Anda di halaman 1dari 18

ISSN 2338-0675

SEAM LEC
February 201 4

M ag azi n e

Animasi sebagai Media Pembelajaran


Tertarikkah Anda menjadi Peneliti dalam Program Hibah Penelitian PTJJ SEAMOLEC 201 4? Special Report and Courtesy Call to Monitoring dan Evaluasi Polda Minister of Ministry of Education, Youth and Sport, Rapat Kerja SEAMOLEC 201 4 Kingdom of Cambodia ( Berita dari Moscow ) - Tanah Airku Belajar Tidak Terbatas Ruang dan Indonesia (Lagu Pulau Kelapa) Waktu

SEAMOLEC Magazine
Team
SEAMOLEC Director Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto Manager of Public Relation Muhammad Andriansyah Novel Meilanie Yusmar Hadi Saputra Abbas Supardi Rara Yoanda

Salam Redaksi
Apa kabar para pembaca setia SEAMOLEC Magazine?
Edisi kali ini kami menyajikan ulasan mengenai Animasi sebagai media pembelajaran. Bagaimana membangun suasana pembelajaran yang tidak membosankan agar menjadi lebih efektif dan efisien?

Advisor

Editors Staffs

Selain i tu, edisi ini membahas beberapa topik menarik,

Layout

diantaranya kerjasama SEAMOLEC dengan PerguruanTinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan Polda dalam menerapkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Lalu, terdapat rubrik berbagi pengalaman atas pengiriman guru ke Sekolah Indonesia Moskow. Tenarnya lagu Tanah Airku Indonesia di Moskow. Perkembangan Sinergi SEAMOLEC, dengan 5 SEAMEO Centre di Indonesia beserta Dinas Pendidikan Provinsi. Juga beberapa topik menarik lainnya. Selamat membaca!

SEAMOLEC Magazine Kompleks Universitas Terbuka Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang 1 541 8 Jakarta, INDONESIA Phone: (62-21 ) 7423725, 74241 54 Fax: (62-21 ) 7422276, 7423830
http://magazine.seamolec.org prm@seamolec.org

SEAMOLEC Magazine is a monthly publication magazine of the SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC). Any comments and information you wish to contribute, please contact PR/ Marketing Division: prm@seamolec.org
For further information, please contact: Muhammad Andriansyah (Manager of Public Relation and Marketing)

SEAMOLEC Magazine

Konten...
Serba Serbi
Berita dari Moscow Belajar Tidak Terbatas Ruang dan Waktu

4 6

Monitoring dan Evaluasi : Kesiapan Polda dalam Penerapan PJJ Animasi Sebagai Media Pembelajaran

[stranaradnaya Indoneziya (pesnyaastrava palm)] Tanah Airku Indonesia (Lagu Pulau Kelapa) 14 Hibah Penelitian SEAMOLEC 17

Kerjasama
Rapat Kerja SEAMOLEC 2014: Sinergi SEAMOLEC, 5 SEAMEO Centre Indonesia, dan Dinas Pendidikan Provinsi 9 Special Report and Courtesy Call to Minister of Ministry of Education, Youth and Sport, Kingdom of Cambodia 12

Workshop
Workshop Bahasa dan Aplikasi Android 15

Februari 201 4 3

Berita dari Moscow BELAJAR TIDAK TERBATAS JARAK DAN WAKTU

Oleh: Didik Masduki


arak bukan lagi menjadi alasan untuk tidak belajar. Di era kemajuan dunia teknologi seperti sekarang, kita berpacu untuk mencapai citacita atau tujuan pendidikan dengan manfaatkan segala fasilitas dan sumber belajar semaksimal mungkin. BigBlueButton (BBB) adalah salah satu produk unggulan dari SEAMOLEC untuk pembelajaran jarak jauh yang digunakan sebagai media untuk menyampaikan mata pelajaran oleh guru kepada murid maupun diskusi antar murid yang terpisah jarak ribuan kilometer. Dalam hal ini, Indonesian School of Moscow ingin mengikuti jejak yang telah ditempuh oleh Indonesian School of Beograd yang telah menerapkan program pembelajaran jarak jauh menggunakan fasilitas BBB. Pada tanggal 20 Desember 201 3, telah dilakukan wawancara langsung dengan beberapa siswa Sekolah Indonesia Beograd (SIB) disaksikan oleh Duta Besar RI di Moscow, Bapak Jauhari Orat
Bpk. Didik Masduki, Bpk. Yul Edison (Minister Counselor Pesosbud), Bpk. Sugiarto (Principal of SIM), Bu Endah (Kemdikbud), Pak Gatot (Seamolec) and Pak Dubes Beograd

Mangun, dan Beograd oleh Bapak Samuel Samson serta perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, turut hadir di SIB Direktur SEAMOLEC Bapak Gatot Hari Priowirjanto.

Dari wawancara tersebut didapatkan bahwa walaupun belajar secara jarak jauh, mereka tetap dapat berprestasi dan masih memiliki banyak waktu untuk bermain.

SEAMOLEC Magazine

Serba-serbi

Selamat Menempuh Hidup Baru!


Keluarga besar SEAMOLEC mengucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru kepada putri kedua Direktur SEAMOLEC, Bapak Gatot Hari Priowirjanto. Dyah Ariningtyas Hening Priowuryandari dengan Anton Wiranatadan. Resepsi diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 2013 di Bumi Samami, Bandung. SELAMAT kepada kedua mempelai, semoga keluarganya selalu diberkahi dengan limpahan kasih sayang. Amin

Dyah Ariningtyas Hening Priowuryandari

&

Anton Wiranatadan

Monitoring dan Evaluasi : Kesiapan Polda dalam Penerapan PJJ


Oleh: Reinaldo Rezky

TIK-PTIK (SekolahTinggi Ilmu KepolisianPerguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) adalah satu satunya sekolah tinggi kepolisian di Indonesia yang melayani S1 dan S2. PTIK mempunyai kapasitas asrama yang tidak begitu banyak, dimana tiap tahun Mahasiswa PTIK dibagi menjadi 3 angkatan dan sampai dengan tahun ajaran 201 5 STIK-PTIK harus melayani sebanyak 70.000. Hal ini yang menjadi dasar pemikiran PTIK untuk menerapkan metode pembelajaran PJJ. Pada tahun 201 2 SEAMOLEC dan PTIK melakukan MoU untuk dalam hal membantu PTIK menerapkan PJJ dalam pembelajarannya. SEAMOLEC mendampingi PTIK dalam rangka percepatan 1 450 perwira Polri menempuh S1 dalam mengembangkan sistem, konten, learning management system dan lain-lain. PJJ yang diterapkan di PTIK berbeda dengan yang lain seperti misalnya mahasiswa diwajibkan kuliah tatap muka secara online. Untuk itu PTIK menggunakan web conference yang dilakukan secara bersamaan di tiap Polda.

Big Blue Button adalah aplikasi web conference yang dipilih PTIK untuk melaksanakan kuliah secara daring. Saat ini mereka sudah mempunyai server induk BBB di PTIK dengan jalur 30 Mbps. Sementara itu, tiap Polda mempunyai kekuatan 3 Mbps,dimana 2 Mbps akan disebar untuk semua staff, dan 1 Mbps akan digunakan oleh Kepala Polda.
Setelah uji coba beberapa kali menggunakan BBB tiap Polda, ditemukan bahwa jaringan interne tdi Polda tidak mempunya kekuatan yang cukup, sehingga SEAMOLEC bekerja sama dengan STIKPTIK memberikan tugas kepada 31 Mahasiswa D4 ITB untuk membantu secara teknis permasalahan di tiap Polda. Monitoring dan evaluasi yang baru saja dilaksankan dimaksudkan untuk memonitor kesiapan tiap Polda dalam segi jaringan Internet untuk mengikuti perkulihan PJJ PTIK. Diharapkan hasil monev ini menghasilkan masukan dalam penerapan kuliah PJJ, seperti jaringan yang akan di gunakan untuk webconference, ruangan peralatan, kelengkapan dan kesiapan petugas dilokasi (teknisi dan administrasi).
Serba-serbi

SEAMOLEC Magazine

Kegiatan monev berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29-31 Desember 201 3 di 21 Polda, adapun Polda yang dikunjungi adalah: Polda Jambi, Polda Bengkulu, Polda Lampung, Polda Banten, Polda/SPN Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda DIY, Polda Nusa Tenggara Timur, Polda Kalimantan Barat, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Tengara, Polda Gorontalo, Polda Maluku, Polda Maluku Utara, Polda Papua, Polda Sulawesi Tengah

Polda/SPN Jawa Barat, Polda Nusa Tenggara Timur, Polda Kalimantan Barat, Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Tengara, Polda Gorontalo, Polda Maluku, Polda Maluku Utara, Polda Papua, Polda Sulawesi Tengah . Hasil dari pelaksanaan monev adalah rekomendasi dari SEAMOLEC untuk PTIK sesuai kendala yang dihadapi di lapangan adalah; untuk tiap kelas PJJ harus mempunyai bandwidth minimal 1 Mbps dengan penggunan khusus yang tidak dibagi dengan pengguna lain; tempat perkuliahan PJJ harus mempunyai management bandwidth , agar pengunaan bandwidth dapat maksimal dan tepat guna; menggunakan microphone externa l dalam bentuk kabel; dan menggunakan s ound external. Dengan rekomendasi tersebut, diharapkan PTIK bisa melaksanakan proses pembelajaran secara daring dengan maksimal.

Pembagian Bandwidth

Berikut adalah Polda yang sudah memiliki jaringan khusus untuk PJJ: Polda Aceh, Polda Jambi, Polda Bangka Belitung, Polda Lampung, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda DIY, Polda Riau, Polda Kalimantan Timur. Sedangkan jaringan Polda yang masih terbagi dengan staff/pengguna lain, adalah: Polda Bengkulu,

Hasil monitoring: Bandwidth

Delay

Serba-serbi

Februari 201 4 7

Oleh: Haulia Arifiani

A n i m a s i

Sebagai Media Pembelajaran

ada era globalisasi yang serba canggih dan instan ini segala aktivitas manusia dimudahkan dalam bidang apapun, terutama dalam bidang pendidikan. Saat ini Indonesia dirasa masih kuno dengan masih dijalankannya metode-metode pengajaran tradisional. Hasilnya pun menyedihkan di mana rata-rata generasi muda Indonesia berpendapat pendidikan itu sesuatu yang membosankan. Bagaimana membangun suasana pembelajaran yang tidak membosankan agar menjadi lebih efektif dan efisien? Harus ada solusi yang inovatif, solusi yang bisa membuat siswa tertarik dan merubah paradigmanya dari rasa bosan menjadi cinta pada pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi dan penggabungan berbagai bidang ilmu, kita dapat membuat sebuah media pembelajaran yang bersifat fun dengan animasi. Animasi dipakai untuk memenuhi suatu kebutuhan umum, yaitu mengkomunikasikan suatu gagasan, pesan atau kenyataan karena keunikan dimensinya, dan karena sifat hiburannya. Animasi telah diterima sebagai salah satu media audio visual yang paling populer dan digemari sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik, efektif dan efisien

bagi para siswa. Bukan hanya minat belajar siswa melainkan prestasi membanggakan pun dapat diraih para siswa tersebut. Oleh karena itu, animasi berpeluang sangat penting dalam mengkomunikasikan pendidikan, khususnya bagi siswa-siswa sekolah. Salah satu teknologi yang mendukung animasi sebagai pembelajaran ini adalah program Pengembangan Bahan Ajar Digital yang diusulkan oleh SEAMOLEC dalam bentuk pengembangan dan pelatihan pembuatan buku digital sebagai bahan ajar, video pembelajaran serta simulasi visual (animasi) untuk mendukung pembelajaran. Dalam program ini guru hanya menjelaskan dan menerangkan hal-hal yang masih belum jelas bagi siswa, sementara semua bahan ajar telah dibuat untuk mendukung pembelajaran. Guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai subjek pendidikan. Program ini tidak hanya berguna untuk siswa, penggunaan media pembelajaran animasi ini juga memperingan beban guru dalam mengajar. Pembelajaran seperti inilah yang seharusnya terwujud untuk memperbaiki sistem pendidikan Indonesia.

SEAMOLEC Magazine

Serba-serbi

Rapat Kerja SEAMOLEC 201 4:

Sinergi SEAMOLEC, 5 SEAMEO Centre Indonesia, dan Dinas Pendidikan Provinsi

Oleh: Muhammad Andriansyah

Sinergi yang kita bangun adalah suatu upaya penyatuan daripada institusi di suatu kawasan untuk saling berkerjasama dan sharing dalam rangka menyiapkan ASEAN Community 201 5, Gatot Hari Priowirjanto .

ahun ini SEAMOLEC menyelenggarakan Rapat Kerja 201 4 pada tanggal 21 -23 Januari 201 4 di Hotel Mercure, Ancol. Rapat Kerja tahun ini membahas pencapaian program SEAMOLEC 201 3, rencana program 201 4, dan sinergi dengan 5 SEAMEO Centre (SEAMEO RECFON, BIOTROP, QITEP Science, QITEP Math, dan QITEP Language) serta1 2 Dinas Pendidikan Provinsi di Indonesia. Rapat kerja ini dihadiri sekitar 95 orang, yang terdiri dari 50 karyawan SEAMOLEC, 30 Mahasiswa Magang SEAMOLEC kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung, dan 1 5 utusan SEAMEO Centre serta Dinas Pendidikan Provinsi.
Kerjasama

Hari pertama diawali dengan pembukaan acara yang dipimpin oleh Direktur SEAMOLEC, Bpk. Dr. Gatot Hari Priowirjanto. Pembukaan dihadiri oleh Koordinator BU-BPKLN, Dr. Abe Susanto;Koordinator Kerjasama Internasional Universitas Gunadarma, Bpk. I Made Wiryana, SKom, SSi, MappSc; dan Prof. Drs. Subanar, Ph.D, Direktur QITEP Math. Dalam pembukaan acara, Direktur SEAMOLEC menyampaikan beberapa hal diantaranya tentangsinergi dengan SEAMEO Centre di Indonesia, kemungkinan mengintegrasikan konten dari setiap centre di Indonesia, memperkuat jejaring SEAMOLEC, SEAMEO centre serta propinsi, pemanfaatan IT untuk koordinasi, dan rencana sinergi wali negara SEAMOLEC. Acara pembukaan disambung dengan sambutan oleh Bpk. Abe Susanto yang menyampaikan tanggapan positif atasprogram SEAMOLEC dan mengharapkan dapat terlaksananya pembelajaran PJJ penuh, seperti di ITB, sehingga ada model

Februari 201 4 9

dalam pembelajaran PJJ penuh di Indonesia. I Made Wiryana menambahkan bahwa perlu dikembangkan Research and Development Community sebagai media komunikasi yang terbatas jarak dan waktu seperti para peneliti di daerah. Subanar melanjutkan dengan harapan bahwa bergabungnya 6 SEAMEO Centre Indonesia menjadi satuan kerja dapat memberikan dampak yang lebih baik dan merata terhadap capacity building di Asia Tenggara. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang Pendidikan Bagi Bangsa: Menyikapi Pergeseran Paradigma dari Era Analog ke Era Digital oleh Bpk. Karyana dan Bpk. Bagiono, Staf Ekspert Divisi IT-Konten. Mereka memaparkan topik terkait dengan Pekerjaan Berat Menanti setelah Konferensi World Trade Organization (WTO): bagaimana kita mau bersaing dalam WTO dengan pola pikir ( mindset) analog, sedangkan mereka, pesaing kita, sudah sejak lama berpola pikir digital yang cukup membuat peserta rapat tertegun dan memikirkan langkah perubahan mindset tersebut. Acara kemudian disambung dengan pemaparan kunjungan kerja setelah melaksanakan training SEA EduNet2.0 di Wassenaruntuk program

kerjasama dengan European Schoolnet (EUN) dan Steve Jobs School oleh Bpk. Timbul Pardede, Manajer Training dan Bpk. Prayitno, Staf IT-Konten. Setelah itu, Bpk. Agus Maryono memaparkan proyek Frankfurt Book Fair 201 4-201 5, dimana Indonesia akan menjadi Guest of Honour pada tahun 201 5 di Jerman. Sekitar 200 buku akan diterjemahkan ke bahasa Jerman dan buku-buku konten Indonesia akan ditampilkan pada pameran buku terbesar di dunia tersebut. Rangkaian acara selanjutnya adalah pembahasan pencapaian program 201 3 yang dipaparkan oleh 6 Manajer Divisi SEAMOLEC, yaitu: Divisi Riset (Ibu Anti Rismayanti), Divisi IT-Konten (Ibu Cahya K. Ratih), Divisi IT-Network (Bpk. Reynaldo), Divisi Training (Bpk. Timbul Pardede), Divisi Humas & Pemasaran (Bpk. M. Andriansyah), Divisi Adm/Finance (Ibu Nurhajati), dan Manajer SEAMOLEC Bisnis Unit/SBU (Ibu Dewi Sopiah). Pada hari ke-dua, masing-masing Divisi membahas Rencana Program 201 4 yang dilanjutkan dengan Koordinasi 6 SEAMEO Centre & Dinas Pendidikan Provinsi. Siang harinya, seluruh peserta rapat mengikuti rangkaian acara outbound dengan tema Think Outside the Box. Outbound kali ini difokuskan untuk memperkuat kerjasama, komunikasi, dan berpikir cerdas kritis tanpa batas, yang dibutuhkan SEAMOLEC dalam menghadapi tantangan tahun 201 4 ini. Malam harinya, SEAMOLEC mengadakan acara kebersamaan, makan malam diiringi dengan acara pengumuman staf dan manajer terbaik 201 3. Staf

1 0 SEAMOLEC Magazine

Kerjasama

images.google.com

terbaik 201 3 dijatuhkan kepada Bpk. Marjuk, Staf Adm/Finance dan Bpk. Haritz C. Nugraha, Staf ITKonten. Untuk manajer terbaik 201 3 adalah Bpk. Timbul Pardede, Manajer Training dan Ibu Cahya K. Ratih, Manajer IT-Konten. Ucapan selamat disampaikan oleh seluruh staf SEAMOLEC dan berharap prestasi ini dapat tetap dipertahankan untuk kedepannya.

Hari ke-tiga adalah pemaparan Rencana 201 4 oleh setiap Manajer Divisi SEAMOLEC. IT-Network, menjelaskan rencananya dalam membangun help desk untuk memudahkan koordinasi staf. Adm/Finance, menjelaskan tentang perubahan staf dan rencana keuangan Fiscal Year 201 4/201 5. Training, memaparkan rencana pelatihan dalam dan luar negeri. Riset, menjelaskan rencana hibah penelitan 201 4 yang akan menggandeng peneliti dari luar. IT-Konten, memfokuskan pada sinergi dengan SEAMEO Centre untuk menghasilkan konten yang dapat diunduh melalui Open Educational Resources (OER). Humas dan Pemasaran, memaparkan tentang rencana SEARadio, digital magazine serta beberapa publikasi dan iklan. SBU, menyampaikan lanjutan kerjasama outgoing dengan mitra SEAMOLEC. Setelah selesai, acara kemudian ditutup oleh Direktur SEAMOLEC dengan tujuan baru, pengharapan baru, dan ucapan terimakasih atas kontribusi staf selama tahun 201 3 lalu. Jaya dan terus berkarya, SEAMOLEC!

English Ver.

Special Report and Courtesy Call to Minister of Ministry of Education, Youth and Sport,

Kingdom of Cambodia

uring conducting a workshop on Digital Instructional Material Development on December 25-28, 201 3 at India-Cambodia Entrepreneurship Development Centre (CIED), Phnom Penh, Kingdom of Cambodia, Mr. IthVuthy, MSc., MA., Deputy Director for Program of SEAMOLEC tookhis opportunity to meet with H.E. Hang ChuonNaron, Minister of Ministry of Education, Youth and Sports of the Kingdom of Cambodia as a courtesy call with the new Ministerin order to inform special report on collaboration between Cambodia and Indonesia that conducted by SEAMOLEC. The Minister appreciates to SEAMOLEC and hope SEAMOLEC could help Cambodia to upgrade IT skills for teachers and lectures in order to reduce the gap between other countries in region. University to University acknowledgement degree credits is good but more better the acknowledgement as the whole of the Southeast Asian Region.

On November 28, 201 3, IthVuthyalso took his opportunity to meet H.E. Mr. Laov Him, Director General of TVET, Ministry of Labor and Vocational Training, Phnom Penh, Kingdom of Cambodia. In this occasion,he reported the collaboration between Cambodia and Indonesia especially between SEAMOLEC and Ministry of Labor and Vocational Training trough National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC), Cambodia-India Entrepreneurship Development Centre (CIEDC), National Technical Training Institute, National Institute of Business, International Institute of Cambodia Chum Chivorn (IIC), and others. Laov Himexpressed appreciation to SEAMOLEC that has created better collaborations between Cambodia-Indonesia,especially in double degree and student exchange program. Through Cambodian institutions, SEAMOLEC has provides and facilitated several scholarships, curriculum mapping on IT, training, workshop, student exchange, and expert exchange. From
Kerjasama

1 2 SEAMOLEC Magazine

201 1 , SEAMOLEC has facilitated Indonesian& Cambodian educational institutions to have MoU, MoA, supplementary agreement, curriculum mapping on IT. Basedon these agreementsIndonesian & Cambodian educational institutions have conducted double degree program on IT and student mobility in both countries. SEAMOLEC providedmany scholarships to Cambodian & Indonesian studentsin order to support SEAMEO Council initiative on student mobility in the region and support for integrating into ASEAN Community 201 5.

NPIC has sent 7 (seven) students to Indonesia at several educational institutions under KOPERTIP consortiuma double degree program between Cambodia and Indonesia. The students get the scholarship from Ministry of Education and Culture of Indonesia through SEAMOLEC. Below are Cambodian students who were arrived in Indonesia on August 30, 201 3 and commencing their study at ITB for one-year duration in IT.

Indonesian Students to Cambodia

The Indonesian educational institutions have send 8 (eight) students to study at National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC), Phnom Penh, Kingdom of Cambodia.

Cambodian Students to Indonesia

NPIC and CIEDunder the Ministry of Labor and Vocational Training, Phnom Penh, Kingdom of Cambodia have sent 1 0 (ten) Cambodian students to study at InstitutTeknologi Bandung (ITB). These students get Darmasiswa scholarship from Bureau of Planning and International Cooperation, Ministry of Education and Culture the Republic of Indonesia through SEAMOLEC.

Kerjasama

Februari 201 4 1 3

( ) [stranaradnaya Indoneziya (pesnyaastrava palm)] Tanah Airku Indonesia (Lagu Pulau Kelapa) Oleh: Sajarwo Anggai
Penerima Beasiswa Unggulan Kemdikbud Applied Mathematics Control and Processes Saint Petersburg State University,Russia

Lagu Rayuan Pulau Kelapa dalam bahasa Rusia dan Indonesia

ada tahun 50 s/d 60-an Indonesia dan Rusia pernah menjalin persahabatan yang sangat erat dan kerjasama di berbagai bidang politik, militer, ilmu pengetahuan dan teknologi. Kerjasama ini tentunya digagas oleh presiden pertama Soekarno dan Nikita Khrushchev dan akhirnya sempat terdiam selama beberapa dekade. Pulihnya hubungan antar kedua Negara ini sekitar sepuluh tahun yang lalu ditandai dengan Kerangka Hubungan Persahabatan dan Kemitraan antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia abad 21 . Saat ini kerja sama kedua Negara terus meningkat dan terdapat sekitar 1 50 mahasiswa Indonesia yang menempuh beberapa kota di Russia. Disisi lain, ada hal yang tentunya menarik dan merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi masyarakat Indonesia disini yaitu lagu Rayuan Pulau Kelapa yang dinyanyikan dalam bahasa Russia oleh Maya Alexandrovna Golovnya dengan judul yang sangat terkenal pada masa Uni Soviet. Lagu ini sangat dikenal oleh orang-orang Rusia dan selalu dinyanyikan oleh mahasiswa Indonesia ketika ad acara pentas kebudayaan dan beberapa kegiatan yang diadakan oleh KBRI.

Zaman telah berubah, Indonesia dan Federasi Rusia sama-sama mengalami berbaga perubahan namun beberapa orang Indonesia masih takut pada Rusia bahkan Ibu saya tidak mengatakan iya dan tidak ketika saya berkata akan melanjutkan studi ke Rusia. Semoga hubungan baik kedua Negara terus mengalami peningkatan dan banyak masyarakat Indonesia yang melihat kembali peluang di Negeri Beruang Merah yang terkenal dengan ilmu pengetahuan dan teknologinya.

14

SEAMOLEC Magazine

Serba-serbi

Oleh: Prayitno

Workshop Bahasa dan Aplikasi Android

EAMOLEC, Jakarta Pada abad 21 era digital, belajar Bahasa Inggris tidak harus guru bertatap muka di depan kelas. Jejaring sosial, video youtube, website yang ada di internet saat ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan berkomunikasi Bahasa Inggris. Waktu lebih fleksibel dan proses belajar menjadi lebih menyenangkan karena bersifat komunikatif. Dalam rangka pengembangan konten yang beragam dalam pembelajaran Bahasa inggris, SEAMOLEC berinisiatif untuk mengadakan workshop Bahasa Inggris untuk mengembangkan konten dan strategi pembelajaran dengan mengundang pakar dan praktisi pengajar Bahasa inggris.

Workshop dilaksanakan di SEAMOLEC selama tiga hari pada tanggal 28-30 Januari 201 4, dengan mengundang para praktisi dan pengajar Bahasa inggris seperti : 1 . Ibu Itje Chodijah (Konsultan ) 2. Bpk. Hendi Pratama dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) 3. Bpk. Sahadadi dari (PPPPTK Bahasa) 4. Ibu Finita Dewi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 5. Bpk. Gumawang Jati dari Institut Teknologi Bandung (ITB) 6. Tim Pengembang Aplikasi Bahasa di Android Seamolec

Hari 1 : Selasa, 28 Januari 201 4

Acara pembukaan workshop dimulai pada pukul 09.30 WIB dan secara resmi dibuka oleh Direktur SEAMOLEC. Di sesi pembukaannya beliau juga memaparkan presentasi tentang ide awal dan tujuan diadakannya workshop. Harapannya siswa Indonesia dapat mengembangkan kemampuan berbahasa di masa datang. Tidak hanya bahasa Inggris namun juga bahasa yang lainnya, terutama bahasa dari negara-negara Asia Tenggara. Beliau juga
Workhshop

Februari 201 4 1 5

menginformasikan tentang aplikasi inventor yang sedang dikembangkan di SEAMOLEC yang mudah dioperasikan dan dikembangkan oleh para siswa. Di SEAMOLEC sendiri sudah diuji cobakan kepada siswa/mahasiswa magang yang membuat beberapa aplikasi percakapan dalam berbagai bahasa. Setelah paparan dari Direktur SEAMOLEC, didemonstrasikanlah dua tim bahasa yang tengah mengembangkan aplikasi bahasa Kamboja dan Jerman. Ditampilkan dua orang siswa SMK yang berbicara dalam beberapa topik percakapan dasar menggunakan bahasa Kamboja dan bahasa Jerman. Dengan didampingi mentor yang memahami kedua bahasa tersebut, para siswa dilatih selama 1 minggu

materi tentang Problem Based Learning in Vocational English Teaching Context. Sesi terakhir disampaikan oleh Bapak Sahadadi dari PPPPTK Bahasa yang menyampaikan materi berjudul Collaborative Language Learning.

Hari 2: Rabu, 29Januari 201 4

Hari kedua di isi oleh Ibu Finita Dewi dan Bapak Gumawang Jati yang bermitra mengisi dua sesi dari pagi sampai dengan siang. Sesi ini dimulai pukul 09.00 s.d. 1 5.00 WIB, peserta aktif menyimak dan berpartisipasi dalam kegiatan kelas dan mengajukan pertanyaan.

Siswi magang (prakerin) SEAMOLEC asal dari SMK N 1 Surabaya, mendemostrasikan percakapan bahasa Kamboja (Kmher)

terakhir untuk dapat menampilkan hasil karya dan belajarnya tersebut. Walau masih belum sempurna, namun sudah dapat menampilkan hasil yang cukup baik. Sesi pertama diisi oleh nara sumber Ibu Itje Chodijah yang menyampaikan materinya yang berjudul Which matter most the recipe or the cooking process?. Sesi dilanjutkan oleh Bapak Hendi Pratamadari Universitas Negeri Semarang yang menyampaikan

Sesi sore hari diisi oleh narasumber SEAMOLEC menyampaikan materi tentang pengenalan aplikasi inventor dan manfaatnya.

Hari 3: Kamis, 30 Januari 201 4

Hari ketiga, peserta di ajak kembali untuk mendalami materi pengembangan aplikasi Bahasa di Android menggunakan App Inventor ( Androidbased). Peserta dapat mengembangkan aplikasi Bahasa dengan cepat, cukup melakukan drag and drop semua fitur yang tersedia di dalam aplikasi, dan memasukkan konten bahasa yang mereka
Workshop

16

SEAMOLEC Magazine

miliki. Sesi pengembangan aplikasi menggunakan App Inventor ini dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 1 1 .00. Penutupan workshop di mulai pukul 1 1 .00, ditutup oleh manajer riset dan pengembangan, ibu Anti Rismayanti sekaligus memaparkan tindak lanjut pembelajaran bahasa Inggris kerjasama sekolah dan SEAMOLEC.

Hibah Penelitian SEAMOLEC: Program Hibah Penelitian Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (PTJJ) SEAMOLEC-2014

EAMOLEC sebagai salah satu lembaga yang bergerak dalam bidang PTJJ perlu senantiasa mengadakan penelitian mengenai trend dan isu perkembangan baru dalam PTJJ yang sesuai untuk Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Program hibah penelitian PTJJ SEAMOLEC dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas PTJJ di Indonesia pada khususnya. Hibah penelitian ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen dan guru dengan lama penelitian 6 bulan/1 semester. Hibah dana penelitian adalah sebesar Rp.6.500.000,- (enam juta lima ratus ribu rupiah). Peneliti boleh bersifat perorangan maupun kelompok (maksimal 3 orang per kelompok). Peneliti perorangan adalah dosen dan guru. Kelompok peneliti harus terdiri atas mahasiswa dan dosen. Penelitian yang dilakukan terdiri dari beberapa tema, diantaranya tentang penelitian pengembangan bahan ajar PTJJ, software/hardware pendukung PTJJ, pengembangan model pembelajaran PTJJ, penelitian

tindakan kelas PTJJ, penelitian eksperimen (misalnya membandingkan efektivitas media, metode, model PTJJ), dan penelitian kualitatif tentang pelaksanaan PTJJ. Tahun 201 4 ini, SEAMOLEC menerima 1 00 judul penelitian.

Apakah Anda tertarik untuk mengikuti program hibah penelitian ini?


Informasi dan keterangan lebih lengkap silakan akses melalui web kami di http://hibahpenelitian.seamolec.org Batas akhir pengumpulan proposal adalah tanggal 1 0 Maret 201 4. Jika ada pertanyaan dapat menghubungi: Dona Octanary (Mr) Research and Development Staff donaoctanary@seamolec.org
Maju Terus PTJJ Indonesia dan Asia Tenggara !