Anda di halaman 1dari 13

ELASTISITAS HARGA

TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa dapat: 1 Elastisitas Permintaan 1 Permintaan Elastis ! Ed " 1 1# $ Permintaan %nelastis ! Ed & 1 1# ' Permintaan Elastis Uniter ! Ed ( 1 1 ) Permintaan Elastis Semp*rna ! Ed ( + , Permintaan %nelastis Semp*rna ! Ed( . Elastisitas Penawaran 1 Penawaran Elastis ! Es " 1 $ Penawaran %nelastis ! Es & 1 ' Penawaran Elastis Uniter ) Penawaran Elastis Semp*rna , Penawaran %nelastis Semp*rna Seja*h ini pembahasan kita tentan/ permintaan it* bersi0at k*alitati01 tidak k*antitati0 Pada pembahasan terseb*t1 kita han2a membi3arakan arah per*bahann2a !naik ata* t*r*n#1 tetapi tidak merin3i seberapa besar kenaikan ata* pen*r*nann2a Unt*k men/hit*n/ seja*h mana permintaan dan penawaran baran/ ata* jasa it* bereaksi terhadap har/a baran/ ata* jasa1 para ek4n4m men//*nakan k4nsep elastisitas Pemahaman tentan/ elastisitas ini san/at pentin/ ba/i para pen/ambil kep*t*san1 antara lain ba/i pr4d*sen ata* pemerintah Ba/i pr4d*sen1 sebel*m ia mem*t*skan men*r*nkan har/a s*at* baran/ pr4d*ksi1 ia har*s memastikan terlebih dah*l* apakah pen*r*nan har/a j*al baran/ terseb*t j*/a akan menin/katkan permintaan den/an perbandin/an 2an/ sama Be/it* p*la ba/i pemerintah1 pemahaman tentan/ elastisitas san/at pentin/ ter*tama dalam penent*an besarn2a pajak dan s*bsidi Pemerintah har*s memperhit*n/kan apakah kenaikan 3*kai berp4tensi *nt*k men*r*nkan penj*alan r4k4k ata* tidak 5alam hal penent*an s*bsidi1 misaln2a1 pemerintah har*s men/analisis apakah pen/*ran/an s*bsidi p*p*k berpen/ar*h pada pendapatan petani ata* tidak Elastisitas Permintaan 6*k*m permintaan men2atakan bahwa pen*r*nan har/a s*at* baran/1 3eteris parib*s1 akan menaikkan k*antitas ata* tin/kat permintaan baran/ terseb*t Elastisitas permintaan !pem*l*ran permintaan# terhadap har/a men/*k*r seberapa ban2ak k*antitas permintaan atas s*at* baran/ ber*bah men/ik*ti per*bahan har/a baran/ terseb*t 5apat p*la dikatakan bahwa elastisitas permintaan men/*k*r seberapa peka j*mlah permintaan baran/ tertent* apabila har/a baran/ terseb*t ber*bah7*bah Nilai elastisitas permintaan it* selal* ne/ati0 men/in/at h*k*m permintaan men*nj*kkan h*b*n/an ne/ati0 ata* berbandin/ terbalik antara har/a dan j*mlah permintaan J*mlah pembeli 2an/ berk*mp*l di t4k4 pakaian pada saat 83*3i /*dan/9 misaln2a1 men*nj*kkan kepekaan permintaan baran/ terseb*t terhadap per*bahan har/a Be/it* p*la den/an mer4s4tn2a permintaan T: merek tertent* akibat kenaikan har/a1 men*nj*kkan kepekaan pr4d*k ter seb*t terhadap per*bahaan har/a Sementara it*1 tetap stabiln2a permintaaan beras1 meskip*n har/a dinaikkan men*nj*kkan tidak pekan2a baran/ keb*t*han p4k4k terseb*t terhadap per*bahan har/a %mplikasi apakah 2an/ dapat kita tarik dari 34nt4h734nt4h di atas; <4nt4h734nt4h di atas memperlihatkan

pen/ar*h per*bahan har/a terhadap tin/kat permintaan ata* pembelian Be/it* j*/a sebalikn2a Elastisitas permintaan berarti men*nj*kkan perbandin/an antara per*bahan relati0 antara j*mlah baran/ ata* jasa 2an/ dibeli !5 =# den/an per*bahan relati0 har/a !5 p# 6asil perbandin/an terseb*t la>im dinamakan k4e0isien elastisitas permintaan Se3ara sederhana k4e0isien elastistas permintaan ! Ed# dapat dir*m*skan seba/ai berik*t

5alam simb4l akan menjadi:

?eteran/an: = ( j*mlah permintaan awal P ( har/a awal = ( per*bahan j*mlah permintaan p ( per*bahan har/a 5ari berba/ai k4e0isien elastistas permintaan seba/aimana dihasilkan 4leh r*m*s di atas1 dapat kita rin3ikan ma3am7ma3am elastistas permintaan seba/ai berik*t Permintaan Elastis ( Ed > 1 1). ) S*at* permintaan dikatakan elastis jika permintaan terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas permintaan lebih besar daripada 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan permintaan lebih besar daripada persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 har/a 3elana jeans di s*at* t4k4 t*r*n dari Rp ,- --- menjadi Rp )@ --sementara k*antitas permintaan mel4njak dari , --- menjadi . --- Elastisitas permintaan berdasarkan r*m*s di atas dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

?*rAa permintaan elastis

?*rAa permitaan elastis 5ari Pera/a ' 1' terlihat bahwa per*bahan har/a dari P- ke P1 men/akibatkan per*bahan permintaan dari B- ke B1 ?en2ataan bahwa /aris B- B1 " P- P1 men*nj*kkan bahwa permintaan terseb*t bersi0at m*l*r !elastis#1 E " 1 Jadi permintaaan elastis adalah permintaan 2an/ m*dah dipen/ar*hi 4leh per*bahan har/a Jika har/a ber*bah sedikit saja maka akan diik*ti 4leh per*bahan permintaan lebih besar Permintaan elastis *m*mn2a berlak* *nt*k baran/7baran/ mewah Permintaan Inelastis ( Ed < 1). S*at* permintaan dikatakan inelastis jika permintaan terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas lebih ke3il daripada 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan permintaan lebih ke3il daripada persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 j*mlah permintaan k*e b4l* di s*at* t4k4 makanan mer4s4t dari $, --- menjadi $) ,-- Cejala it* mer*pakan akibat dari kenaikan har/a k*e b4l* dari Rp $,- menjadi Rp '-Elastisitas permintaan k*e b4l* terseb*t den/an demikian dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

?*rApermintaan inelastis

Permintaan k*e b4l* di atas den/an demikian adalah inelastis 5ari Pera/a ' 1) terlihat bahwa per*bahan har/a dari P- ke P1 diik*ti 4leh per*bahan permintaan dari B- ke B11 dan besar per*bahan k*antitas baran/ diminta tern2ata lebih ke3il dari per*bahan har/a baran/ terseb*t1 B-B1 & P- P1 6al ini men*nj*kkan permintaan baran/ bersi0at tidak elastis !inelastis# karena Ed & 1 Jadi permintaan inelastis adalah permintaan 2an/ tidak m*dah dipen/ar*hi 4leh per*bahan har/a Permintaan inelastis *m*mn2a berlak* pada bahan makanan dan bahan keb*t*han p4k4k Permintaan Elastis Uniter ( Ed = 1). S*at* permintaan dikatakan elastis *niter jika permintaan terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas permintaan sama den/an 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan permintaan sama den/an persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 har/a seperan/kat k4mp*ter t*r*n dDEF Rp ' --- --- menjadi Rp $ G-- --- Cejala ini diik*ti den/an kenaikan permintaan dari . --- *nit menjadi . )-- *nit Pada kas*s ini1 elastisitas permintaan dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

5ari Pera/a ' 1, terlihat bahwa per*bahan har/a dari P- ke P1 diik*ti 4leh per*bahan permintaan dari B- ke B11 dan besar per*bahan k*antitas baran/ diminta sama den/an per*bahan har/a baran/ terseb*t1 B- B1 ( P- P1 6al ini men*nj*kkan bahwa permintaan it* elastis *niter Permintaan Elastis Sempurna ( Ed = ( tak terhin//a terhin//a# S*at* permintaan dikatakan elastis semp*rna jika permintaan terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas permintaan sama den/an tidak terhin//a ?eadaan ini terjadi apabila pada har/a 2an/ tetap1 besarn2a permintaan tidak terhin//a 5en/an kata lain1 pada har/a tetap1 berapa p*n ban2akn2a s*at* baran/ tersedia akan habis dibeli <4nt4h palin/ jelas adalah BBM !Bahan Bakar Min2ak# 5alam keadaan har/a tetap1 permintaan BBM ter*s men/alir Perhatikan Pera/a ' 1. dan perhatikan p*la perhit*n/an elastisitas terseb*t PERAGA !.1" ?*rAa permintaan elastis semp*rna

5ari Pera/a ' 1. terlihat k*rAa permintaan 55 membent*k /aris h4ri>4ntal setin//i har/a Pada tin/kat har/a 2an/ sama1 permintaan ter*s bertambah Permintaan Inelastis Sempurna ( Ed= # ). S*at* permintaan dikatakan inelastis semp*rna jika permintaan terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas permintaan sama den/an - ?eadaan ini terjadi apabila pada tin/kat har/a 2an/ berbeda7beda1 besarn2a permintaan tidak ber*bah 5en/an kata lain1 berapap*n besarn2a har/a s*at* baran/ sama sekali tidak berpen/ar*h pada j*mlah baran/ 2an/ diminta Seba/ai 34nt4h1 kenaikan har/a /aram dap*r dari Rp ),- menjadi Rp ,-- ata* t*r*n menjadi Rp )-- sama sekali tidak berpen/ar*h terhadap besarn2a permintaan /aram Meskip*n keadaan har/a ber*bah7*bah1 j*mlah permintaan /aram tetap Perhatikan Pera/a ' 1H dan perhatikan p*la perhit*n/an elastisitas terseb*t PERAGA !.1$ ?*rAa permintaan elastis Semp*rna

Pera/a ' 1H men*nj*kkan bahwa k*rAa permintaan berbent*k Aertikal !te/ak l*r*s# pada B 6al ini men*nj*kkan bahwa berapa p*n tin/kat har/an2a1 j*mlah permintaann2a tetap 5ari penjelasan di atas1 palin/ tidak ada ) 0akt4r 2an/ mempen/ar*hi elastisitas permintaan ?eempat 0akt4r it* adalah seba/ai berik*t 1 Tin/kat Besar ?e3iln2a %ntensitas ?eb*t*han Atas Benda %t* Jika keb*t*han akan benda it* san/at besar1 maka pen/ar*h kenaikan har/a terhadap permintaan sedikit sekali J*mlah permintaan it* tetap ata* sedikit sekali berk*ran/ %t*lah men/apa an/ka elastisitas permintaan sema3am it* ke3il

?eberadaan Benda S*bstit*si 2an/ 5apat Men//antikan Benda Terseb*t Mente/a1 misaln2a Mente/a mer*pakan pen//anti mar/arine Jika har/a mente/a naik maka 4ran/ tidak akan la/i membeli mente/a tetapi akan men//antin2a den/an mar/arine 2an/ lebih m*rah har/an2a 5alam hal it* an/ka permintaan san/at besar Jika s*at* benda tidak ada s*bstit*sin2a1 maka an/ka elastisitasn2a ke3il1 berarti per*bahan har/a sedikit pen/ar*hn2a terhadap j*mlah permintaan

'

Besar ?e3iln2a Pen/hasilan ?4ns*men ?4ns*men 2an/ memiliki pen/hasilan 2an/ tin//i tidak akan ban2ak men/*ran/i j*mlah permintaann2a atas s*at* benda meskip*n har/a benda terseb*t naik Sebalikn2a1 k4ns*men 2an/ tin/kat pen/hasilann2a rendah akan ban2ak men/*ran/i j*mlah permintaann2a Jadi1 k4ns*men 2an/ pen/hasilann2a tin//i memiliki an/ka elastisitas permintaan 2an/ ke3il1 sementara k4ns*men 2an/ pen/hasilann2a rendah memiliki an/ka elastisitas 2an/ besar ) Ba/ian dari Pendapatan 2an/ 5ibelanjakan *nt*k S*at* Baran/ ata* Perbandin/an Pendapatan dan 6ar/a Apabila j*mlah pendapatan 2an/ dibelanjakan *nt*k s*at* baran/ tidak be/it* besar1 maka penin/katan har/a baran/ terseb*t kem*n/kinan tidak akan mempen/ar*hi permintaan Seba/ai 34nt4h1 apabila sekant4n/ plastik /aram meja han2a berhar/a Rp 1--1 maka kenaikan har/a menjadi Rp 1$, tidak akan mempen/ar*hi j*mlah permintaan <4nt4h lain1 apabila 4ran/ tidak membeli s*at* pr4d*k den/an 0rek*ensi 2an/ tin//i !misaln2a jas h*jan ata* pa2*n/#1 maka kenaikan har/a pr4d*k terseb*t kem*n/kinan han2a memberi pen/ar*h 2an/ ke3il terhadap permintaan Elastisitas Pena%aran 5ari pen/ertian kita men/enai elastisitas permintaan1 maka den/an m*dah kita dapat men/artikan elastisitas penawaran penawaran Selain it*1 kita p*n telah men/etah*i h*k*m penawaran di mana pada h*k*m it* dikatakan bahwa kenaikan har/a s*at* baran/ akan menaikkan k*antitas ata* tin/kat penawarann2a %t*lah men/apa elastisitas penawaran it* selal* memiliki nilai p4siti01 sebab kenaikan har/a baran/ berbandin/ l*r*s den/an kenaikan j*mlah baran/ 2an/ ditawarkan Elastisitas penawaran men/*k*r seberapa ban2ak k*antitas penawaran atas s*at* baran/ ber*bah men/ik*ti per*bahan har/a baran/ terseb*t 5apat p*la dikatakan bahwa elastisitas penawaran mer*pakan kepekaan penawaran terhadap per*bahan har/a ?enaikan har/a kendaraan berm4t4r di Er4pa1 misaln2a ?enaikan har/a kendaraan berm4t4r terseb*t men//*/ah ind*stri 4t4m4ti0 di Amerika Serikat dan Jepan/ *nt*k menin/katkan pemasaran pr4d*kn2a Cejala ini men*nj*kkan kepekaan penawaran baran/ terseb*t terhadap per*bahan har/a Be/it* p*la den/an mel4r4tn2a persediaan tekstil di pasar akibat naikn2a har/a benan/ j*/a men*nj*kkan kepekaan pr4d*k terseb*t terhadap per*bahan har/a %mplikasi apakah 2an/ dapat kita tarik dari ked*a 34nt4h di atas; 5ari ked*a 34nt4h terseb*t dapat kita lihat pen/ar*h per*bahan har/a terhadap tin/kat penawaran Be/it* j*/a sebalikn2a Elastisitas penawaran berarti men*nj*kkan perbandin/an antara per*bahan relati0 j*mlah baran/ ata* jasa 2an/ ditawarkan !5 =# den/an per*bahan har/a !5 p# 6asil perbandin/an terseb*t la>im diseb*t seba/ai k4e0isien elastisitas penawaran Se3ara sederhana1 k4e0isien elastisitas penawaran !Es# dapat dir*m*skan seba/ai berik*t ?4e0isien Elastistas Penawaran ( I Per*bahan Penawaran I Per*bahan 6ar/a

dan dalam simb4l akan menjadi:

?eteran/an: Es ( elastisitas penawaran = ( j*mlah penawaran p ( har/a awal = ( per*bahan j*mlah penawaran p ( per*bahan har/a 5ari berba/ai k4e0isien elastistas penawaran seba/aimana dihasilkan dari r*m*s di atas1 dapat kita rin3ikan ma3am7ma3am elastistas penawaran seba/ai berik*t Pena%aran Elastis ( Es > 1 ) S*at* penawaran dikatakan elastis jika penawaran terseb*t memiliki k4e0isien elastitisitas penawaran lebih besar daripada 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan penawaran lebih besar daripada persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 j*mlah penawaran k*e d4nat di s*at* t4k4 makanan menin/kat dari $, --menjadi '- --- Cejala ini mer*pakan dampak dari kenaikan har/a k*e d4nat dari Rp $,- menjadi Rp '-- Elastisitas penawaran berdasarkan r*m*s di atas dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

Pera/a ' 1G men*nj*kkan bahwa kenaikan har/a dari P- ke P1 men/akibatkan kenaikan penawaran dari B- ke B1 Tampak bahwa B- B1 " P- P1 Jadi penawaran terseb*t bersi0at elastis PERAGA !.1& ?*rAa penawaran elastis

Pena%aran Inelastis ( Es < 1 ). S*at* penawaran dikatakan inelastis jika penawaran terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas penawaran lebih ke3il daripada 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan penawaran lebih ke3il daripada persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 har/a t4mat di pasar naik dari Rp ' --- menjadi Rp ' ,--1 sementara k*antitas penawaran han2a menin/kat dari G --- menjadi G ,-- Elastisitas penawaran den/an demikian dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

PERAGA !.1' ?*rAa penawaran inelastis

?*rAa pada Pera/a ' 1@ men*nj*kkan bahwa kenaikan har/a dari P- ke P1 men/akibatkan kenaikan penawaran dari B- ke B1 Tampak bahwa B- B1 & P- P1 Jadi penawaran ini bersi0at inelastis

Pena%aran ( Elastis Uniter S*at* penawaran dikatakan elastis *niter jika penawaran terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas penawaran sama den/an 1 ?eadaan ini terjadi apabila persentase per*bahan penawaran sama den/an persentase per*bahan har/a Seba/ai 34nt4h1 har/a seperan/kat radi4 kaset naik dari Rp '-- --- menjadi Rp ',- --- Cejala ini diik*ti 4leh kenaikan penawaran dari . --- menjadi H --- Elastisitas penawaran den/an demikian dapat dihit*n/ seba/ai berik*t

PERAGA !.)# ?*rAa penawaran elastis *niter

?*rAa pada Pera/a ' $- men*nj*kkan bahwa kenaikan har/a dari P- ke P1 diik*ti 4leh kenaikan penawaran dari B- ke B1 Tampak bahwa B- B1 ( P- P1 Pena%aran Elastis Sempurna S*at* penawaran dikatakan elastis semp*rna jika penawaran terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas penawaran sama den/an tidak terhin//a ?as*s ini termas*k kas*s 2an/ ekstrem1 karena pen*r*nan har/a sedikit saja akan men/*ran/i j*mlah penawaran sampai den/an n4l Ata* sebalikn2a1 kenaikan har/a sedikit saja akan menaikkan j*mlah penawaran l*ar biasa besarn2a 5alam kas*s ini rasi4 persentase per*bahan antara j*mlah penawaran terhadap persentase per*bahan har/a san/atlah besar1 sehin//a k*rAa penawarann2a berbent*k h4ri>4ntal Perhatikan perhit*n/an elastisitas penawaran seba/ai berik*t

10

PERAGA !.)1. ?*rAa penawaran elastis semp*rna

Pera/a ' $1 men*nj*kkan bahwa k*rAa penawaran san/at rentan terhadap per*bahan har/a lainn2a Pena%aran Inelastis Sempurna S*at* penawaran dikatakan inelastis semp*rna jika penawaran terseb*t memiliki k4e0isien elastisitas penawaran sama den/an - ?eadaan ini mer*pakan kas*s ekstrem lainn2a karena pada tin/kat har/a berapa p*n1 besarn2a penawaran tidak ber*bah1 ata* den/an kata lain1 penj*al sama sekali tidak dapat menambah penawarann2a meskip*n har/a bertambah tin//i Perhatikan perhit*n/an elastisitas penawaran seba/ai berik*t

PERAGA !.)) ?*rAa penawaran inelastisitas semp*rna

11

Pera/a ' $$ men*nj*kkan bahwa k*rAa penawaran ! SS# tidak ber*bah pada tin/kat har/a berapa p*n Sej*mlah 0akt4r seba/ai berik*t dapat mempen/ar*hi tin/kat elastisitas penawaran 1 ?apasitas Pr4d*ksi Apabila ind*stri berada di bawah kapasitas !tidak ber4perasi 4ptimal# dan s*mber da2a tidak sel*r*hn2a dipakai1 k*rAa penawaran 3ender*n/ elastis %nd*stri dapat se/era menin/katkan kapasitas den/an men/ik*tsertakan 0akt4r0akt4r pr4d*ksi 2an/ bel*m sepen*hn2a di/*nakan Seba/ai 34nt4h1 jika kapasitas mesin bel*m di/*nakan sepen*hn2a dan permintaan menin/kat1 per*sahaan tin//al menambahkan j*mlah tena/a kerja $ Besarn2a J*mlah Persediaan Apabila pemas4k men2impan persediaan dalam j*mlah besar1 k*rAa penawaran akan elastis Per*sahaan dapat se/era memas4k pasar jika ada permintaan Jika persediaan s*dah habis1 per*sahaan akan s*lit men2iapkan keperl*an pasar den/an se/era sehin//a k*rAa penawaran akan inelastis ' Jan/ka Jakt* Pr4d*ksi Jan/ka wakt* berpr4d*ksi s*at* baran/ san/at mempen/ar*hi elastisitas penawaran baran/ 2an/ bersan/k*tan Penawaran baran/ hasil ind*stri dan hasil pertanian berbeda Unt*k menambah penawaran1 sekt4r pertanian memb*t*hkan wakt* 2an/ relati0 panjan/ %ni terjadi karena ke/iatan pr4d*ksi dilak*kan sejak melak*kan penanaman sampai hasil it* dapat dipanen Sementara *nt*k penambahan hasil ind*stri1 san/at ber/ant*n/ dari persediaan bahan bak*1 ata* apabila sarana ind*stri telah terpasan/ dan dapat di/*nakan se3ara pen*h !4ptim*m#1 penambahan pr4d*ksi har*s men*n//* sampai ada pemb*kaanKperl*asan pabrik 2an/ siap berpr4d*ksi %t*lah men/apa penawaran hasil pertanian dan hasil ind*stri elastis *nt*k jan/ka panjan/1 nam*n inelastis dalam jan/ka pendek ) 5a2a Tahan Pen2impanan Baran/7baran/ 2an/ tidak tahan lama1 lekas b*s*k1 dan m*dah r*sak seperti sa2*ran1 b*ah memiliki ke3ender*n/an penawaran 2an/ inelastis

12

13