Anda di halaman 1dari 9

STROKE

PENGERTIAN Stroke adalah keadaan di mana sel-sel otak mengalami kerusakan karena tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. Sel-sel otak harus selalu mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup agar tetap hidup dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Oksigen dan nutrisi ini dibawa oleh darah yang mengalir di dalam pembuluhpembuluh darah yang menuju sel-sel otak. Apabila karena sesuatu hal aliran darah atau aliran pasokan oksigen dan nutrisi ini terhambat selama beberapa menit saja, maka dapat terjadi stroke. Penghambatan aliran oksigen ke sel-sel otak selama 3 atau menit saja sudah mulai menyebabkan kerusakan sel-sel otak. !akin lama penghambatan ini terjadi, efeknya akan makin parah dan makin sukar dipulihkan. Sehingga tindakan yang cepat dalam mengantisipasi dan mengatasi serangan stroke sangat menentukan kesembuhan dan pemulihan kesehatan penderita stroke. Stroke "emorrhagic meliputi pendarahan di dalam otak #intracerebral hemorrhage$ dan pendarahan di antara bagian dalam dan luar lapisan pada jaringan yang melindungi otak #subarachnoid hemorrhage$. Stroke haemorrhagic , yaitu stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak, sehingga terjadi perdarahan di otak. "aemorrhagic stroke umumnya terjadi karena tekanan darah yang terlalu tinggi. "ampir %& persen kasus haemorrhagic stroke terjadi pada penderita hipertensi #tekanan darah tinggi$. "ipertensi menyebabkan tekanan yang lebih besar pada dinding pembuluh darah, sehingga dinding pembuluh darah menjadi lemah dan pembuluh darah rentan pecah. 'amun demikian, hemorrhagic stroke juga dapat terjadi pada bukan penderita hipertensi. Pada kasus seperti ini biasanya pembuluh darah pecah karena lonjakan tekanan darah yang terjadi secara tiba-tiba karena suatu sebab tertentu, misalnya karena makanan atau faktor emosional. (erdapat dua jenis utama pada stroke yang mengeluarkan darah ) #intracerebral hemorrhage dan #subarachnoid hemorrhage. *angguan lain yang meliputi pendarahan di dalam tengkorak termasuk epidural dan hematomas subdural, yang biasanya disebabkan oleh luka kepala. *angguan ini menyebabkan gejala yang berbeda dan tidak dipertimbangkan sebagai stroke.

FAKTOR RISIKO +aktor-faktor risiko stroke adalah)


,sia lanjut "ipertensi Serangan stroke sebelumnya atau transient ischemic attack #(-A$ .iabetes /olesterol tinggi Atrial fibrilasi

GEJALA STROKE ,ntuk mengetahui tanda-tanda stroke dapat dilakukan dengan mengamati beberapa gejala stroke berikut)

/elemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh. "ilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran. Penglihatan ganda. Pusing. 0icara tidak jelas #rero$. Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat. (idak mampu mengenali bagian dari tubuh. Pergerakan yang tidak biasa. "ilangnya pengendalian terhadap kandung kemih. /etidakseimbangan dan terjatuh. Pingsan.

PENGOBATAN 1ika terjadi serangan stroke, yang perlu segera dilakukan adalah pemeriksaan untuk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yang tidak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah. TANDA-TANDA MUNCULNYA SERANGAN STROKE Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai

lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. "al ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke. Tanda-tanda serangan stro e !

2asa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki, terutama pada satu bagian tubuh saja. 2asa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti. Satu mata atau kedua mata mendadak kabur. !endadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan. !endadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebab musababnya.

Selain itu harus dijelaskan pula kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain yang bisa timbul dan atau harus diwaspadai, yaitu3

2asa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah. 2asa pingsan mendadak, atau merasa hilang kesadaran secara mendadak.

Adapun, untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. 0erikut adalah 4& langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke. 4. "indari dan hentikan kebiasaan merokok. /ebiasaan ini dapat menyebabkan atherosclerosis #pengerasan dinding pembuluh darah$ dan membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal. 5. Periksakan tensi darah secara rutin. (ekanan darah yang tinggi bisa membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. 6alaupun tidak menunjukkan gejala, ceklah tensi darah secara teratur. 3. /endalikan penyakit jantung. /alau Anda memiliki gejala atau gangguan jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi, berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. !intalah saran dokter untuk langkah terbaik. . Atasi dan kendalikan stres dan depresi. Stres dan depresi dapat menggangu bahkan menimbulkan korban fisik. 1ika tidak teratasi, dua hal ini pun dapat menimbulkan problem jangka panjang. 7. !akanlah dengan sehat. Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. "indari makan daging merah terlalu banyak karena lemak

jenuhnya bisa membuat pembuluh darah mengeras. /onsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah. 8. %. /urangi garam. /arena garam akan mengikatkan tekanan darah. Pantau berat badan Anda. !emiliki badan gemuk atau obesitas akan meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke. 9. 0erolahraga dan aktif. !elakukan akti:itas fisik secara teratur membantu Anda menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah. ;. 4&. /urangi alkohol. !eminum alkohol dapat menaikkan tensi darah, oleh karena itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi. ,p date pengetahuan Anda. .engan mengikuti perkembangan informasi tentang kesehatan, banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau menekan risiko stroke. 0erhati-hatilah, beragam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon "2( diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cenderung mudah menggumpal. STROKE "AEMORAGIK 4$ Perdarahan serebri Perdarahan serebri termasuk urutan ketiga dari semua penyebab kasus gangguan pembuluh darah otak dan merupakan persepuluh dari semua kasus penyakit ini. Perdarahan intrakranial biasanya disebabkan oleh ruptura arteria serebri. 5$ Pecahnya aneurisma 0iasanya perdarahan serebri terjadi akibat aneurisme yang pecah maka penderita biasanya masih muda dan 5&< mempunyai lebih dari satu aneurisme. .an salah satu dari ciri khas aneurisme adalah kecendrungan mengalami perdarahan ulang #Syl:ia A. Price, 4;;7$ 3$ Penyebab lain #dapat menimbulkan infark atau perdarahan$. o (rombosis sinus dura o .iseksi arteri karotis atau :ertebralis o =askulitis sistem saraf pusat o Penyakit moya-moya #oklusi arteri besar intrakranial yang progresif$ o !igran o /ondisi hyperkoagulasi

o Penyalahgunaan obat #kokain dan amfetamin$ o /elainan hematologis #anemia sel sabit, polisitemia atau leukemia$ o !iksoma atrium. Fa tor Res# o !

>ang tidak dapat diubah ) usia, jenis kelamin pria, ras, riwayat keluarga, riwayat (-A atau stroke, penyakit jantung koroner, fibrilasi atrium, dan hetero?igot atau homo?igot untuk homosistinuria.

>ang dapat diubah ) hypertensi, diabetes mellitus, merokok, penyalahgunaan obat dan alcohol, hematokrit meningkat, bruit karotis asimtomatis, hyperurisemia dan dislidemia.

Pato$#s#o%og# Otak sendiri merupakan 5< dari berat tubuh total. .alam keadaan istirahat otak menerima seperenam dari curah jantung. Otak mempergunakan 5&< dari oksigen tubuh. Otak sangat tergantung kepada oksigen, bila terjadi anoksia seperti yang terjadi pada @=A di otak mengalami perubahan metabolik, kematian sel dan kerusakan permanen yang terjadi dalam 3 sampai dengan 4& menit #non aktif total$. Pembuluh darah yang paling sering terkena ialah arteri serebral dan arteri karotis -nterna. Adanya gangguan peredaran darah otak dapat menimbulkan jejas atau cedera pada otak melalui empat mekanisme, yaitu ) 4. Penebalan dinding arteri serebral yang menimbulkan penyempitan atau penyumbatan lumen sehingga aliran darah dan suplainya ke sebagian otak tidak adekuat, selanjutnya akan mengakibatkan perubahan-perubahan iskemik otak. 0ila hal ini terjadi sedemikian hebatnya, dapat menimbulkan nekrosis. 5. Pecahnya dinding arteri serebral akan menyebabkan bocornya darah ke kejaringan #hemorrhage$. 3. Pembesaran sebuah atau sekelompok pembuluh darah yang menekan jaringan otak. . Adema serebri yang merupakan pengumpulan cairan di ruang interstitial jaringan otak. /onstriksi lokal sebuah arteri mula-mula menyebabkan sedikit perubahan pada aliran darah dan baru setelah stenosis cukup hebat dan melampaui batas kritis terjadi pengurangan darah secara drastis dan cepat. Oklusi suatu arteri otak akan menimbulkan reduksi suatu area

dimana jaringan otak normal sekitarnya yang masih mempunyai pendarahan yang baik berusaha membantu suplai darah melalui jalur-jalur anastomosis yang ada. Perubahan awal yang terjadi pada korteks akibat oklusi pembuluh darah adalah gelapnya warna darah :ena, penurunan kecepatan aliran darah dan sedikit dilatasi arteri serta arteriole. Selanjutnya akan terjadi edema pada daerah ini. Selama berlangsungnya peristiwa ini, otoregulasi sudah tidak berfungsi sehingga aliran darah mengikuti secara pasif segala perubahan tekanan darah arteri. .i samping itu reakti:itas serebro:askuler terhadap P@O5 terganggu. 0erkurangnya aliran darah serebral sampai ambang tertentu akan memulai serangkaian gangguan fungsi neural dan terjadi kerusakan jaringan secara permanen. S e&a ! B Perdarahan arteri C oklusi B Penurunan tekanan perfusi :askularisasi distal B -skemia Pelebaran kontara lateral B Anoksia Akti:itas elektrik terhenti B !etabolisme Anaerob Pompa natrium dan kalium gagal B !etabolisme Asam 'atrium dan air masuk ke sel B Asidosis lokal Adema intra sel B Pompa natrium gagal Adema ekstra sel B Adema dan nekrosis jaringan Perfusi jaringan serebral B Sel mati secara progresif #defisit fungsi otak$ # Satyanegara, 4;;9$ Tanda dan Ge'a%a a. =ertebro basilaris, sirkulasi posterior, manifestasi biasanya bilateral ) B /elemahan salah satu dari empat anggota gerak tubuh B Peningkatan refleks tendon B Ataksia B (anda babinski B (anda-tanda serebral B .isfagia B .isartria B Sincope, stupor, koma, pusing, gangguan ingatan. B *angguan penglihatan #diplopia, nistagmus, ptosis, paralysis satu mata$. B !uka terasa baal.

b. Arteri /arotis -nterna B /ebutaan !onokular disebabkan karena insufisiensi aliran darah arteri ke retina B (erasa baal pada ekstremitas atas dan juga mungkin menyerang wajah. c. Arteri Serebri Anterior B *ejala paling primer adalah kebingungan B 2asa kontralateral lebih besar pada tungkai B Dengan bagian proksimal mungkin ikut terserang B (imbul gerakan :olunter pada tungkai terganggu B *angguan sensorik kontra lateral B .imensi reflek mencengkeram dan refleks patologis d. Arteri Serebri Posterior B /oma B "emiparesis kontralateral B Afasia :isual atau buta kata #aleksia$ B /elumpuhan saraf kranial ketiga E hemianopsia, koreo E athetosis e. Arteri Serebri !edia B !ono paresis atau hemiparesis kontra lateral #biasanya mengenai lengan$ B /adang-kadang heminopsia kontralateral #kebutaan$ B Afasia global #kalau hemisfer dominan yang terkena$ B *angguan semua fungsi yang ada hubungannya dengan percakapan dan komunikasi B .isfagia Penata%a sanaan a. Penatalaksanaan umum 7 0 dengan penurunan kesadaran ) 4. 0reathing #Pernapasan$ ,sahakan jalan napas lancar. Dakukan penghisapan lendir jika sesak. Posisi kepala harus baik, jangan sampai saluran napas tertekuk. Oksigenisasi terutama pada pasien tidak sadar.

4. 0lood #(ekanan .arah$ ,sahakan otak mendapat cukup darah. 1angan terlalu cepat menurunkan tekanan darah pada masa akut.

5. 0rain #+ungsi otak$

Atasi kejang yang timbul. /urangi edema otak dan tekanan intra cranial yang tinggi.

3. 0ladder #/andung /emih$ Pasang katheter bila terjadi retensi urine

. 0owel #Pencernaan$ .efekasi supaya lancar. 0ila tidak bisa makan per-oral pasang '*(CSonde.

b. !enurunkan kerusakan sistemik. .engan infark serebral terdapat kehilangan irre:ersible inti sentral jaringan otak. .i sekitar ?ona jaringan yang mati mungkin ada jaringan yang masih harus diselamatkan. (indakan awal yang harus difokuskan untuk menyelamatkan sebanyak mungkin area iskemik. (iga unsur yang paling penting untuk area tersebut adalah oksigen, glukosa dan aliran darah yang adekuat. /adar oksigen dapat dipantau melalui gas-gas arteri dan oksigen dapat diberikan pada pasien jika ada indikasi. "ypoglikemia dapat die:aluasi dengan serangkaian pemeriksaan glukosa darah. c. !engendalikan "ypertensi dan Peningkatan (ekanan -ntra /ranial /ontrol hypertensi, (-/ dan perfusi serebral dapat membutuhkan upaya dokter maupun perawat. Perawat harus mengkaji masalah-masalah ini, mengenalinya dan memastikan bahwa tindakan medis telah dilakukan. Pasien dengan hypertensi sedang biasanya tidak ditangani secara akut. 1ika tekanan darah lebih rendah setelah otak terbiasa dengan hypertensi karena perfusi yang adekuat, maka tekanan perfusi otak akan turun sejalan dengan tekanan darah. 1ika tekanan darah diastolic diatas kira-kira 4&7 mm"g, maka tekanan tersebut harus diturunkan secara bertahap. (indakan ini harus disesuaikan dengan efektif menggunakan nitropusid. 1ika (-/ meningkat pada pasien stroke, maka hal tersebut biasanya terjadi setelah hari pertama. !eskipun ini merupakan respons alamiah otak terhadap beberapa lesi serebro:askular, namun hal ini merusak otak. !etoda yang la?im dalam mengontrol P(-/ mungkin dilakukan seperti hyper:entilasi, retensi cairan, meninggikan kepala, menghindari fleksi kepala, dan rotasi kepala yang berlebihan yang dapat membahayakan aliran balik :ena ke kepala. *unakan diuretik osmotik d. (erapi +armakologi seperti manitol dan mungkin pemberian deksamethasone meskipun penggunaannya masih merupakan kontro:ersial.

Antikoagulasi dapat diberikan pada stroke non haemoragik, meskipun heparinisasi pada pasien stroke iskemik akut mempunyai potensi untuk menyebabkan komplikasi haemoragik. "eparinoid dengan berat molekul rendah #"0!2$ menawarkan alternatif pada penggunaan heparin dan dapat menurunkan kecendrungan perdarahan pada penggunaannya. 1ika pasien tidak mengalami stroke, sebaliknya mengalami (-A, maka dapat diberikan obat anti platelet. Obat-obat untuk mengurangi perlekatan platelet dapat diberikan dengan harapan dapat mencegah peristiwa trombotik atau embolitik di masa mendatang. Obat-obat antiplatelet merupakan kontraindikasi dalam keadaan adanya stroke hemoragi seperti pada halnya heparin. e. Pembedahan 0eberapa tindakan pembedahan kini dilakukan untuk menangani penderita stroke. Sulit sekali untuk menentukan penderita mana yang menguntungkan untuk dibedah. (ujuan utama pembedahan adalah untuk memperbaiki aliran darah serebral. Andarterektomi karotis dilakukan untuk memperbaiki peredaran darah otak. Penderita yang menjalani tindakan ini seringkali juga menderita beberapa penyulit seperti hypertensi, diabetes dan penyakit kardio:askuler yang luas. (indakan ini dilakukan dengan anestesi umum sehingga saluran pernapasan dan kontrol :entilasi yang baik dapat dipertahankan. Ko&(%# as# 4. (-/ meningkat 5. Aspirasi 3. Atelektasis . /ontraktur 7. .isritmia jantung 8. !alnutrisi %. *agal napas