 2012 yang belum dapat direalisasikan serta semaksimal mungkin dapat merealisasikan rencana kegiatan pembangunan tahun anggaran 2013. Dan di harapkan RKPDes tahun anggaran 2013 tersebut dapat dijadikan : 1. Pedoman dan sekaligus dokumen aspirasi masyarakat yang tersusun secara sistematis untuk seoptimal mungkin dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan tidak terlepas dari kondisi yang ada di desa. 2. Sebuah perencanaan yang mampu mengimplementasikan harapan seluruh masyarakat yang pada akhirnya mampu meningkat derajat kehidupan seluruh masyarakat Desa Rajawetan dari berbagai bidang kehidupan. 3. Mendorong peran aktif seluruh kelembagaan yang ada di Desa sebagai motivator motor penggerak pembangunan di Desa, dan mampu menciptakan pemberdayaan serta swadaya masyarakat secara optimal. 4. Menciptakan suasana yang sinergis antara Pemerintah Desa Rajaweta, Lembaga Desa, lembaga Kemasyarakatan Desa serta seluruh komponen masyarakat lainnya dalam memandang dan memecahkan permasalahn yang sesuai prioritas atau kebutuhan yang benar benar utama. Dan mampu melakukan evaluasi serta pemeliharaan atas semua hasil pembangunan yang telah dilaksanakan. Mudah-mudahan dengan semangat kegotong royongan, kebersamaan serta rasa persatuan dan kesatuan yang terus terbina dibarengi dengan suasana yang kondusip dan tak lupa memohon pertolongan dan perlindungan dari ALLAH SWT apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat desa rajawetan dapat terwujud. Amin Untuk selanjutnya semoga RKPdes Tahun 2013 Desa Rajawetan ini dapat dijadikan pedoman, bahan pertimbangan bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan Khususnya dan Provinsi Jawa Barat pada umum nya. Ibu Bupati Yang Kami Hormati, kegiatan penyelenggaraan pembangunan yang kami laksanakan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) yang dituangkan kedalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDES) tahun anggaran 2013. beberapa kegiatan pembangunan yang telah tercantum dalam RKPDES yang merupakan hasil kajian dan skala prioritas hasil Musrenbangdes pada Tahun Anggaran 2012 ini secara umum telah memenuhi target. Dan yang paling kami syukuri adalah ada beberapa kegiatan program pembangunan dalam bentuk program pengajuan (Pengajuan Proposal) yang tidak tercantum dikedua rencana kegiatan pembangunan tersebut dapat terealisasi, maka dalam kesempatan ini Kami atas nama seluruh masyarakat Desa Rajawetan mengucapkan Terima Kasih yang setingginya kepada Bupati Kuningan serta seluruh intansi yang ada di Kabupaten Kuningan yang telah memfasilitasi, membantu dan memberikan bantuan program kepada Desa Rajawetan untuk tahun anggaran 2013 ini.

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DESA (RKPDES) TAHUN ANGGARAN 2013 DESA RAJAWETAN KECAMATAN PANCALANG KABUPATEM KUNINGAN RKPDES 2013
Kode Angga ran P.1 Uraian Pembangunan Sarana Pemerintah Desa : Jumlah (Rp) 5,000,000 5,000,000 APBDes Keterangan

P.1.1 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Kantor Desa P.1.2 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Kantor BPD P.1.3 Pembangunan pagar alun - alun bale Desa P.1.4 Perbaikan pagar dan pemasangan kapling blok halaman

P.1.4 Perbaikan pagar dan pemasangan kapling blok halaman bale Desa P.2 Pembangunan Sarana Perhubungan :

552,000,000 100,000,000 150,000,000 35,000,000 250,000,000 APBD Prov PNPM APBdes APBN/APBD Prov

P.2.1 Pembangunan, Perkersan Jalan Sarana Ekonomi P.2.2 PembangunaN TPT Saluran Jalan Tembus Mandirancan P.2.3 Pembangunan/Rehabilitasi Riool Jalan dan Gorong-Gorong P.2.4 Pembangunan/Rehabilitasi jalan lingkungan P.2.5 Pembangunan draenage lingkar desa P.3 Pembangunan Sarana Perekonomian : P.3.1 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Saluran Air P.3.2 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Pasar Desa P.3.3 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Sapras BUMDes P.3.4 Pembangunan Ekonomi Masyarakat lainnya P.4 Pembangunan Sarana Sosial :

17,000,000 APBdes/APBD Kab

398,000,000 5,000,000 100,000,000 180,000,000 100,000,000 5,000,000 27,150,000 2,500,000 3,000,000 2,000,000 8,000,000 4,000,000 750,000 2,800,000 3,600,000 500,000 982,150,000 PNPM PNPM PNPM PNPM PNPM PNPM APBDes/PNPM APBDes PNPM APBDes APBDes APBDes/Swadaya APBN/APBD APBN/APBD Prov APBN/APBD APBDes

P.4.1 Pembangunan/Rehabilitasi/Pemeliharaan Masjid P.4.2 Pembangunan Sarana Sosial : P.4.3 Bantuan Pembangunan Gedung Posyandu P.4.4 Bantuan Stimulant Perbaikan Rumah Swadaya (MBR) P.4.4 Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni P.4.5 Bantuan Pembangunan Madrasah Diniyah Thakmiliyah Awaliyah P.4.6 Pembangunan Kamar mandi / WC Poskesdes P.5 Bantuan lainnya meliputi - Bantuan transport siswa SLP - Bantuan perlengkapan sekolah siswa SD - Bantuan perlengkapan sekolah siswa SLP - Bantuan PMT Kehadiran - Bantuan PMT Pemulihan - Pemeriksaan Kehamilan dan Kwalitas Kehamilan (USG) - Transport kader Posyandu - penyuluhan Kesehatan - Transport /Intensip Kader Posyandu - Bantuan Sarana Prasarana MD Thakmiliyah Awwaliyah - Bantuan Sarana Kelompok PAUD Jumlah :

8,000,000 APBD Kab/APBDes

1. EVALUASI KEGIATAN PEMBANGUNAN FISIK PADA RKPDES DAN APBDES 1.1. Kegiatan pembunan fisik yang dapat terealisasi Hasi kegiatan/Target Sisa volume yang No Rencana kegiatan pembangunan yg dicapai masih ada 1 Perkerasan Jalan Sarana Ekonomi 100 Persen 40 Persen 2 TPT Jalan Tembus Mandirancan 100 Persen 90 Persen 3 Perbaikan Riool dan Gorong-2 100 Persen 70 persen 4 Perbaikan Jalan Laingkungan 100 Persen 70 persen 5 Perbaikan Rumah Rutilahu 100 Persen 80 Persen 6 Perbaikan Rumah MBR Swadaya 100 Persen 50 Persen 2.2. Kegiatan pembangunan fisik yang belum terealisasi pada tahun 2013 No 1 6 7 10 Rencana kegiatan pembangunan Rehab Kantor Bale Desa Drainage Lingkar Desa Pembangunan Gedung Posyandu Madrasah diniyah takmiliyah Awaliyah Kenterangan Tidak Terealisasi Tidak Terealisasi Tidak Terealisasi Tidak Terealisasi Rencan Sumber Anggaran APBD Prov APBDN APBD APBD

2. Kegiatan Pembangunan Fisik yang tidak tertuang pada pada RKPDes tahun 2013 namun tertuang pada RPJMdes 2011 2015 namun dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2013

anggaran 2013 NO

Jenis Kegiatan Pembangunan Pengadaan Air bersih Pengaspalan jalan ke TPU

Hasil Kegiatan
100%

Sumber Dana APBD Provinsi APBDes

1 2

100%

Untuk selanjutnya dari ke 4 (empat) kegitan pembangunan yang belum dapat terealisasi pada tahun anggaran 2013 tersebut akan kami masukan kedalam RKPDes 2014 dan mudahamudahan pada acara Musrenbangdes 2014 dapat disetujui oleh seluruh peserta musyawarah agar kegiatan-kegiatan tersebut diatas dimasukan kedalam skal prioritas kegiatan pembangunan tahun 2014 ditambah hasil kegiatan tahun 2013 yang belum menjangkau 100 persen. Dalam kesempatan ini Kami mengharap kiranya Program PNPM Mandiri Perdesaan yang ada di wilayah Kami dapat terus berjalan sampai tahun tahun berikutnya. Mengingat keberadaannya banyak merubah wajah Desa. Dimulai dari kegiatan dan hasil pembangunannya juga mendidik masyarakat untuk selalu bermusyawarah dalam segala hal, semakin tingginya rasa persaudaraan serta dapat terus menggalang rasa persatuan dan kesatuan warga. Dan ucapkan terima kasih pula yang setinggi tinggi kepada semua Pengurus PNPM yang ada di Desa dengan penuh semangat terus mengabdi dan membangun Desa yang kita cintai, walau hanya bersifat sukarela semata. Semoga Allah SWT membalas apa yang rekan-rekan berikan untuk Kami. Dan yang paling penting pula Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada Bapak H. Aang Hamid Suganda mengingat ketika menjalankan amanah sebagai bupati Kuningan telah mampu menyulap wajah kuningan secara signifikan, baik pada program pembangunan fisik maupun non fisik. Semoga Bapak Selalu sehat dan Selalu mendapat perlindungan dari Yang Maha Kuasa.

2. PEMBANGUNAN NON FISIK


Kalau kita sadari ternyata Pembangunan Non Fisik Ini lebih diutamakan dibanding Pembangunan Fisik karena faktor kepribadian, karakteristik serta kearifan lokal yang ada pada masyarakat Desa akan menentukan atau melaksanakan dalam ikut membangkitkan jiwa kegotong royongan, kebersamaan serta persatuan dan kesatuan dalam mengisi pembangunan. Apalagi dijaman yang cukup dinamis dimana karakteristik atau ciri masyarakat Desa yang sebenarnya sedikit demi sedikit mulai mengalami pergeseran mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju. Dibarengi perubahan-perubahan mendasar dari sebagian masyarakat desa terhadap pandangannya atas sebuah pemerintahan desa. Perlu dilakukan tindakan-tindakan yang nyata dan prepentif ketika melakukan pendekatan terhadap masyarakat atas sebuah program atau penyelenggaraan pemerintahan yang akan dijalankan, sehingga tetap tertanam rasa kepercayaannya terhadap pemerintah untuk selanjutnya akan muncul rasa keswadayaan dan pengabdiannya demi kepentingan bersama. Selain menciptakan kondisi tersebut diatas bagi Aparatur Pemerintahan Desa, Lembaga Desa dan Lembaga Kemasyarakat Desa dituntut untuk mampu membekali diri dengan kemampuan dan profesionalisme dalam menyelenggarakan dan melaksanakan kegiatan dan tugasnya, dan hal tersebut berkaitan dengan Kebijakan pemerintah daerah maupun nasional dalam melakukan pembangunan sangatlah membutuhkan data akurat. Sejak diberlakukannya otonomi daerah, maka masing-masing daerah dituntut untuk lebih mampu menggali serta meningkatkan setiap potensi yang ada. Kemampuan dalam meningkatkan potensi-potensi yang ada di daerahnya tidak hanya berdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah, tetapi terutama dalam peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD Tahun 1945, bahwa pemerintah wajib meningkatkan taraf hidup dan mensejahterakan masyarakatnya. Dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada, tentunya pemerintah sangat membutuhkan data maupun indikator-indikator ekonomi yang tepat. 1. Semua bidang berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi Aparatur Pemerintahan Desa Rajawetan. 2. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa berdasarkan Tugas pembantuan dari Pemerintah Daerah. 3. Kegiatan pelayanan kepada masyarakat . 4. Kegiatan pembangunan non fisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan berpedoman bahwa Desa dapat menjalankan rumah tangganya sendiri, sesuai dengan prinsip Otonomi Desa, dan pada akhirnya Pemerintah Desa dituntut untuk dapat mampu menggali dan memanfaatkan potensi yang ada didalam usaha untuk menunjang kelancaran roda Pemerintahan Desa. Dengan bermodal persatuan dan kegotong royongan dari seluruh masyarakat semua rencana kegiatan yang tertuang baik dalam Musrenbangdes maupun yang tertung pada RPJMDES dapat direalisasikan kedalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) pada setiap tahun anggaran secara optimal sesuai kemampuan dan kondisi keuangan yang ada serta tetap perpedoman penuh kepada APBDes

Analisis internal dan eksternal atau yang biasa disebut dengan analisis SWOT (Strength, Weakneses, Oportunities, Threats) digunakan untuk menentukan posisi dan kondisi desa saat ini dalam perencanaan strategis sebagai pihak penyelenggara pemerintah, pengelola pembangunan, dan pelayan masyarakat di tingkat desa. Analisis ini merupakan hasil identifikasi pada faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan), meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Sedang faktor eksternal (peluang dan ancaman) meliputi kondisi makro sosial, ekonomi, budaya, politik, ketertiban dan keamanan baik yang berskala nasional, regional maupun daerah secara umum maupun secara khusus wilayah desa, yang akan berpengaruh pada kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pelayanan guna mendorong keberhasilan rencan kegiatan . Bahwa setelah 3 (Bulan) Kepala Desa terpilih diwajibkan untuk membuat dan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa 5 tahunan (RPJMdes), berpedoman pada Misi dan Visi Desa, Kepala Desa memberikan gambaran umum serta jenis kegiatan pembangunan yang telah menjadi Program kerja nya, untuk selanjutnya dalam forum musyawarah desa seluruh rencana kerja tersebut di sosialisasikan untuk dapat dituangkan dalam Rencana Kerja Pembangunan Desa secara umum, kemudian forum musyawarah Desa diberikan kesempatan pula untuk menambahkan jenis kegiatan pembangunan yang mungkin belum tercoper oleh kepala desa. Dari dua sumber usulan kegiatan pembangunan tersebut (program kepala desa dan usulan forum musyawarah) tersusunlah RPJMdes. Kemudian agar dalam perencanaan dan pelaksanaannya dapat direalisasikan secara sistematis dan terencana dengan baik, maka pada Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) disusunlah seluruh kegiatan pembangunan dimaksud berdasarkan skala prioritas dengan berpedoman pada kemampuan dan kondisi yang ada di Desa, untuk selanjutnya dari hasil Musrenbang tersebut disusunlah Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) untuk setiap tahun anggaran.

A. METODE PENDEKATAN TEORITIS (NON FISIK) 1. Kebijakan Desa


Kondisi desa dengan tingkat perkembangan berkembang maupun cepat berkembang secara teoritis dalam pedoman umum indicator penilaian tingkat perekembangan desa dengan menggunakan konsep dasar (kondisi, kebutuhan, serta kemampuan) pengertian mengenai kebijakan pengembangan program, Yakni Desa yang memiliki jati diri karakteristik filososfi dan nilai luhur dalam menjunjung tinggi prinsip kekeluargaan, kegotong royongan, persatuan serta menghargai serta menjunjung tinggi prinsip musyawarah untuk mufakat Memiliki SDM berkualitas - Dalam artian luas tanpa memandang tingkat pendidikan formal yang dimiliki dengan prinsip kemaun, dan pengabdian yang secara optimal dituangkan dalam pola pikir hidup dan berkehidupan baik di masyarakat maupun di pemerintahan desa -Kesetaraangendersebagaipendampingsekaliguspenyeimbang Jawa Barat; Desa yang berada pada posisi satu kesatuan pembangunan Desa yang memiliki otonomi dalam melaksanakan pembangunan; Desa yang memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial dan religi, secara mandiri

2. Metode dan Konsep dasar penilaian (ukuran penilaian)


Metode yang digunakan sebagai pedoman untuk menilai tingkat perkembangan desa dari indikator tingkat, kondisi, kemampuan serta kebutuhan manusia sebagai objek penilaian adalah dengan metode Objek penilaian Penunjang Hidup Berkelanjutan

a. Human Capital
1.Sarana Pelayanan Dasar Kesehatan 2. Kebutuhan makan 3. Pendidikan Formal (Dikjar 9 Tahun) 4. Sarana, prasarana serta pendidikan Agama 5. Upaya penciptaan keahlian dasar 6. Kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak 7. Kesempatan memperoleh penghasilan

B. Nature Capital
1. Pemahaman teknik pengelolaan lahan pertanian 2. Upaya Pelestarian lingkungan hidup flora dan fauna 3. Profesionalisme kelompok masyarakat pertanian (Kelompok Tani dan Mitra Cai)

C. Social Capytal
1. Hubungan baik dan aktif kepada pelaku usaha tiap-tiap sektor usaha ekonomi 2. Hidup bertetangga dan bermasyarakat 3. Kelompok atau organisasi (Lembaga kemasyarakatn) 4. Partisipasi aktif dalam setiap bentuk kegiatan, yang ada di lingkungan

5. Patuh dan taat mengikuti ketentuan dan aturan (adat/tradisi + Pemerintah) 6. Menjaga hubungan baik (masyarakat dan pemerintah) 7. Melaksanakan hak dan kewajiban sesuai kapasitasnya

Physycal Capytal
1. 2. 3. 4. Sumber informasi dan sarana telekomunisi Pengenalan, dan pengetahuan tentang teknologi dasar Penggunaan Teknologi Tepat Guna di Desa Bijaksana dalam pemanfaatan dan penggunaan teknologi

E. Financial Capytal
1. Tabungan 2. Daya Beli

3. Kegiatan Pembangunan Non Fisik Tahun 2013 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 20 21 JENIS KEGIATAN Kelengkapan Sarana Administrasi Pembinaan Aparatur Pemerintahan Desa PBB Sertifikat Prona Sensus Pertanian 2013 Program Raskin Peserta Jamkesmas Baru BLSM Pembinaan PKK Posyandu Pelayanan Poskesdes Pendataan Keluarga Dasa Wisma Revitaliasi Posyandu Pembinaan Desa Siaga Pendataan PHBS SPP Perempuan PMT Penyuluhan PMT Pemulihan Majlis Talim Muslimah N.U Sasaran Volume Sumber Anggaran

Unsur staf unit APBdes Aparat Desa 2 kali APBdes Wajib Pajak APBD Kab / Swadaya Wilayah Pemukiman 200 bidang Swadaya Keakuratan data 1 Bulan APBN RTM 60 orang APBN RTM 358 orang APBN RTM 55 orang APBN TP.PKK dan Warga 2 kali APBdes Bumil-Bayi-Balita 1 kali/Bulam UPTD Puskes/swadaya Masyarakat Desa 6 kali/Minggu UPTD Puskesmas Kel Dasa Wisma 3 kali/Bulan APBDes Posyandu 1 kali APBD Provinsi FM Desa Siaga 1 kali Swadaya Seluruh Rumah Tangga 2 kali APBdes Perempuan yg mpy Usaha APBN / PNPM BALITA 1 bulan / Kali PNPM Generasi Sehat Bayi Balita Kurang Gizi 5 orang/Bulan PNPM Generasi Sehat Tk Kecamatan Pancalang 1 kali/13 Bulan APBdes / Swadaya

C. BIDANG SOSIAL KEMASYARAKATAN


Ibu Bupati Yang Kami hormati, Berkaitan dengan perlunya pendidikan dasar agama (Madrasah Diniyah Thakmiliyah Awaliyah), di Desa Kami telah terbentuk Madrasah Diniyah Thakmilyah. Kegiatan pendidikan keagamaan tersebut telah dimulai/dirintis sejak dilaksanakannya Pendidikan TPA bagi anak-anak usia dini sejak Tahun 2007, Alhamdulillah Pada Tahun 2011 telah Memiliki SK Pendirian MD dengan jumlah murid 75 orang serta 4 orang pengajar, dan dimulai sejak tahun pelajaran 2010/2011 telah ikut ujian dan alhamdullilah pula semua siswa yang mengikuti ujian tersebut berpredikat lulus, Namun perlu dimaklumi oleh Ibu Bupati penyelenggaraan kegiatan Belajar Dan Mengajar masih menumpang di Masjid Desa, besar harapan kami kiranya Ibu dapat berkenan membantu demi terealisasi sarana dan prasaran Madrasah yang ada di Desa Rajawetan.
A. Sarana / Prasarana No 1 2 3 Sarana / Prasarana Masjid Mushola Madrasah Diniyah

1. Keagamaan

B Kegiatan Bidang Keagamaan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Uraian kegiatan BAZ DKM Ikatan Remaja Masjid Majlis Talim Desa Pengajian RT Pengajian LPM Pengajian di Masjid Pengajian Rutin Di Masjid Volume 1 1 1 1 4 1 1 2 Keterangan

Kegiatan 1 Bulan Sekali Kegiatan 1 Minggu Sekali Kegiatan 2 Minggu Sekali Kliwonan 1 Minggu sekali Pengajian Selasa dan Rabu

C. Tokoh Agama No 1 2 3 4 5 6 Nama Asbur Saripudin Dulkarim M. Yusuf Abdul . R Apandi Jamhari Tgl Lahir 20/06/1940 02/07/1957 20/12/1960 06/05/1972 30/03/1942 06/08/1957 Pekerjaan Perangkat Desa Perangkat Desa Ustadj Tani Tani
Alamat RT.002/002
Jabatan Ketua Bendahara Sekretaris Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota

Alamat RT.002/002 RT. 002 / 002 RT. 002 / 002 RT. 002 / 002 RT. 001 / 002 RT. 001 / 001
Ket SOTK Pelaksana Teknis
Alamat RT.002/002 RT.002/002 RT.002/001 RT.001/002 RT.001/002 RT.003/001 RT.003/001 RT.001/001 RT.001/001 RT.002/001 RT.003/001 RT.001/002 RT.002/002 RT.001/001 RT.001/002

D. Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat, Pendidikan dan Agama No Nama Tgl lahir Jabatan 1 Dulkarim 20/12/1960 Ketib

E. Dewan Kemakmuran Masjid Nurul Huda No Nama Tgl Lahir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Tata Rusmana Dulmanan Suyitno Apandi Sukmana Solihin Amir Jamhari Lili Sadeli Nana Sumana Agus Hendriyanto Adma Joni Rasum Kusnan Dulhadi 14/04/1954 18/07/1960 11/08/1963 30/03/1946 04/07/1957 12/06/1967 04/07/1952 06/08/1957 10/08/1962 06/12/1967 20/12/1972 05/11/1949 23/01/1953 25/08/1954 08/04/1964

F. Madrasah Diniyah Thakmiliyah Awaliyah No 1 2 3 4 Nama M. Yusuf Abdul . R Nurdiana Sukaesih Rina Herlina Tgl Lahir 06/05/1972 14/03/1988 14/02/1991 Jabatan Kepala MD Pengajar Pengajar Pengajar Alamat RT.002/002 RT.002/002 RT.002/002 RT.002

2. Pemuda dan Olah Raga


Organisasi pemuda desa Rajawetan SK Kepala Desa Nomor : 400/10/KPTS-KT/RJW/2007 Tentang Pembentukan Organisasi Pemuda Desa Rajawetan Jumlah Anggota .. 112 orang

Prasarana Olah Raga -Lapangan Bola Volley -Tenis Meja 3. KESEHATAN D. KESEHATAN MASYARAKAT a. Prasarana Kesehatan Poskesdes Posyandu

1 unit 1 unit

b. Sarana Kesehatan Bidan Desa Kader Kesehatan / Posyandu Forum Masyarakat Desa Siaga Bank Darah Pedesaan

1 orang 10 orang 1 kelompok 1 kelompok

C. Uraian Kegiatan Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2013 No 1 Poskesdes Kegiatan Vol 12 Pengelola/SKPD Bidan Desa Ketr

1 2 3 4 5 6 7

Poskesdes Posyandu Rakor Posyandu PMT Bayi dan Balita Validasi Peserta Jamkesmas Pokja Kabupaten Sehat Pendataan PHBS

12 12 12 12 2 1 2

Bidan Desa UPTD Puskesmas/Kader Pemdes PNPM Generasi Sehat UPTD Puskes/Diskesh 50 sasaran Pemdes/Kadus Kader Kesehatan

D.1.b. Kualitas Bayi No Uraian 1. Jumlah Bayi Lahir 2. Jumlah Kematian Bayi Lahir 3. Jumlah Kematian Bayi Usia 0 1 Bulan 4. Jumlah Kematian Bayi Usia 1 12 Bulan

Jumlah 3 0 0 0

D.1. KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) D.1.a. Kualitas Ibu Hamil No 1 2 3 4 5 6 7 Uraian Jumlah Ibu Hamil Jumlah Ibu Hamil Periksa Di Posyandu/Poskesdes Jumlah Ibu Melahirkan Jumlah Ibu Melahirkan di Puskesmas Jumlah Ibu Melahirkan di Rumah Sakit Jumlah kematian ibu hamil Jumlah Kematian Ibu Melahirkan Jumlah 11 11 3 3 1 0 0

D.1.c. Pertolongan persalinan No Uraian 1 Persalinan ditolong Dokter 2 Persalinan ditolong Bidan 3 Persalinan ditolong lainnya
D.3. WABAH PENYAKIT No 1 2 3 4 5 6 7 8 Muntaber Demam Berdarah Kolera Folio Cikumunya Flu Burung Busung Lapar Lainnya Uraian

Jumlah 1 2 0
Jumlah -

BAB IV PELAKSANAAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA TAHUN 2013. ANGGARAN Sisa lebih tahun anggaran yang lalu ........................Rp. 2.000.000,Pendapatan Asli Desa (PAD) .................................Rp 26.500.000,Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan ........Rp. 82.256.500,Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ......... Rp. 135.000.000,Jumlah .................................................................Rp. 245.756.500,REALISASI Untuk belanja rutin .................................................Rp. 89.016.000,Untuk belanja pembangunan ...................................Rp. 154.740.500,Sisa Kas ................................................................Rp. 2.000.000,Jumlah ...................................................................Rp 245.756,500

BAB V MASALAH DAN UPAYA PEMECAHAN


1. MASALAH A. BIDANG PEMERINTAHAN
a. Kondisi Bagian Atap Baale Desa semakin rusak b. Penataan Ruangan bale Desa belum memadai c. Belum tersedianya kantor/ruang bagi lembaga desa dan lembaga kemasyarakatan d. Prasarana kantor bale desa e. Kinerja Apartur Pemerintah Desa

B. BIDANG PENDIDIKAN
a. Ruang kelas/kantor SD Rajawetan (1 lokal) tidak layak huni/pakai, karena kondisi sudah rusak b. Kurang tenaga PNS di SDN Rajawetan c. Pagar SDN Rajawetan yang sudah rusak sehingga jauh dari kesan K3 d. Penataan dan kondisi halaman SDN Rajawetan yang belum tertata dengan baik selain terkesan kumuh ketika musim hujan tergenang air e. Belum tersedianya gedung PAUD bagi anak usia dini, sementara masih menumpang di Bale Desa (Pagi Hari) f. Belum tersedinya gedung Madrasah Diniyah Thakmiliyah sementara masih menumpang di Masjid Nurul Huda

C. BIDANG KESEHATAN
a. Sulitnya tempat tinggal Bidan Desa (rumah kosong) b.Kelengkapan Prasarana Poskesdes c. Belum tersedianya Gedung/Ruang untuk kegiatan Posyandu d.Kurang tingginya kesadaran masyarakat dalam hal menjaga kesehatan lingkungan seperti kurang tersedianya SPAL bagi tiap-tiap rumah tangga sehingga terjadi pembuangan air limbah rumah tangga masuk ke system drainage dimana system airnya tidak lancar, pembuangan sampah sembarangan dan pengendalian limbah plastic belum optimal. e.Masih rendahnya pemahaman Ibu-ibu terhadap pemberian makanan (Asupan Gizi dan Vitamin) bagi bayinya. f. Berkurangnya anggota Bank Darah Pedesaan (sebagian besar sudah fasif yakni memasuki usia 60 tahun dan sebagian besar merantau) g. Belum meratanya jaminan layanan kesehatan bagi kader kesehatan maupun bagi masyarakat yang tidak mampu

D. BIDANG PEREKONOMIAN
a Masih banyak kondidi Bendungan dan Saluran irigasi yang masih tradisional sehingga pemanfaatan serta pengendalian air ke lahan persawahan kurang optimal b. Belum terbangunnya jalan sarana ekonomi berbasis perdesaan

E. BIDANG SARANA DAN PRASARANA


a. Kondisi jalan desa yang mulai rusak b. Jalan lingkungan yang rusak serta penataannya yang belum baik c. Sistem drainage yang kurang tertata d. Belum tersedianya prasarana air bersih yang mampu memenuhi kebutuhan sebagian masyarakat dan tempat umum seperti masjid.

PEMECAHAN MASALAH
1 . BIDANG PEMERINTAHAN UMUM
1. bagian fisik bale desa yang sudah rusak 2Penataanruangkerjayangrepresentatifdanmemadai 3. Pemenuhan kebutuhan ruang kerja bagi semua unsur Aparatur Perangkat Desa 4. Terpenuhinya sarana dan prasarana diharapkan akan terjadi peningkatan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Dalam melaksanakan tugasnya 5. Semua unsur dan kelembagaan yang ada dapat beraktifitas dengan optimal. 6. Mendorong masyarakat untuk lebih semangat dalam memberdayakan sarana dan prasarana kantor bale desa 7. Intensitas kegiatan perangkat Desa dalam menyelenggarana pemerintahan lebih optimal dan masyarakat lebih antusias hadir ke bale desa

2. BIDANG PENDIDIKAN
a. Adanya upaya perbaikan 2 lokal tersisa yang sudah tidak layak huni sehingga kegiatan proses belajar dan mengajar dapat berjalan sesuai ketentuan dengan hasil yang berkwalitas

a. Perbaikan pagar serta penataan halaman sekolah yang lebih menjamin dalam kondisi keamanan, ketertiban serta keindahan sekolah b.Penambahan jumlah Guru berstatus Pegawai Negri Sipil, c. Pengadaan / pembangunan Madrasyah Diniyah Thakmiliyah, sehingga kegiatan belajar dan mengajar serta penerapan kurikulum akan lebih tepat dan optimal d. Pemenuhan kelengkapan sarana kegiatan belajar dan mengajar serta perhatian kesejahteraan bagi guru pengajar MD

3. BIDANG KESEHATAN
Pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan dasar masyarakat dengan sarana dan prasarana yang mampu memenuhi kebutuhan peningkatan derajat kesehatan masyarakat meliputi : a.Pemanfaatan Pos Pelayanan kesehatan yang sudah ada (POSKESDES) b. Penyuluhan dan pendekatan perihal perlakuan kepada Bayi dan Balita dengan baik dan benar c.Kebersihan lingkungan

4. BIDANG PEREKONOMIAN A. Sarana dan Prasarana Infrastruktur Pertanian


a. Pengendalian dan pemanfaatan debit air secara optimal pada bendungan atau dam yang mampu menampung air secara maksimal. b. Perbaikan saluran irigasi tradisional sehingga tingkat kebocoran dan kelancaran pengaturan dan pembagian air ke lahan persawahan lebih maksimal sehingga para petani akan lebih tepat dan cepat dalam mengatur serta menentukan musim tanam secara serempak. Dengan prioritas utama saluran irigasi yang mampu memenuhi kebutuhan lahan cukup luas.

B. Kegiatan Usaha Ekonomi Pedesaan


a. Membangkitkan kembali kegiatan usaha ekonomi yang ada b. Pemberian modal usaha bagi kelompok usaha ekonomi berbasis perdesaan

5. BIDANG SARANA DAN PRASARANA


a. Pembentukan drainage baru untuk mengatur system pembuangan atau saluran air di wilayah pemukiman yang lebih tepat. b. Perbaikan drainage yang sudah ada c. Pembentukan dan penataan jalan lingkungan yang memenuhi criteria Keamanan, Ketertiban serta Keindahan d. Upaya perbaikan bagi rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

BAB V PENUTUP Ibu Bupati yang Kami hormati.


Demikian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) untuk Tahun Anggaran 2013 ini Kami sampaikan, mohon dimaklumi pula oleh Ibu Bupati bahwa didalam pelaksanaan tugas yang Kami hadapi dan telah Kami jalani terasa sudah cukup maksimal dengan mengerahkan segala daya dan kemampuan yang ada demi tercapainya kondisi penyelenggaraan dan pelayanan yang diharapkan baik oleh Pemerintah maupun oleh seluruh masyarakat. Dengan penuh harapan agar tercipta kondisi masyarakat yang sejahtera lahir dan bathin. Namun kami sangat menyadari pula bahwa dengan keterbatasan dana dan kemampuan sudah barang tentu di dalam pelaksanaannya masih perlu adanya perbaikan-perbaikan serta upaya pembinaan yang berkelanjutan dari Pemerintah Kecamatan Maupun Pemerintah Daerah. Kami sangat menyadari pula bahwa didalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada Kami tidak akan berjalan sesuai apa yang diharapkan tanpa adanya bantuan dan peran aktif dari seluruh lembaga desa maupun lembaga kemasyarakatan desa serta seluruh masyarakat Daesa Rajawetan Kami merasa bersyukur dengan suasana kondusif yang telah terbina khususnya di Desa Rajawetan maupun umumnya di Regional Kecamatan Pancalang dan Kabupaten Kuningan, sehingga seluruh pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan dapat berjalan sesuai rencana, waktu serta hasil yang diharapkan. Demikian kiranya Laporan ini Kami sampaikan mudah-mudahan dapat diterima dan berkenan di Hati Ibu. Mohon Maaf Atas segala Kekurangan dan Terima Kasih

KEPALA DESAB RAJAWETAN

DEDI MULYADI RUSLAN


Foto Pengaspalan Jalan Sarana Ekonomi Foto TPT Jalan Tembus Mandirancan

Foto Riool dan Gorong-gorong

Foto Jalan Lingkungan RT.003 - RW.001

Foto perbaikan rumah tidak layak huni Pemerintah Kab. Kuningan 2013