Anda di halaman 1dari 15

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis tertaut hati tuk mengigat dan mengugah hati dalam mengapai ridho allah. Dan tak lupa pula kita kirimkan slwat beriringan salam yakni allah huma soli ala muhammad wa ala ali muhammad kita aturkan kepada jujungan utusan nabi yaitu

Page | 1

muhammad SAW. Yang telah mengajarkan kita tetang adap beribadah sampai adab sesama manusia Segala keindahan rasa yang telah diberikan Nya telah tertuang pada sebuah karya ilmiia dengan judul MENGIGAT HATI Dalam menyelesaikan karya inie penulis mengharapkan kritik dan saran atau masukan untuk menyelesaikan karya ilmia inie. Akhirnya kepada semua pihak yang mauberikan masukan, penulis hanya dapat mengucapkan terimah kasih, semoga bantuan, kebaikan, dan pengorbanan yang diberikan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT, Amin.

Bangkinang, Desember 2013

Nurul Fajri, SE

Penulis

Page | 2

Kesimpulan JADILAH DIRIMUE SENDIRI AGAR ENGKAU TAHU KEKURANGAN MUE DISAAT KAMU MERASA DISANALAH ENGKAU MINTAK PERTOLONGAN DAN BERSERAH DIRI MOGA ENGKAU BERTAWA Maha suci allah dengan firmanya Hadist nabi Barang siapa petang nya berpenat penat karna usaha maka petangnya di ampunkan Allah mengapuni bagi orang berkerja dengan iklas dan niat yang baik serta di awali membaca bismilah karna itue sama dia tak melupakan allah Nabi pernah membangunkan anak nya sambil berkata wahai anak aku bagunlah saksikan resqi tuhan mue Allah sangat menyayangi orang yang mau berusaha dan menyukuri nikmat yang diberikan. Karna nabi pernah mengatkan sesunguh barang siapa yang berpergian di pagi hari adalah orang yang beruntung sebab jika di awalin dengan baik maka hasilnya akan baik Islam yang beruntung itu adalah orang yang mau berpikir Kunci kebahagian dunia akhirat adalah orang yang berilmu

Orang yang berilmu itu adalah orang yang ingat akan mati Kunci ilmu itu sebenarnya adalah orang yang dapat petunjuk dan di terapkan dengan penuh sabar dan keiklasan Ada 7 macam orang masuk surga 1. Pemimpin yang adil ( orang mempunyai tangung jawab ) Sebagai mana Firman Allah setiap manusia itu adalah pemimpin dan setiap kepemipinan akan di pertangungjawabkan Ada 3 macam yang akan di pertangung jawabkan Kepada Allah Kepada manusia Kepada kita 2. Pemuda / Pemudi yang tertaud kemesjid 3. Pemuda / Pemudi yang percintaanya bertemu dan berakhir karna allah Yang dimaksud disinie percintaan karna ingin merawatnya semata mata untuk beribadah kepada Allah Page | 3

Jika dia mencintai seseorang, hendaklah dia mencintainya kecuali kerana Allah
4. Pemuda / Pemudi yang takut zina Dari para sahabat nabi janganlah kamu putuskan keperewanan seseorang sebelum halal bagi mue karna yang hal lebih nikmat dari pada yang haram yang haram akan menimbulkan rasa bersalah yang akan menghukum mue maka takutlah kepada allah. 5. Pemuda / Pemudi yang berimpak dijalan allah 6. Pemuda / Pemudi bertaubat Iman ilmu hati mulut otak surga amal Taqwa

7. Pemuda / Pemudi berserah diri

Page | 4

KESIMPULAN BERSERAH DIRILAH DAN BERSUJUD DENGAN HATI YANG IKLAS AGAR ENGKAU MENDAPAT RAHMAT ALLAH SETELAH DAPAT MAKA BESUKURLAH SEBAGAI MANA NABI IBRAHIM AS DAN CONTOH LAH NABI MUHAMMAD SESUNGGUH NYA BELIU UTUSAN DARI SEMUA NABI YANG MENYEMPURNAKAN AGAMA IBRAHIM. AS. PENGIKUT NABI IBRAHIM YAITU, HARUN, YUSUF , DAUD, MUSA , ISA DAN NABI MUHAMMAD. GELAR NABI BERDASARKAN KETAKWAANYA ADAM ( DATUK NABI ) IBRAHIM ( BAPAK NABI ) YUSUF ( PUTRA NABI ) MUHAMMAD (

UTUSAN PARA NABI ) SEBAGAI MANA DOA NABI IBRAHIM


NAH SEKARANG TINGAL KITA AJA LAGI KARNA SEMUA NABI MEMPUNYAI GELAR (

KEKASIH ALLAH )

A. Sejarah islam

Islam itu adalah agama yang mendapatkan keselamatan yang di ajarkan oleh nabi Page | 5 muhammad SAW, dalam meningkatkan dan menyempurnakan tauhid kepada allah. Dan islam merupakan agama yang meneruskan ajaran para nabi allah terutama ibrahim as. setelah nabi muhammad wapat akan diteruskan oleh para utusan allah ( para sahabat nabi, ulama dan al ustad ) sejarah islam itu sendiri didasakan akan perubahan dalam kebaikan sesama umat manusia Adapun sumber pengambilan syari`ah bagi ahli Islam adalah Al Kitab As Sunnah Ijma` dan Qiyas . Sedangkan bagi orang-orang tasawuf perbuatan syariat mereka didirikan diatas mimpi-mimpi khidhir jin orang-orang mati syaikh-syaikh semua mereka itu dijadikan pembuat syariat. Oleh karan itu jalan-jalan dan cara-cara pembuatan syariat tasawuf itu bermacam-macam. Sampai-sampai mereka mengatakan jalan-jalan menuju Allah SWT itu sebanyak bilangan nafas makhluk-makhluk. Maka tiap-tiap syaikh memiliki tarekat dan manhaj/jalan utk pendidikan dan dzikir khusus. Maka tasawuf itu adalah ribuan agama aqidah dan syari`at; bahkan ratusan ribu tidak terhitung banyaknya semuanya itu dibawah apa yg dinamakan tasawuf. Dan inilah perbedaan asasi antara Al Islam dan tasawuf. Islam itu adalah agama yg Muhaddad aqidahnya ibadahnya dan syari`atnya. Sedangkan tasawuf itu agama yg tidak ada batasannya tidak ada pengertian dalam aqidah ataupun syari`at-syari`atnya. Inilah perbedaan yg paling besar antara Al Islam dan tasawuf. I. Garis-garis besar Aqidah Sufisme Aqidah Sufisme mengenai Allah Orang-orang tasawuf percaya kepada Allah dgn aqidah-aqidah yg macam-macam diantaranya al-hulul seperti pendapat Al Hallaj . Faham hulul faham yg menyatakan bahwa Tuhan telah memilih tubuh-tubuh manusia tertentu sebagai tempat-Nya setelah sifat-sifat kemanusian dalam tubuh tersebut dihilangkan. Faham hulul dalam tasawuf ditimbulkan oleh Husein Ibnu Manshur al-Hallaj yg mengajarkan bahwa Allah memiliki dua sifat dasar yaitu sifat ke-Tuhan-an dan sifat kemanusiaan . Hal tersebut dilihat dari teori kejadian makhluk-Nya sebagai berikut Sebelum Tuhan menciptakan makhlukIa hanya melihat dirinya sendiri. Dalam kesendirian-Nya itu terjadilah dialog antara Tuhan dgn diri-Nya. Dialog yg dalam tidak terdapat dalam kata-kata atau pun huruf-huruf. Yang dilihat Allah hanya kemuliaan dan ketinggian-Nya dan Dia pun cinta pada Dzat-Nya sendiri. Cinta yg tidak dapat disifatkan dan cinta inilah yg menjadi sebab wujud dan sebab dari banyak dan Ia-pun mengeluarkan dari yg tiada bentuk Diri-Nya yg mempunyai segala sifat dan nama-Nya dan bentuk tersebut adl Adam dan seterusnya. Setelah Adam tercipta degan cara-Nya maka Ia sangat mencintai dan memuliakannya di surga dan sebagai khalifah di bumi-Nya. Kemudian akibat pendapatannya yg mengandung kemusyrikan itu maka Al-Hallaj yg lahir di FarsPersi 244H/ 26Maret 922 M. di Baghdad di bawah kekhalifahan Abbasiyah khalifah ke-18 dari 37 khalifah Al-Muqtadir bi `I-lah Selain Al-Hallaj dituduh membawa pahaman menyesatkan ia juga dituduh mempunyai hubungan dgn Syi`ah Qaramithah suatu kelompok Syi`ah garis keras yg dipimpin oleh Hamdan bin Qarmat yg menentang pemerintahan Dinasti Abbasiyah sejak Abad ke-10 sampai abad ke-11.

Sumber lain menyebutkan Abu Mughits Al-Husein bin Manshur Al-Hallaj dilahirkan diPersia seorang cucu dari penganut Zoroaster dibesarkan di Irak. Tokoh inilah yg terkenal dgn hululiyyin dan Ittihadiyyin . Ia dituduh kafir dibunuh dan disalib karen empat perkara yg dituduhkan kepadanya Karena berhubungan degan orang-orang Qaramithah . Karena ucapannya Aku adl Tuhan yg Haq . Karena pengikutnya meyakini akan ke-Tuhan-an diri-nya. Karena pendapatnya tentang haji bahwa haji ke Baitullah tidak termasuk suatu kewajiban yg harus dilaksanakan. Tentang kepribadiannya banyak hal-hal yg tidak jelas. Pertama sikapnya yg sangat keras kepala membangkang dan ekstrim. Ia mengarang buku Al-Thawwasin yg diteliti dan diterbitkan kembali oleh Louis Massignon . Ulama yg hidup pada masa itu diantaranya AtThabari ahli tarikh / sejarah . Al- Asyari ahli ilmu kalam yg pernah berfaham Mutazilah selama sekitar 40 tahun kemudian berubah ke faham yg kini disebut Asyariyah Asyairah dan kemudian rujuk ke manhaj salaf dgn menyusun kitab Al-Ibanah kitab tauhidyang manhaj-nya salaf namun para pengikut kini merujuknya bukan ke salaf tapi ke yg Asyariyah yg berdekatan dgn faham Maturidiyah. Beliau wafat tahun 935 M berarti masih hidup selama tiga tahun setelah disalibnya Al-Hallaj 923 M. Sedang Junaid Al-Baghdadi mufassir sufi pertama meninggal tahun 910 M saat itu Al-Hallaj baru berumur dua atau tiga tahun ketika umur 25 tahun Al-Hallaj dibunuh dan disalib di jembatan Baghdad lantaran fahamnya yg dinilai sangat membahayakan Islam. Dan diantara aqidah sufi yaitu wihdatul wujud di mana tidak ada pemisahan antara khaliq dan makhluk. Inilah aqidah yg terakhir yg tersebar sejak abad ketiga Hijriyah sampai hari ini dan diterapkan akhir-akhir ini oleh tiap tokoh tasawuf. Yang paling terkenal dalam aqidah ini adl Ibnu Arabi Ibnu Sabin At-Tilmasani Abdul Karim Al-jilli Abdul Ghani AnNablisi dan para tokoh tarekat-tarekat sufisme baru pada umumnya. Ada pula aqidah sufi yanfg namanya ittihad yaitu bersatunya seorang sufi sedemikian rupa dgn Allah SWT setelah terlebih dahulu melalui penghancuran diri dari keadaan jasmani dan kesadaran rohani utk kemudian berada dalam keadaan baka` Paham ittihad pertama kali dikemukakan oleh sufi Abu Yazid al-Bustami Pada suatu waktu dalam pengembaraannya setelah shalat Subuh Yazid Al-Bustami berkata kepada orang-orang yg mengikutinyaInnii ana Allah laa ilaaha illaa ana fa`budnii . Mendengar kata-kata itu orang-orang yg menyertainya mengatakan bahwa al-Bustami telah gila. Menurut pandangan para sufi ketika mengucapkan kata-kata itu al-Bustami sedang berada dalam keadaan ittihad suatu maqam tertinggi dalam paham tasawuf. Dalam keadaan ittihad seorang sufi sering mengucapkan kata-lata yg aneh seakan-akan ia mengaku Tuhan seperti yg diucapkan al-Bustami diatas. Al-Bustami juga pernah mengucapkan kata-kataSubhani subhani ma a`dhama sya`ni . Al-Bustami juga berkataLaisa fi al-jubbah illa Allah . Kata-kata seperti itu disebut syathahat . Dalam pandangan sufi kata-kata itu bukan keluar dari seorang sufi tetapi kata-kata
Page | 6

Allah SWT melalui lisan seorang sufi tetapi sedang dalam keadaan ittihad. Bukan Dzat Allah SWT yg berbicara tetapi aspek Allah SWT yg ada pada diri sufi itulah yg sedang berbicara. Betapa jauh kepercayaan sufi itu dari Islam. Allah SWT disamakan dgn jin atau syetan yg masuk kediri manusia hingga manusianya menjadi kesurupan dan bicaranya ngaco hanya saja dinamakan syathahat yaitu bicara ngaco namun justru dianggap telah mencapai tingkatan tertinggi yg mereka tuduhkan yakni ittihad menyatu degan Tuhan. Na`udzubillaahi min Page | 7 dzaalik dari aqidah yg amat sesat itu. Ajaran islam yang baik menurut nabi itu yang terterah dalam hadis berikut:



ulab idbDaall dbA iraD,Ada seseorang yang bertanya kepada nabi sallahualaihissalam: Islam manakah yang paling baik? Nabi menjawab : memberimakan kepada orang miskin atau kepada tamu mue

B. Indahnya islam

Tema keindahan Islam sangat luas, panjang lebar sulit untuk diringkas dengan bilangan waktu yang tersisa. Sebelumnya, yang perlu kita ketahui adalah firman Allah.

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. (Qs. Ali Imran: 19) Juga firman-Nya.

Barang siapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima. (Qs. Ali Imran: 85) Jadi, agama yang dibawa oleh para nabi dan menjadi sebab Allah mengutus para rasul adalah dienul Islam. Allah mengutus para rasul untuk mengajak agar orang kembali kepada Allah. Para rasul datang untuk memperkenalkan Allah. Barang siapa menaati mereka, maka para rasul akan memberikan kabar gembira kepadanya. Adapun orang yang menentangnya, maka para rasul akan menjadi peringatan baginya. Para rasul diperintahkan untuk menegakkan agama di dunia ini. Allah berfirman.

Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan kepada Nuh Page | 8 dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu Tegakkan agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)Nya orang yang kembali (kepada)-Nya. (Qs. Asy-Syura: 13) Islam adalah agama yang dipilih Allah untuk makhluk-Nya. Agama yang dibawa Nabi merupakan agama yang paripurna. Allah tidak akan menerima agama selainnya. Jadi agama ini adalah agama penutup, yang dicintai dan diridhaiNya. Allah berfirman.

Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada)-Nya. (Qs. Asy-Syura: 42) Sebagian ahli ilmu mengatakan, Sebelumnya aku mengira bahwa orang yang bertaubat kepada Allah, maka Allah akan menerima taubatnya. Dan orang yang meridhoi Allah, niscaya Allah akan meridhoinya. Dan barang siapa yang mencintai Allah, niscaya Allah akan mencintainya. Setelah aku membaca Kitabullah, aku baru mengetahui bahwa kecintaan Allah mendahului kecintaan hamba pada-Nya dengan dasar ayat,

Dia mencintai mereka dan mereka mencitai-Nya. (Qs. Al Maaidah: 54) Ridha Allah kepada hambaNya mendahului ridha hamba kepada-Nya dengan dasar ayat,

Allah meridhoi mereka dan mereka meridhoi-Nya. (Qs. At-Taubah: 100) Dan aku mengetahui bahwa penerimaan taubat dari Allah, mendahului taubat seorang hamba kepada-Nya dengan dasar ayat,

Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. (Qs. At-Taubah: 118) Demikianlah, bila Allah mencintai seorang manusia, maka Dia akan melapangkan dadanya untuk Islam. Dalam Shahihain, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah bersabda. Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Tidak ada seorang Yahudi dan Nasrani yang

mendengarku dan tidak beriman kepadaku, kecuali surga akan haram buat dirinya. (Hadits Riwayat Muslim) Karena itu, agama yang diterima Allah adalah Islam. Umat Islam harus menjadikannya sebagai kendaraan. Persatuan harus bertumpu pada tauhid dan syahadatain. Islam agama Allah. Kekuatannya terletak pada Islam itu sendiri. Allah menjamin penjagaan terhadapnya. Allah berfirman,
Page | 9

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (Qs. Al-Hijr: 9) Sedangkan agama selainnya, jaminan ada di tangan tokoh-tokoh agamanya. Allah berfirman.

Disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab. (Qs. Al Maaidah: 44) Kalau mereka tidak menjaganya, maka akan berubah. Ia bagaikan sesuatu yang mati. Harus digotong. Tidak dapat menyebar, kecuali dengan dorongan sekian banyak materi. Sedangkan Islam pasti tetap akan terjaga. Karena itu, masa depan ada di tangan Islam. Islam pasti menyebar ke seantero dunia. Allah telah menjelaskannya dalam Al Quran, demikian juga Nabi dalam Sunnahnya. Kesempatan kali ini cukup sempit, tidak memungkinkan untuk menyebutkan seluruh dalil. Tapi saya ingin mengutip sebuah ayat.

Barang siapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tidak menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya. (Qs. Al-Hajj: 15) Dalam Musnad Imam Ahmad dari sahabat Abdullah bin Amr, kami bertanya kepada Nabi, Kota manakah yang akan pertama kali ditaklukkan? Konstantinopel (di Turki) atau Rumiyyah (Roma)? Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, Konstantinopel-lah yang akan ditaklukkan pertama kali, kemudian disusul Rumiyyah. Yaitu Roma yang terletak di Italia. Islam pasti akan meluas di seluruh penjuru dunia. Pasalnya, Islam bagaikan pohon besar yang hidup lagi kuat, akarnya menyebar sepanjang sejarah semenjak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Islam adalah agama (yang sesuai dengan) fitrah. Kalau anda ditanya, bagaimana engkau mengetahui Robb-mu. Jangan engkau jawab, dengan akalku, tapi jawablah, dengan fitrahku. Oleh karena itu, ketika ada seorang atheis yang mendatangi Abu Hanifah dan meminta dalil bahwa Allah adalah Haq (benar), maka beliau menjawab dengan dalil fitrah. Apakah engkau pernah naik kapal dan ombak mempermainkan kapalmu? Ia

menjawab, Pernah. (Abu Hanifah bertanya lagi), Apakah engkau merasa akan tenggelam? Jawabnya, Ya. Apakah engkau meyakini ada kekuatan yang akan menyelamatkanmu? Ya, jawabnya. Itulah fitrah yang telah diciptakan dalam dirimu. Kekuatan ada dalam dirimu itulah kekuatan fitrah Allah. Manusia mengenal Allah dengan fitrahnya. Fitrah ini terkandung dalam dada setiap insan. Dasarnya hadits Muttafaq Alaih. Nabi bersabda: Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang Page | 10 menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi. Akal itu sendiri bisa mengetahui bahwa Allah adalah Al-Haq. Namun ia secara mandiri tidak akan mampu mengetahui apa yang dicintai dan diridhoi Allah. Apakah mungkin akal semata saja dapat mengetahui bahwa Allah mencintai sholat lima waktu, haji, puasa di bulan tertentu? Karena itu, fitrah itu perlu dipupuk dengan gizi yang berasal dari wahyu yang diwahyukan kepada para nabi-Nya. Sekali lagi, nikmat dan anugerah paling besar yang diterima seorang hamba dari Allah ialah bahwa Allah-lah yang memberikan jaminan untuk menetapkan syariat-Nya. Dialah yang menjelaskan apa yang dicintai dan diridhaiNya. Inilah nikmat terbesar dari Allah kepada hamba-Nya. Bila ada orang yang beranggapan ada kebaikan dengan keluar dari garis ini dan mengikuti hawa nafsunya, maka ia telah keliru. Sebab kebaikan yang hakiki dalam kehidupan ini maupun kehidupan nanti hanyalah dengan menaati seluruh yang datang dari Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. Syariat Islam datang untuk menjaga lima perkara. Allah telah mensyariatkan banyak hal untuk menegaskan penjagaan ini. Islam datang untuk menjaga agama. Karena itu, Allah mengharamkan syirik, baik yang berupa thawaf di kuburan, istighatsah kepada orang yang dikubur serta segala hal yang bisa menjerumuskan ke dalam syirik, dan mengharamkan untuk mengarahkan ibadah, apapun bentuknya, (baik) secara zahir maupun batin kepada selain Allah. Oleh sebab itu, kita harus memahami makna ringkas syahadatain yang kita ucapkan. Syahadat Laa Ilaaha Illa Allah, maknanya: tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, ibadah hanya milik Allah. Ini bagian dari pesona agama kita. Allah mengharamkan akal, hati dan fitrah untuk melakukan peribadatan dan istijabah (ketaatan mutlak) kepada selain-Nya. Sedangkan makna syahadat Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah, (yakni) tidak ada orang yang berhak diikuti kecuali Muhammad Rasulullah. Kita tidak boleh mengikuti rasio, tradisi atau kelompok jika menyalahi Kitab Allah dan Sunnah Rasulullah. Maka seorang muslim, di samping tidak beribadah kecuali kepada Allah, juga tidak mengikuti ajaran kecuali ajaran Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Ia tidak mengikuti rayu keluarga, rayu kelompok, rayu jamaah, rayu tradisi dan lain-lain jika menyalahi Al Quran dan Sunnah. Dakwah Salafiyah yang kita dakwahkan ini adalah dinullah yang suci dan murni, yang diturunkan oleh Allah pada kalbu Nabi. Jadi dalam berdakwah, kita tidak mengajak orang untuk mengikuti kelompok ataupun individu. Tetapi mengajak untuk kembali kepada Al Quran dan Sunnah. Namun, memang telah timbul dakhon (kekeruhan) dan tumbuh bidah. Sehingga kita harus menguasai ilmu syari. Kita beramal (dengan) meneladani ungkapan Imam Malik, dan ini, juga perkataan Imam Syafii, Setiap orang bisa diambil perkataannya atau ditolak, kecuali pemilik kubur ini, yaitu Rasulullah. Telah saya singgung di atas, agama datang untuk menjaga lima perkara. Penjagaan agama dengan mengharamkan syirik dan segala sesuatu yang menimbulkan akses ke sana. Kemudian penjagaan terhadap badan dengan mengharamkan pembunuhan dan gangguan kepada orang lain. Juga datang untuk memelihara akal dengan mengharamkan khamar,

minuman keras, candu dan rokok. Datang untuk menjaga kehormatan dengan mengharamkan zina, percampuran nasab dan ikhtilath (pergaulan bebas). Juga menjaga harta dengan mengharamkan perbuatan tabdzir (pemborosan) dan gaya hidup hedonisme. Penjagaan terhadap kelima perkara ini termasuk bagian dari indahnya agama kita. Syariat telah datang untuk memerintahkan penjagaan terhadap semua ini. Dan masih banyak perkara yang digariskan Islam, namun tidak mungkin kita paparkan sekarang. Page | 11 Syariat telah merangkum seluruh amal shahih mulai dari syahadat hingga menyingkirkan gangguan dari jalan. Karena itu tolonglah jawab, kalau menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk bagian dari keimanan, bagaimana mungkin agama memerintahkan untuk mengganggu orang lain, melakukan pembunuhan dan peledakan? Jadi, ini sebenarnya sebuah intervensi pemikiran asing atas agama kita. Semoga Allah memberkahi waktu kita, dan mengaruniakan kepada kita pemahaman terhadap Kitabullah dan Sunnah Nabi dengan lurus. Dan semoga Allah memberi tambahan karunia-Nya kepada kita. Akhirnya, kami ucapkan alhamdulillah Rabbil Alamin.
C. Sipat manusia

Pengangan hadis dalam menjaga sipat

Daripada Anas RA Nabi sallallahualaihissalam: Tidak sempurna iman seseorang dari pada kamu selagi mana dia (belum) mencintai saudaranya( sesama Muslim) sebagai mana dia mencintai dirinya sendiri. Beberapa karakter buruk manusia yang disebut dalam Alquran adalah: Pertama, mengeluh dan kikir. "Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir." (QS. Al-Maarij: 19). Disadari maupun tidak, mengeluh adalah sifat dasar manusia yang timbul saat ia tertimpa masalah atau dalam kesempitan. Sedangkan kikir yang dalam bahasa Arab disebut bakhil, secara detail Allah uraikan dalam QS. Al-Israa: 100. ... Dan adalah manusia itu sangat kikir. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW menganjurkan agar kita selalu berdoa, Allahumma inni audzubika minal bukhli (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir). Kedua, lemah. Dalam Alquran, Allah mendeskripsikan dua kelemahan manusia, yaitu lemah secara fisik dan lemah (dalam melawan) hawa nafsu buruk. Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah... (QS. Ar-Rum: 54) Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah. (QS. An-Nisaa: 28). Menurut Syekh Nawawi Al-Bantany, tafsir lemah dalam Surah An-Nisaa itu adalah lemah dalam melawan hawa nafsu. Ketiga, zalim dan bodoh. ... sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh. (QS. Al-Ahzab: 72). Kezaliman dan kebodohan manusia dalam ayat di atas disebabkan

karena rusak dan kotornya bumi, karena pertumpahan darah dan ulah manusia itu sendiri yang tidak merawat bumi dan seisinya sesuai dengan ketentuan Allah. Keempat, tidak adil. Berlaku adil adalah tindakan yang terkadang kurang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kaum Madyan yang tidak berlaku adil, akhirnya diazab oleh Allah, seperti dalam firman-Nya, Dan Syu'aib berkata, Hai kaumku, Page | 12 cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. (QS. Hud: 85).
D. Para utusan allah

Sesunguhnya parah utusan allah itu adalah orang yang mendapat petunjuk dari allah dalam menerangkan mana yang hak dan yang batil selalu memberikan cahaya di kegelapan dengan penuh keiklasan dan kesabaran kita tinjau Pada QS. 36 Yasin : 13-14, Allah berfirman : Dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka; (yaitu) ketika Kami (Allah) mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orangorang yang diutus kepadamu". (QS. 36 Yasin : 13-14) Khithab (seruan) ayat ini menurut Al-Qurthubi dalam Tafsirnya, ditujukan kepada Nabi Muhammad saw, agar beliau saw menyampaikan kepada penduduk Mekkah, yang mengingkari kerasulan beliau, sebuah kisah tentang nasib suatu negeri yang didatangi oleh 3 Rasul tetapi mereka mendustakannya. Agar nasib kaum tersebut dapat menjadi ibrah (pelajaran) bagi Kaum Musyrikin Mekkah Mengapa mengambil ibrah dari kisah itu adalah sesuatu yang penting ? Adalah karena karakter dari aktor yang kufur (ingkar) kepada Allah dan para Rasul itu dimanapun sama saja. Sejarah dalam arti tempat dan manusia si pelaku sejarah tersebut memang tidak dapat berulang. Tapi ruh (spirit) nya tetap hidup. Dan akibat dari kekufuran itu sama saja yaitu adzab dari Allah SWT. Allah berfirman : Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS. 12 Yusuf : 111)

E. Kiamat

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat iman dan Islam kepada kita. Aku bersaksi tiada Tuhan yang wajib disembah, kecuali Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah. Semoga selawat dan salam selalu tercurahkan kepada Page | 13 Rasulullah saw, keluarganya, sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti jalan hidupnya. Dalam tulisan yang singkat ini, kami akan menghadirkan sedikit penjelasan mengenai Tafsir Surat Al Qori'ah, tulisan kami beberapa tahun silam. Semoga bermanfaat. Diceritakan dalam surat Al Qoriah :

(Hari Kiamat,) (apakah hari Kiamat itu?) (Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?) (Pada hari itu manusia adalah seperti laron yang
bertebaran,)

(dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihamburhamburkan.)

(Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,) (maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.) (Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,) (maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.) (Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?) ((Yaitu) api yang sangat panas.)
Ketahuilah bahwasanya Al Qoriah merupakan salah satu nama kiamat sebagaimana kiamat juga dinamakan Al Haqqoh dan Al Ghosiyah. Kenapa dinamakan demikian? Karena pada saat itu hati begitu gelisah karena terkejut (takut). Kemudian Allah berfirman,Apa itu Al Qoriah? Konteks kalimat ini dalam konteks kalimat tanya. Para ulama mengatakan bahwa setiap konteks kalimat seperti ini menunjukkan sangat besar dan ngerinya perkara yang disebutkan.

Pada ayat selanjutnya Allah berfirman (yang artinya), Pada hari itu manusia adalah seperti firosy yang bertebaran. Apa itu firosy? Para ulama mengatakan bahwa firosy adalah binatang kecil yang beterbangan. Tatkala ada cahaya pada malam hari binatang itu saling berdesakan dan berebutan. Binatang ini penglihatannya begitu lemah sehingga tidak tahu arah dan tujuan. Itulah Page | 14 gambaran keadaan manusia tatkala hari kiamat, tatkala bangkit dari kuburnya. Manusia sangat bingung, berdesak-desakan tanpa tahu arah dan tujuan. Kemudian bagaimana keadaan gunung-gunung yang terpancang begitu kokohnya di bumi ini? Allah berfirman mengenai hal tersebut, dan gunung-gunung adalah seperti ihni yang dihambur-hamburkan. Para ulama mengatakan bahwasanya ihni di situ adalah bulu domba (shuf). Ada pula yang mengatakan bahwa ihni adalah kapas. Jadi ihni adalah suatu benda yang sangat ringan. Yang apabila diletakkan pada tangan, bulu (kapas) akan berhamburan tidak karuan. Itulah keadaan bumi pada hari kiamat nanti. Gunung-gunung akan hancur luluh sebagaimana dijelaskan pada firman Allah lainnya,

))

6)

Dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan. (QS. Al Waqiah [ 6] : -6) Kemudian pada hari kiamat nanti Allah akan membagi manusia menjadi dua golongan. Yang pertama adalah : yang berat timbangannya, maksudnya adalah berat timbangan kebaikan daripada kejelekannya. Yang kedua adalah : yang ringan timbangannya, maksudnya adalah berat timbangan kejelekannya daripada kebaikannya. Untuk golongan pertama, Allah menjanjikan kepada mereka berada dalam kehidupan yang diridhoi. Masya Allah!! Semoga Allah memudahkan kita termasuk golongan yang pertama ini. Itulah balasan bagi orang yang beriman dan beramal sholih. Allah menjanjikan bagi mereka kehidupan yang menyenangkan, tidak ada kesusahan, tidak ada lagi kesedihan dan rasa takut. Semua akan mendapatkan ketenangan di dalamnya yaitu hidup di surga yang kekal. Sedangkan golongan kedua adalah golongan yang sangat menyedihkan kehidupannya. Semoga Allah menjauhkan kita darinya. Di mana golongan ini adalah golongan yang ringan timbangan kebaikannya. Dan di sini ada dua kemungkinan, bisa saja orang kafir yang tidak punya kebaikan sama sekali dan orang muslim yang lebih banyak kejelakan daripada kebaikannya. Naudzu billahi min dzalik. Bagaimana kondisi golongan yang kedua ini? Allah berfirman,

8)

) 9)

Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Apa yang dimaksud ummu dalam ayat tersebut? Ada dua tafsiran mengenai hal tersebut. Sebagian ulama menafsirkan ummu adalah tempat kembali. Padahal ummu secara

bahasa berarti ibu. Kenapa disebut demikian? Karena tempat kembali seseorang adalah ibunya. Tatkala nangis pasti akan menuju ke ibunya agar redah. Ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa ummu adalah otak kepala. Maksudnya adalah seseorang akan dilemparkan di neraka dengan otaknya (kepalanya). Nasalullahas salamah (kita memohon kepada Allah keselamatan dari hal itu). Makna keduanya bisa kita gunakan. Kemudian apa itu Hawiyah? (Yaitu) api yang sangat panas. Dan ingatlah panasnya api neraka tidaklah sama dengan api di dunia. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Panas api kalian di dunia hanya 1/70 bagian dari panas api jahannam. (HR. Bukhari).Masya Allah!! Berarti sangat dahsyat sekali siksaan di dalamnya. Lihatlah di sini Allah menyebut mizan (timbangan). Di akhirat kelak Allah, setiap orang bersama dengan amalan dan catatan amalnya akan ditimbang pada satu timbangan. Namun ingat walaupun di sini dikatakan yang ditimbang adalah orangnya dan amalan serta kitabnya, bukan berarti orang yang gemuk, timbangannnya akan menjadi berat. Terdapat dalam hadits bahwa datang seorang laki-laki yang besar badannya pada hari kiamat. Di sisi Allah, tidaklah satu lengan tangannya dapat mengganti berat dosa-dosanya yang menumpuk. Kemudian dikatakan dalam hadits lainnya bahwa bekas nampan memberi orang minum lebih berat dari gunung Uhud. Masya Allah. Waktu para sahabat menanyakan kepada Rasulallah saw mengenai kapan datangnya hari kiamat. Rasulallah saw menjawab bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT. Tetapi Allah telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulallah saw, antara lain sebagaimana dalam hadits tersebut. Dari Hadist Rasulallah saw di atas ada beberapa informasi yang didapat: 1. Harta banyak dan melimpah. 2. Dahulu kala dataran/jazirah Arab pernah menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai. 3. Nanti, dataran Arab sekalai lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari ki seperti hadist di bawah ini
Page | 15

Dari Abi Hurairah ra diriwayatkan bahwa Rasulullah saw telah bersabda yang artinya: "Kiamat tidak akan terjadi sampai harta banyak dan melimpah, sampai-sampai seseorang mengeluarkan zakat hartanya namun ia tak menemukan orang yang menerimanya, dan sampai tanah Arab kembali dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai." (HR Muslim) Sekian