Anda di halaman 1dari 3

Pamor (Parodi Humor)

BALON Sepulang sekolah dua orang anak mendekati penjual balon sambil benyanyi. Jenet Alex : balonku ada lima : rupa-rupa warnanya

Jenet : hijau,kuning,kelabu Alex : merah muda dan biru

Jenet : meletus balon hijau Alex : Duarr . . . . . ! (sambil menusuk balon yang ada didekatnya) : grrrr . . . . . !!!!

Penjual

Bahasa Inggris Guru : Hesty, coba kamu jawab pertanyaan ibu dengan bahasa inggris. Hesty : Ya, bu Guru : Who are you ? Hesty : I am hesty. Guru : What food do you like ? Hesty : I am goreng

http://master-dragonknight.blogspot.com/2014/02/humor-seru-seruan.html

Page 1

Pamor (Parodi Humor)


Bulan dan Spanyol John Rexa John Rexa John : Jauh mana, bulan dan spanyol ? : Ya, jelas jauh spanyol : Kok bisa ? : Dari sini kita dapat lihat bulan sedangkan dari spanyol tidak. Iya,kan ? : Iya juga.

Kombinasi Ayah : Punk, kenapa rapormu banyak merahnya, ha ? Punky : Biar warnanya kombinasi, Pak Bosankan kalo item terus.

Kalung Lola Sari Lola Sari Lola : Kalung apa yang panjang ? : Kalungnya penari : Salah : Abis, kalung apa sih ? : Kalungnya penjahit, alias meteran. Inikan dikalungkan di lehernya Sari : Bisa saja kamu.

Tidak Merepotkan Dalam suatu latihan terjun payung seorang calon penerbang yang terkenal PENAKUT bertanya kepada instruktur disampingnya, saat ia mendengar aba -aba siap untuk penerjunan. Pak, Bagaimana parasut saya tidak membuka ? Ooooo , itu malah enak, sahut sang instruktur seenaknya. Kok enak ? jawab si penerjun
http://master-dragonknight.blogspot.com/2014/02/humor-seru-seruan.html Page 2

Pamor (Parodi Humor)


Ya, sesampai dibawah nanti, kamu enggak usah repot lagi membungkus parasut. Justru kawan-kawan yang bakal repot membungkus kamu.

Telur Rebus Hari ini tiba-tiba ada ulangan matematik mendadak, karena tidak belajar semalam aku tidak bisa mengerjakan soal satupun sehingga nilaiku Nol. Karena takut ketahuan ibu kertas ulangan kusimpan disaku celanaku. Dirumah aku bersikap seperti biasa dan wajar-wajar saja supaya ibu tidak bertanya-tanya. Kebetulan adikku agak demam ibu kemudian meyuruhku ke apotik terdekat sambil menyerahkan selembar resep dan uang Rp.5000,Tiba diapotik ternyata pembelinya agak ramai sehingga aku menunggu seperempat jam lebih sebelum dilayani. Tiba giliranku cepat kusodorkan uang dan resep itu, begitu membaca sang pelayan tersenyum sejenak. Kemudian berkata kok telur rebusnya semua pasti semalam tidak belajar. Karena curiga kumnta kembali kertasku tadi, alamak ternyata yang kusodorkan ulangan matematikaku. Sedangkan resepnya tertinggal disaku celana. Malunya aku.

By : xDRAGONx

http://master-dragonknight.blogspot.com/2014/02/humor-seru-seruan.html

Page 3