Anda di halaman 1dari 2

Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan

Program Studi Ilmu Keperawatan


Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Skripsi, Oktober 2010
Fritna Sahara (206 312 006)
Hubungan Kepatuhan Meminum Obat Antihipertensi Dengan Kejadian Stroke Pada Pasien
Hipertensi Rawat Jalan Di Poli Klinik Penyakit Dalam RSAL dr. Mintohardjo Jakarta Pusat
xxi + 123 halaman + 14 tabeL + 14 lampiran
ABSTRAK
Hipertensi adalah salah satu penyakit paling mematikan didunia. Sebanyak satu miliyar orang di dunia atau satu
dari empat orang dewasa menderita penyakit ini. Bahkan, diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan
meningkat menjadi 1,6 milyar menjelang tahun 2025. Menurut Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan
Tahun 2007, 31,7 % dari penduduk Indonesia mengalami penyakit tekanan darah tinggi. Hipertensi atau darah
tinggi termasuk penyakit berisiko dan merupakan penyakit kronis yang pengobatannya seumur hidup. Selain
menahun, risiko yang terjadi bisa memicu gangguan kardiovaskular hingga 3-4 kali lipat, stroke, bahkan
kematian. Tujuan dalam penelitin ini untuk mengidentifikasi hubungan keptuhan eminum obat anthipertensi
dengan kejadian stroke, untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan status ekonomi dengan kepatuhan
meminum obat antihipertensi, dan memperoleh informasi tentang obat anti hipertensi yang di konsumsi klien
hipertensi rawat jalan di Poli Klinik Penyakit Dalam RSAL dr. Mintohardjo. Jenis penelitian ini adalah
penelitian deskriptif korelatif dan desain yang digunakan adalah cross sectional. Dalam pengumpulan sampel
peneliti menggunakan metode nonprobability sampling dengan tehnik aksidental sampling, sebanyak 143
responden klien yang rawat jalan di Poli Klinik Penyakit Dalam RSAL dr. Mintohardjo. Penelitian ini dilakukan
pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2010. Variabel yang dignakan dalam penelitian ini adalah variabel
independent yaitu kepatuhan meminum obat antihipertensi dan variabel dependen kejadian stroke. Analisa yang
digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Analisa univariat menganalisis umur,jenis kelamin, pendidikan,
pekerjaan,kepatuhan,pengetahuan,status ekonomi,kejadian stroke dan obat antihipertensi. Hasil penelitian
didapatkan proporsi terbesar responden berusia 35 tahun (98,6%), jenis kelamin perempuan (51%),
pendidikan tinggi SMA/Perguruan tinggi (72,7%), statuus pekerjaan tidak bekerja (84,6%), kepatuhan klien
patuh meminumobat (62,9%), pengetahuan tinggi (55,9%), status ekonomi tinggi (67,1%), klien tidak terjadi
stroke (62,2%), dan jenis obat antihipertensi menunjukan bahwa (46,1%) klien mengkonsumsi golongan
penghambat enzim konversi angiotensin .Untuk menguji analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi Squere
X
2
dengan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan meminum obat
antihipertensi dengan kejadian stroke (P Value = 0,001), variabel lain yang memiliki hubungan yang signifikan
adalah pengetahuan dengan kepatuhan meminum obat antihipertensi (P Value =0,000 ), dan adanya hubungan
yang signifikan pula antara status ekonomi dengan kepatuhan meminum obat ntihipertensi (P Value = 0,009).
Dari hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai bahan masukan bagi dunia keperawatan,keluarga dan
khususnya klien untuk lebih memahami tentang kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi.
Kata kunci : Kepatuhan Meminum Obat Antihipertensi, Kejadian Stroke
Daftar Pustaka : 25 ( 1991 -2009 )
Faculty of Health Sciences
Nursing Science Program
University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
Skripsi, October 2010
Fritna Sahara (206,312,006)
Compliance with antihypertensive drugs Relations Drinking Stroke In Patients With Hypertension
Genesis Outpatient At Poly Clinic Penyakit Dalam RSAL dr.Mintohardjo Jakarta Pusat
xxi + 123 pages + 14 tables + 14 attachments
ABSTRACT
Hypertension is one of the world's deadliest diseases. As many as one billion people worldwide or one
in four adults suffer from this disease. In fact, the estimated number of people with hypertension will
increase to 1.6 billion by 2025. According to the Basic Health Research Department of Health in
2007, 31.7% of the Indonesian population have high blood pressure disease. Hypertension or high
blood including the risk of disease and chronic disease treatment is lifelong. In addition to chronic,
the risk of loss can lead to cardiovascular disorders up to 3-4 times as much, stroke, even death. This
research aim to identify the relationship keptuhan eminum anthipertensi drug with the incidence of
stroke, to know the relationship between knowledge and economic status with compliance taking
antihypertensive medications, and obtain information on anti-hypertensive drugs at outpatient
hypertension clients consumption at Poly Clinic Internal Medicine dr. Mintohardjo. The study was
correlative and descriptive research design used was cross sectional. The researcher used the method
of sample collection nonprobability sampling with accidental sampling technique, a total of 143
respondents outpatient clients at Poly Clinic Internal Medicine dr. Mintohardjo. This study was
conducted from June to August 2010. Dignakan Variables in this study is the independent variable ie
taking antihypertensive medication adherence and the dependent variable incidence of stroke. The
analysis used was univariate and bivariate analysis. Analyze univariate analysis age, sex, education,
employment, compliance, knowledge, economic status, incidence of stroke and antihypertensive
drugs. Results showed the largest proportion of respondents aged 35 years (98.6%), female gender
(51%), higher education high school / college (72.7%), statuus job does not work (84.6%),
compliance meminumobat obedient client (62.9%), high knowledge (55.9%), high economic status
(67.1%), the client is not a stroke (62.2%), and types of antihypertensive drugs shows that (46.1 %)
client to consume penghambat enzim konversi angiotensin. To test the bivariate analysis using Chi
Squere X2 with the results showed a significant relationship between compliance with
antihypertensive drug taking incidents of stroke (P value = 0.001), other variables that have a
significant relationship is knowledge with compliance taking antihypertensive medications (P value =
0.000), and also a significant relationship between economic status with compliance taking
ntihipertensi (P value = 0.009). From the results of this study is expected to be useful as an input for
the world of nursing, family and especially the client to understand more about the compliance of
taking antihypertensive medication.
Key words : Compliance with antihypertensive Drinking, Genesis Stroke
References : 25 (1991 -2009)