Anda di halaman 1dari 10

BAB 2 Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

Standar Kmpetensi : 2. Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani Kompetensi Dasar : 2.1. Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi 2.2. Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 2.3. Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru, dan reformasi 2.4. Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari endahuluan !emokrasi berasal dari bahasa "unani, yaitu kata demos artinya rakyat dan cratos#kratein artinya pemerintahan#berkuasa. emerintahan demokrasi yang kokoh adalah pemerintahan yang sesuai dengan pandangan hidup, kepribadian, dan falsafah bangsanya. ada masa "unani $unosudah berkembang demokrasi langsung, artinya seluruh rakyat terlibat secara langsung dalam masalah kenegaraan. %al ini terjadi karena &ilayah negara sempit dan penduduknya sedikit. ada masa modern, demokrasi langsung tidak dapat dijalankan karena &ilayah negara cukup luas, jumlah penduduk banyak, rakyat melalui suatu lembaga per&akilan 'badan-badan per&akilan rakyat( dapat menyalurkan aspirasinya dalam kenegaraan atau serimng disebut demokrasi per&akilan. )*+),-I.* /0!.". !)M1$,.2I 1. Budaya Demokrasi, adalah pola pikir, pola sikap, dan pola tindak &arga masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan antar manusia yang berintikan kerjasama, saling percaya, menghargai keanekaragaman, toleransi, kesamaderajatan, dan kompromi. 2. International Commision of Jurist 'I34(, demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusan-keputusan politik diselenggarakan oleh &n melalui &akil-&akil yg dipilih oleh mereka dan bertanggung ja&ab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yg bebas. 3. Abraham Lincoln, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. 4. Giovanni Sartori, memandang demokrasi sebagai suatu sistem di mana tak seorangpun dapat memilih dirinya sendiri, tak seorangpun dapat mengin5estasikan dia dgn kekuasaannya, kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatas dan tanpa syarat. 6. )nsiklopedi opuler olitik embangunan anca-sila, demokrasi adalah suatu pola pemerintahan dalam mana kekuasaan untuk memerintah berasal dari mereka yang diperintah. 0nsur-unsur budaya demokrasi adalah 7 1. $ebebasan, adalah keleluasaan untuk membuat pilihan terhadap beragam pilihan atau melakukan sesuatu yang bermamfaat untuk kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa tekanan dari pihak manapun. /ukan kebebasan untuk melakukan hal tanpa batas. $ebebasan

harus digunakan untukhal yang bermamfaat bagi masyarakat, dengan cara tidak melanggar aturan yang berlaku. 2. ersamaan, adalah -uhan menciptakan manusia dengan harkat dan martabat yang sama. !i dalam masyarakat manusia memiliki kedudukan yang sama di depan hukum,politik, mengembangkan kepribadiannya masing-masing, sama haknya untuk menduduki jabatan pemerintahan. 3. 2olidaritas, adalah kesediaan untuk memperhatikan kepentingan dan bekerjasama dengan orang lain. 2olidaritas sebagai perekat bagi pendukung demokrasi agar tidak jatuh kedalam perpecahan. 4. -oleransi, adalah sikap atau sifat toleran. -oleran artinya bersikap menenggang 'menghargai, membiarkan, membolehkan( pendirian 'pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan, dll( yang bertentangan atau berbeda dengan pendirian sendiri. 6. Menghormati $ejujuran, adalah keterbukaan untuk menyatakan kebenaran, agar hubungan antar pihak berjalan baik dan tidak menimbulkan benih-benih konplik di masa depan. 8. Menghormati penalaran, adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu, membela tindakan tertentu,dan menuntut hal serupa dari orang lain. $ebiasaan memberipenalaran akan menumbuhkan kesadaran bah&a ada banyakalternatif sumber informasi dan ada banyak cara untuk mencapai tujuan. 9. $eadaban, adalah ketinggian tingkat kecerdasan lahir-batin atau kebaikan budi pekerti. erilaku yang beradab adalah perilaku yang mencerminkan penghormatan terhadap dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain yang tercermin dalam sopan santun, dan beradab. rinsip-prinsip demokrasi secara umum meliputi 7 a. $ekuasaan suatu negara sebenarnya berada di tangan rakyat atau kedaulatan ada di tangan rakyat. b. Masing-masing orang bebas berbicara, mengeluarkan pendapat, beda pendapat, dan tidak ada paksaan. rinsip-prinsip demokrasi ancasila adalah 7 a. $edaulatan di tangan rakyat b. engakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia c. emerintahan berdasar hukuk 'konstitusi( d. eradilan yang bebas dan tidak memihak e. engambilan keputusan atas musya&arah f. .danya partai plitik dan organisasi sosial politik g. emilu yang demkratis. 3iri pemilu yang demokratis menurut Austin Ranney, adalah 7 1. %ak pilih umum, pemilu disebut demokratis manakala semua &arga negara de&asa menikmati hak pilih pasif dan aktif. %ak pilih pasif, yaitu hak &arga negara untuk dapat dipilih menjadi &akil rakyat yang akan duduk di lembaga per&akilan rakyat. %ak pilih aktif, yaitu hak setiap &arga negara untuk dapat memilih atau menggunakan hak pilihnya dalam pemilu untuk memilih &akilnya yang akan me&akilinya di lembaga per&akilan rakyat. 2. $esetaraan bobot suara, suara tiap-tiapemilih diberi bobot yang sama, artinya tidak boleh ada sekelompok &arga negara, apapun kedudukan, sejarah kehidupan, dan jasa-jasanya, yang memperoleh lebih banyak &akildari &arga lainnya. 3ontoh bila harga sebuah kursi parlemen adalah 42:.::: suara,msaka haruis ada jaminan bah&a tak ada sekelompok &arga negarapun yang kurang dari kuota tersebut mendaatkan satu atau bahkan lebih di parlemen.

3. -ersedianya pilihan yang signifikan, para pemilih harus dihadapkan pada pilihan-pilihan atau calon-calon &akil rakyat atau partai politik yang berkualitas. 4. $ebebasan nominasi, ilihan-pilihan itu harus datang dari rakyat sendiri melalui organisasi atau partai politik yang telah diseleksi untuk memdapatkan calon yang mereka pandang mampu menerjemahkan kebijakan organisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. 6. ersamaan hak kampanye, melalui kampanye mereka memperkenalkan program kerja kepada rakyat pemilih, pemecahan masalah yang dita&arkan, serta program kesejahteraan, dll. 8. $ebebasan dalam memberikan suara, para pemilih dapat menentukan pilihannya secara bebas, mandiri, sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan hati nuraninya. 9. $ejujuran dalam penghitungan suara, kecurangan dalam penghitungan suara akan menggagalkan upaya menjelmakan rakyat ke dalam badan per&akilan rakyat. emantau independen dapat menopang per&ujudan kejujuran dalampenghitungan suara. ;. enyelenggaraan secara periodik, pemilu tidak bolrh dimajukan atau diundurka sekehendak hati penguasa. emilu tidak boleh digunakan oleh penguasa untuk melanggengkan kekuasaannya. -api pemilu digunakan untuk sarana penggantian kekuasaan secara damai dan terlembaga. M.3.M-M.3.M !)M1$,.2I 1. !ari segi idiologi, demokrasi ada 2 macam 7 a. !emokrasi konstitusional 'demokrasi liberal(, yaitu kekuasaan pemerintahan terbatas dan tidak banyak campur tangan serta tidak bertindak se&enang-&enang terhadap &arga negaranya. $ekuasaan dibatasi oleh konstitusi. enganut demokrasi ini adalah *egara-negara eropa barat, .merika serikat, India, p akistan, Indonesia, <ilipina, 2ingapura. b. !emokrasi ,akyat ' roletar( adalah demokrasi yang berlandaskan ajaran komunisme dan mar=isme. !emokrasi ini tidak mengakui hak asasi &arga negaranya. !emokrasi ini bertentangan dengan demokrasi konstitusional. !emokrasi ini mencita-citakan kehidupan tanpa kelas sosial dan tanpa kepemilikan pribadi. *egara adalah alat untuk mencapai komunisme yaitu untuk kepentingan kolektifisme. 2. /erdasarkan titik perhatiannya demokrasi ada 3 macam 7 1. !emokrasi <ormal ' negara-negara liberal(, demokrasi menjunjung tinggi persamaan dalam bidang politik, tanpa upaya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. 2. !emokrasi material 'negara-negara komunis(, menitikberatkan pada upaya-upaya menghilangkan perbedaann pada bidang ekonomi, kurang persamaan dalam bidang politik bahkan kadang dihilangkan. 3. !emokrasi gabungan 'negara-negara nonblok(, demokrasi yang menghilangkan kesenjangan ekonomi dan sosial, persamaan dibidang politik, hukum. engelompokan !emokrasi 7 !emokrasi ada 2 macam 7 1. $onstitusional a. *egara >iberalis dan $omunis#2osialis b. Indonesia 7 1. !emokrasi >iberal 2. !emokrasi -erpimpin 3. !emokrasi ancasila

2. $omunis#Mar=isme atau !emokrasi roletar ,I*2I /0!.". !)M1$,.2I /anyak negara mengaku sebagai negara demokrasi, tapi belum tentu menerapkan prinsip demokrasi dengan baik dan benar. rinsip-prinsip demokrasi antar lain 7 1. .danya jaminan hak asasi manusianya, merupakan hak dasar yang melekat sejak lahir merupakan anugerah -uhan "M) yang tidak boleh dirampas oleh siapapu termasuk oleh negara. 2. ersamaan kedudukan di depan hukum, agar tidak te&rjadi diskriminasi dan ketidakadilan, siapapun melanggar hukum harus mendapat sanksi menurut hukum yang berlaku, dan sebaliknya. 3. engakuan terhadap hak-hak politik, seperti berkumpul, beroposisi, berserikat dan mengeluarkanpendapat. 4. enga&asan atau kontrol rakyat terhadap pemerintah, melalui demokrasi itu sendiri. 6. emerintahan berdasar konstitusi, agar pemerintgah tidak menyalahgunakan kekuasaan se&eang-&enang terhadap rakyat. 8. .danya saran atau kritik rakyat terhadap kinerja pemerintah melalui media massa sebagai alat penyalur aspirasi rakyat. 9. emilihan umum yang bebas dan jujur serta adil. ;. .danya kedaulatan rakyat. M.2".,.$.- M.!.*I '3i5il 2ociety( engertian Masyarakat madani 7 1. atrick, ci5il society atau masyarakat madani, adalah jaringan kerja yang komplek dan organisasi-organisasi yang dibentuk secara sukarela, yang berbeda dari lembaga-lembaga negara yang resmi, bertindak secara mandiri atau dalam bekerjasama dengan lembagalembaga negara. 2. Mohammad ..2. %ikam, 3i5il 2ociety, adalah &ilayah kehidupan sosial yang terorganisasi dan bercirikan sukarela, kes&asembadaan, kes&adayaan, kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara, dan terikat dengan norma atau hukum yang berlaku. 3. >ary !iamond, 3i5il 2ociety, adalah kehidupan sisial terorganisasi yang terbuka, sukarela, lahir secara mandiri, bers&adaya, otonom dari negara, terikat pada hukum. 3ontoh menurutnya adalah 7 a. erkumpulan#jaringan perdagangan. b. erkumpulan keagamaan, suku, budaya yang membela hak kolektif, kepercayaan. c. "ayasan penyelenggara pendidikan, asosiasi penerbitan d. +erakanperlindungan konsumen, seperti perlindungan perempuan, perlindungan etnis minoritas, perlindungan kaum cacat, korban diskriminasi. 3I,I-3I,I M.2".,.$.- M.!.*I # 3I?I> 213I)-" 7 1. >ahir secara mandiri, dibentuk oleh masyarakat sendiri tanpa campur tangan negara. 2. $eanggotaan bersifat sukarela, atas kesadaran masing-masing anggota. 3. Mencukupi kebutuhannya sendiri 's&adaya( tidak bergantung bantuan pemerintah. 4. /ebas dan mandiri dari kekuasaan negara sehingga berani mengontrol kebijakan negara. 6. -unduk pada hukum yang berlaku atau norma yang disepakati bersama.

)>.$2.*..* !)M1$,.2I !I I*!1*)2I. 1. Masa 1rde >ama 7 a. !emokrasi parlementer # liberal ',I2 dan 00!2 1@6:(, pada masa ini Indonesia memakai sistemdemokrasi parlementer. 3ara kerja7 $ekuasaan legislatif dijalankan oleh ! ,, partai politik yang menuasai suara mayoritas di ! , membentuk kabinet. $ekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet#!e&an menteri diba&ah pimpinan erdana menteri dan bertanggung ja&ab pada parlemen. residen hanya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dipegang erdana Menteri. $ekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. 4ika ! , atau parlemen menilai kinerja menteri kurang bauik maka parlemen mengajukan mosi tak percaya, maka menteri harus meletakkan jabatannya. 4ika kabinet bubar maka presiden menunjuk formatur kabinet untuk menyususn kabinet baru. 4ika ! , atau parlemen mengajukan mosi tak percaya pada kabinet yang baru, maka ! , atau parlemen dibubarkan dan diadakan pemilihan umum. %al-hal negatif yang terjadi selama berlakunya sistem parlementer 7 1. 0sia atau masa kerja kabinet rata-rata pendek, selama kurun &aktu 1@6: -1@6@ telah terjadi tujuh kali pergantian kabinet. 2.$etidak serasian hubungan antara dalam tubuh angkatan bersenjata. 2ebagian condong ke kabinet Ailopo sebagian condong ke residen 2oekarno. 3. erdebatan terbuka antara 2oekarno dengan tokh Masyumi yaitu Isa .nshary tentang penggantian dasar negara yang lebih Islami apakah akan merugikan umat agama lain atau tidak. 4. Masa kampanye jadi panjang '1@63-1@66(, sehingga meningkatnya ketegangan di masyarakat. 6. $ebijakan beberapa perdana menteri cenderung menguntungkan partainya. 8. emerintah pusat mendapat tantangan dari daerah seperti pemberontakan ermesta dan ,,I. %al-hal positif yang terjadi dimasa demokrasi parlementer 7 1. /adan peradilan menikmati kebebasannya dalam menjalankan fungsinya. 2. ers bebas dan banyak kritik di surat kabar. 3. 4umlah sekolah bertambah 4. $abinat dan ./,I berhasil mengatasi pemberntakan ,M2, !I#-II 6. 2edikit ketegangan diantara umat beragama. 8. Minoritas -ionghoa mendapat perlindungan dari pemerintah. 9. *ama baik indonesia di Internasional dan berhasil melaksanakan $onferensi .sia .frika di /andung .pril 1@66. 2. !emokrasi -erpimpin 6 4uli 1@6@-1@887 Mulai dijalankan sejak dekrit presiden 6 4uli 1@6@, dengan mamakai 00! 1@46 oleh sebab itu demokrasi ini didasarkan atas ancasila dan 00! 1@46. ada &aktu itu sesuai dengan 00! 1@46 maka bentuk negara adalah $esatuan,pemerintahannya adalah ,epublik, sistem pemerintahannya adalah !emokrasi. !alam 00! 1@46 indonesia juga adalah negara hukum.

M , harus berfungsi sebagai lembaga tertinggi negara yang memilih dan mengangkat presiden, oleh karena itu presiden &ajib tunduk dan bertanggung ja&ab kepada M ,. residen bersama ! , membuat 00. residen dibantu para menteri dalam menjalankan kekuasaan )ksekutif dan $ekuasaan "udikatif dijalankan oleh Mahkamah .gung dan badan peradilan di ba&ahnya secara independen bebas dari pengaruh lembaga lainnya. !ari kenyataannya demokrasi terpimpin ini menyimpang dari prinsip negara hukum dan demokrasi berdasarkan ancasila dan 00! 1@46. enyimpangai itu antara lain 7 1. elanggaran prinsip kebebasan kekuasaan kehakiman 7 dimana 00 *o. 1@ tahun 1@84 menyatakan demi kepentingan re5olusi, residen berhak mencampuri proses peradilan. !an hal ini bertentangan dengan ketentuan 00! 1@46. 2ehingga peradilan sering dijadikan untuk menghukum la&an politik dari pemerintah. 2. engekangan hak di bidang politik yaitu berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, yaitu ulasan surat kabar dibatasi atau tidak boleh menentang kebijakan pemerintah. 3. elampauan batas &e&enang presiden. /anyak hal yang seharusnya diatur dalam 00 namun hanya ditetapkan le&at enetapan residen. 4. embentukan lembaga negara )kstrakonstitusional ' diluar 00! 1@46( seperti pembentukan <ront *asional yang dimamfaatkan oleh partai komunis sebagai ajang mempersiapkan pembentukan negara komunis indonesia. 6. engutamaan fungsi residen seperti 7 impinan M ,, ! , dan lembaga lainnya di setarakan dengan menteri dan berada di ba&ah residen. embubaran ! , tahun 1@8: oleh presiden setelah menolak ,encana .nggaran endapatan dan /elanja *egara yang diusulkan pemerintah. adahal dalam 00! 46 menyatakan residen tidak dapat membubarkan !,, bila ! , tidak menyetujui angaran yang diajukan pemerintah maka pemerintah menggunakan anggaran tahun lalu. !emokrasi tidak dipimpinhikmat kebijaksanaan, tetapi dipimpin oleh presiden selaku panglima tertinggi ./,I. $eberhasilan yang capai di masa !emokrasi terpimpinB 1. /erhasilmenumpas pemberontakan !I#-II yang telah berlangsung 14 tahun. 2. /erhasil menyatukan Irian /arat kepangkuan Indonesia dari phak /elanda. 3. !emokrasi ancasila di Masa 1rde /aru 11 Maret 1@88 - 21 Mei 1@@; %al-hal yang terjadi di masa oerde baru adalah 7 elaksanaan demokrasi di indonesia baik di masa 1rde baru maupun reformasi sermua menamakannya demokrasi ancasila, sebab demokrasi ancasila adalah demokrasi yang diji&ai oleh pancasila terutama sila $erakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya&aratan#per&akilan, ber $etuhanan "ang Maha )sa, yang berkemanusiaan yang adail dan beradab, persatuan indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. $ehidupan politik di masa orde baru terjadi penyimpangan-penyimpangan dari cita-cita ancasila dan 00! 1@46,antara lain 7

1.

2.

3. 4. 6.

emusatan kekuasaan di tangan presiden, secara formal kekuasaan negara dibagi ke beberapa lembaga negara seperti M ,, ! ,, M., dll(, taoi dalam praktiknya presiden dapayt mengendalikan lembaga tersebut. .nggota M , yang diangkat dari ./,I adalah diba&ah presiden sebab presiden sebagai panglima tertinggi ./,I. .nggota M , dari 0tusan daerah dapat dikendalikan oleh presiden karena dipilih oleh ! ,! -k. I yang merupakan bagian dari pemerintah daerah sebagai ba&ahan presiden. embatasan hak-hak politik rakyat, 2ejak tahun 1@93 jumlah parpol di indonesia hanya 3 ' , +olkar, !I(, pers bebas tetapi pemerintah dapat membreidel penerbitan ers '-empo, )ditor, 2inar %arapan,dll(. .da perlakuan diskriminatif terhadap anak keturunan $I. engkritik pemerintah dikucilkan secara politik. ega&ai negeri dan ./,I harus menmdukung +olkar 'partai penguasa(. emilu yang tidak demokratis, aparat borokrasi dan militer melakukan cara-cara untuk memenangkan +olkar. %ak parpol dan rakyat pemilih dimanipulasi untuk kemenangan +olkar. embentukan lembaga ektrakonstitusional, untukmelanggengkan kekuasaannya pemerintah membentuk $1 $.M-I/ '$omando engendalian $eamanan dan $etertiban(, utnuk mengamankan pihak-pinak yang pootensial nejadi oposisi pebnguasa. $orupsi, $olusi dan *epotisme '$$*(, .kibat penggunaan kekuasaan yang terpusat dan tak terkontrol, maka $$* meraja lela, rakyat sengsara, menjerumuskan rakyat kepada krisis multidimensi berkepanjangan.krisis moral, kepercayaan. !imasa orde baru ada upaya penanaman nilai ancasila kepada seluruh rakyat dengan cara indoktrinisasi 4 ' edoman enghayatan dan engamalasn ancasila(.

4. !emokrasi ancasila di masa transisi#reformasi 22 Mei- sekarang Mundurnya 2oeharto yang digantikan /4. %abibi yang memerintah sekitar 1; bulan. emuilu yang tertib dan bersih berhasil dilaksanakan tanggal 9 4uni 1@@@ diikuti 4; partai politik dan +us !ur terpilih sebagai presiden dan dicopot tahun 2::1 dari presiden fdan digantikan oleh Mega&ati. )MI>0 A040! /0!.". !)M1$,.2I !I I*!1*)2I. enyelenggaraan pemilu tahun 2::4 diatur dalam 00 no 12 tahun 2::3 tentang pemilu sebagai &ujud pelaksanaan pasal 1 ayat 2 00! 1@46, yang dilaksanakan dengan >angsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. -ujuan pemilu adalah untuk memilih anggota !e&an er&akilan ,akyat, !e&an er&akilna !aeara, ! ,!. 4umlah anggota ! , ditetapkan 66: kursi, ! ,! -$ I sekurang-kurangnya 36 orang dan paling banyak 1:: kursi, ! ,! -$. II# $ota sekurang-kurangnya 2: kursi dan paling banyak 46 kursi. >andasan emilu !i Indoneia 7 1. Idiil 7 nacasila 2. $onstitusinil 7 00! 1@46 3. 1perasional 7 -ap M , no III#M ,#1@@;, 00 no. 31 tahun 2::2 tentang 12 tahun 2::3 tantang emilihan 0mum.

artai politik, 00 *o.

emilu adalah sarana untuk me&ujudkan pelaksanaan 00! pasal 1 ayat 2 yaitu kedaulatan ditangan rakyat dan dilakukan menurut 0ndang-0ndang. !alam pemilu rakyat memiliki hask pilih aktif dan pasif. .ktif adalah hak rakyat untuk dapat memilih &akilnya daBam pemilu yang akan dudum, di ! ,, sedang hak pasif adalah hak &arganegara dalam pemilu

untuk dapat dipilih menjadi anggota ! ,#M ,. 2ehubungan denga hak pilih dan memilih, maka hendaknya masyarakat dapat 7 a. Menggunakan hak memilih dan dipilih sebaik-baiknya. b. Menghormati badan permusya&aratan#per&akilan. c. Menerima dan melaksanakan hasil keputusan yang telah dilakukan secara demokratis, dengan itikad baik dan tanggung ja&ab. Menurut 00 ,I *o. 22 -ahun 2::3, tentang susunan dan kedudukan M ,, ! ,, ! !, dan ! ,! disebutkan sebagai berikut 7 1. ! , terdiri dari anggpota partai politik peserta pemilu yang dipilih melalui pemilu 7 a. .nggota ! , berjumlah 66: kursi b. $eanggotaan ! , diresmikan dengan keputusan presiden c. .nggota ! , berdomisili di ibukota negara ,I 2. ! ! rterdiri atas &akil-&akil daerah pro5insi yang dipilih melalui pemilu 7 a. .nggota ! ! dari setiap pro5insi ditetapkan sebanyak 4 kursi b. 4umlah seluruh anggota ! ! tidak boleh melebihi sepertiga anggota ! ,. c. $eanggotaan ! ! diresmikan oleh keputusan residen d. .nggota ! ! berdomisili di daerah pemilihannya dan selama bersidang bertempat di ibukota ,I 3. ! ,! ro5insi terdiri dari anggota partai politik peserta pemilu yang dipilih berdasarkan hasil pemilu 7 a. .nggota ! ,! ro5insi berjumlah minimal 36 kursi dan sebanyak-banyaknya 1:: rang. b. $eanggotaan ! ,! diresmikan dengan keputusan Menteri dalam*egeri atas nama presiden c. .nggota ! ,! pro5insi berdomisili di ibukota pro5insi. 4. ! ,!! kabupaten#$ota terdiriatas anggota partai politik peserta pemilu yang diCilih melalui pemilu 7 a. .nggota ! ,! $abupaten#$ota berjumlah minimal 2: kursi dan sebanyak-banyaknya 46 kursi. b. $eanggotaanya diresmikan dengan keputusan +ubernur atas nama presiden. c. .nggota ! ,! $abupaten#$ota berdomisili di kota kabupaten bersangkutan. erbedaan emilu 2ebelum dengan sesuidah tahun 2::4
*o embeda 2ebelum 2::6
Setelah 2004

1 -ujuan emilu
2 2istem emilihan

DPR,DPRD Provinsi Memilih ! ,,! ,!Memilih dan kota ditambah DPD ro5insi dan(Dewan Perwakilan Daerah) $ab.#$ota

roporsional denga stelsel rpporsional dengan daftar daftra 'pilih#coblos gambar alon terb!ka (pilih oblos partai politik( gambar partai politik dan nama alon di bawah gambar parpol "ang dipilih#

$#

Daerah pemilihanDidasarkan pada&# Didasarkan pada '!mlah kab!paten%kotamad"a ata!pend!dk "ang ada di provinsi wila"ah terseb!t 2# daerah pemilihan !nt!k DPR adalah provinsi, DPRD Provinsi adalah kab!paten%(otamad"a, DPRD (ab!paten adalah ke amatan ata! gab!ngan ke amatan# Peserta Pemil! S"arat politik pemil! Partai politik Partai politik perorangan %individ! dan

4# )

partaiMemiliki peng!r!s dan&# memiliki peng!r!s dan pesertasekretariat tetap di setengahsekretariat di d!a ata!tiga pada kab!paten%kotamad"apada kab!paten%kotamad"a "ang ada di provinsi "ang ada diprvinsi terseb!t# 2# memiliki anggota &000 orang ata! seperserib! pend!d!kdimasing*masing kab!paten%kotamad"a "ang dib!ktikan dengan kart! tanda anggota#

S"arat perseorangan sebagai pesertapemil!

,idak ada

&# did!k!ng minimal &000 orang di provinsi "ang berpend!d!k sat! '!ta orang dan minimal )000 orang di provinsiberpend!d!k k!rang lebih &) '!ta orang# 2# D!k!ngan terseb!t tersebar di sek!rang* k!rangn"a di 2) - dari '!mlah kab!paten%kotamad"a provinsi "ang bersangk!tan

Pasnitia pen"elenggara

Dip!sat dilaksanakan oleh$omusi pemilihan umum '$ 0( (P/ dan panitiapemilihandari pusat sampai daerah yang bersifat non partisipan, indonesia sebagaipelaksanapemil!# Diindependen dan tetap sampai 6 daerah dilaksanakan olehtahun. panitia pemilihan daerah (PPD) tk 0 dan 00

S"arat legislatif

alonS!rat keterangan dari3ar!s memiliki i'a4ah SM2 peng!r!s parpol "angdan "ang sedera'at men"atakan alon p!n"a pengalaman setaraf dengan SM2

Pelibatan perem!an

,idak ada

6ominasi aleg memperhatikan k!ota $0 peremp!an

&0 Perhit!ngan D!l! ada stamb!s a perolehan k!rsi

ord

Mengg!nakansistem bilanganpembagi pemilihan

&& Penegakan h!k!m

,idak ada ketent!an pidana 2daketent!an pidana beserta h!k!m a aran"a%prosed!rn"a

)>.$2.*..* /0!.". !)M1$,.2I !i >ingkungan keluarga 7 Masalah D masalah keluarga hendaknya diselesaikan dengan musya&arah. $eoala keluarga selalu menyerap aspirasi dan pendapat dari anggota keluarga untuk mencapai kata mufakat. Mamfaat musya&arah di lingkungan keluarga adalah 7 1. 2eluruh anggota keluarga merasa berarti atau berperanan. 2. .nggota keluarga ikut bertanggung ja&ab terhadap keputusan bersama. 3. -idak ada anggota keluarga yang merasa ditinggalkan 4. 2emangat kekluargaandan kebersamaansemakinkokoh. !i lingkungan semkolah 7 1.menyusun tata tertib bersama 2. Menyusun kelompok piket kelas 3.Mermilihketua 12I2, ketua kelas !i >ingkungan Masyarakat 7 1. emilihan ketua ,2.Musya&arah dyang menyangkut kepentingan bersama,sepertiprogram pembaEngunan masyarakat dan lingkungan. !i >ingkungan *egara 7 1. -erlibat dalam pemilihan umum 2.Melalui &akil kita terlibat dalampenyusunan 0ndang-undang 3. Melaskukan enga&asan baik terhadap &akil rakyatmaupun pemerintah melalui media massa.