Anda di halaman 1dari 18

SEMINAR LAPORAN PKL

PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BALAI PENYULUH PERTANIAN

OLEH : SO3 070008 AMALIA ULFAH

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Proyek

Maksud dan Tujuan Proyek


Pembatasan Masalah Data Umum Proyek

PROSES TENDER ORGANISASI DAN PERSONIL PERALATAN DAN LOGISTIK

PROSES TENDER

Pada Proyek Balai Penyuluhan Petanian menggunakan sistem Pelelangan UMUM dengan proses lelang PASCAKUALIFIKASI

Urutan Pelaksanaan Tender

Pembentukan Panitia Lelang Dokumen Lelang Persiapan dokumen Lelang Pengumuman Lelang/Undangan Tender Pernyataan Mengikuti Tender Penerimaan dokumen Lelang Penjelasan Pekerjaan Penyerahan Dokumen Penawaran Proses Negosiasi Kontrak Dengan Pemilik Pengumuman Pemenang Lelang

Penyusunan Anggaran Biaya Volume Pekerjaan Harga Satuan Upah dan Bahan Harga Satuan Pekerjaan Harga Borongan Program Pelaksanaan Pekerjaan

Garis komando
Garis Kordinasi teknik

Peralatan dan Logistik

BAHAN. ALAT TENAGA KERJA PELAKSANAAN DI LAPANGAN ADMINISTRASI PROYEK PENGAWASAN

BAB IV TINJAUAN KHUSUS DAN PEMBAHASAN o Kendala Yang Ada Di Lapangan

o Pekerjaan Yang Tidak Sesuai Pengerjaan Kolom

Dengan

- Kurangnya jumlah pekerja


- Keterlambatan material - Pekerjan yang kurang profesional - Kerusakan alat

KURANGNYA JUMLAH PEKERJA sebab : proyek berbenturan dengan bulan ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri akibat : pekerjaan terlambat solusi : merekrut pekerja dari sekitar lokasi proyek KETERLAMBATAN MATERIAL sebab : material stoknya kosong pada bulan ramadhan akibat : menghambat aktivitas pekerjaan, memperbesar biaya pendistribusian solusi : menyiapkan material jauh-jauh hari

PEKERJA YANG KURANG PROFESIONAL


sebab : adanya warga sekitar yang ikut bekerja tanpa memiliki keahlian khusus akibat : tidak sesuainya hasil pekerjaan dengan rencana solusi : lebih selektif memilih pegawai

KERUSAKAN ALAT
sebab : alat yang digunakan sudah tua akibat : terlambatnya pekerjaan solusi : pekerjaan pengecoran diganti dengan pekerjaan lain

Penulangan kolom

pemasangan bekisting

pengecoran kolom

kolom

Kerusakan kolom dikerenakan pengerjaan yang asalasalan, campuran dan material yang tidak sesuai dengan spek serta kurangnya pengawasan dari konsultan pengawas. Sehingga itu semua mengakibatkan kekuatan kolom menjadi berkurang

KESIMPULAN Pada proyek ini metode pelaksanaannya tidak sesuai dengan speksifikasi, sebagi contoh: - pada saat pembuatan pencampuran semen, air, pasir, dan kerikil hanya dengan kira-kira saja. - pada umur satu hari saja bekisting kolom langsung dibuka dan tidak ada perawatan hingga beton berumur 28 hari.

SARAN-SARAN - konsultan pengawas sebaiknya pengawasan lebih ditingkatkan karena kurangnya intensitas pengawas dilokasi proyek. - Dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor perlu memperhatikan time schedule, agar pelaksanaan selesai tepat pada waktunya.