Anda di halaman 1dari 4

18. Janganlah melengos (Karena sombong) kepada orang, Dan janganlah berjalan dimuka bumi dengan congkak.

Sungguh, Allah tiada suka Siapa pun orang yang sombong dan membanggakan diri (Surat 31, Lukman)

Di dalam menekuni dan belajar ilmu pernafasan di perguruan LBD Sinar Putih, banyak sekali kita mendapatkan manfaat dari yang diajarkan. Baik bagi diri sendiri, maupun untuk kepentingan kita dalam masyarakat. Akan tetapi tidak kurang banyaknya yang belum atau tidak mau menyadarinya, sehingga seperti yang selalu di ingatkan oleh bapak Pembina kita, janganlah sampai kepandaian yang di peroleh lebih berbahaya dari pada kebodohan kita. Kehebatan yang kita peroleh dari ilmu ini adalah kehebatan menanggulangi permasalahan dengan penuh kedamaian, serta derajat sensitivitas diri akan segala keadaan lingkungan dan masyarakat. Oleh sebab itu, apa yang kita nikmati saat ini hendaknya kita perindah dengan budi pekerti yang baik dan luhur. Banyak pelajaran dari akibat sikap pongah kita sebagai mahluk Allah. Kelebihan diri dari hasil menekuni dan belajar ilmu beladiri ini dengan sikap yang takabur dan angkuh hanya akan membawa malapetaka bagi kita dan lingkungan. Ingatlah kita akan ketetapan Allah berikut ini :
24. Kami beri mereka kenikmatan untuk sementara Kemudian kami halau mereka ke dalam siksaan yang berat. (Surat 31, Lukman)

Tidak dapat di pungkiri, bahwa ilmu pernafasan Sinar Putih telah banyak memberikan manfaat bagi setiap anggota. Mulai dari kesehatan jasad sampai kesehatan rubaniah yang membawa kita lebih dekat kepadaNya. Sebagai perguruan ilmu bela diri, menuntut ilmu pernafasan ini semata-mata hendaknya dalam ihktiar kita mendapatkan per-

28 Penutup

lindungan dan rahmat Allah, membangunkan rohani dan mengasuh jiwa raga. Banyak dari kita memasuki perguruan ini sebagai usaha yang bersifat kuratif. Kelompok pertama adalah yang sudah berusaha dimanamana, tidak berhasil, seperti usaha penyembuhan sakit jasad. Yang lain, sadar maupun tidak sadar, mereka melakukan pencaharian yang berawal pada pencerahan batiniah/rohaniah, berharap akan bimbingan ber perilaku dan peribatin mulia, damai, amanah dan mempunyai kekuatan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya; sampai pada keinginan akan mempersatukan jiwa dengan Allah dengan mengenal (marifat) Allah dan menembus alam rohaniah. Proses Telah diuraikan dari berbagai pandangan bagaimana outcome atau capaian berlatih pernafasan kita proses. Pembuktian atas dasar hukum alam belum sepenuhnya dapat menjawab bagaimana fenomena tersebut terjadi. Penyelidikan secara scientific mengenai medan energi manusia - yang dalam hal ini - tenaga dalam, lebih banyak ditekankan pada observasi. Dibidang kedokteran, dengan potret Kirlian medan energi tubuh ditangkap berupa cahaya dengan warna-wana tertentu. Dengan mengamati pola yang terjadi, medan energi digunakan bagi identifikasi derajat kesehatan jasad tubuh atau emosi. Pengukuran tenaga dalam menggunakan peralatan detektor gelombang juga memperlihatkan medan energi atau tenaga dalam tubuh manusia mengambil bentuk sebagai pulsa dan gelombang. Dalam pengukuran frekuensi, misalnya tubuh manusia, mempunyai gelombang dengan frekuensi getaran yang bervariasi. Organ bola mata mempunyai frekuensi antara 60 90 Hz, kepala dan bahu = 20 30 Hz, sedangkan saat berdiri tubuh kita mempunyai frekuensi 5 12 Hz. Dari teori medan elektronmagnetik, tenaga dalam menghasilkan medan pengaruh yang berpotensi menghasilkan tenaga. Akan tetapi tidak sepenuhnya dapat diterangkan, mengapa interaksi batiniah, seperti perasaan merasakan kehadiran mahluk dalam ruang, atau kita merasakan kekesalan maupun amarah dari getaran bicara seseorang, atau perubahan aura tubuh saat sebelum sakit, kecuali hanya getaran getaran tersebut mePenutup 29

nyampaikan impuls keharmonisan atau ketidak selarasnya medan interaksi.


40. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu tentang Al Kitab : Aku akan bawakan kepadamu (Singasana itu) dalam sekejap mata. Maka tatkala (Sulaiman) melihat (Singasana) itu tegak di depannya, Iapun berkata : Ini adalah karunia Tuhanku guna menguji daku, Bersyukurkah daku atau tiada bersyukur. Barangsiapa bersyukur, ia bersyukur demi kebaikan dirinya. Dan barang siapa ingkar, sungguh Tuhanku Maha Kaya, Maha Mulia (Ia tiada memerlukan suatu apa) (Surat 27, An-Naml - Semut)

Dari ayat 40, surat 27, AN Naml, diatas, sesungguhnya teori relativitas Einstein sebenarnya sudah di ungkapkan dari kalimat ; Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu tentang Al Kitab .......
Maka tatkala (Sulaiman) melihat (Singasana) itu tegak di depannya

Einstein menyimpulkan dari teorinya, bahwa massa dan energi dapat saling di pertukarkan. Massa adalah kristalisasi energi, sehingga jasad kita juga energi. Usaha memindahkan singgasana dari Balkan kedepan nabi Sulaiman oleh seorang (manusia) yang mempunyai ilmu tentang Al Kitab tentunya dengan pengetahuan perihal perubahan massa kepada energi atau sebaliknya. Apa yang telah kita fahami dari paparan dan uraian dalam tulisan ini, sungguh tepat jika kita sudahi dengan kutipan pernyataan malaikat kepada Allah berikut ini :
32. Mereka menjawab : Maha Suci Kau ! Tiada ilmu bagi kami, selain yang Kauajarkan kepada kami. Sungguh, Kaulah Yang Maha Tahu, Yang Maha Bijaksana. (Surat 3, Al - Baqarah)

Bandung, 27 September 2004


30 Penutup

Daftar Pustaka
1. 2. HB Jassin, Bacaan Mulia, Penerbit Djambatan, 1978 Drs. H. Mudhoffar Ash Siddieq, Pembina LBD SINAR PUTIH, Drg. Suyadi,Beberapa Aspek dan Dampak Olah Raga Pernafasan bagi Kesehatan Tubuh, Seminar Ilmu kedokteran, Pengobatan Alternatif, Olah Rasa Raga, dan Kesehatan Tubuh, 4 Agustus 2004, Penerbit ITB, Bandung. Ilmu Pernafasan Sinar Putih, jilid 1 14, Buku untuk kalangan sendiri, Yayasan Sinar Putih, Lembaga Bela Diri Sinar Putih. Harun Yahya, Mengenal Allah lewat Akal, Robbani Press, Jakarta, 2002 Drs. H. Totot Tasmara, Dimensi Doa dan Zikir, Rdana Bhakti PrimaYasa, Yogyakarta, 1999 Choiruddin Hadhiri SP, Klasifikasi Kandungan Al-Quran, Gema Insani Press, Jakarta, 1996 Barbara Ann Brennan, Hands of Light, a Guide to Healing Through the Human Energy Field; a New Paradigm for the Human Being in Health, Relationship, and Disease, Bantam Books, 1987. Dari berbagai situs kesehatan dan kedokteran internet. Dr. Krishnahari, M.D, ABPN Diplomate, (Practice in Holistic Medicine, Holistic Psychiatry and Cranial Osteopathy),Mencapai Kesehatan Prima Dengan Prinsip-Prinsip Kedokteran Alami, Seminar Ilmu kedokteran, Pengobatan Alternatif, Olah Rasa Raga, dan Kesehatan Tubuh, 4 Agustus 2004, Penerbit ITB, Bandung.

3. 4. 5. 6. 7.

8. 9.

10. Amrinsyah Nasution, Teori Elastisitas Benda Pejal, Penerbit ITB, Bandung, 2003.

Penutup 31