Anda di halaman 1dari 1

No. 25 THN.

VII
Edisi Maret - April 2009 9

SEMBIL AN PERISTIWA
BELAJAR GAGNE
(Sebuah Pendekatan Pembelajaran) Oleh: Yuli Kwartolo

menurut hemat penulis Dengan kata lain, teori dan efisien. Agar kesembilan yang mencoba memperjelas
tidaklah terlalu sulit. pembelajaran berurusan langkah/peristiwa itu berarti penerapan model “nine
Mengapa? Karena saat ini dengan upaya mengontrol dan memberi makna yang events of instruction” yang
dengan kemajuan teknologi variabel-variabel yang dalam bagi siswa, maka guru dikemukakan oleh Gagne
informasi dan komunikasi spesifik dalam teori belajar harus melakukan apa yang sudah mengimplementasikan
khususnya internet, seorang agar dapat memudahkan memang harus dilakukan. teori pembelajaran yang
pembelajar (guru) dapat belajar. Sedangkan deskriptif Dengan kata lain menyediakan bersifat perspektif dan teori
mengakses berbagai informasi artinya, tujuan teori belajar suatu pengalaman belajar atau belajar yang bersifat deskriptif.
yang dibutuhkan. Informasi adalah menjelaskan proses apapun namanya agar kondisi Dan yang paling esensial dari
tersebut tidak hanya berhenti belajar. Teori belajar menaruh mental siswa itu terus terjaga artikel ini adalah, bahwa di
pada tataran konseptual, perhatian pada bagaimana untuk kepentingan proses dalam proses pembelajaran
melainkan sampai ke contoh- seseorang belajar. pembelajaran. guru harus paham benar
contoh model pembelajaran Dengan demikian variabel Apa yang dikemukan oleh seperti apa proses mental yang
aplikatif, baik di kelas atau di kondisi pembelajaran dan Gagne itu akan berarti jika kita ada dalam diri siswa. Ketika
luar kelas. Belum lagi berbagai variabel metode pembelajaran (guru) mampu menyediakan guru menyadari akan hal itu,

U ndang-Undang intitusi menawarkan seminar, yang dikemukakan oleh sesuatu (materi, sumber maka dengan mudah guru
Republik Indonesia training, workshop untuk Reigeluth dan Merril tersebut belajar, pengalaman belajar, dapat memfasilitasi berbagai
No. 20 Tahun 2003 tentang para pembelajar bagaimana di atas sebagai givens, dan aktivitas, dll.) yang memang pengalaman belajar seperti
Sistem Pendidikan Nasional, mengelola sebuah proses hasil pembelajaran sebagai dibutuhkan. apa yang cocok agar proses
khususnya pasal 1 dinyatakan pembelajaran yang efektif, variabel yang diamati. Dengan Tabel berikut ini mental siswa tersebut terus
bahwa konsep pembelajaran efisien, menarik, inovatif, dan kata lain menurut Asri memperjelas bagaimana berkembang.
adalah suatu interaksi antara menyenangkan. Budiningsih (2005), kondisi kesembilan peristiwa belajar
peserta didik dengan pendidik Reigeluth dan Merril dan metode pembelajaran dan pembelajaran itu menjadi
dan sumber belajar pada suatu (1983) menguraikan tentang sebagai variabel bebas dan berarti karena proses mental -------------------------------------
lingkungan belajar. Ketentuan tiga variabel dalam proses hasil pembelajaran sebagai yang seharusnya ada pada diri Penulis,
pembelajaran. Ketiga variabel terikat. Untuk siswa telah difasilitasi oleh Konsultan Pendidikan di kantor “Willi
ini membawa implikasi Toisuta and Associates” Jakarta,
terjadi proses pembelajaran variabel itu yaitu: (1) kondisi memudahkan pemahaman guru dengan langkah/tindakan Sedang menulis tesis S2 Jurusan
berbasis aneka sumber yang pembelajaran; (2) metode konsep di atas, perhatikan kongrit. Teknologi Pendidikan Univ. Negeri
pembelajaran; dan (3) contoh berikut ini. Jika diperhatikan secara Jakarta.
memungkinkan terciptanya
hasil pembelajaran. Kondisi mendalam, tabel di atas -------------------------------------
suatu situasi pembelajaran
yang “hidup” dan menarik. pembelajaran di dalamnya Teori pembelajaran
meliputi karakteristik materi (perskriptif): LANGKAH PROSES MENTAL YANG DILAKUKAN
Selanjutnya di dalam Peraturan PEMBELAJARAN SISWA GURU
Pemerintah Republik Indonesia ajar, karakterisitik kendala/ Agar siswa mampu
No. 19 Tahun 2005 tentang hambatan, dan karakteristik memainkan perannya dalam 1. Menarik perhatian - Merangsang daya - Menciptakan efek-efek
siswa penerimaan siswa. suara tertentu
Standar Nasional Pendidikan siswa. Metode pembelajaran drama (hasil) dengan baik, - Menciptakan - Mengajukan
dinyatakan bahwa, proses di dalamnya meliputi strategi organisasilah isi/materi curiosity siswa pertanyaan yang
pembelajaran pada satuan pengorganisasian materi, pembelajaran (kondisi) dengan menantang

pendidikan diselenggarakan strategi penyampaian materi, menggunakan model bermain 2. Menyampaikan - Membuat/ - Menguraikan tujuan
kepada siswa menentukan tingkat pada awal pelajaran,
secara interaktif, inspiratif, dan strategi pengelolaan. peran atau role playing tentang tujuan harapan yang akan secara lisan maupun
menyenangkan, menantang, Jika dua variabel dan (metode/strategi). pembelajaran dicapai selama tertulis
memotivasi peserta didik berbagai sub variabel di belajar
dalamnya diperhatikan maka Teori belajar (deskriptif): 3. Menstimulir/atau - Mendapatkan - Bertanya, berdiskusi,
untuk berpartisipasi aktif, memanggil terlebih kembali atau dan melihat gambar/video,
serta memberikan ruang hasil pembelajaran (yang Bila isi/materi pembelajaran dahulu informasi menggiatkan short- mendengarkan cerita
yang cukup bagi prakarsa, menekankan proses, misalnya (kondisi) di organisasi dengan atau pengetahuan term memory siswa sesuai topik yang
bagaimana siswa menemukan menggunakan model bermain yang sudah dipelajari
kreativitas, dan kemandirian diperoleh sebelum
sesuai dengan bakat, minat, dan mengatasi masalah atau peran atau role playing proses pengajaran
dan perkembangan fisik serta menekankan hasil tanpa (metode/strategi), maka 4. Menyajikan isi - Siswa secara selektif - Menyampaikan materi
psikologis peserta didik. memperhatikan proses) dapat dipastikan siswa mampu pembelajaran menanggapi isi pembelajaran dengan
pelajaran menggunakan berbagai
Ketentuan yang tercantum dicapai secara efektif dan memainkan perannya dalam metode, pendekatan,
di dalam undang-undang dan efisien. drama (hasil) dengan baik. strategi, dan alat bantu
peraturan pemerintah tersebut pelajaran
adalah sebuah kemajuan atau Sembilan 5. Menyediakan - Siswa menulis - Menyediakan

lompatan yang jauh akan Teori pem- peristiwa belajar


pedoman atau
petunjuk belajar
berbagai hal untuk
disimpan pada
pedomanpetunjuk
belajar yang praktis
konsep proses pembelajaran.
Karena selama ini sebelum
belajaran dan Gagne
memori supaya
bertahan lama

konsep pembelajaran yang teori belajar Dalam bukunya yang 6. Memberi


kesempatan
- Merespons
pertanyaan, tugas,
- Memberi pertanyaan,
tugas, latihan yang
hakiki seperti rumusan di Berbicara mengenai teori berjudul ”The Conditions untuk latihan/unjuk latihan, dll. harus dilaksanakan
atas dikumandangkan bahkan pembelajaran tentu pula harus of Learning” (1965), Gagne performance
diundangkan dunia pendidikan dibicarakan mengenai teori mengidentifikasikan mengenai 7. Memberi umpan - Mengetahui tingkat - Memberi penguatan/
(sekolah) masih mengenal belajar. Bruner dalam Degeng kondisi mental seseorang balik penguasaan memuji
materi dan tingkat
konsep teaching (pengajaran). (1989) mengemukakan bahwa agar siap untuk belajar. Ia kebenaran tugas
Konsep pengajaran terlalu teori pembelajaran adalah mengemukakan apa yang yang dikerjakan
teacher oriented (berorientasi preskriptif, sedangkan teori dinamakan dengan ”nine 8. Melakukan - Mendapatkan/ - Melakukan penilaian
belajar adalah deskriptif. events of instruction” atau penilaian mempertegas
ke guru), guru satu-satunya kembali isi pelajaran
sumber informasi, komunikasi Preskriptif artinya, tujuan sembilan langkah/peristiwa sebagai bahan
berjalan satu arah dari guru teori pembelajaran adalah belajar. Sembilan langkah/ evaluasi akhir
ke siswa. Sedangkan konsep menetapkan metode/strategi peristiwa ini merupakan 9. Mengekalkan dan - Berlatih, - Menyediakan
pembelajaran yang cocok tahapan-tahapan yang mengembangkan mempraktikkan kesempatan yang
pembelajaran dalam pratiknya pengetahuan dan apa yang telah luas bagi siswa
kebalikan dari konsep supaya memperoleh hasil berurutan di dalam sebuah kemahiran siswa diperolehnya untuk memanfaatkan
pengajaran. optimal. Teori pembelajaran proses pembelajaran. (kognitif, afektif, berbagai pengetahuan,
menaruh perhatian pada Tujuannya adalah memberikan psikomotorik) dalam sikap, dan keterampilan
Menerapkan proses situasi yang baru tersebut dalam
pembelajaran seperti yang bagaimana seseorang kondisi yang sedemikian rupa situasi yang berbeda
diamanatkan di dalam dua mempengaruhi orang lain sehingga proses pembelajaran (praktikum, unjuk kerja,
agar terjadi proses belajar. dapat berjalan secara efektif project, simulasi, dll)
ketentuan yuridis tersebut