Anda di halaman 1dari 18

Teknik Ototronik

BAB I DASAR-DASAR KEJURUAN MESIN


1.1 Dasar Ilmu Statika dan Tegangan
$aris kerja gaya Ilmu statika pada dasarnya "retaining wall#. merupakan pengembangan dari ilmu fisika, yang menjelaskan 'leh karena itu, penguasaan ilmu kejadian alam sehari-hari, yang statika sangat penting dan membantu berkaitan dengan gaya-gaya yang insinyur sipil dalam kaitannya dengan bekerja pada sebuah benda. perencanaan suatu struktur. Insinyur sipil dalam hal ini bekerja dalam bidang perencanaan, 1.1.1 $aya pelaksanaan dan perawatan atau perbaikan konstruksi bangunan sipil. $aya adalah sesuatu yang ungsi utama bangunan sipil adalah menyebabkan deformasi pada suatu mendukung gaya-gaya yang berasal struktur. dari beban-beban yang dipikul oleh $aya mempunyai besaran dan bangunan tersebut. arah, digambarkan dalam bentuk Sebagai contoh adalah beban (ector yang arahnya ditunjukkan lalu lintas kendaraan pada dengan anak-panah, sedangkan jembatan!jalan, beban akibat panjang (ektor digunakan untuk timbunan tanah pada dinding menunjukkan besarannya penahan tanah "retaining wall#, beban air waduk pada bendung, beban hidup pada lantai bangunan gedung, dan lain sebagainya.

$ambar 1.& Dinding penahan tanah

$ambar 1.) *ektor gaya

$ambar 1.1 %odel beban lalu lintas pada jembatan.

$aris disepanjang gaya tersebut bekerja dinamakan garis kerja gaya. Titik tangkap gaya yang bekerja pada suatu benda yang sempurna padatnya, dapat dipindahkan di sepanjang garis kerja gaya tersebut tanpa mempengaruhi kinerja dari gaya tersebut. +pabila terdapat bermacam-macam gaya bekerja pada suatu benda, maka gaya-gaya
1

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

tersebut dapat digantikan oleh satu gaya yang memberi pengaruh sama seperti yang dihasilkan dari bermacam-macam gaya tersebut, yang disebut sebagai resultan gaya.

$ambar 1./ 0enjumlahan (ector searah dan segaris menjadi resultan gaya ,

1.1.& *ektor ,esultan


Sejumlah gaya yang bekerja pada suatu struktur dapat direduksi menjadi satu resultan gaya, maka konsep ini membantu dalam menyederhanakan permasalahan. %enghitung resultan gaya tergantung dari jumlah dan arah dari gaya- gaya tersebut. -eberapa cara!metode untuk menghitung!mencari resultan gaya, yaitu antara lain . a. %etode penjumlahan dan pengurangan (ektor gaya. %etode segitiga dan segi-banyak (ektor gaya. %etode proyeksi (ektor gaya.

b. %etode segitiga dan segi-banyak (ektor gaya %etode ini menggunakan konsep, jika gaya-gaya yang bekerja tidak segaris, maka dapat digunakan cara 0aralellogram dan Segitiga $aya. %etode tersebut cocok jika gaya-gayanya tidak banyak.

$ambar 1.1. ,esultan dua (ector gaya yang tidak segaris

%etode penjumlahan dan pengurangan (ektor gaya %etode ini menggunakan konsep bahwa dua gaya atau lebih yang terdapat pada garis kerja gaya yang sama "segaris# dapat langsung dijumlahkan "jira arah sama!searah# atau dikurangkan "jika arahnya berlawanan#.

2amur jika terdapat lebih dari dua gaya, maka harus disusun suatu segi- banyak "poligon# gaya. $ayagaya kemudian disusun secara berturutan, mengikuti arah jarum jam.

$ambar 1.3. ,esultan dari beberapa (ector gaya yang tidak searah

4ika telah terbentuk segi-banyak tertutup, maka penyelesaiannya adalah tidak ada resultan gaya atau resultan gaya sama dengan nol. 2amun jika terbentuk segi-banyak tidak tertutup, maka garis penutupnya adalah resultan gaya. c. %etode proyeksi (ektor gaya
2 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

%etode proyeksi menggunakan konsep bahwa proyeksi resultan dari dua buah (ektor gaya pada setiap sumbu adalah sama dengan jumlah aljabar proyeksi masing-masing komponennya pada sumbu yang sama. Sebagai contoh dapat dilihat pada $ambar 1.5.

Sebagai penjelasan lebih lanjut, dapat dilihat beberapa contoh soal dengan disertai ilustrasi $ambar 1.9. :ontoh pertama, diketahui suatu benda dengan gaya-gaya seperti terlihat pada $ambar 1.9 sebagai berikut. Ditanyakan . Tentukan besar dan arah resultan gaya dari empat gaya tarik pada besi ring.

$ambar 1.5 0royeksi Sumbu

X1 dan X adalah masing-masing proyeksi gaya 1 dan ! terhadap sumbu 6. sedangkan "1 dan " adalah masing-masing proyeksi gaya 1 dan ! terhadap sumbu y. dimana .

$ambar 1.9 :ontoh soal pertama.

Dengan demikian metode tersebut sebenarnya tidak terbatas untuk dua buah (ektor gaya, tetapi bisa lebih. 4ika hanya diketahui (ektor-(ektor gaya dan akan dicari resultan gaya, maka dengan mengetahui jumlah kumulatif dari komponen proyeksi sumbu, yaitu 7 dan 8, maka dengan rumus pitagoras dapat dicari nilai resultan gaya "!## $imana %

:ontoh kedua, diketahui dua orang seperti terlihat pada $ambar 1.;, sedang berusaha memindahkan bongkahan batu besar dengan cara tarik dan ungkit. Ditanyakan . tentukan besar dan arah gaya resultan yang bekerja pada titik bongkah batu akibat kerja dua orang tersebut.

$ambar 1.; :ontoh soal kedua.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

&

Teknik Ototronik

1.1.) %omen
$aya yang beraksi pada suatu massa kaku, secara umum selain menyebabkan deformasi, ternyata juga menyebabkan rotasi "massa tersebut berputar terhadap suatu titik sumbu tertentu#. 0osisi (ektor gaya yang menyebabkan perputaran terhadap suatu titik sumbu tertentu tersebut disebut sebagai momen.

torsi atau puntir.

$ambar 1.11 Torsi Terhadap Sumbu >.

Dari ilustrasi seperti terlihat pada $ambar 1 .11 dapat dilihat bahwa torsi terhadap sumbu-? akan menyebabkan puntir pada pipa.
$ambar 1.1< %odel Struktur =antile(er

0ada gambar 1 .1< dapat kita lihat bahwa akibat beban terpusat "lampu gantung dan penutup# yang bekerja pada titik -, maka akan timbul momen pada titik +. 0ada kasus tertentu, akibat adanya momen untuk suatu beban yang memiliki eksentrisitas, akan menimbulkan suatu putaran yang disebut dengan torsi atau puntir. Ilustrasi mengenai torsi atau puntIir sebagai contoh adalah pada sebuah pipa, seperti terlihat pada $ambar 1.11, $ambar 1.1&, dan $ambar 1.1). 4ika momen tersebut berputar pada sumbu aksial dari suatu batang "misal pipa# maka namanya adalah
'

-esarnya momen ditentukan oleh besarnya gaya dan lengan momen "jarak tegak lurus gaya terhadap titik putar yang ditinjau#.

$ambar 1.1& %omen Terhadap Sumbu 7.

Dari ilustrasi seperti terlihat pada $ambar 1.1& dapat dilihat bahwa momen terhadap sumbu-? akan menyebabkan ben$ing pada pipa.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

$ambar 1.1) $aya menuju sumbu (konkuren)

$aya yang menuju suatu sumbu disebut sebagai konkuren, tidak akan menimbulkan momen pada sumbu-?. 0erilaku momen pada batang kantile(er dapat terjadi dalam beberapa konfigurasi. d. Soal latihan dan pembahasan -erikut ini terdapat tiga contoh soal latihan beserta pembahasan untuk menghitung momen.

=eseimbangan akan terjadi pada sistem gaya konkuren yang bekerja pada titik atau partikel, apabila resultan sistem gaya konkuren tersebut sama dengan nol. +pabila sistem gaya tak konkuren bekerja pada suatu benda tegar, maka akan terjadi kemungkinan untuk mengalami translasi dan rotasi. 'leh karena itu, agar benda tegar mengalami keseimbangan, translasi dan rotasi tersebut harus dihilangkan. @ntuk mencegah translasi, maka resultan sistem gayagaya yang bekerja haruslah sama dengan nol, dan untuk mencegah rotasi, maka jumlah momen yang dihasilkan oleh resultan oleh semua gaya yang bekerja haruslah sama dengan nol. Sebagai ilustrasi, dapat dilihat $ambar 1.11 mengenai gaya dan momen pada sumbu-6, sumbu-y dan sumbu-?.

di mana momen.

adalah gaya dan M adalah

$ambar 1.1/ :ontoh soal momen

1.1./. =eseimbangan -enda Tegar


Suatu benda berada dalam keseimbangan apabila sistem gayagaya yang bekerja pada benda tersebut tidak menyebabkan translasi maupun rotasi pada benda tersebut.

$ambar 1.11. $aya dan %omen pada Tiga Sumbu

1.& =omponen!Alemen %esin


1.&.1 0oros

-eberapa contoh elemen meisn antara lain .

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

0oros berguna sebagai penahan beban atau penerus tenaga. 0oros biasanya mempunyai penampang lintang berupa lingkaran dan tidak selalu sama diameternya, yaitu bertingkat-tingkat dan juga sering diberi alur pasak. 0embagian menurut jenis .

$ambar 1.15 +6el

1.&.1.1 0oros %esin

8aitu poros yang ada di dalam bangunan mesin, biasanya dengan beban momen saja.

1.&.1.1 Spindle adalah poros kecil.

poros-

1.&.1.& 0oros transmisi

8aitu poros yang digunakan untuk memindahkan tenaga dari motor ke mesin. Sedangkan pembagian menurut fungsinya terdiri dari .

1.&.1.) Shaft

+dalah poros untuk meneruskan putaran dan torsi atau gaya aksial.

$ambar 1.19 Spindle

@ntuk bahan poros biasa, dipakai baja yang mengandung kadar karbon <,11 B <,/3 C. Sementara untuk poros khusus yang kekuatannya tinggi dipakai baja campur, misalnya . baja chrom, baja chrom nikel dan sebagainya.

$ambar 1.13 Shaft

1.&.& -antalan

1.&.1./

+dalah poros untuk meneruskan putaran. $ambar 1.15 adalah salah satu contoh a6el.

+6el

+pabila suatu bagian mesin didukung oleh bagian lainnya dan bagian satu punya kecepatan terhadap yang lain maka kedua bagian ini menyusun suatu bantalan. -antalan dibagi menjadi dua macam, yaitu . a. -antalan luncur "sliding bearing# +dalah bantalan dimana bagian yang bergerak dan bagian yang diam mengadakan persinggungan langsung. -agian yang bergerak atau berputar dari ujung poros disebut tap "journal#. -antalan luncur biasanya dipakai sebagai pendukung poros yang berputar dengan kecepatan tinggi atau bekerja pada daerah yang

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

panas.

$ambar 1.&< -antalan +ntrifikasi

Dalam memilih bahan bantalan harus memperhatikan syarat-syarat . - %empunyai +ngka gesek kecil - %empunyai kekuatan yang sesuai dengan besar dan macam beban. - 0unya keteguhan yang cukup - Tahan terhadap karat - Tahan panas %acam-macam bahan bantalan antara lain . - -abbit "logam putih# - 0erunggu - -esi tuang - =uningan - Dogam paduan ":u E 0b# - =aret - 0lastik b. -antalan +ntrifikasi +dalah bantalan dimana bagian yang bergerak dan yang diam tidak bersinggungan langsung, tapi dengan suatu perantara. :ontoh bantalan rol, bantalan peluru. =arena tidak bersinggungan secara langsung,maka angka gesek sangat kecil, tetapi masih tetap ada gesekan yang diakibatkan kontak langsung antara rol!peluru dengan rumahnya. Farga angka gesek tergantung pada kecepatan beban, suhu, pelumas dan pembuatannya.

$ambar 1.1; -antalan Duncur

=euntungan bantalan antrifikasi antara lain . - 0ada kecepatan rendah angka gesekan kecil. - -isa menahan beban a6ial dan radial. - Tahan beban sodokan sesaat. - Sistem pelumasan mudah. =lasifikasi bantalan antrifikasi . %enurut bentuk penghubungnya dibedakan menjadi . - -antalan rol - -antalan peluru %enurut beban yang didukung dibedakan menjadi . - ,adial bearings, dipakai untuk beban radial "Tegak lurusterhadap poros# - Thrust bearing, dipakai untuk beban a6ial "sejajar dengan poros# - +ngular, dipakai untuk menahan beban a6ial dan radial.

1.) %aterial dan 0engolahan -ahan


%ateri ini diperlukan karena berkaitan dengan kekuatan bahan dalam membuat suatu konstruksi.

1.).1 0engetahuan %aterial "-ahan#


Setiap orang tentunya sudah mengenal bahan, hal ini dikarenakan
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) *

Teknik Ototronik

setiap harinya kita bertemu dan mungkin berurusan dengan barangbarang yang terbuat dari logam seperti bahan yang berujud sendok, garpu, pisau, alat-alat kendaraan, tele(isi dan lain sebagainya. -ahan yang ada disekitar kita tidak semuanya bisa disebut dengan bahan teknik, artinya bahan-bahan yang digunakan dalam teknik. -ahan teknik pada dasarnya dapat di bagi dalam & golongan, yaitu. -ahan Dogam Dimana bahan logam tersebut biasanya mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. 0enghantar listrik atau panas yang baik. Dapat dibentuk dengan proses panas dan dingin. %empunyai tegangan tarik tinggi. -ahan bukan logam Dimana bahan bukan logam tersebut biasanya mempunyai sifat-sifat sebagai berikut . Tidak baik untuk penghantar listrik dan panas. Sulit untuk dibentuk. Tegangan tarik rendah. -aik sebagai isolator atau bahan isolator. Dalam hal ini logam pada bidang teknik permesinan adalah bahan yang sangat penting, sedangkan bahan non logam selalu dibutuhkan. 0ada proses pengolahan logam (+erro) di pabrik, terlebih dahulu digalilah bijih-bijih besi yang berupa gumpalan tanah yang mengandung pasir besi dalam pertambangan. =emudian bijih-bijih besi tersebut
8

diangkut ke pabrik pengolahan besi baja untuk diproses lebih lanjut. Sebelum dimasukkan kedalam dapur tinggi, bijih besi tersebut didahului proses pendahuluan. 1. 0enyucian &. 0emecahan ). 0embersihan /. 0emanggangan!peleburan %aksud perlakuan pendahuluan ini adalah, setelah di cuci bersih dari kotoran yang melekat lalu dipecahpecah menjadi bagian kecil yang sama besarnya dan mudah diangkut serta mudah pengerjaannya. =emudian dimasukkan kedalam alat pemisah untuk memilah bijih besi yang banyak kandungan besinya. 0roses selanjutnya di lakukan pemanggangan di dalam o(en pemanas untuk mengurangi berat kadar belerang yang dalam bijih besi dan mengeluarkan kandungan ?at asam arangnya. -ijih-bijih besi ada beberapa macam jenisnya, jenis-jenis yang terpenting ialah. 1. -atu besi coklat "& e &') E )F&'#, mengandung kadar besi /<C. &. -atu besi merah " e &')#, mengandung kadar besi 1<C ). -atu besi maknit " e)'/#, mengandung kadar besi antara 3<C /. -atu besi kalsit " e:')#, mengandung kadar besi /<C

1.).& 0engolahan -ahan


-erikut akan dibahas tentang pengolahan bahan, antara lain .

1.).&.1 0engolahan -esi


Seperti telah diuraikan didepan, besi di olah dari bijih besi, terutama batu besi coklat, batu besi merat dan dan batu besi magnit. Tingkat

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

pertama ialah mereduksi bijih besi menjadi logam besi. 0roses ini dikenal sebagai peleburan dalam dapur tinggi.

pipa-pipa yang disebut dengan pipa tiup ke dalam dapur tinggi. -agianbagian bijih besi yang bukan logam bersenyawa dengan batu kapur, kemudian menjadi biji logam atau terak. Selama pemberian panas yang merupakan proses terus menerus, besi yang mencair turun ke dasar dapur tinggi dengan membiarkan terak terapung di atasnya. Terdapat dua buah saluran dan berselangselang terak dialirkan melalui saluran atas dan besi cair melalui saluran bawah yang kemudian di alirkan kedalam cetakan-cetakan. -alokbalok besi yang diperoleh secara demikian disebut besi kasar.

1.).&.& -esi Tuang


-esi tuang diproduksi dengan melebur kembali besi kasar dengan besi tua dan baja, lalu membakarnya dengan kokas dan batu kapur dalam dapur tinggi yang lebih kecil. 0roses ini dikenal dapur kubah. 0anas diperoleh dari kokas dan udara panas yang ditiupkan melalui pipa tiup untuk membantu pembakaran. -esi cair turun kedasar dapur kubah, di salurkan dan dialirkan ke cetakan-cetakan. :etakan-cetakan ini dibuat dari pasir khusus menurut bentuk model kayu yang di inginkan. 0roduk hasil proses ini dikenal sebagai tuangan.

1.).&.) 0engolahan -aja


$ambar 1.&1 0roses pengolahan bijih besi

Dapur tinggi dari puncaknya diberi muatan bijih besi, kokas dan batu kapur. =okas memberikan panas dan untuk membantu pembakaran. Dari bawah ditiupkan udara panas melalui

0engerjaan dasar dalam pengolahan baja, ialah peleburan bahan-bahan logam dan kemudian mengolahnya. -ahan bakunya untuk pengolahan baja terdiri atas. besi dapur tinggi "besi kasar# baja tua
,

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

bahan tambahan "batu kapur, silika dan antrasit# 0engolahan baja modern dialihkan ke metode busur nyala api atau metode oksigen basah "metode DD dan DD+:#. Selama beberapa waktu, dapur tungku terbuka diterapkan secara luas dalam pengolahan baja di Inggris. 0roses -essemer juga diterapkan di Inggris, tetapi lebih popular di Aropa. Galaupun masih dipergunakan, metode dapur tungku terbuka dan proses -essemer makin lama makin menjadi kuno. Dengan diperkenalkannya dapur busur nyala api dan metode oksigen basah. Dapur busur nyala api mampu mengolah baja berkualitas tinggi dan baja campuran dari baja tua. %etode oksigen basah, yang mula-mula dikembangkan di Din? dan Donawit? di +ustria merupakan metode yang sederhana dan ekonomis untuk mengolah bermacam-macam besi kasar. 0roses =aldo yang diterapkan di Swedia berdasarkan metode dapur tungku terbuka. Daripada menambahkan oksida besi, oksigen ditiupkan pada terak. -ejana diputar untuk membantu pemindahan panas. %etode lain yang dikembangkan di 4erman ialah proses ,otor. %etode ini sama dengan proses =aldo, tetapi sejumlah oksigen juga ditiupkan kedalam cairan untuk membantu pengoksidasian yang cepat. -ejana dalam proses ini juga diputar untuk membantu pemindahan panas. -ila lapisan dapur rusak karena panas yang berlebihan, lapisan diperbaiki antara proses pembakaran dengan cara mengkondisikannya " ettling#. :ara memuat dapur dan proses peleburan diatur untuk
10

mengurangi kerusakan lapisan, tetapi tetap diperlukan perbaikan pada setiap kerusakan. 0erbaikan itu dilakukan dengan melempar dolomite, maknesit atau dalam hal-hal tertentu pasir silika kebagian yang rusak.

1.).&./ Dapur Tungku Terbuka -asa


Dapur tungku terbuka berbentuk seperti cawan lonjong dangkal yang dilapis dengan magnesit atau dolomite. %ula-mula batu kapur, bijih besi dan baja tua yang diisikan, dipanaskan kemudian besi kasar cair dimuatkan. Sumber panasnya ialah gas yang dipanaskan sebelumnya dan udara atau minyak bahan bakar dan udara. 2yala api langsung menyentuh permukaan cairan. %aksudnya ialah untuk menghilangkan kotoran-kotoran dari cairan, terutama karbon, sulfur dan fosfor. Sulfur dan fosfor dihilangkan oleh terak dan karbon terbakar sebagai gas. :ontoh cairan logam berulang kali diambil dari dapur dan diuji untuk menetapkan kadar karbon dalam cairan. -ila kadar karbon yang diperlukan tercapai, terak terbentuk dengan menambahkan oksida besi dan kapur pada cairan. =arena kita dapat membentuk terak pada setiap saat yang diinginkan, maka baja dengan batas kadar karbon yang luas dapat diproses. 0ada akhir proses pengolahan dapat diberikan bahan tambahan lain pada cairan, baik kedalam dapur maupun pada waktu cairan disalurkan kedalam sendok penyerok. Dengan proses ini dapat diproduksi baja sampai /<< ton.

1.).&.1 0roses -essemer

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

=on(ertor -essemer ialah bejana baja berbentuk buah labu yang dilapis dengan bahan tahan api. =on(ertor dapat dimiringkan untuk memuat dan membongkar isinya. Tidak diterapkan pemanasan, karena kon(ertor diisi dengan besi kasar yang sudah dalam keadaan cair. Setelah diisi, kon(ertor ditegakkan kembali dan hembusan udara dari alas dipaksakan menembus muatan cair ituH hal ini dikenal sebagai tiupan. Setelah beberapa waktu lamanya, nyala api kelihatan pada mulut kon(ertor kemudian nyala api meningkat dengan cepat dan akhirnya padam, menunjukkan bahwa semua karbon, mangan dan silisium telah terbakar dari logam.

$ambar 1.&& =on(ertor -essemer

0ada tingkatan ini cairan membutuhkan campuran bahanbahan lainnya untuk memberikan sifat-sifat baja yang diinginkan. =arenanya sejumlah karbon, mangan dan silisium yang sesuai harus ditambahkan pada cairan. Ini dilakukan dengan menambah unsurunsur tersebut di atas dalam jumlah yang diketahui. -iasanya dalam bentuk batu bara, ferro mangan dan ferro silisium ke dalam sendok penyerok, tempat baja dialirkan.

1.).&.3 =on(ertor %artin


Suatu cara lain untuk membuat baja dari besi kasar terjadi dengan bantuan kon(ertor martin. =on(ertor martin terdiri dari satu tungku dimana berada bahan lumeran dan pada umumnya / ruangan di mana gas dan udara dapat dipanaskan terlebih dahulu. $as dapat diperoleh dari dapur tinggi, o(en kokas atau dari minyak yang di gaskan. $as yang banyak dipakai adalah apa yang disebut gas generator. $as yang dipanaskan terlebih dahulu dan udara membakar dan menyapu sebagai nyala api di atas cairan. $as bekas yang panas
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008) 11

Teknik Ototronik

dimasukkan melalui dua ruangan dan memanaskan ruangan tersebut. Setelah waktu tertentu katupkatup dibalik sehingga gas dan udara yang dimasukkan mengalir melalui ruangan yang dipanaskan terlebih dahulu itu dan kemudian dengan cara pemanasan terlebih dahulu ini kita meningkatkan suhu o(en. Sekalipun kon(ertor martin dibangun untuk pembuatan baja dari baja tua, ternyata o(en juga berguna untuk fabrikasi baja dari besi kasar dan besi tua atau bijih. 2yala api yang menyapu memanaskan isi o(en dan mengoksidasikan campuran tambahan. Dengan bahan imbuh campuran tambahan yang diosidasikan membentuk terak. Terak ini akan menutup hubungan lanjut dari isi o(en dengan nyala api, jikalau dalam cairan tidak ditambahkan besi tua atau bijih.

melalui cairan lapisan bawah juga bersentuhan dengan nyala api. Setelah kira-kira 3 jam proses berakhir dan o(en dapat disalurkan. Fasil akhir kon(ertor martin disebut baja martin. -aja ini bermutu baik, karena susunannya dapat ditentukan dengan teliti disebabkan proses yang memakan waktu yang panjang. 'leh karena itu baja ini berguna untuk pembuatan konstruksi dan bagian-bagian mesin "seperti baut, poros, poros engkol, batang penggerak dan pasak#.

1.).&.5 Dapur :ahaya

Distrik

-usur

Dapur ini terdiri atas tungku baja berbentuk bulat yang dangkal, dilapis dengan bahan tahan api. Tiga batang elektroda karbon yang dapat dinaikkan dan diturunkan, masuk ke dalam dapur melewati tutup dapur dan menyentuh logam yang akan dilebur.

$ambar 1.&) =on(ertor %artin

>at asam dari sini mengoksidasikan yaitu dalam cairan, campuran tambahan seperti ?at arang, silisium, mangan dan sebagainya. Fasil yang terbakar naik
12 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

$ambar 1.&/ Dapur Distrik -usur cahaya

+rus listrik dialirkan melalui elektroda-elektroda itu dan membentuk sirkuit dengan logam. -ila sirkuit tercapai, elektrodaelektroda dinaikkan, maka arus meloncati celah antara ujung-ujung elektroda dan logam. -unga api yang menjembatani celah itu disebut busur cahaya. 0anas yang dibangkitkan oleh busur cahaya menyebabkan logam menjadi cair. 0roses ini dapat memproduksi sampai &< ton baja berkualitas tinggi.

memungkinkan baja bebas nitrogen dapat diproduksi dengan cepat. 'ksigen yang dimasukkan melalui tombak bereaksi dengan karbon, silisium dan mangan dalam besi membangkitkan panas yang diperlukan untuk pengolahan. Dalam proses pengolahan baja ini tidak dibutuhkan panas dengan jalan lain. @ntuk menangani besi yang mengandung banyak fosfor, yang kadang-kadang diolah di Inggris dan Aropa, dibutuhkan banyak kapur. =apur itu dimasukkan dari sebuah alat pembagi, yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tombak, bersama-sama dengan pancaran oksigen. 4umlah kapur yang dimasukkan tergantung pada kadar fosfor bijih besi. Inilah proses DD+:. =apur memasuki daerah suhu tinggi dan membentuk terak basa yang mampu meniadakan fosfor dari cairan. Terak ini disalurkan pada sebahagian perjalanan selama proses peleburan berlangsung dan terbentuk terak baru.

1.).) 4enis-jenis Dogam


0embagian jenis-jenis logam dapat dikelompokkan menjadi ) macam, yaitu.

1.).&.9 0roses 'ksigen "0roses D.D.+.:#

-asa

%ula-mula dikembangkan di Din? dan Donawit? di +ustria sebagai proses D.D., kemudian dikembangkan lebih lanjut di Duksemburg sebagai proses DD+:. 0roses ini merupakan metode yang sederhana, ekonomis dan berhasil baik dalam pengolahan baja. Dipergunakan sejenis dapur yang sederhana. 0ancaran oksigen bertenaga tinggi dari atas di injeksikan ke dalam besi cair. 'ksigen mengalir lewat pengabut yang didinginkan dengan air, yang disebut tombak, yang

1.).).1 Dogam erro


Dogam ferro yang dimaksud disini adalah logam besi. Dogam besi dalam pemakaiannya terlampau lunak, sehingga dipadukan dengan ?at arang untuk mendapatkan sifat kekerasan. +dapun menurut pembagiannya logam ferro dibagi menjadi. a. -esi Tuang =omposisi . :ampuran besi dan karbon, kadar karbon sekitar /C
1&

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

Sifat . ,apuh, tidak dapat ditempa, baik untuk dituang, kuat dalam pemadatan, lemah dalam tegangan 0enggunaan . +las mesin, meja datar, badan ragum, bagianbagian mesin bubut, blok silinder, cincin torak. b. -esi Tempa =omposisi . ;;C besi murni dengan sidikit kotoran. Sifat . Dapat ditempa, liat, tidak dapat dituang, tetap seperti adonan bila dipanasi. 0enggunaan . ,antai jangkar, kait keran, landasan kerja plat.

=omposisi . -aja karbon tinggi ditambah nikel atau kobal, chrom atau tungsten. Sifat . ,apuh, tahan suhu tinggi tanpa kehilangan kerasnya, dapat disepuh keras dan dimudakan. 0enggunaan . %esin bubut, alat-alat mesin, mesin bor dan sebagainya.

1.).).& Dogam 2on erro


Dogam 2on erro disebut juga dengan logam bukan besi, karena tidak mempunyai kandungan besi " e# %enurut massa jenisnya logam non ferro dibedakan & macam yaitu . Dogam -erat Semua logam bukan besi yang mempunyai massa B jenis I 1 kg!dm). :ontoh . Tembaga ":u#, Seng ">n#, :rom ":r#, 2ikel "2i#, dll. Dogam ,ingan Semua logam bukan besi yang mempunyai massa B jenis J 1 kg!dm). :ontoh . +luminium "+I#, Titanium "Ti#, %agnesium "%g#, -erylium "-e#. Dogam %ulia Dogam mulia tersebut dikategorikan juga termasuk logam berat, tetapi mempunyai sifat-sifat khusus seperti . Tahan terhadap bahan kimia, tahan terhadap korosi, dll. :ontoh . Amas "+u#, 0latina "0t#, 0erak "+g#. Dari logam non ferro berat yang penting dalam paduan disebut tembaga, timah dan timbal. Dalam paduan ini dapat digunakan logam-

c. -aja Dunak =omposisi . :ampuran besi dan karbon. =adar karbon <,1C <,)C. Sifat . Dapat ditempa, liat 0enggunaan . %ur, baut, sekrup, pipa, keperluan umum dalam pembangunan. d. -aja =arbon Sedang =omposisi . :ampuran besi dan karbon. =adar karbon <,/C <,3C. Sifat . Debih kenyal daripada keras 0enggunaan . -enda kerja tempa berat, poros, rel baja e. -aja =arbon Tinggi =omposisi . :ampuran besi dan karbon. =adar karbon <,5C 1,1C. Sifat . Dapat ditempa, dapat disepuh keras dan dimudakan, mudah ditempa 0enggunaan . =ikir, pahat, gergaji, tap, stempel, alat-alat mesin bubut dan sebagainya. f. -aja :epat Tinggi
1'

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

logam berat sebagai unsure paduan seperti seng, antimon, perak, emas dan cadmium. Dogam non ferro berat nikel, molibden dan wolfram merupakan elemen penting sebagai elemen paduan dalam baja. Dogam non ferro ringan yang penting dalam paduannya disebut aluminium dan maknesium. Sifat mekanik logam non ferro pada umumnya tidak baik, tetapi hal ini dapat diperbaiki dengan paduan. Sedangkan pada umumnya logam non ferro tahan terhadap korosi, hal ini disebabkan kulit korosi yang kuat. -eberapa logam non ferro seperti tembaga dan aluminium mempunyai daya penghantar panas dan daya penghantar listrik yang baik. a. Tembaga Garna . :oklat kemerahmerahan. Sifat . Dapat ditempa, liat, penghantar panas dan listrik yang baik, kukuh. 0enggunaan . Suku bagian listrik, pemipaan, alat-alat dekorasi dan sebagainya b. +luminium Garna . -iru 0utih Sifat . Dapat ditempa, liat, bobot ringan, penghantar yang baik, baik untuk dituang. 0enggunaan . +lat-alat masak, reflector, industri mobil, industri pesawat terbang c. Timbel Garna . -iru kelabu. Sifat . Dapat ditempa, sangat liat, tahan korosi air dan asam, bobot sangat berat.

0enggunaan H =abel, baterai, bubungan atap. d. Timah Garna . -ening keperakperakan. Sifat . Dapat ditempa, liat tahan korosi. 0enggunaan . %elapisi lembaran baja lunak "pelat timah#, industri pengawetan.

1.).).) :ampuran 2on erro


:ampuran non ferro ini merupakan campuran antara logam non ferro berat maupun logam non ferro ringan. 8ang termasuk campuran non ferro antara lain. a. Doyang =omposisi . Tembaga 31C, seng )1C Sifat . Ampuk, lunak 0enggunaan . -atang, kawat, sekrup, paku keeling, tuangan b. 0erunggu ospor =omposisi. Tembaga ;<C, timah ;C, fosfor 1C Sifat. =enyal, tahan korosi dengan baik 0enggunaan. -antalan mesin, pompa air c. Duralumin =omposisi. +luminium ;1C, tembaga /C, mangan 1C Sifat. Dapat ditempa, liat, dapat dipukul dengan palu, direntang -obot. ,ingan, kukuh 0enggunaan. 0esawat terbang, suku bagian kendaraan, paku keeling, mur, baut d. 0elat Timah Dembaran tipis baja lunak dilapis timah pada kedua belah sisi dan pada semua tepinya. Farus berhati-hati benar dalam menangani dan menyimpan
1(

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

pelat timah. Dembaran pelat timah harus disimpan dengan kertas atau bahan lain yang sesuai di antara setiap pelat untuk mencegah lepasnya lapis timah karena sesuatu hal. -ila lapis timah hilang akan timbul karatan. 0elat timah harus diberi tanda dengan pensil tajam dan dipotong tepat menurut garis itu. Tepi potongan harus dilapis dengan pateri, juga untuk mencegah terjadinya karatan. -ila tepi potongan berada pada sambungan, maka pematerian tepi dilakukan pada waktu memateri sambungan. 0elat timah sama sekali tidak boleh dipukul dengan martil. Farus dipergunakan kayu keras atau martil kayu. Dandasan pande timah atau potonganpotongan kayu keras yang sesuai bentuknya dapat dipergunakan sebagai sarana pembentuk.

bahan tersebut. Salah satu contoh dari sifat kimia yang terpenting adalah . korosi. b. Sifat Teknologi Sifat teknologi adalah sifat suatu bahan yang timbul dalam proses pengolahannya. Sifat ini harus diketahui terlebih dahulu sebelum mengolah atau mengerjakan bahan tersebut. Sifat B sifat teknologi ini antara lain . Sifat mampu las (-el$abilit.), sifat mampu dikerjakan dengan mesin (Ma/hineabilit.), sifat mampu cor (0a1tabilit.), dan sifat mampu dikeraskan (2ar$enabilit.). c. Sifat isika Sifat fisika adalah perlakuan bahan karena mengalami peristiwa isika, seperti adanya pengeruh panas, listrik dan beban. 8ang termasuk golongan sifat fisika ini adalah . sifat panas, sifat listrik, sifat mekanis. d. Sifat 0anas Sifat-sifat yang timbul karena pengaruh panas yaitu . sifat-sifat karena proses pemanasan dan karena perubahan bentuk atau ukuran karena pengaruh panas "pemuaian!penyusutan#. 0engaruh panas panas dapat juga merubah struktur bila kombinasi pemanasan dan pendinginan dilakukan pada kecepatan waktu tertentu. Fal ini banyak mempengaruhi atau dapat merubah sifat mekanis dari bahan tersebut. 0roses ini dikenal dengan nama perlakuan panas atau 3heat4treatment56

1.)./ Sifat-Sifat Dogam


@ntuk dapat menggunakan bahan teknik dengan tepat, maka bahan tersebut harus dapat dikenali dengan baik sifat-sifatnya yang mungkin akan dipilih untuk dipergunakannya. Sifatsifat bahan tersebut tentunya sangat banyak macamnya. 1.)./.1 Sifat-Sifat @mum Dogam Secara umum sifat-sifat bahan dapat diklasifikasikan sebagai berikut . a. Sifat =imia Dengan sifat kimia diartikan sebagai sifat bahan yang mencakup antara lain kelarutan bahan tersebut terhadap larutan kimia, basa atau garam dan pengoksidasiannya terhadap
1)

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

e.

Sifat Distrik Sifat listrik dari bahan adalah penting, karena sifat dari bahan inilah sekarang banyak digunakan untuk Tele(isi, ,adio, dan Telepon. Sifat B sifat listrik dari bahan yang terpenting adalah . ketahanan dari suatu bahan terhadap aliran listrik dan daya hantarnya, dan tidak semua bahan mempunyai daya hantar listrik yang sama. -ahan bukan logam, seperti misalnya keramik, plastik adalah penghantar listrik yang tidak baik, oleh karena itu bahan ini dipergunakan sebagai 371olator56 Semua bahan logam dapat mengalirkan arus listrik, akan tetapi logam yang paling baik untuk penghantar listrik adalah aluminium dan tembaga. 'leh karena itulah dalam teknik listrik bahan tersebut banyak dipergunakan sebagai =onduktor, =abel, 0anel 0enghubung dan alat-alat listrik lainnya.

f. Sifat %ekanik Sifat mekanik suatu bahan adalah kemampuan bahan untuk menahan beban-beban yang dikenakan kepadanya. Dimana beban-beban tersebut dapat berupa beban tarik, tekan, bengkok, geser, puntir, atau beban kombinasi. 1.)./.& Sifat-Sifat %ekanik Dogam SifatBsifat mekanik logam seperti yang telah diuraikan pada sifat umum

logam, dimana bahan logam harus mampu dikenakan beban kepadanya. Fal ini dilakukan untuk pengerjaan atau perlakukan lebih lanjut. +dapun sifat-sifat mekanik yang terpenting antara lain . 1. =ekuatan (1trenght# menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa menyebabkan bahan tersebut menjadi patah =ekuatan ini ada beberapa macam, dan ini tergantung pada beban yang bekerja antara lain dapat dilihat dari kekuatan tarik, kekuatan geser, kekuatan tekan, kekuatan puntir, dan kekuatan bengkok. &. =ekerasan (har$ne11) dapat didefinisikan sebagai kemampuan bahan untuk tahan terhadap goresan, pengikisan (abra1i)# penetrasi. Sifat ini berjkaitan erat dengan sifat keausan (wear re1i1tan/e)6 Dimana kekerasan ini juga mempunyai korelasi dengan kekuatan. ). =ekenyalan (ela1ti/it.) menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan tanpa mngakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang permanen setelah tegangan dihilangkan. -ila suatu bahan mengalami tegangan maka akan terjadi perubahan bentuk. -ila tegangan yang bekerja besarnya tidak melewati suatu batas tertentu maka perubahan bentuk yang terjadi bersifat sementara, perubahan bentuk ini akan hilang bersama dengan hilangnya tekanan, maka sebagian bentuk itu tetap ada walaupun tegangan telah dihilangkan.
1*

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)

Teknik Ototronik

=ekenyalan juga menyatakan seberapa banyak perubahan bentuk elastis yang dapat terjadi sebelum perubahan bentuk yang permanen mulai terjadi, dengan kata lain kekenyalan manyatakan kemampuan bahan untuk kembali ke bentuk dan ukuran semula setelah menerima beban yang menimbulkan deformasi.
/.

3. =etangguhan

=ekakuan (1ti++ne11) menyatakan kemampuan bahan untuk menerima tegangan atau beban tanpa mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk ($e+orma1i) atau defleksi. Dimana dalam beberapa hal kekakuan ini lebih penting dari pada kekuatan.
kemampuan bahan untuk mengalami sejumlah deformasi plastis yang permanen tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. Sifat ini sangat diperlukan bagi bahan yang akan diproses dengan berbagai proses pembentukan seperti, +orging# rolling# e9tru$ing dan sebagainya. Sifat ini sering juga disebut sebagai keuletan atau kekenyalan ($u/tilit.)6 -ahan yang mampu mengalami deformasi plastis yang cukup tinggi dikatakan sebagai bahan yang mempunyai keuletan atau kekenyalan tinggi, dimana bahan tersebut dikatakan ulet atau kenyal ($u/tile)6 Sedanga bahan yang tidak menunjukkan terjadinya deformasi plastis dikatakan sebagai bahan yang mempunyai keuletan yang rendah atau dikatakan getas atau rapuh (brittle)6

1. 0lastisitas (8la1ti/it.) menyatakan

(toughne11) menyatakan kemampuan bahan untuk menyerap sejumlah energi tanpa mengakibatkan terjadinya kerusakan. 4uga dapat dikatakan sebagai ukuran banyaknya energi yang diperlukan untuk mematahkan suatu benda kerja, pada suatu kondisi tertentu. Sifat ini dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga sifat ini sulit untuk diukur. 5. =elelahan (+ati:ue) merupakan kecenderungan dari logam untuk patah bila menerima tegangan berulang-ulang (/./li1 1tre11) yang besarnya masih jauh dibawah batas kekuatan elastisitasnya. Sebagian besar darikerusakan yang terjadi pada komponen mesin disebabkan oleh kelelahan. =arenya kelelahan merupakan sifat yang sangat penting tetapi sifat ini juga sulit diukur karena sangat banyak faktor yang mempengaruhinya. 9. =eretakan (/ra/k) merupakan kecenderungan suatu logam untuk mengalami deformasi plastik yang besarnya merupakan fungsi waktu, dimana pada saat bahan tersebut menerima beban yang besarnya relatif tetap. -erbagai sifat mekanik diatas juga dapat dibedakan menurut cara pembebanannya, yaitu sifat mekanik statik, sifat terhadap beban statik, yang besarnya tetap atau berubah dengan lambat, dan sifat mekanik dinamik, sifat mekanik terhadap beban, yang berubahrubah atau mengejut. Ini perlu dibedakan karena tingkah laku bahan mungkin berbeda terhadap cara pembebanan yang berbeda.

18

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (2008)