Anda di halaman 1dari 2

Stase anak, bagian ini menghabiskan waktu cukup lama sekitar 10 minggu.

Namun terlalu singkat untuk mendalami penyakit pada anak-anak. Saat itu saya masuk bagian anak dengan 12 orang lainnya yang tidak satupun merupakan teman jalan saya semasa pre klinik. Meamasuki minggu ke 9 sayapun memasuk subdivisi perinatalogi, tempat berjumpa dengan bayi-bayi. Tetapi bagian ini mengharuskan kami tinggal seminggu di NICU (Neonatus Intensive Care Unit), tempat perawatan bagi bayi-bayi gawat. Nah, di bagian ini pun ada peristiwa lucu yang selalu teringat. Suatu malam, masuklah seorang bayi laki-laki post operasi atresia ani (bayi tanpa lubang anus). Ia masuk di dampingi petugas evakuator, perawat, dan kedua orang tuanya. Karena saat itu bayinya sedang dalam keadaan kritis, maka ia belum bisa mendapat ASI langsung dari ibunya. Ya, tentunya karena keadaanya masih sangat lemah. Namun kebutuhan cairannya tetap harus tercukupi dengan cara memberikan ASI ibunya melalui alat OGT (Oral Gastric Tube).Maka saya pun meminta si ibu untuk memerah ASI nya. Saat sedang memerah ASI saya pun meninggalkan si ibu untuk mengerjakan pekerjaan lain. Saat saya kembali saya mendapati botol susu sudah terisi lebih setengah botol. Wow! Hal ini luar biasa menurutku, mengingat ada ibu bayi lain yang sangat kesulitan dengan ASI. Saya pun menghampiri ibu itu Wah..Ibu..bagus sekali yah ASI nya banyak Eh,iye dok.. (masih sambil melanjutkan memerah ASI) Saya berpikir dia akan mengisi penuh botol susu ASI tersebut untuk persiapan hari ini. Namun si ibu tiba-tiba melakukan perbuatan tidak terduga pyyyuuuuurrrrr Si ibu membuang ASI nya dengan santai di wastafel!!! Aaaaaaa,,ibuuuuuu kenapaaa dibuaaanggg kasihannn. Banyak ibu yang mau kasi anaknya ASI, tapi tidak bisa karena tidak ada ASInya keluar. Nah, ini ibusantainya dibuang begituuuuu saya setengah berteriak. E..e..eh.. si ibu dengan santainya menjawab Biarmi Dok, basi mi Hah? Basi? Maksudnya Bu? tanyaku Iya Dok, basi.. soalnya sudah 3 hari saya tidak peras. Jadi yang dalam sini basi mi jawabnya.. Gosh! Spektakuler dan aneh juga pemikiran ibu ini. Aduduhh ibu dapat teori dari mana sihh. Emangnya ASI tuh susu formula yang kalo tiga hari gak diminum bakalan basi. Ampun Bu! Sepertinya saya memang diutus untuk mempresentasikan materi tentang ASI buat si ibu. Akhirnya, memasuki minggu 10! Senang dan deg-deg an. Karena akan menyelesaikan bagian ini tapi sebelumnya harus ujian! Awww selalu saja tiap mau ujian, kata-kata tidak siap selalu nyangkut. Tidak! Saya harus menyelesaikan bagian ini pikirku. Dan saya pun melalui ujian di

bagian ini dengan lancar, Alhamdulillah. Tapi selesai ujian, tidak berarti terlepas dari jaga! Oh No! saya masih harus jaga hingga minggu pagi. Hal yang tidak pernah terjadi apabila bagian ini terisi oleh koas tiap minggunya. Baiklah, kujalani saja. Dengan prinsip give the best for the last! Daann setelah habis jam jaga rasanya seperti ingin mengibarkan bendera kemerdekaan. Akhirnyaa, selesai juga.