Anda di halaman 1dari 4

Anamnesis Penanganan anak dilakukan sebaik mungkin hingga pulih kembali dan tumbuh kembang optimal sesuai potensi

genetiknya, sehingga memerlukan diagnosis yang kurat. Untuk ini maka diperlukan diagnosa fisis yg merupakan cara yang baku dan harus dikuasai setiap dokter.Anamnesis adalah suatu tehnik pemeriksaan yang dilakukan lewat suatu percakapan antara seorang dokter dengan pasiennya secara langsung atau dengan orang lain yang mengetahui tentang kondisi pasien, untuk mendapatkan data pasien beserta permasalahan medisnya. Tujuan pertama anamnesis adalah memperoleh data atau informasi tentang permasalahan yang sedang dialami atau dirasakan oleh pasien. Apabila anamnesis dilakukan dengan cermat maka informasi yang didapatkan akan sangat berharga bagi penegakan diagnosis, bahkan tidak jarang hanya dari anamnesis saja seorang dokter sudah dapat menegakkan diagnosis. Secara umum sekitar 60-70% kemungkinan diagnosis yang benar sudah dapat ditegakkan hanya dengan anamnesis yang benar. Tujuan berikutnya dari anamnesis adalah untuk membangun hubungan yang baik antara seorang dokter dan pasiennya. Umumnya seorang pasien yang baru pertama kalinya bertemu dengan dokternya akan merasa canggung, tidak nyaman dan takut, sehingga cederung tertutup. Tugas seorang dokterlah untuk mencairkan hubungan tersebut. Pemeriksaan anamnesis adalah pintu pembuka atau jembatan untuk membangun hubungan dokter dan pasiennya sehingga dapat mengembangkan keterbukaan dan kerjasama dari pasien untuk tahaptahap pemeriksaan selanjutnya.

Anamnesis berasal dari kata ana yang artinya hal-hal yang telah terjadi dan nesa artinya ingatan. Dibedakan 2 anamnesis yaitu :

a) Auto anamnesis yang berasal dari penderita sendiri b) Allo anamnesis yang berasal dari orang lain seperti keluarga, polisi, Dikerjakan pada keadaan sebagai berikut: a) Pasien dengan penurunan atau perubahan kesadaran. b) Pasien bayi, anak-anak atau orang sangat tua c) Untuk konfirmasi auto anamnesis penduduk lain.

Pada kasus ini digunakan kombinasi kedua metode anamnesis. Autoanamnesis digunakan karena anak masih mampu diajak komunikasi secara langsung. Alloanamnesis kepada Ibu sebagai pengantar dilakukan untuk mengkonfirmasi pernyataan-pernyataan anak dan menjelaskan lebih jelas tentang apa yang dikeluhkan sang anak.

Anamnesis awal Identitas pasien merupakan data pokok yang harus dikaji lebih awal. Nama penderita yang anda periksa, umur, jenis kelamin, suku bangsa, status perkawinan, pekerjaan, tempat tinggal, dokter yang merujuknya harus pula anda catat pada saat pemeriksaan dilakukan. Jika ini bukan merupakan kunjungan yang pertama, maka jumlah serta tanggal kunjungan sebelumnya harus juga anda catat. Tambahkan pula suatu pernyataan yang menerangkan sejauh mana seluruh keterangan yang diberikan oleh penderita dan pelapor dapat dipercaya. Riwayat maupun pemeriksaan tersebut harus pula ditandatangani dan diberi keterangan kedudukan orang yang melakukan pemeriksaan.

Keluhan Utama
Keluhan utama o o Keluhan/ gejala yang menyebabkan pasien dibawa berobat Tidak harus sejalan dengan diagnosis utama

Riwayat Penyakit Sekarang (RPS) RPS adalah rincian gambaran dari keluhan utama pasien dengan sasaran untuk mendapatkan hubungan dan gambaran umum bagaimana keluhan utama pasien terjadi. Untuk membuat RPS ada 7 dimensi dari gejala klinik yang harus ditanyakan dalam anamnesa, yaitu : a) Lokasi : Dimana lokasi sakit tersebut? Apakah ada penjalaran? b) Kualitas : Seperti apa keluhan tersebut dan bagamana rasanya ? atau tumpul, berdenyut, hilang timbul atau menetap? c) Kuantitas/beratnya : Seberapa berat penyakitnya? d) Kronologis/waktu : Kapan gejala atau masalah mulai?.Bagaimana kejadiannya? Apakah tajam

e) Kejadian yang memperberat keluhan : Misalnya, saat minum air dingin atau asam akan memperparah rasa sakitnya. f) Kejadian yang memperingan keluhan : Misalnya pada sehabis gosok gigi rasa sakitnya berkurang. g) Gejala klinik yang menyertai : Misalnya jaringan lunak berwarna kemerahan.

Riwayat Penyakit Dahulu(RPD) RPD adalah catatan tentang penyakit dan pengobatan yang dialami pasien pada masa lalu, merupakan informasi yang dapat menambah keterangan penyakit sekarang dan atau yang berpengaruh terhadap pengelolaan pasien. Elemen inti dari RPD adalah : a) Kelahiran dan perkembangan dini. b) Penyakit-penyakit yang diderita sebelumnya (masa kanak-kanak c) Pembedahan, cedera, kecelakaan dan masuk rumah sakit. d) Obat-obatan, pengobatan dan kebiasaan. e) Kesehatan/keadaan umum. dan lain-lain).

Riwayat Penyakit Keluarga (RPK) RPK adalah riwayat penyakit yang diderita keluarga sebagai informasi apakah merupakan penyakit yang ditularkan atau penyakit keturanan. Elemen inti RPK adalah : a) Latar belakang keluarga. b) Saudara kandung c) Riwayat keturunan

Pada kasus disebutkan bahwa anak merasa rendah diri dan pemalu, maka harus yang harus dilakukan ketika pendekatan pada anak untuk anamnesis adalah : Penanganan anak rendah diri Meningkatkan pemahaman diri: memberi pengertian tidak ada orang yang sempurna, semua memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda-beda.

Mendukung kompetensi dan kemandirian: meminta anak memberikan solusi alternatif terhadap suatu permasalahan sederhana, atau memberikan dua solusi untuk mengatasi persoalan anak dan memintanya memilih solusi mana yang lebih baik.

Menyediakan kehangatan dan penerimaan: bersikap optimis terhadap apa yang dilakukan anak ya, bagus. Kamu pasti bisa. Fokus terhadap hal-hal positif yang dapat dilakukan anak. (fokus pada kelebihan-kelebihan bukan pada kekurangannya) Menyediakan pengalaman yang konstruktif, misalnya merencanakan dan menggunakan kegiatan agar anak mau berpartisipasi. Meningkatkan rasa percaya diri anak, buat tugas yang bisa dikerjakan anak dan negajari toleransi kepada kegagalan. Memberikan reward.

Ketika upaya untuk autoanamnesis tdak berjalan efektif, maka anamnesis dapat dilakukan secara alloanamesis kepada ibu sang anak.

Noname, 2011, Guideline on Behavior Guidance for the PediatricDental Patient, American Academy Of Pediatric Dentistry : America V 33 / NO 6 11 / 12 Noname, 2011, Guideline on Behavior Guidance for the PediatricDental Patient, American Academy Of Pediatric Dentistry : America V 33 / NO 6 11 / 12