Anda di halaman 1dari 39

PERSIAPAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

2/26/2014

POKOK BAHASAN DALAM PERSIAPAN PENGADAAN


1.

TUJUAN DAN TIGA BATASAN BUTIR-BUTIR POKOK DALAM RANGKA PERSIAPAN PENGADAAN PERENCANAAN PENGADAAN

2. 3.

4.
5. 6. 7. 8. 9.

PEMBENTUKAN PANITIA/PEJABAT PENGADAAN


PERUMUSAN TUGAS POKOK PANITIA/PEJABAT PENGADAAN PENYUSUNAN JADUAL PELAKSANAAN PENGADAAN PENETAPAN SISTEM PENGADAAN PENYUSUNAN DOKUMEN PENGADAAN PENYUSUNAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI/OWNERS ESTIMATE
2/26/2014 2

TUJUAN DAN TIGA BATASAN


1.

Tujuan persiapan pengadaan barang/jasa


a.

Diperolehnya barang/jasa dengan kualitas yang diharapkan/ditetapkan


Terjaminnya kelancaran dari proses pengadaan itu sendiri.

b.

2.

Tiga Batasan (Triple Constraint)


a.

Besarnya biaya (anggaran) yang dialokasikan, yang tidak diperkanankan dilampaui jumlah pengeluarannya Jadual kegiatan/proyek dalam kaitan dengan kurun waktu (lamanya) dan tanggal akhir yang telah ditentukan Mutu produk atau hasil kegiatan/proyek yang harus memenuhi spesifikasi dan kriteria yang dipersyaratkan dan dapat dipertanggung-jawabkan
3

b.

c.

2/26/2014

BUTIR-BUTIR POKOK DALAM RANGKA PERSIAPAN PENGADAAN

2/26/2014

Prinsip-prinsip efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil/tidak diskriminatif serta akuntabel hendaknya menjiwai serta menjadi koridor bagi persiapan pengadaan. Perlu diketahui secara pasti sumber pendanaan untuk pengadaan barang/jasa Perlu didefinisikan sejak awal bahwa pengadaan barang/jasa yang akan dilakukan apakah memerlukan penyedia barang/jasa atau akan dilaksanakan sendiri Perlu diketahui secara jelas pengadaan jenis apa yang akan dilakukan
4

PERENCANAAN PENGADAAN
1.

Penyusunan Paket
Ketentuan pemaketan pekerjaan : penggunaan produksi dalam negeri dan usaha kecil termasuk koperasi kecil, larangan memecah paket pengadaan barang/jasa, larangan menyatukan atau memusatkan beberapa kegiatan yang menurut sifat pekerjaan dan efisiensinya seharusnya terdesentralisasi atau dilakukan usaha kecil, serta larangan menentukan kriteria dan persyaratan bagi penyedia barang/jasa yang diskriminatif

2.

Biaya Pengadaan
Honorarium pengelola proyek Biaya iklan di media cetak Biaya untuk penggandaan dokumen pengadaan Biaya untuk rapat Biaya mencari data bagi penyusunan OE/HPS Biaya untuk peninjauan lapangan
5

2/26/2014

PEMBENTUKAN PANITIA/PEJABAT PENGADAAN


1. Jumlah
PANITIA/PEJABAT PENGADAAN Pejabat Panitia Min 3 Orang Panitia Min 5 Orang JENIS PENGADAAN B/JP/JL JK 0 - 50 Juta 1 - 50 Juta 0 - 500 Juta 0 - 200 Juta > 500 Juta > 200 Juta

2. Unsur-Unsur Panitia Pengadaan

Tata cara pengadaan Substansi pekerjaan/kegiatan yang bersangkutan Hukum perjanjian/kontrak


2/26/2014 6

PEMBENTUKAN PANITIA(Lanjutan)
3. Anggota panitia/pejabat pengadaan : pegawai negeri Dapat diangkat dari unit kerja/instansi/departemen/lembaga lain 4. Masa kerja panitia/pejabat pengadaan Dimulai persiapan sampai dengan dokumen kontrak siap ditandatangani (secara formal) bahkan sampai dengan pelaksanaan audit oleh unit pemeriksa internal/eksternal (informal)

Tidak boleh diangkat menjadi panitia/pejabat pengadaan, orang yang berpotensi terjadinya conflict of interest yaitu : pengguna barang/jasa, bendaharawan, keluarga sendiri dan aparat pemeriksa, serta tidak bersertifikat keahlian pengadaan
2/26/2014 7

PERUMUSAN TUGAS POKOK PANITIA/PEJABAT PENGADAAAN


Menyusun jadual dan menetapkan cara pelaksanaan serta lokasi pengadaan Menyusun dan menyiapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Menyiapkan dokumen pengadaan Mengumumkan pengadaan barang/jasa Melakukan penilaian kualifikasi penyedia barang/jasa Melakukan evaluasi terhadap dokumen penawaran yang masuk Mengusulkan calon pemenang Membuat laporan mengenai proses dan hasil pengadaan Menandatangani pakta integritas Memberikan penjelasan lelang (Aanwijzing) Melakukan klarifikasi kepada penyedia barang/jasa, apabila ada data atau hal-hal yang dirasakan kurang jelas atau meragukan Melakukan negosiasi untuk pengadaan B/JP/JL dengan metoda pemilihan langsung dan penunjukkan langsung, maupun pengadaan jasa konsultansi Mencari informasi dalam rangka meyakini atau memastikan suatu badan usaha tidak masuk dalam daftar hitam instansi pemerintah manapun.
Rincian tugas tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Pengguna 2/26/2014 Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran 8

PENYUSUNAN JADUAL PELAKSANAAN PENGADAAN PELELANGAN UMUM DENGAN PRAKUALIFIKASI


No Uraian Kegiatan Hari Kerja Ke1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Keterangan 7 hari 9 hari 9 hari tidak diatur tidak diatur tidak diatur tidak diatur tidak diatur lama pengambilan min 7 hr sejak pengumuman 7 hari hari terakhir pemasukkan dok. penawaran tidak diatur tidak diatur maks 2 hr setelah surat penetapan maks 5 hr sejak pengumuman paling lambat 5 hr sejak pengumuman paling lambat 14 hr sejak SPPBJ 1 Pengumuman Prakulifikasi 2 Pendaftaran dan pengambilan dokumen prakualifikasi 3 Pemasukan dokumen prakualifikasi 4 Evaluasi dokumen prakualifikasi 5 Pengumuman hasil prakualifikasi 6 Masa sanggah atas hasil prakualifikasi 7 Undangan Lelang 8 Pengambilan dokumen pemilihan penyedia 9 Penjelasan (Aanwijzing) 10 Pemasukan dokumen penawaran 11 Pembukaan dokumen penawaran 12 Evaluasi dokumen penawaran 13 Penetapan pemenang 14 Pengumuman pemenang 15 Masa sanggah 16 Penunjukan pemenang (SPPBJ) 17 Penandatanganan kontrak

2/26/2014

PENYUSUNAN JADUAL (Lanjutan)


PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI
No Uraian Kegiatan Hari Kerja Ke1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Keterangan min 7 hari 13 hari paling cepat 7 hr sejak tanggal pengumuman min 7 hari hari terakhir pemasukkan dok. penawaran tidak diatur tidak diatur maks 2 hr setelah surat penetapan maks 5 hr sejak pengumuman paling lambat 5 hr sejak pengumuman paling lambat 14 hr sejak SPPBJ
10

1 Pengumuman lelang 2 Pendaftaran dan pengambilan dokumen 3 Penjelasan (Aanwijzing) 4 Pemasukan penawaran 5 Pembukaan dokumen penawaran 6 Evaluasi dokumen penawaran 7 Penetapan pemenang 8 Pengumuman pemenang 9 Masa sanggah 10 Penunjukan pemenang (SPPBJ) 11 Penandatanganan kontrak

2/26/2014

PENETAPAN SISTEM PENGADAAN


METODA PEMILIHAN PENYEDIA
Disesuaikan dengan jenis, sifat, nilai barang/jasa serta kondisi lokasi, kepentingan masyarakat, dan jumlah penyedia barang/jasa yang ada/mampu melaksanakan pekerjaan yang diadakan Metoda yang digunakan : Untuk pengadaan barang/jasa pemborongan/jasa lainnya : (1) pelelangan umum, (2) pelelangan terbatas, (3) pemilihan langsung, dan (4) penunjukkan langsung. Untuk pengadaan jasa konsultansi : (1) seleksi umum, (2) seleksi terbatas, (3) seleksi langsung, dan (4) penunjukkan langsung

Untuk penunjukan langsung tidak perlu persetujuan Menteri/Gubernur/Bupati/Walikota


2/26/2014 11

METODA PEMILIHAN PENYEDIA


Disesuaikan dengan jenis, sifat, nilai barang/jasa serta kondisi lokasi, kepentingan masyarakat, dan jumlah penyedia barang/jasa yang ada/mampu melaksanakan pekerjaan yang diadakan

Metoda pemilihan penyedia jasa pemborongan/barang/jasa lainnya (1) pelelangan umum, (2) pelelangan terbatas, (3) pemilihan langsung, dan (4) penunjukan langsung. Metoda pemilihan penyedia jasa konsultansi (1) seleksi umum, (2) seleksi terbatas, (3) seleksi langsung, dan (4) penunjukan langsung.
2/26/2014

TABEL PERBANDINGAN METODA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBORONGAN/JASA LAINNYA


Pelelangan Umum 1. Diumumkan secara luas. 2. Untuk menciptakan persaingan sehat. Pelelangan Terbatas 1. Lelang sulit dilaksanakan karena penyedia yang mampu mengerjakan diyakini terbatas. 2. Diumumkan secara luas dengan mencantumkan penyedia barang/jasa yang diyakini mampu melaksanakan pekerjaan. Kriteria Terbatas : Pelelangan Pemilihan Langsung 1. Lelang sulit dilaksanakan/Tidak akan mencapai sasaran. 2. Membandingkan sekurang-kurangnya 3 penawaran dari beberapa penyedia yg memenuhi syarat. 3. Dilakukan negosiasi teknis dan harga secara bersaing Kriteria Pemilihan Langsung : Pekerjaan dengan nilai < 100 juta rupiah Penunjukan Langsung 1.Tunjuk langsung ke 1 penyedia barang/jasa. 2. Dilakukan negosiasi teknis dan harga. Kriteria Langsung: Penujukan

3. Semua pengadaan prinsipnya harus dilelang

1. Keadaan Tertentu :
a. Darurat yang tidak bisa ditunda. b. Pekerjaan rahasia seijin Presiden. c. Pekerjaan dengan nilai < 50 juta rupiah.

1. Penyedia yang mampu mengerjakan diyakini terbatas. 2. Pekerjaan Kompleks

2. Keadaan Khusus : .
a. Tarif resmi pemerintah. b. Pekerjaan spesifik (penyedia tunggal, pabrikan, dan pemegang hak paten). c. Pekerjaan kompleks yg penyedia yg mampu mengerjakan hanya satu. d. Merupakan hasil produksi usaha kecil yg mempunyai pasar dan harga yg stabil.

2/26/2014

TABEL PERBANDINGAN METODA PENGADAAN JASA KONSULTANSI


SELEKSI UMUM 1. Diumumkan secara luas. 2. Untuk menciptakan persaingan sehat. SELEKSI TERBATAS 1. Pekerjaan kompleks dan penyedia yang mampu mengerjakan diyakini terbatas. SELEKSI LANGSUNG 1. Seleksi sulit dilaksanakan/Tidak akan mencapai sasaran. 2. Membandingkan sekurang-kurangnya 3 penawaran dari beberapa penyedia yg memenuhi syarat. 3. Dilakukan negosiasi teknis dan harga secara bersaing Kriteria Seleksi Langsung : Pekerjaan dengan nilai < 100 juta rupiah PENUNJUKAN LANGSUNG 1.Tunjuk langsung ke 1 penyedia barang/jasa. 2. Dilakukan negosiasi teknis dan harga. Kriteria Langsung: Penujukan

3. Semua pengadaan jasa konsultansi dilakukan melalui seleksi umum


4. Dilakukan negosiasi teknis dan harga secara bersaing

2. Diumumkan secara luas dengan mencantumkan penyedia jasa yang diyakini mampu melaksanakan pekerjaan. 3. Dilakukan negosiasi teknis dan harga secara bersaing
Kriteria Seleksi Terbatas : 1. Penyedia yang mampu mengerjakan diyakini terbatas. 2. Pekerjaan Kompleks

1. Keadaan Tertentu : a. Darurat yang tidak bisa ditunda. b. Pekerjaan rahasia seijin Presiden. c. Pekerjaan dengan nilai < 50 juta rupiah. 2. Keadaan Khusus : . a. Pekerjaan yang hanya dapat dilakukan pemegang hak paten atau pihak yang telah mendapat ijin

2/26/2014

PENETAPAN (Lanjutan)
METODA PENYAMPAIAN DOKUMEN
1.

Metoda Satu Sampul Keseluruhan dokumen penawaran baik administrasi, teknis, maupun harga dimasukkan ke dalam satu sampul Metoda Dua Sampul Dokumen administrasi dan dokumen teknis dimasukkan pada sampul I, dan dokumen penawaran biaya dimasukkan pada sampul II Metoda Dua Tahap Tahap I dimasukkan sampul I yang memuat persyaratan administrasi dan teknis. Tahap II hanya yang lulus evaluasi, menyampaikan penawaran harga yang dimasukkan pada sampul II pada tahap kedua.
2/26/2014 15

3.

METODA PENYAMPAIAN DOKUMEN

1. Metoda Satu Sampul


Keseluruhan dokumen penawaran baik administrasi, teknis, maupun harga dimasukkan ke dalam satu sampul.

How Did We Do?

Metoda ini lebih tepat digunakan untuk pekerjaan pengadaan barang/jasa lainnya yg sederhana dan speknya jelas atau pekerjaan yg standar harganya sudah ditetapkan pemerintah
Dokumen persyaratan administrasi, penawaran teknis, penawaran biaya

Sampul luar: Alamat Pengguna Brief overview of performance dan kata-kata Dokumen Penawaran Pengadaan against each objective

Barang/Jasa (jenis pekerjaan, tempat, hari, tanggal, bulan, tahun, jam pemasukan

2/26/2014

2. Metoda Dua Sampul


Dokumen administrasi dan dokumen teknis dimasukkan pada sampul I, dan dokumen penawaran biaya dimasukkan pada sampul II. Metoda ini lebih tepat untuk pekerjaan yang memerlukan evaluasi teknis yg mendalam atau pekerjaan How Did We pengadaan Do? peralatan/mesin yang kompleks.

Sampul I : Data Administrasi dan Teknis

Brief overview of Harga performance Sampul II : Data Penawaran against each objective
SAMPUL LUAR

3.

Metoda Dua Tahap

Tahap I dimasukkan sampul I yang memuat persyaratan administrasi dan teknis. Tahap II hanya yang lulus evaluasi, menyampaikan penawaran harga yang dimasukkan pada sampul II pada tahap kedua. Metoda ini digunakan untuk pekerjaan yg menggunakan teknologi tinggi, kompleks dan resiko tinggi; pekerjaan yg mengutamkan tercapainya kriteria kinerja dari keseluruhan sistem termasuk pertimbangan kemudahan atau efisiensi pengoperasian; pekerjaan yg mempunyai alaternative penggunaan sistem dan disain penerapan teknologi yg berbeda; pekerjaan yg memerlukan penyesuaian kriteria teknis untuk menyetarakan spesifikasi teknis di antara penawar 2/26/2014

PENETAPAN (Lanjutan)

METODA EVALUASI PENAWARAN


1.

Sistem Gugur

Membandingkan dokumen penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan


2

Sistem Nilai

Memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kriteria dan nilai yang telah ditetapkan Kriteria kelulusannya dapat ditentukan dengan passing grade

3.

Sistem Penilaian Biaya Selama Umur Teknis


Memberikan nilai pada unsur-unsur : umur ekonomis, harga, biaya operasi dan pemeliharaan, dalam jangka waktu tertentu
2/26/2014 18

METODA EVALUASI PENAWARAN


1. Sistem Gugur
Evaluasi penilaian penawaran dengan cara memeriksa dan membandingkan dokumen penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa dengan urutan proses evaluasi dimulai dari penilaian persyaratan administrasi, persyaratan teknis dan kewajaran harga, terhadap penyedia barang/jasa yang tidak lulus penilaian pada setiap tahapan dinyatakan gugur.

2. Sistem nilai
Evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kriteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa, kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya.
2/26/2014

Sistem Nilai(Lanjutan)

Untuk memperhitungkan keunggulan teknis sepadan dgn harga (harga dipengaruhi keunggulan teknis)

a. Menggunakan metode kuantitas: memberi nilai angka terhadap unsur teknis dan harga
b. Dilakukan terhadap penawaran yg memenuhi syarat administrasi, dengan memberi skor terhadap unsur teknis dan/atau harga penawaran c. Disusun daftar urutan penawaran, mulai dari nilai tertinggi d. Bila dengan nilai ambang batas (passing grade), harus dicantumkan dalam dokumen pengadaan
2/26/2014

Sistem Nilai(Lanjutan) 3. Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis Evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai pada unsurunsur teknis dan harga yang dinilai menurut umur ekonomis barang, harga, biaya OP dalam jangka waktu tertentu, yang ditawarkan berdasarkan kriteria dan nilai yang ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa , kemudian nilai unsur-unsur tersebut dikonversikan ke dalam satuan mata uang tertentu, dan dibandingkan dengan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. a.Khusus untuk pengadaan barang yg kompleks, dgn memperkirakan biaya OP & nilai sisa selama umur ekonomis barang b.Unsur teknis dan harga yg dinilai telah ditetapkan dlm dok.pengadaan c. Unsur harga dikonversikan ke dlm mata uang tunggal, dihitung secara profesional. d.Disusun daftar urutan penawaran, mulai dari harga evaluasi terendah e.Biaya yg dihitung dlm evaluasi, kecuali harga penawaran terkoreksi, tdk dimasukkan dlm harga kontrak (berfungsi sbg alat pembanding saja)
2/26/2014

EVALUASI PENAWARAN UNTUK JASA KONSULTANSI


a. Metoda evaluasi kualitas; b. Metoda evaluasi kualitas dan biaya; c. Metoda evaluasi pagu anggaran; d. Metoda evaluasi biaya terendah; e. Metoda evaluasi penunjukan langsung.
2/26/2014

Pembobotan Metoda Evaluasi Dasar Penilaian Teknis Harga Kualitas Kualitas teknis terbaik ya Kualitas dan Harga Gabungan kualitas teknis dan harga ya ya Pagu Anggaran Kualitas teknis terbaik dan harga < pagu anggaran ya Biaya Terendah Harga paling rendah dari kualitas teknis yang lulus ya ambang batas (pasing grade) Penunjukan langsung Hanya terhadap 1 penawar dengan kualitas teknis ya yang dapat dipertanggung jawabkan dan harga yang wajar
2/26/2014

a. Metoda evaluasi kualitas;


Evaluasi penawaran jasa konsultansi berdasarkan kualitas penawaran teknis terbaik, dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya
Contoh : Evaluasi Kualitas No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Peringkat Keterangan Perusahaan A 90 90 L IV Perusahaan B 91 90 L III Perusahaan C 88 90 TL Perusahaan D 80 90 TL Perusahaan E 94 90 L I Diundang Pembukaan Harga Perusahaan F 87 90 TL Perusahaan G 92 90 L II
2/26/2014

b. Metoda evaluasi kualitas dan biaya;

Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan nilai kombinasi terbaik penawaran teknis dan biaya terkoreksi dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya
Contoh Evaluasi Kualitas dan Harga No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G
2/26/2014

Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga 75 70 65 68 58 66 50 60 60 60 60 60 60 60 L L L L TL L TL 90 92 80 86 89 -

BOBOT Gabungan Peringkat Teknis 80% Harga 20% T+H 60 17,8 77,8 I 56 17,4 73,4 II 52 20 72,0 IV 54,4 18,6 73,0 III 52,8 18,0 70,8 V -

c. Metoda evaluasi pagu anggaran;

Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan kualitas penawaran teknis terbaik dari peserta yang penawaran biaya terkoreksinya lebih kecil atau sama dengan pagu anggaran, dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya
Contoh Evaluasi Pagu Anggaran No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G
2/26/2014

Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga Pagu Anggaran 75 70 65 68 58 66 50 60 60 60 60 60 60 60 L L L L TL L TL 90 92 83 86 84 85 85 85 85 85 -

Kelulusan TL TL L TL L -

Peringkat II I

d. Metoda evaluasi biaya terendah;

Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan penawaran biaya terkoreksinya terendah dari konsultan yang nilai penawaran teknisnya di atas ambang batas persyaratan teknis yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.
Contoh Evaluasi Biaya Terendah No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga Peringkat 75 70 65 68 58 66 50 50 50 50 50 50 50 50 L L L L L L L 90 92 85 86 84 87 88 VI VII II III I IV V

2/26/2014

e. Metoda evaluasi penunjukan langsung.


Evaluasi terhadap hanya satu penawaran jasa konsultansi berdasarkan kualitas teknis yang dapat dipertanggungjawabkan dan biaya yang wajar setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya

2/26/2014

PENETAPAN JENIS KONTRAK


a. Berdasarkan bentuk imbalan: 1) lump sum; 2) harga satuan; 3) gabungan lump sum dan harga satuan; 4) terima jadi (turn key); 5) persentase.

b. berdasarkan jangka waktu pelaksanaan: 1) tahun tunggal; 2) tahun jamak. c. berdasarkan jumlah pengguna barang/jasa: 1) kontrak pengadaan tunggal; 2) kontrak pengadaan bersama.
2/26/2014

PENYUSUNAN DOKUMEN PENGADAAN


1. Jenis Dokumen Pengadaan
a. Dokumen Pengadaan Barang/Jasa Pemborongan/Jasa Lainnya - Dokumen pemilihan penyedia - Dokumen pasca/prakualifikasi

b. Dokumen Pengadaan Jasa Konsultansi - Dokumen pemilihan penyedia - Dokumen prakualifikasi

2. Penyiapan dan Pengesahan Dokumen Pengadaan


Dokumen pengadaan disiapkan panitia/pejabat pengadaan dan disahkan pengguna barang/jasa Dilarang membuat ketentuan/syarat yang membatasi keikutsertaan penyedia barang/jasa dari luar domisili propinsi/kabupaten/kota lokasi pengadaan 30 2/26/2014 barang/jasa

PENYUSUNAN (Lanjutan)
Urgensi penyusunan dokumen pemilihan penyedia

3.

Menjadi dasar pelaksanaan dalam pelelangan sampai pelaksanaan kontrak Kesalahan dokumen lelang akan berakibat fatal Belum ada standar dokumen pemilihan penyedia yang berlaku secara nasional

4.

Informasi yang diperlukan dalam penyusunan dokumen pemilihan penyedia


Peraturan perundang-undangan yang diterapkan Jenis kontrak Sumber dana Metoda pengadaan Nilai kontrak Standar-standar Nasional Indonesia dll.
31

2/26/2014

PENYUSUNAN (Lanjutan)
5.

Isi Dokumen Pemilihan Penyedia Bab I Instruksi Kepada Peserta Pengadaan:


A.

Umum :
1) Latar belakang, maksud dan tujuan serta lingkup pekerjaan, 2) sumber dana, 3) persyaratan dan kualifikasi penyedia (lihat Pasal 11 Hal. 14-16 dan Lampiran I Bab II Hal 39-41) 4) jumlah dokumen (untuk pengadaan jasa konsultan rangkap 3), 5) peninjauan lapangan

B.

Dokumen Pemilihan Penyedia: Isi, penjelasan, dan


perubahan dokumen pemilihan penyedia

C.
2/26/2014

Penyiapan Penawaran :
1) Bahasa penawaran,
32

PENYUSUNAN (Lanjutan)
3) masa berlaku penawaran, 4) surat jaminan penawaran (jaminan penawaran sebasar nominal 1-3% HPS dan Lihat Bab II Hal 50-51), 5) usulan penawaran alternatif, 6) bentuk penawaran, dan 7) cara penandatangan surat penawaran (oleh dirut atau yang dikuasakan atau kepala cabang, bermaterai dan bertanggal)
D.

2/26/2014

Pemasukan Penawaran : 1) cara penyampulan dan penandaan sampul penawaran, 2) batas akhir waktu penyampaian, 3) perlakuan terhadap penawaran yang terlambat, serta 33 4) larangan post bidding,

PENYUSUNAN (Lanjutan)

E.

Pembukaan Penawaran dan Evaluasi : 1) Pembukaan penawaran 2) Kerahasiaan proses 3) Klarifikasi dokumen penawaran 4) Pemeriksaan kelengkapan dokumen penawaran 5) Pemeriksaaan kesalahan (koreksi aritmatik) 6) Sistem evaluasi penawaran, meliputi kriteria, formulasi, tata cara evaluasi, serta preferensi harga 7) Dalam hal penggunaan motoda pascakualifikasi : kriteria penetapan pemenang, hak dan kewajiban pengguna untuk menolak/menolak penawaran, syarat penandatanganan kontrak, dan surat jaminan pelaksanaan.
34

2/26/2014

PENYUSUNAN (Lanjutan)
Bab II Bentuk Penawaran dan Perjanjian

Berisi bentuk atau contoh-contoh : surat penawaran, surat kuasa, surat sanggahan, bentuk perjanjian/kontrak

Bab III Syarat-syarat Kontrak


Umum : 1) definisi, 2) istilah, hak, kewajiban, tanggung jawab para pihak, sanksi, penyelesaian perselisihan, dan peraturan perundangan yang berlaku Khusus : memuat ketentuan yang lebih spesifik seperti pengunduran rencana dan tanggal penyelesaian, percepatan, dan penundaan atas perintah pengguna/direksi pekerjaan, perubahan kualitas, sertifikat pembayaran, pajak, retensi, denda keterlambatan, bonus atas pekerjaan yang selesai sebelum waktunya, uang muka, jaminanjaminan, penyelesaian kontrak, pemutusan kontrak, pembayaran pada pemutusan.
2/26/2014 35

PENYUSUNAN (Lanjutan)
Bab IV Data Kontrak

Berisi data-data yang merupakan resume terkait dengan kontrak

Bab V Spesifikasi Teknis

Berisi uraian dari spesifikasi barang/jasa yang tidak mengarah pada merk tertentu, macam/jenis, kapasitas, dan jumlah peralatan utama minimal yang diperlukan, syaratsyarat material/bahan yang dipergunakan, gambar-gambar kerja, kriteria kinerja produk yang dinginkan

Bab VI Daftar Kuantitas dan Harga

2/26/2014

Berisi uraian singkat mengenai jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan atau barang yang akan dipasok, negara asal barang, volume pekerjaan, harga satuan barang yang akan ditawarkan, komponen produksi dalam negeri, harga total 36 pekerjaan/barang, biaya satuan angkut, PPN dan pajak

PENYUSUNAN (Lanjutan)
Bab VII Gambar-gambar

Berisi gambar-gambar kerja, kriteria kinerja produk yang dinginkan

Bab VIII Bentuk-bentuk Jaminan

Berisi bentuk atau contoh-contoh dari surat jaminan penawaran (bid bond), surat dukungan bank, surat jaminan pelaksanaan, surat jaminan uang muka, surat jaminan pemeliharaan.

2/26/2014

37

PENYUSUNAN (Lanjutan)
Dokumen Pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi
Beberapa kekhususan untuk dokumen pemilihan adalah sbb: Untuk jasa konsultansi dilengkapi dengan KAK yang berfungsi sebagai dokumen untuk : menjelaskan tujuan dan lingkup jasa konsultansi serta keahlian yang diperlukan, sebagai acuan dan informasi untuk menyiapkan kelengkapan administrasi, usulan teknis, dan usulan biaya yang akan diajukan penyedia jasa, dan acuan dalam evaluasi usulan, klarifikasi dan negosiasi dengan penyedia jasa terpilih, sebagai dasar dalam pembuatan kontrak, sekaligus acuan evaluasi atas hasil kerja konsultan Kontrak lebih dari 12 bulan, bila perlu dicantumkan ketentuan tentang penyesuaian harga
38

6.

2/26/2014

TERIMA KASIH
dhen beyne

2/26/2014

39