Anda di halaman 1dari 8

APLIKASI PENGGAJIAN PEGAWAI TETAP BERBASIS WEB (Studi Kasus pada Politeknik Telkom Bandung)

Vicky Andi Arista Politeknik Telkom vicky_arista@ymail.com


Abstrak

Sistem penggajian merupakan salah satu sistem yang mempunyai peranan cukup penting dalam suatu perusahaan termasuk pada Politeknik Telkom. Sistem penggajian menjadi tanggung jawab staf bagian Sumber Daya Manusia pada Politeknik Telkom dimana fungsi utamanya adalah memberikan kompensasi untuk pegawai berupa gaji sebagai ganti atas kontribusi mereka terhadap instansi. Staf SDM harus menghitung gaji pegawai dengan menggunakan Microsoft Office Excel yang dibedakan berdasarkan data status kepegawaian dan jabatan, dimana hal tersebut sedikit banyak masih mengalami berbagai macam kendala dalam pengolahan data. Hal ini menjadikan sistem penggajian perlu didukung dengan sistem informasi yang baik. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dibutuhkan aplikasi yang bisa mengelola proses penggajian agar bisa membantu staf SDM dalam proses pengelolaannya. Sistem yang dibuat adalah aplikasi penggajian pegawai tetap berbasis web yang dibangun dengan menggunakan Framework Symfony dan basis data MySQL. Proses penggajian ini terbagi atas 2 proses yaitu proses pengelolaan sistem penggajian dan proses penghitungan pajak penghasilan berdasarkan data gaji pegawai.
Kata Kunci: aplikasi, penggajian, Framework Symfony, MySQL

Abstract Payroll system is one of system that has an important role in a company included in Telkom Polytechnic. Payroll system is the responsibility of the Human Resources staff at Telkom Polytechnic where its main function is to provide compensation to employees in the form of salaries in exchange for their contributions to the agency. HR staff must calculate the employees' salary by using Microsoft Office Excel which are distinguished based on their employment status and occupation, where it is a bit much still experiencing various kinds of constraints in data processing. It makes payroll system needs to be supported by good information systems. Based on the above problems, it takes an application that can manage the payroll process in order to help staff in human resources management process. The system which made on is permanent employee payroll application based on web which built using Framework Symfony and My SQL database. Payroll processing is divided into two processes, namely the process of managing payroll and income tax calculation process based on employee salary data. Keywords: applications, payroll, Framework Symfony, MySQL 1. Pendahuluan Proses penggajian merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh bidang SDM (Sumber Daya Manusia) pada Politeknik Telkom Bandung. Pada proses penggajian seperti pengolahan data gaji masih diolah dengan menggunakan Microsoft Excel. Proses pengolahan penggajian dengan menggunakan Microsoft Excel tersebut sedikit banyak masih mengalami berbagai macam kendala dalam pengolahan data. Kendala pada proses penggajian adalah ketika proses pencarian data-data fisik atau apabila terjadi perubahan pada data gaji itu sendiri yang akan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses pengolahan datanya. Proyek akhir ini berkonsentrasi terhadap pembangunan aplikasi penggajian berbasis web yang berguna untuk membantu bagian SDM pada Politeknik Telkom Bandung dalam mengolah datadata gaji pegawainya.

Penggajian didalam suatu perusahaan merupakan salah satu event yang mempunyai peranan sangat penting. Dalam perkembangan teknologi informasi zaman sekarang, telah banyak perusahaan yang melakukan pengolahan data secara terkomputerisasi dalam berbagai hal termasuk dalam mengolah sistem penggajiannya. Sistem penggajian dalam suatu perusahaan bertugas mencatat dan memproses data yang digunakan untuk membayar gaji pegawai atas kontribusi yang mereka berikan terhadap perusahaan. Politeknik Telkom Bandung berdiri tanggal 27 September 2007 yang diresmikan oleh Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Bapak Rinaldi Firmansyah. Politeknik Telkom Bandung merupakan suatu institusi pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik mengambil judul : Aplikasi Penggajian Pegawai Tetap Berbasis Web Pada Politeknik Telkom Bandung. Aplikasi penggajian pegawai tetap ini dapat membantu bagian SDM dalam proses perhitungan penggajian pada Politeknik Telkom Bandung sehingga dapat menghasilkan suatu menghasilkan suatu laporan penggajian yang berupa slip gaji, jurnal dan buku besar serta laporan pajak yang berupa SSP dan SPT. Namun aplikasi ini hanya menangani proses penggajian pada pegawai tetap dan tenaga profesional dan tidak menangani perhitungan gaji dosen LB dan pegawai tidak tetap dan tidak menangani proses absensi pegawai. Acuan perhitungan pada proses penggajian ini hanya dilihat dari gaji dasar, data tunjangan dan data potongan sedangkan untuk pembuatan laporan gaji berupa daftar gaji dan slip gaji serta laporan pajak yang berupa SSP dan SPT. Metode yang digunakan untuk mengerjakan proyek akhir adalah SDLC (Software Development Life Cycle) dengan menggunakan model Waterfall yang terdiri dari : a. Requirements analysis and definition. b. System and software design c. Implementation and unit testing d. Integration and system testing e. 2. 2.1 Operation and Maintenance

negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesarbesarnya kemakmuran rakyat (Pasal 1 angka 1 UU KUP) (p. 1). Djoko (2010) mengungkapkan bahwa akuntansi pajak adalah akuntansi yang ada hubungan dengan pajak yang dalam arti, ...akuntansi yang berkaitan dengan perhitungan perpajakan dan mengacu pada peraturan perundang-undang perpajakan beserta aturan pelaksanaannya (p. 1). Ayat jurnal yang dibuat adalah : Pada saat pemotongan pajak atas pembayaran gaji setiap bulan: Kred Debit it Tanggal Akun (Rp) (Rp) Gaji Dasar Tunjangan Potongan Kas dan Bank
Gambar 2.1 Jurnal Akuntansi Pajak

Rp. xxx Rp. xxx

Rp. xxx Rp. Xxx

2.1.2 Definisi PPh Pasal 21 Waluyo (2010) mendefinisikan PPh Pasal 21 sebagaimana diungkapkannya bahwa: Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh Pasal 21) merupakan Pajak Penghasilan yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan bentuk dan nama apa pun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri. Sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan tersebut yang dilakukan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri. Berdasarkan ketentuan Pasal 17 ayat (1) Undang-Undang Pajak Penghasilan, besarnya tarif Pajak Penghasilan yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak Wajib Pajak dalam negeri dan Wajib Pajak Luar Negeri yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia melalui suatu bentuk usaha tetap di Indonesia, sebagai berikut : (p. 208). Lapisan Penghasilan Kena Tarif Pajak Pajak Sampai dengan Rp 50.000.000,00 (lima puluh 5% (lima persen) juta rupiah) Diatas Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) 15% (lima belas sampai dengan Rp persen) 250.000.000,00 (dua ratus

Tinjauan Pustaka Definisi dan Prinsip Akuntansi

2.1.1 Akuntansi Pajak Akuntansi sering disebut sebagai bahasa bisnis (The languange of business). Mungkin istilah yang paling tepat adalah bahasa dari keptusankeputusan keuangan (financial). Menurut Rudianto (2008) akuntansi adalah aktivitas mengumpulkan, menganalisis, menyajikan dalam bentuk angka, mengklasifikasikan, mencatat, meringkas dan melaporkan aktivitas/transaksi perusahaan dalam bentuk informasi laporan keuangan (p. 14). Berdasarkan pengertian tersebut, transaksi keuangan yang terjadi selama satu periode diproses dalam beberapa tahap kegiatan yang merupakan suatu siklus. Siklus akuntansi meliputi kegiatan sebagai berikut: 1. Pengidentifikasian. 2. Pencatatan 3. Penggolongan 4. Pengikhtisaran 5. Penyusunan Laporan Djoko (2008) mengungkapkan mengenai pengertian pajak sebagaimana dikemukakannya bahwa, Pajak adalah kontribusi Wajib Pajak kepada

lima puluh juta rupiah) Diatas Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) Diatas Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)
Gambar 2.2

25% (dua puluh lima persen) 30% (tiga puluh persen)

Menurut Mardiasmo (2009) pegawai tetap adalah orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja yang menerima atau memperoleh gaji dalam jumlah tertentu secara teratur, termasuk anggota dewan komisaris, dan anggota dewan pengawas yang secara terus menerus ikut mengelola kegiatan perusahaan secara langsung (p. 162). 2.2 Teori dan Analisis Perancangan

Tarif Pajak Penghasilan

2.1.3 Definisi SPT Djoko (2008) menjelaskan definisi SPT sebagaimana dikutip dari Undang-Undang KUP bahwa, Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak dan/atau harta dan kewajiban, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan (Pasal 1 angka 11 UU KUP) (p. 15). 2.1.4 Definisi SSP Djoko (2008) juga menjelaskan tentang definisi SSP sebagaimana dikutip dari UndangUndang KUP bahwa, Surat Setoran Pajak (SSP) adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak yang telah dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan cara lain ke Kas Negara melalui tempat pembayaran yang telah ditunjuk oleh Menteri Keuangan (Pasal 1 angka 14 UU KUP) (p. 51). 2.1.5 Definisi Gaji Menurut Winarni dan Sugiyarso (2006) Penggajian adalah, ...balas jasa yang dibayarkan kepada pemimpin-pemimpin, pengawas-pengawas, pegawai tata usaha, dan pegawai-pegawai kantor serta para manajer lainnya (p. 16) Selain itu, Djoko (2006) juga memandang gaji sebagai suatu, ... penghasilan bagi pegawai atau terjadinya hubungan kerja dengan perusahaan atau dengan lembaga / instansi pemerintah (p. 44). Berdasarkan beberapa pendapat mengenai definisi gaji dari para ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan gaji adalah penghasilan yang diterima oleh seseorang yang bekerja dan terikat dalam suatu ikatan kerja sebagai balas jasa atas kontribusi yang mereka berikan kepada perusahaan. 2.1.6 Definisi Pegawai Menurut UU Ketenagakerjaan Tahun 2003, definisi tenaga kerja atau pegawai adalah Tenaga kerja adalah Setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

2.2.1 Definisi Aplikasi Simamarta (2006) memandang suatu aplikasi sebagai suatu program, sebagaimana dikemukakannya bahwa: Suatu aplikasi adalah program atau sekelompok program yang dirancang untuk digunakan oleh pengguna akhir (end user). Sebagai contoh, pelanggan, anggota, katalog dan seterusnya. Jika pengguna akhir saling berhubungan/ berinteraksi dengan aplikasi via Web Browser, aplikasi adalah Web-based atau Web application. Jika aplikasi web memerlukan penyimpanan informasi jangka panjang dan menggunakan database, maka hal itu merupakan aplikasi Web database (p. 5). 2.2.2 Flowchart Krismiaji (2010) mengemukakan flowchart atau bagan alir merupakan : Teknis analitis yang digunakan untuk menjelaskan aspek-aspek sistem informasi secara jelas, tepat dan logis. Bagan alir menggunakan serangkaian simbol standar untuk menguraikan prosedur pengolahan transaksi yang digunakan oleh sebuah perusahaan, sekaligus menguraikan aliran data dalam sebuah sistem (p. 72). 2.2.3 Entity-Relationship Diagram Kristanto (2009) mengungkapkan pandangannya mengenai ERD (Entity relationship diagram) bahwa: Entity relationship diagram adalah alat pemodelan data utama yang akan membantu mengorganisasi data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas. Proses memungkinkan analis menghasilkan struktur basisdata yang baik sehingga data dapat disimpan dan diambil secara efisien (p. 67). 2.2.4 Use Case Diagram Shalahudin (2008) menuliskan mengenai pengertian use case bahwa: Use case atau diagram use case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan

dibuat. Secara kasar, use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di dalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut (p. 53). Syarat penamaan pada use case adalah nama didefinisikan sesimpel mungkin dan dapat dipahami. Ada dua hal utama pada use case yaitu pendefinisian apa yang disebut aktor dan use case. a. Aktor merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan orang. Use case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor. 2.2.5 Class Diagram Shalahudin (2008) menuliskan mengenai pengertian class diagram bahwa: Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi (p. 88). a. Atribut merupakan variabel-variabel yang dimiliki oleh suatu kelas. b. Operasi atau metode adalah fungsifungsi yang dimiliki oleh suatu kelas. 2.2.6 Sequence Diagram Shalahudin (2008) menuliskan mengenai pengertian use case bahwa: Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case diagram dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek. Oleh karena itu untuk menggambar diagram sekuen maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diinstansiasi menjadi objek itu. Banyaknya diagram sekuen yang harus digambar adalah sebanyak pendefinisian use case yang telah didefinisikan interaksi jalannya pesan sudah dicakup pada diagram sekuen sehingga semain banyak use case yang didefinisikan maka diagram sekuen yang harus dibuat juga semakin banyak (p. 98). 2.2.7 Activity Diagram Shalahudin (2008) menuliskan mengenai pengertian use case bahwa: Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses lain. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa

yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem (p. 121). 2.2.8 World Wide Web Sidik dan Pohan (2010) memandang Web sebagai salah satu layanan yang terhubung ke Internet, sebagaimana dikemukakannya bahwa : World Wide Web (WWW), lebih dikenal dengan web merupakan salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer yang terhubung ke Internet. Web pada awalnya adalah ruang informasi dalam Internet dengan menggunakan teknologi hypertexs, pemakai dituntun untuk menemukan informasi dengan mengikuti link yang disediakan dalam dokumen web yang ditampilkan dalam browser web (p. 1). Web memudahkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan pelaku Internet lainnya dan menelusuri (informasi) di Internet. Selain itu Web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai sebagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan, diantaranya : a. Akses informasi mudah b. c. d. Setup server lebih mudah Informasi mudah didistribusikan Bebas platform

Informasi dapat disajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan. 2.2.9 Definisi PHP PHP merupakan suatu perangkat lunak yang bersifat free atau gratis. Sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Peranginangin (2006) mengenai PHP bahwa : PHP singkatan dari Hypertext Preprocessor yang digunakan sebagai bahasa script server-side dalam pengembangan web yang disisipkan pada dokumen HTML. Penggunaan PHP memungkinkan web dapat dibuat dinamis sehingga maintenance situs web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien. PHP merupakan software Open-source yang disebarkan dan dilisensikan secara gratis serta dapat diunduh secara bebas dari situs resminya yaitu http://www.php.net. 2.2.10 Definisi Framework Symfony Menurut Francois (2007) suatu framework akan memperlancar suatu pengembangan aplikasi dengan mengotomatisasi banyak pola untuk tujuan tertentu. Sebuah framework juga menambah struktur kode, membuat pengembang menulis lebih baik, lebih mudah dibaca, dan lebih mudah dalam pemeliharaan source code. Pada akhirnya, framework membuat pemrograman menjadi lebih

mudah, karena ada paket operasi yang kompleks didalam suatu statements yang mudah. Symfony merupakan framework lengkap yang didesain untuk mengoptimalkan pengembangan aplikasi web dengan beberapa fitur utama. Sebagai permulaan, aplikasi web tersebut dipisahkan berdasarkan business rule, server logic, dan presentation view. Framework berisi banyak perangkat dan kelas-kelas yang ditujukan untuk memperpendek waktu pengembangan sebuah aplikasi web yang kompleks. Selain itu, framework mengotomatisasi tugas-tugas umum sehingga pengembang dapat fokus sepenuhnya secara spesifik pada aplikasi. Hasil akhir dari keuntungan ini berarti tidak perlu untuk menemukan kembali setiap kali sebuah aplikasi web baru dibangun (p. 3). 2.2.11 Definisi My SQL MySQL tergolong sebagai suatu database server yang bersifat open source yang akan dibahas lebih lengkap oleh Bunafit (2008) sebagai berikut : MySQL (My Structured Query Language) merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL database management sistem atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar enam juta intalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public Lecensi (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunanya tidak cocok dengan penggunaan GPL (p. 42). 3. 3.1 Analisis dan Perancangan Kebutuhan Perangkat Perangkat Keras
Tabel 3.1 Kebutuhan Perangkat Keras

3.3

Perancangan

3.1.1 Use case Diagram

Gambar 3.3 Use Case Diagram

3.1.2 Class Diagram

Gambar 3.4 Class Diagram

No

Perangkat Keras

Kebutuhan

1 2 3.2

Processor Memory

Notebook Intel Core 2 Duo 1-GB RAM

3.1.3 Sequnce Diagram

Kebutuhan Perangkat Lunak Spesifikasi perangkat lunak yang digunakan untuk membangun aplikasi ini sebagai berikut : 1) Sistem operasi : Microsoft windows 7. 2) Notepad++,Macromedia Dreamweaver 8. 3) Microsoft office visio 2007. 4) The Appserv Open Project 2.5.9. 5) My SQL sebagai Databases Management Storage (DBMS). 6) Framework Symfony sebagai implementasi rancangan sistem. 7) Mozilla Firefox atau Opera.

Gambar 3.5 Sequence Diagram Login

Gambar 3.6 Sequence Diagram Tambah Tarif Gaji

Gambar 3.9 Sequence Diagram Hitung Pajak

Gambar 3.10 Sequence Diagram Slip Gaji Gambar 3.7 Sequnce Diagram Ubah Tarif Gaji

3.1.4 Activity Diagram

Gambar 3.8 Sequence Diagram Hapus Tarif Gaji

Gambar 3.11 Activity Diagram

3.1.5 Entity-Relationship Diagram


ID STATUS

4.2

n
mempunyai keluarga PEKERJAAN NAMA NIP TANGGAL STATUS_KEPEGAWAIAN _MASUK TANGGAL KELUAR NIP KD_JS KD_JS TANGGAL_LAHIR STATUS NAMA_JABATAN

Saran Disarankan dapat menghasilkan suatu laporan pajak yang dapat di export ke dalam bentuk eSPT.
5. [1] Daftar Pustaka

1 n
pegawai

KD_UNIT Jabatan struktural pegawai KD_UNIT

Jabatan struktural

1
NIP

1
NAMA

mempunyai

mempunyai

KD_UNIT menentukan

KETERANGAN

1
KD_JS unit Tarif gaji STATUS

1
NIM_PREFIX NAMA_UNIT

n
Gaji pegawai KD_JS ID_GAJI NIP

n
menentukan

TANGGAL_GAJI STATUS

1
punya tingkatan

NILAI_TINGKATAN

TINGKATAN

Gambar 3.12 Entity-Relationship Diagram

Agoes, Sukrisno, and Estralita Trisnawati. Akuntansi Perpajakan. Jakarta: Salemba Empat, 2007. [2] Anastasia, Imelda. http://imeldas.blog.ittelkom.ac.id/blog/files/2010/03/MPTI2 aReview-of-SDLC.pdf. Maret 25, 2010. www.google.com (accessed May 21, 2011). [3] Diana, Anastasia, and Lilis Setiawati. PERPAJAKAN INDONESIA Konsep, Aplikasi dan Penuntun Praktis. Yogyakarta: Andi Offset, 2004. [4] Hery. Teori Akuntansi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009. [5] Krismiaji, Sistem Informasi Akuntansi Edisi Ketiga, Yogyakarta: AMP YKPN, 2010. [6] Kristanto, Harianto., Konsep dan Pereancangan Database, Yogyakarta: Andi Offset, 2009. [7] Mardiasmo, Perpajakan Edisi Revisi 2009, Yogyakarta: Andi Offset, 2009. [8] Mujono, Djoko. Ketentuan Umum Perpajakan, Yogyakarta: Andi Offset, 2008. [9] Mujono, Djoko. Akuntansi Pajak,, Yogyakarta: Andi Offset, 2006. [10] Mujono, Djoko. Akuntansi Pajak,,Yogyakarta: Andi Offset, 2010. [11] Nogroho, Bunafit. Aplikasi Pemrograman Web Dinamis dengan PHP dan MySQL. Yogyakarta: Gaya Media, 2008. [12] Peranginangin, Kasiman. Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL. Yogyakarta: Andi Offset, 2006. [13] Rudianto. Pengantar Akuntansi. Jakarta: Erlangga, 2008. [14] Shalahuddin, M., and Rosa A.S. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Bandung: Politeknik Telkom , 2008. [15] Sidik, and Pohan. 2010. Yogyakarta: Andi Offset, Pemrograman WEB dengan HTML. [16] Sidik, and Pohan. 2010. Yogyakarta: Andi Offset, Pemrograman WEB dengan HTML. [17] Sidik, Betha, and Husni Iskandar Pohan. Pemrograman WEB dengan HTML. Bandung: Informatika, 2010. [18]Simamarta, Janner. Aplikasi Mobile Commerce menggunakan PHP dan MySQL. Yogyakarta: Andi Offset, 2006. [19] Waluyo. Akuntansi Pajak. Yogyakarta: Andi Offset, 2010. [20] Winarni, F, and G Sugiyarso. Administrasi Gaji & Upah. Yogyakarta: Pustaka Widyatama, 2006. [21] Zaninotto, Francois, and Fabien Potencier. The Definitive Guide to symfony. USA: Apress, 2007. [22] Zaninotto, Francois, and Fabien Potencier. The Definitive Guide to symfony. USA: Apress, 2007.

4. 4.1

Penutup

Kesimpulan Berdasarkan analisis dari pembuatan aplikasi untuk proyek akhir ini maka didapat beberapa kesimpulan, yaitu dengan adanya aplikasi penggajian pegawai tetap berbasis web ini maka pengolahan data akan lebih terstruktur dan dapat diakomodir dengan baik. Selain itu, aplikasi juga mampu membuat laporan pajak penghasilan pasal 21 kedalam bentuk SSP dan SPT. Aplikasi ini juga sudah dapat diintegrasikan ke dalam sistem informasi yang ada pada Politeknik Telkom sehingga sedikit banyak dapat membantu meningkatkan kinerja staf SDM dalam pengelolaan penggajian.