P. 1
Teori Belajar Behavioristik Gagne

Teori Belajar Behavioristik Gagne

|Views: 3,953|Likes:
Dipublikasikan oleh andit

More info:

Published by: andit on Oct 11, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2013

pdf

text

original

TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK

November 15, 2008 By: andika dp Category: Uncategorized Teori belajar behavioristik menjelaskan belajar itu adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, diukur dan dinilai secara konkret. Perubahan terjadi melalui rangsangan (stimulans) yang menimbulkan hubungan perilaku reaktif (respon) berdasarkan hukumhukum mekanistik. Stimulans tidak lain adalah lingkungan belajar anak, baik yang internal maupun eksternal yang menjadi penyebab belajar. Sedangkan respons adalah akibat atau dampak, berupa reaksi fifik terhadap stimulans. Belajar berarti penguatan ikatan, asosiasi, sifat dan kecenderungan perilaku S-R (stimulus-Respon). Teori Behavioristik: 1. Mementingkan faktor lingkungan. 2. Menekankan pada faktor bagian. 3. Menekankan pada tingkah laku yang nampak dengan mempergunakan metode obyektif. 4. Sifatnya mekanis. 5. Mementingkan masa lalu. Robert Gagne ( 1916-2002). ROBERT GAGNE is best known for his Nine Events of Instruction. He was born in 1916 in North Andover, Massachusetts. In 1937, he earned his A.B. from Yale University. After receiving his Ph.D. from Brown University in psychology in 1940, he taught at Connecticut College for Women and Pennsylvania State University. In 1949, he became the research director for the perceptual and motor skills laboratory of the United States Air Force and studied military training problems. He also served as a consultant to the United States Department of Defense. It was during this time that he began to develop ideas known as the “conditions of learning.” Gagne believes that effective instruction should reach beyond traditional learning theories. He supports cumulative teaching that transitions from simple to complex skills. This hierarchical framework is widely used in many instructional environments. For many decades, he has contributed greatly to the field of education and instructional design. Gagne has written several books about his learning theory, of which the most well-known is The Conditions of Learning (Gagne, 1965). Currently, he is a professor in

the Department of Educational Research at Florida State University where he has taught since 1969. Robert Gagne Gagne adalah seorang psikolog pendidikan berkebangsaan amerika yang terkenal dengan penemuannya berupa condition of learning. Gagne pelopor dalam instruksi pembelajaran yang dipraktekkannya dalam training pilot AU Amerika. Ia kemudian mengembangkan konsep terpakai dari teori instruksionalnya untuk mendisain pelatihan berbasis komputer dan belajar berbasis multi media. Teori Gagne banyak dipakai untuk mendisain software instruksional. Gagne disebut sebagai Modern Neobehaviouris mendorong guru untuk merencanakan instruksioanal pembelajaran agar suasana dan gaya belajar dapat dimodifikasi. Ketrampilan paling rendah menjadi dasar bagi pembentukan kemampuan yang lebih tinggi dalam hierarki ketrampilan intelektual. Guru harus mengetahui kemampuan dasar yang harus disiapkan. Belajar dimulai dari hal yang paling sederhana dilanjutnkanpada yanglebih kompleks ( belajar SR, rangkaian SR, asosiasi verbal, diskriminasi, dan belajar konsep) sampai pada tipe belajar yang lebih tinggi(belajar aturan danpemecahan masalah). Prakteknya gaya belajar tersebut tetap mengacu pada asosiasi stimulus respon. Teori gagne banyak dipakai untuk mendisain Software instructional (Program berupa Drill Tutorial). Kontribusi terbesar dari teori instructional Gagne adalah 9 kondisi instructional: 1. Gaining Attention = mendapatkan perhatian. 2. Iintorm Learner of Objectives = menginformasikan siswa mengenai tujuan yang akan dicapai. 3. Stimulate Recall of Prerequisite Learning = stimulasi kemampuan dasar siswa untuk persiapan belajar. 4. Present New Material = penyajian materi baru. 5. Provide Guidance = menyediakan pembimbingan. 6. Elicit Performance = memunculkan tindakan. 7. Provide Feedback about Correctness = siap memberi umpan balik langsung terhadap hasil yang baik. 8. Assess Performance = Menilai hasil belajar yang ditunjukkan. 9. Enhance Retention and Recall = meningkatkan proses penyimpanan memori dan mengingat.

Sumber Kajian Pustaka : http://coe.sdsu.edu/eet/articles/gagnesevents/ http://haydar85.wordpress.com/2008/07/04/teori-belajar-behavioristik/ http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-US %3Aofficial&hs=sjn&q=Robert+Gagne+behavioristik&btnG=Telusuri&meta http://www.perpustakaan-online.blogspot.com/2008/04/teori-belajar-behavioristik.html

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->