Anda di halaman 1dari 23

Tugas Mata Kuliah

: Kelompok

: Teori studio perancangan arsitektur 5

PROPOSAL APARTEMEN SEWA UNTUK KELUARGA

NAMA NIM

: ERIK DARMADI SUANDI : D51111273

Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin Tahun2014/2015

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt, atas segala rahmat dan tuntunanNya penulis dapat menyelesaikan tugas Mata kuliah teori dan studio perancangan arsitektur 4 tugas ini berjudul proposal perencaan apartemen sewa untuk keluarga muda ni

merupakan salah satu bentuk pembelajaran bagi kami mahasiswa arsitektur buneversitas hasanuddin Kelancaran penyusunan ini tak lepas dari adanya dukungan,bimbingan dan kerjasama berbagai pihak. Oleh karena itu, sudah sepantasnyalah pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada dosen pengasuh mata kuliah ini Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini masih memiliki kekurangan.Untuk itu penulis sangat berterimakasih apabila pembaca berkenan memberikan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan penyusuna tugas-tugas selanjutnya. Penulis juga memohon maaf jika selama penyusuna tugas ini, penulis melakukan banyak kesalahan. Akhir kata, semoga tugas ini bermanfaat. Makassar Februari 2014 Penulis:

ERIK DARMADI S

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Rumah atau tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer bagi kehidupan manusia . pesatnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun di Makassar sehingga kebutuhan akan rumah tinggal semakin tinggi

Hal ini menyebabkan meningkatnya pembangunan pada daerah pusat kota yang berpotensi bisnis dan mengakibatkan daerah tersebut menjadi padat dan terbatas. Terbatasnya lahan yang layak untuk pemukiman mengakibatkan pembangunan secara horizontal tidak efisien sehingga di perlukan pembangunan pemukiman secara vertiakal atau bisa juga di sebut dengan apartemen .

Apartemen bukan hal baru lagi bagi bisnis properties sebagai usaha yang bisa memeberikan keuntungan dan memilliki pasar bagi keluarga muda. Keberadaan apartemen dalam jangka waktu penyewaan atau apartemen sewa mulai dari satu minggu hingga bulanan bahkan tahunan . sehingga di satu sisi jangka waktuu penyewaan lebih fleksibel dan memiliki kelebihan tersendiri dari pada hotel yang menerapkan sewa brdasarkan jangka waktu penyewaaanya harian . hal ini merupakan suatu solusi bagi para pengusaha atau investor dalam mengatisipasi kesusaha mendapatkan fasilitas untuk beberapa minggu , bulanan tau tahunan . B. Tujuan dan Sasaran

1. Tujuan pembahasan ini lebih di sepesifikkan pada masalah arsitektural yang memberikan arahan terhadap perencanaan suatu apartemen sewa untuk keluarga

yang fungsional dan optimal , dimana aktifitas yang akan berlangsung dapat tersalurkan dengan baik dari segi fisik dan maupun psikologis yang mungkin timbul dari penciptaan bentuk dan ungkiapan fisik bangunan bersdasarkan kegiatan yang ada di dalamnya. a. Meberikan kenyamanan berupa sarana dan prasarana fisik dan non fisik secara optimal untuk pemguni b. Meningkatkan pembangunan hunian secara vertical dan mempromosikan kota Makassar sebagai kota modern dan metropolitan.

2. Sasaran pembahasan

Sasaran pembahasan yaitu mengungkapkan program perancangan secara makro meliputi pengelolahan lokasi dan site pembahasan meliputi perwujudan bangunan

berdasarkan bangunan berdasarkan tinjauan terhadap proses pemebentukannya dengan memertimbangkan berbagai asoek sepeti besaran ruang yang fisik bangunan secara keseluruhan

C. Pokok rumusan masalah Permasalahan yang di unfkapkan dalam hal ini : 1. Non fisik Bagaimana mewujudkan suatu wadah atau tempat tinggal yang mewadahi kebutuhan sarana dan prasarana keluaarga muda yang mampy mebrikan sebuah kenyamanan dan ketenangan

2. Fisik a. Bagaimna tata ruang mikro yang dapat memberikan efisiensi dan efektifitas

dalam pelayanan kebutuhan penghuni apartemen bentuk banguna yang mapu mendukung Serta meberi cri khas sebuah apatermen sewa untuk keluarga ,uda di tinjau dari segi filosofi bangunan b. Bagaimna sistem struktur yang digunakan pad apartemen agar bangunan dapat tetap kokoh dan kuat tanpa tampa mengurangi estetika bangunan dan sistem utilatas yang meliputi ME , dan pencahayaan yang dapat mendukung fungsi bangunan c. Dimana lokasi dan site yang tepat dan mudah di jangkau oleh pengguna dan strategis

BAB II PROGRAM RUANG Aktivitas Dan Kebutuhan Ruang Kepuasan penghuni dalam melakukan kegiatan dapat dipenuhi bila disediakan ruang-ruang yang sesuai dengan kegiatan yang sedang berlangsung. Berdasarkan pelaku, maka krgiatan dalam apartemen dapat diuraikan. Berikut kebutuhan akan ruang dimana kegiatan/aktivitas itu berlangsung. 1. Penghuni Jenis Kegiatan/Aktivitas Dan Kebutuhan Ruang Bagi Penghuni No.
1.

Kegiatan / Aktivitas Datang / Pergi Parkir Kendaraan Masuk / Keluar Menuju Kamar / Ke Lantai Atas Istirahat / Tidur

Kebutuhan Ruang Pintu Masuk Tempat Parkir Lobby Koridor, Lift/Tangga R. Tidur Utama R. Tidur Anak

2. 3. 4. 5.

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Membersihkan Badan Duduk Santai Bersama Jalan-Jalan Makan Malam Memasak Menyimpan Barang Olahraga / Rekreasi

KM, WC, Toilet set R. Keluarga Ruang Terbuka/Taman Ruang Makan Dapur Kering/Pantry Gudang Kolam Renang, Fitness Center, Lapangan Tennis, Jogging

13.

Rekreasi Malam/Berkumpul dengan kawan (Relasi)

Coffe Shop, Bar dan Ruang Serbaguna

Ruang-Ruang Yang Dibutuhkan Tempat Parkir Lobby Informasi Desk Sauna Kolam Renang Jogging Track Lapangan Tennis Area Bermain Anak Fitnes Centre Squash Bar Coffe Shop Rg. Serba Guna Locker Penghuni Rg. Personalia Rg. Sales Manager Rg. Tata Usaha Rg. Public Relation Operator Rg. Penitipan Bayi Rg. Cleaning Service Toilet Rg. Ganti Karyawan Rg. Makan Karyawan Locker Karyawan Rg. Makan Karyawan Dapur / Pantry Gudang Makanan Rg. Security Workshop KANTIN KARYAWAN RG. KARYAWAN RG.TELEKOMUNIKASI RG. PENGELOLA RETAIL AREA OLAHRAGA (IN DOOR) OLAHRAGA (OUT DOOR) FRONT DESK AREA

Rg. Engineering

2. Pengelola . Jenis Kegiatan / Aktivitas Dan Kebutuhan Ruang Bagi Pengelola No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Kegiatan / Aktivitas Datang / Pergi Parkir Kendaraan Menerima Tamu Memberi Informasi Menjaga Keamanan Mengurus Kepegawaian Mempertimbangkan Harga Sewa Dan Pemasaran/Promosi 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. Mengurus Administrasi Menerima Publik Melayani Surat, Telegram, Telex Pelayanan Telepon Melayani Pengiriman Dokumen Mengendalikan Pengoperasian Apartemen Mengadakan Rapat Personalia Mengurus Kebersihan Ruang Hajat Ganti Pakaian Seragam Memasak Menyiapkan Bahan Makanan Menyimpan Bahan Makanan Makan Minum Istirahat Melayani Makanan Minuman Mencuci, Mengeringkan Dan RUANG TATA USAHA PUBLIC RELATION ROOM MAIL / STAMP / CABLE DEPT. RUANG OPERATOR RUANG FAXMILE RUANG PIMPINAN MEETING ROOM RUANG CLEANING SERVICE TOILET RUANG GANTI DAPUR PANTRY GUDANG BASAH / KERING RUANG MAKAN / KANTIN RUANG ISTIRAHAT COFFE SHOP, BAR Kebutuhan Ruang PINTU UTAMA / SAMPING TEMPAT PARKIR RECEPTION INFORMASI DESK RUANG SECURITY RUANG PERSONALIA RUANG SALES MANAGER

26. 27.

Menyetrika Menyimpan Pakaian Memperbaiki Kerusakan Mengurus Personalia Teknik

LAUNDRY RUANG LINEN SETRIKA WORKSHOP RUANG ENGINEERING

3. Pengunjung Tamu
Jenis Kegiatan/Aktivitas Dan Kebutuhan Bagi Pengunjung

No. 1. 2. 3. 4.

Kegiatan / Aktivitas Datang / Pergi Masuk / Keluar Membutuhkan Informasi Menunggu / Bertamu Dengan Penghuni Apartemen Makan / Minum Rapat / Meeting

Kebutuhan Ruang Pintu Masuk Utama Ruang Penerima Tamu Information Desk Lobby Coffe Shop, Bar Rg. Serbaguna

5. 6.

D. Pengelompokan Ruang Berdasarkan penzoningan ruang-ruang pada apartemen dapat dikelompokkan menjadi 3 daerah, yaitu : 1. Daerah Publik a. Daerah Parkir Daerah parkir digunakan untuk kendaraan sedan dan bus. Penyediaan parkir diperuntukkan bagi kendaraan penghuni apartemen, kendaraan pengelola dan kendaraan tamu penghuni. b. Lobby (Ruang Tunggu/Penerima) Merupakan daerah transisi antara bagian luar dan bagian dalam. Harus mampu menampung penghuni maupun tamu terutama pada waktu bersamaan. Kesan atau citra penghuni di dapatkan dari suasana lobby. Oleh karena itu perlu penataan interior dan dekorasi yang baik.

c. Front Desk Area Tempat memberikan penerangan/penjelasan, menerima pesan, tempat pengaduan dari penghuni apartemen, dan lain-lain. d. Kantor Pengelola Merupakan tempat kegiatan administrasi, pemasaran apartemen, urusan kepegawaian dan keuangan, tempat mengkoordinir kegiatan rutin apartemen. e. Bar/Restauran dan Coffe Shop Perlengkapan sebuah bar adalah counter panjang, gudang untuk alatalat bar, tempat simpan minuman berupa lemari es, sebagai tambahan dapat dilengkapi dengan panggung kecil untuk pertunjukkan. f. Ruang Telekomunikasi Ruang yang menampung kegiatan surat-menyurat, faxmile, operator. g. Lockers Penghuni h. Ruang penitipan bayi i. Ruang Serba Guna Ruang yang dapat menampung segala kegiatan seperti rapat, konferensi, seminar, pameran, pertunjukkan, dan lain-lain. j. Play Ground berlangsungnya

k. Kolam Renang l. Lapangan tennis

m. Fitness Centre n. Jogging Track o. Squash p. Sauna 2. Daerah Privacy Merupakan bagian yang terpenting arti sebuah bangunan apartemen. Dibutuhkan faktor-faktor kenyamanan, keamanan dan efisien dalam pelayanan. Dibawah ini terdapat jenis ruang berikut perabotnya :

Jenis Ruang Dan Kebutuhan Perabot Untuk Daerah Privacy No. 1. Rg. TIDUR UTAMA Jenis Ruang Kebutuhan Perabot 1 buah double bed, 1 buah toilet untuk berhias, 1 set tempat duduk untuk santai, 1 set lemari pakaian, 1 KM/WC 2. Rg. TIDUR ANAK 1 buah single bed, 1 set meja kerja, 1 set lemari pakaian, 1 set tempat mainan. Untuk ruang tidur sebaiknya jendela tidak terlalu lebar 3. Rg. KELUARGA Merupakan tempat untuk beristirahat seperti nonton, dengar musik, membaca, ngobrol/diskusi dan santai Makan bersama merupakan kebiasaan orang timur, Rg. MAKAN sehingga perlengkapan makan harus tersedia dengan kapasitas yang dapat menampung seluruh keluarga 5. KM / WC 6. BALKON DUDUK 1 bathtube, 1 set closet duduk, shower, 1 set washtafel, 1 set gantungan handuk, tempat sabun Untuk duduk santai menikmati udara luar dan pemandangan, 1 set kursi dan perlengkapan tanaman 7. DAPUR / PANTRY Untuk mempersiapkan makanan dan tempat membersihkan perlengkapan makanan. Letaknya sebaikya berdekatan dengan ruang makan. Kitchen set, 1 set ko mpor gas 3. Daerah service Daerah ini harus mempunyai enterance tersendiri dan dapat dilalui oleh kendaraan besar, seperti truk. Juga harus ruang terbuka untuk bongkar muat barang yang dibutuhkan untuk pelayanan apartemen. a. Cleaning Service Fungsi cleaning service menjaga unit apartemen dan lingkungannya. Biasanya diletakkan pada setiap tower hunian. b. Laundry dan Linen

4.

Kegiatan ini terdiri atas proses pengumpulan, sortir dan penyimpanan. Sebaiknya antar kegiatan mempunyai akses langsung dengan lift barang. Seluruh pencucian harian dilakukan oleh perusahaan laundry dengan sistem kontrak. Seluruh peralatan dan perlengkapan linen serta pencucian dilakukan oleh pihak apartemen sendiri. c. Dapur Perancangan perletakan dapur harus satu lantai dan berdekatan dengan restoran serta mempunyai sirkulasi service tersendiri yang tidak terlihat oleh tamu atau penghuni apartemen. d. Ruang Karyawan Biasanya disediakan untuk karyawan menengah kebawah, letaknya dekat dengan dapur utama. e. Ruang Engineering (Ahli Mesin) Biasanya disediakan untuk karyawan menengah kebawah, letaknya dekat dengan dapur utama. f. Ruang Workshop Merupakan ruang untuk reparasi bagian perabotan, pengecatan dan plumbing. g. Ruang Mesin Ruang ini digunakan untuk broiler, gudang bahan bakar, ruang transformer dan gudang peralatan. h. Toilet i. j. Ruang Office Boy Ruang Security

BAB III BESARAN RUANG Struktur Organisasi Pengelola Apartemen

PIMPINAN

MANAGER + SEKERTARIS

WAKIL MANAGER

ADMINISTRASI

MEKANIKAL ELEKTRIKAL

PENERANGAN KEAMANAN

PELAYANAN SERVICE

BESARAN RUANG 1. TIPE SUDIO JENIS RUANG RG TIDUR KEBUTUHAN RUANG CM 240X260 LUAS M 6,24

RG. TAMU RG DUDUK RG. MAKAN RG BELAJAR

300x 660

20,80

PANTRY DAPUR

250x 200

5.00

KAMAR MANDI/WC

200x200

4,00

GUDANG

100x300

3,00

BALKON

100x200

3,00

total

= 43,80

TIPE 1 Ruang Tidur JENIS RUANG RG TIDUR KEBUTUHAN RUANG CM 500x350 LUAS M 6,24

RG. TAMU RG DUDUK RG. MAKAN RG BELAJAR

690X340

23,63

PANTRY DAPUR KAMAR MANDI/WC

240X200 200X200

4,80 4.00

GUDANG

300X200

6,00

BALKON Total TIPE 2 RUANG TIDUR JENIS RUANG RG TIDUR UTAMA

100X300

3,00 66.50m

KEBUTUHAN RUANG CM 500X300

LUAS M 15,00

RG. TIDUR ANAK

400X350

14,00

RG . TAMU

400X300

12,00

RG DUDUK RUANG KELUARGA

400X300

12,00

RUANG BELAJAR RUANG BACA

300X300

9,00

PANTRY /DAPUR

300X400

7,20

KAMAR MANDI

200X200

4,00

RG . PEMBANTU

300X250

7,5

GUDANG

100X300

3,00

BALKON

300X200

6,00

Total

126.55m

TIPE PENTHOUSE KEBUTUHAN RUANG cm 600X500

JENIS RUANG RG TIDUR UTAMA

LUAS 30,00

RG TIDUR ANAK

400X400

48,00

RG TAMU

500X300

15,00

GUDANG

100X300

3,00

KAMAR MANDI KAMAR MANDI TAMU RG DUDUK KELUARGA

300x200

6,00

300x200 600x500

30.00 30,00

RG MAKAN DAPUR

600x800

48.00

RG BELAJAR

400X300

12,00

RG TIDUR TAMU PANTRY / DAPUR RG PEMBANTU BAR BALKON Total

500X400 300X240 300x300 100x300 400x300

20.00 12,00 9,00 30,00 12.00 354.50m

REKAPITULASI BESARAN RUANG TIPE RUANG Tipe Studio Tipe 1 ruang tidur Tipe 2 ruang tidur Tipe penthouse LUAS/UNIT 15%X43.04 m 15%X57,43 m 15%X110.05 m 15%X125,55 m JUMLAH 40.49 m 66.07m 126.55 m 354.50m

Total:

: 587 ,61 m

TOTAL LUAS BANGUNAN

: 587 ,61 m

POLA HUBUNGAN RUANG Ruang public Parkir Entrance foyer lobby loker penghuni ruang telekomunikasi ruang serba guna kantor penglola mushallah restaurant mini market ruang praktek dokter

Ruang Privat Ruang tidur Ruang tidur anak Ruang keluarga Ruang makan Ruang kerja studio Ruang baca km/wc Ruang ganti pakaian Ruang pembantu Ruang jemur Balkon Dapur keriang gudang

Ruang servis Dapur Gudang Ruang karyawan Ruang ganti Toilet Ruang P3K Ruang cleaning servis Ruang laundry Ruang penitipan bayi Ruang office boy Balkon ME Dapur work shop Ruang mesin

HUBUNGAN YANG ERAT HUBUNGAN KURANG ERAT TIDAK ADA HUBUNGAN

ORGANISASIRUANG PENGGUNA APARTEMEN


BALKON

KM/WC

RUANG GANTI

RUANG DUDUK RUANG TIDUR UTAMA RUANG DUDUK

RUANG DUDUK RUANG MAKAN

FOYER

DAPUR

KM WC FOYER GUDANG ENTRANCE

TEMPAT JEMUR

ORGANISASI RUANG SERVIS

RUANG PENITIPAN BAYI

DAPUR

RESTAURAN

R. PIK

R. MAKAN KARYAWAN R.CLEANING SERVIS

LOCKER R. LINIEAR STRIKA

TOILET

R.PENERIMA

ORGANISASI RUANG PENGELOLA


R. PENERIMA GUDANG RESTAURAN

R. OFFICE BOY

R. CLEANING SERVIS

R.CLEANING SERVIS

R.PUBLIC RELATION

MANAJER OPERASIONAL

R.PENERIMA

STAF AHLI ADMINISTRASI

R. LINIEAR STRIKA

STAF AHLI MEKANIKAL

R. LINIEAR STRIKA

R. MESIN GENERATOR

BAB IV PERLENGKAPAN BANGUNAN UTILITAS 1. SANITASI

Pada banguna berlantai ini diperlukan penggunaan sumber air bersih dari pdam untuk keperluan baik untuk pusat perbelanjaan maupun bangunan lain Air bersih

Sistem penyediaan air bersih yang biasa digunakan digunakan ipusat perbelanjaan antara lain. Sistem tangki atap/ reservoir atas Cara kerjanya dengan menampung air di tangki bawah yang berada di lantai terendah pada muka tanah kemudian dipompa otomatis ke tangki atap yang berada di posisi tertinggi lalu dialirkan ke seluruh bagian bangunan dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Sistem tangki bawah/ reservoir bawah Air yang di tampung di tangki bawah (seperti halnya sistem tangki atap) dipompa ke beberapa bagian gedung untuk digunakan selanjutnya. Tangki atap juga mendapatkan sumber air dari tangki bawah yang dipompa ke atas.

Air untuk pemadam kebakaran

Air pemadam kebakaran untuk sprinkler dan hydrant terpisah dari tangki air minum. Penempatan tangki berada di atas atap untuk memaksimalkan dorongan airnya dapat pula dari tangki reservoir bawah dengan menggunakan pompa.

Air kotor Air kotor dari tiap lantai dialirkan melalui shaft menuju ke septictank dan peresapan. Sementara air bekas dan buangan akan diolah di bak penampungan lalu kemudian dialirkan ke luar kota.

1. Pencegahan kebakaran hydraint sistem

Dalam perencanaan pusat perbelanjaan salah satu masalah yang perlu di perhitungkan dan khawatirkan yaitu kebakaran pada gedung perblenjaan

1. Sistem deteksi alarm yang mengaktifkan alat pemadam dibagi 2, yaitu sistem otomatis dan semi otomatis. 2. Deteksi awal terbagi menjadi: Alat deteksi asap (smoke detector) yang membunyikan alarmnya bila ada asap dalam ruangan. Alat deteksi nyala api yang dapat mengetahui adanya nyala api dengan merangkul sinar ultraviolet. Alat deteksi panas (heat detector) yang mendeteksi kebakaran melalui kenaikan temperature ruangan. 3. Instalasi hydrain otomatis Sistem pencegahan pasif melalui pintu keluar, tangga darurat, konstruksi dinding tahan api minimal 2 jam, lift, dan shaft.

2. Tranportasi vertikal

Salah satu masalah yang menjadi pemikiran utama pada perancangan pusat perbelanjaan adalah transportasi vertical hal di butuhkan untuk member kenyamanan dalam erlalu lalang di bangunan tersebut

Sirkulasi vertikal yang digunakan pada bangunan pusat pebelanjaan ini adalah berupa yaitu berupa lift dan tangga sebagai alternatif lain sedangkan pada bagian pusat pertokoannya digunakan escalator sebagai sirkulasi vertkal utama yang ditunjang oleh tangga.berikut ini adalah trasportasi yang perlu dalam perencanaan ini adlah:

A. Vertikal berupa elevator B. Horizontal berupa knveyer C. Miring atau diagonal yaitu eskalator

3. Mekanikal elektrikal

Sebagai kelengkapan dari sebuah gedung listri adalah elemen penting penunjang utama pusat perbelanjaan

dan

dengan adanya listrik yang mampu

menyalakan lampu bahkan mendukung saranana transportasi bangunan seperti eskalator lift elevator Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam istalasi listrik pada banguna gedung seperti jarak antar listrik komponen penggunaan listrik pembagian daya dengan adanya suplay listrik dari PLN di harapkan akan mampu mendukung pusat perbelanjaan

4. Telekomunikasi Sebagai bangunan berlantai khususnya bangunan pusat perbelanjaan

memerlukan jaringan yang mendukung yaitu: Jaringan internet Sistem radio dan music sentral Staf paging control Master antenna TV Sistem audio visual CCTV Jaringan telepon. 5. Pembuangan Sampah Limbah sampah merupakan buangan dari bangunan-bangunan,

khususnya bangunan yang digunakan untuk kegiatan-kegiatan tertentu, seperti pabrik, hotel, restoran dan supermarket. Maksud dan tujuan dari pembuangan sampah adalah untuk menjaga keberishan dari ruangan. Sampah serta kotoran lainnya kalau dibiarkan akan bertumpuk. Disamping menjaga dan memerbaiki lingkungan sekitar, juga dari segi kesehatan serta kenikmatan dari penghuni suatu bangunan. Maka hal itu perlu mendapat perhatian yang lebih serius untuk perencanaan sistem pembersihan dalam suatu bangunan berlantai banyak

Penyediaan tempat sampah di dalam maupun diluar pusat perbelanjaan yang terdiri dari tempat sampah basah dan kering. Yang selanjutnya akan dibawa ke tempat penampungan sementara lalu dibawa oleh petugas kebersihan kota Makassar.

6. AC

Merupakan salah satu fasilitas pendingin ruangan yang mampu menunjang kenyamanan pengunjung pada pusat perbelanjaan .untuk bangunan dengan lantai lebih dari satu sebaiknya mengunakan sistem pendingin ruang yang lebih hemat enegi .

BAB V Kesimpulan dan Saran A. KESIMPULAN

Sebagai mahasiswa arsitektur kerangka acuan merupaka hal yang paling mendasar yang perlu kita susun dalam merencanakan suatu bangunan.Hal yang ingin dicapai dalam tugas ini adalah bagaimana mahasiswa mampu menyusun kerangka acuan perancagan sebuah

apartemen untuk keluarga muda sesuai dengan prinsip-prinsip arsitektur Dengan itu mahasiswa juga akan mampu mengungkapkan besaran ruang berdasarkan sifat bentuk macam kegiatan ,bentuk kegiatan , bentuk pelayanan dan persyaratan ruang yang diperlukan dalam pmerancang pusat perbelanjaan

B. SARAN Dalam proses perancangan masih banyak hal yang perlu di perhatikan Karena dalam merancang apartemen .ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebaiknya agar lebih memahami bagaimana sebenarnya bangunan yang kita rancang alagkah baik jika kita terlibat langsung dalam lapangan sehingga kemampuan memahami perancangan konstruksi bangunan itu sendiri.