Anda di halaman 1dari 1

4 Unsur Kekuatan Ada 4 unsur kekuatan yang harus dimiliki oleh bangsa ini jika ingin mendapatkan pertolongan

Allah dan keluar dari berbagai macam krisis yang ada, seperti diungkapkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Daud. Rasulullah SAW bersabda "dunia ini ibarat kebun yang dihiasi dengan empat ornamen: ilmunya para ulama, keadilan para pemimpin, kepemurahan orang-orang kaya, dan doanya orang-orang fakir." Pertama, para ulama yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah sehingga memiliki perasaan khosyah (takut) kepada-Nya (QS 35:28), serta menjadi contoh kebaikan bagi masyarakatnya. Bukan ulama yang hanya pandai memperjualbelikan ayat-ayat Allah demi kepentingan dunia yang sesaat. Kedua, keadilan para pemimpin. Sudah saatnya para pemimpin negeri ini tidak lagi bermainmain dengan ajaran Allah dengan memperlihatkan kezaliman dan ketidakadilan. Boleh jadi, musibah yang terus datang silih berganti ini merupakan peringatan, agar para pemimpin bertanggung jawab terhadap amanah kepemimpinannya, dengan cara mempersembahkan yang terbaik pada saat memegang jabatannya. Jangan ketika menjadi pemimpin, tidak berbuat apa-apa, tetapi setelah tidak menjabat, muncul menjadi orang yang seolah-olah peduli, paling benar dan paling bertanggung jawab. Sungguh besar murka Allah kepada orang-orang yang menyuruh untuk berbuat sesuatu namun mereka tidak pernah melakukannya (QS 61:3). Ketiga, kepemurahan orang-orang kaya. Inilah momentum yang tepat untuk berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Harus disadari bahwa harta yang akan menemani di padang Makhsyar kelak adalah harta yang diinfakkan untuk kepentingan dan kemaslahatan agama dan masyarakat. Yang terakhir adalah doanya orang-orang fakir, yang dilandasi dengan keikhlasan dan kecintaan yang kuat kepada anggota masyarakat lainnya. Insya Allah, jika keempat elemen ini terbangun dengan baik, maka berbagai krisis dan kesulitan, termasuk musibah banjir yang terjadi akhir-akhir ini, akan dapat diatasi dengan baik. Yakin dan optimislah, pertolongan Allah akan datang menghampiri kita. Wallahu'alam.