Anda di halaman 1dari 4

Penatalaksanaan Wisdom Tooth (Gigi Geraham Bungsu) Rahang Bawah 1.

Pre Operatif Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasien sebelum melakukan operasi pencabutan wisdom tooth rahang bawah: (John E Griffin, Jr. DMD, 2004) Pasien perlu menentukan jadwal operasi dengan dokter gigi terlebih dahulu sebelum melakukan operasi. Pasien dan dokter gigi membahas tentang resiko -resiko yang dapat timbul akibat operasi sebelum pelaksanaan operasi dilakukan dan pasien perlu menandatangani informed consent. Pasien tidak dianjurkan untuk mengemudi setelah selesai menjalankan operasikarena efek samping (rasa sakit) yang dirasakan post operasi dapat mengganggu konsentrasi pasien saat mengemudi. Pasien dianjurkan untuk tidur yang cukup pada malam hari sebelum operasi. P a s i e n t i d a k d i a n j u r k a n u n t u k m a k a n d a n m i n u m s e t e l a h t e n g a h m a l a m dimalam sebelum melakukan operasi. Jika pasien perlu minum obat, pasien dianjurkan untuk minum dengan sedikit air. Pasien dianjurkan untuk tidak memakai contact lens dan pakaian yang tidak nyaman.

2.Operatif 2.1. Pencabutan Pencabutan wisdom tooth rahang bawah yang impaksi dapat dilakukan antara u m u r 1 2 - 1 8 t a h u n a t a u s e t e l a h g i g i molar kedua tumbuh. Persiapannya dilakukan rontgen foto sebelum dilakukan pencabutan. Pencabutan biasa dilakukan dengan cara odontektomi atau operasi pengangkatan gigi. Pencabutan gigi geraham bungsu pada u s i a 1 2 1 8 t a h u n d i k e n a l d e n g a n p e n c a b u t a n preventif d a n i n i s a n g a t d i a n j u r k a n mengingat pada usia tersebut akar gigi masih pendek sehingga memudahkan operasi d a n m e m p e r c e p a t w a k t u p e n y e m b u h a n d a n m e n g h i n d a r i t e r k e n a n y a s a r a f p a d a rahang. (drg. Djoko Micni,SpBM,FICOI dan drg.Yeanne Rosseno, 2010). Gambar II.9(a): Akar Gigi Wisdom Tooth Rahang Bawah yang Masih Pendek

Gambar II.9(b): Wisdom Tooth Rahang Bawah yang Mulai Tumbuh 2.2 Prosedur Odontektomi Prosedur odontektomi yang umumnya dilakukan pada pencabutan wisdomtooth rahang bawah sebagai berikut: (Nurul Fadilah Rery, dkk., 2010)a. Anestesi Anestesi y a n g d i g u n a k a n d a p a t b e r u p a anestesi l o k a l ( p a d a p a s i e n y a n g memiliki keadaan umum baik atau normal dan keadaan mental yang baik) atau anestesi umum (pada pasien yang gelisah). b. Teknik operasi1) Membuat insisi untuk pembuatan flap - Harus membuka daerah operasi dengan jelasInsisi

terletak pada jaringan yang sehatMempunyai basis yang cukup lebar, sehingga pengaliran darah ke flap cukup baik.2) Pengambilan tulang yang menghalangi gigi3) Pengambilan gigiPengambilan gigi dapat dilakukan secara :Intoto (utuh)Tulang yang mengelilingi gigi diambil secukupnya, sehinggadidapatkan cukup ruangan untuk dapat meletakkan elevator di bawahkorona. Kemudian dengan elevator tersebut dilakukan gerakanmengungkit gigi tersebut.In separasi (terpisah)Pada metode ini, pengambilan gigi impaksi dilakukan denganmembuang sedikit tulang. Gigi yang impaksi tersebut diambil dengancara diambil sebagian-sebagian (dibelah terlebih dahulu).4) Pembersihan luka

Setelah gigi dikeluarkan, socket harus benar-benar dibersihkan dari sisa -s i s a t u l a n g b e k a s p e n g e b o r a n . Folikel dan sisa

enamel organ harusdibersihkan atau diirigasi dengan air garam fisiologis 0,9% karena jika masih tertinggal dapat menyebabkan kista residual. 5) Flap dikembalikan pada tempatnya dan dijahit. 3. Post Operatif (Perawatan) Setelah operasi wisdom tooth rahang bawah, pasien akan mengalamipembengkakan 3-4 hari yang merupakan reaksi normal dari tubuh untuk penyembuhan. Pasien tidak perlu khawatir karena pembengkakan yang tidak disertaidemam bukan merupakan gejala infeksi dan pembengkakan ini akan hilang tanpameninggalkan bekas. (drg. Djoko Micni, SpBM, FICOI dan drg. Yeanne Rosseno, 2010)Pasien yang menjalani operasi gigi geraham bungsu cukup mendapat antibiotika,analgetik a t a u p e n a h a n s a k i t d a n o b a t anti inflamasi atau anti radang.Selama pembengkakan, pasien dapat makan (lunak), beraktivitas sehari -hari sepertisekolah atau bekerja. Setelah satu minggu benang jahitan dapat dibuka dan obat sudahdapat dihentikan. (drg. Djoko Micni, SpBM, FICOI dan drg. Yeanne Rosseno, 2010)Dengan demikian pencabutan wisdom tooth rahang bawah merupakantindakan yang bijaksana untuk mencegah komplikasi yang lebih buruk dankekhawatiran akan efek operasi tidak akan terjadi sebab dilakukan pada usia yang tepat. (drg. Djoko Micni, SpBM, FICOI dan drg. Yeanne Rosseno, 2010