Anda di halaman 1dari 10

Alur Diagnosis TB Paru

2. Pemeriksaan fisik Keadaan umum pasien konjungtiva mata atau kulit yang pucat karena anemia, suhu demam (subfebris , badan kurus atau berat badan menurun! "ulit dibedakan dengan pneumonia biasa! Apeks paruperkusi redup, auskultasi suara napas bronkial, ronchi basah,kasar dan nyaring! Penebalan pleuravesikular melemah! Kavitas besarhipersonor#timpani,auskultasi suara amforik!

Pemeriksaan $adiologis
%okasi lesi terbanyak di apeks paru! Bayangan bercak&bercak # noduler! Adanya kavitas! Adanya kalsifikasi! Kelainan bilateral di lapangan atas! Bayangan milier! Bayangan fibrosis!

Pemeriksaan %aboratorium
1. Pemeriksaan sputum penting !
ditemukan adanya kuman BTA mycobacterium tuberculosis dalam sputum! pemeriksaan sputum '
Pe(arnaan langsung )iehl*eelsen dan Pe(arnaan Tan Thiam +ok (Kinyoun , -abbett ! Kultur .&/ minggu
BTA positif ditemukan 3 batang kuman BTA pada satu sediaan atau diperlukan 5000 kuman dalam 1 mL sputum.

2. Pemeriksaan Dara Tidak sensitif dan tidak spesifik! TB aktif leukosit sedikit ,hitung jenis pergeseran ke kiri, jumlah limfosit diba(ah normal, %0D Pnyakit sembuh leukosit normal, limfosit ,%0D # normal

3. Tes Tuberkulin Bantu menegakkan diagnosis terutama pada anak&anak (balita tes 1antou2 yakni dengan menyuntikkan 3,4 cc tuberculin P!P!D (Purified Protein Derivative intrakutan berkekuatan 5 intermediet strength! +2 menyatakan sedang atau pernah mengalami infeksi 1! Tuberculosis, 1! Bovis, vaksinasi B6- dan 1ycobacterium patogen lainnya!

+asil Tes 1antou2


7ndurasi 3&5 mm' Mantoux negatif = golongan no sensitivity. Di sini peran antibody paling menonjol! 7ndurasi 8&9 mm' hasil meragukan : golongan low grade sensitivity. Di sini peran antibody humoral masih menonjol. 7ndurasi 43&45 mm' Mantoux positif = golongan normal sensitivity.Di sini peran kedua antibody seimbang! 7ndurasi ; 45 mm' Mantoux positif kuat = golongan hypersensitivity. Di sini peran antibody seluler paling menonjol.