Anda di halaman 1dari 11

Masa Paskah 2014 Kotbah Jangkep

Minggu, 9 Maret 2014 Minggu Prapaskah Ke-1 Bacaan I Kejadian 2:15-17; 3:1-7 Tanggapan: Mazmur 32 Bacaan II: Roma 5:12-19 Injil: Matius 4:1-10

19

MENGIKUTI ALLAH BIKIN HIDUP LEBIH HIDUP

DASAR PEMIKIRAN Bicara tentang hidup seringkali tidak benar-benar hidup. Karena banyak orang hidup tetapi pada kenyataannya mati. Hidupnya dikuasai oleh sesuatu, bukan hidupnya yang menguasai sesuatu. Hidupnya dikendalikan oleh keinginankeinginan yang merusak, bukan hidup yang dikendalikan dengan hal-hal yang membawa kemajuan dan kebaikan. Masa Prapaskah pertama di tahun ini mengajak kita untuk memiliki hidup di dalam hidup. Hidup dengan sebuah tujuan seperti tujuan yang Allah inginkan. esus Kristus menjadi model hidup yang Allah inginkan, sekaligus esus Kristus adalah !uru "elamat yang menjadikan manusia ciptaan baru yang ber#ungsi dalam hidup. Melalui khotbah minggu ini umat diajak untuk melihat kehidupan manusia di dalam esus Kristus yang dikembalikan seperti tujuan manusia diawal penciptaan. Manusia bertang-

20Masa Paskah 2014

gungjawab dengan hidupnya$ dengan hidup bagi Allah bukan untuk diri sendiri. PENJELASAN TEKS ALKITAB Kejadian 2:15-17; :1-7 Perikop ini menunjukkan bahwa sesudah Allah mencipta, %a tidak membiarkan kehidupan berjalan apa adanya. Allah menata hidup manusia sehingga dijalani dengan baik di mana ada sebuah kesadaran pada tanggungjawab yang Allah berikan. &eks ini mengajak pembacanya untuk mengerti bagaimana manusia mesti menguasai hidupnya, sehingga tidak hanya mengikuti semua keinginan dan kemauan yang tidak bertanggungjawab. Allah mencipta pohon pengetahuan baik dan jahat di tengah taman bukan untuk menjebak manusia, tetapi mau membawa manusia berperan atas hidupnya sendiri dengan tanggungjawab yang diberikan. Allah memberikan kepada manusia kepercayaan agar manusia berperan sebagai rekan sekerja Allah di tengah dunia ini. Ketika tidak ada tanggungjawab yang diberikan pada manusia, maka manusia hanya robot. Ketika manusia melanggar kepercayaan dan tanggungjawab yang Allah berikan dalam Kejadian '()-*, maka manusia mengalami proses kejahatan yang berkelanjutan. "emua berawal dari keinginan untuk menjadi seperti Allah +ay. ,-. Ketika manusia ingin menguasai hidupnya sendiri tanpa bertanggungjawab kepada Allah, maka manusia pada saat itu mati. Kematian bukan hanya dipahami sebagai kondisi tidak berakti.itas. Kematian menjadi suatu keberadaan dimana manusia tidak lagi punya kontrol pada dirinya sendiri. Kerusakan terjadi pada banyak aspek, bahkan pada aspek yang paling mendasar, yaitu aspek hubungan dengan Allah dan sesamanya. Bukankah itu kematian/ &erpisah dari segalanya dan mengalami kerusakan yang semakin banyak. 0ambaran

Masa Paskah 2014

21

Kejadian ', merupakan gambaran yang menarik di mana dosa merusak hubungan-hubungan manusia dengan Allah dan sesamanya. Perhatikan 1ketelanjangan2 yang ditutupi menjadi sebuah kondisi di mana manusia kehilangan keintimankeintiman yang mendasar dalam hidupnya. Keintiman dengan Allah menjadi menakutkan dan dihindari oleh manusia bahkan keintiman dengan pasangannya dalam pernikahan menjadi sesuatu yang memalukan +ayat *-. Ma!"#$ 2 3ama 4aud memang disebut atau ditambahkan dalam judul Ma5mur ini. 3amun sebenarnya kita tidak perlu mencari peristiwa tertentu dalam kehidupan 4aud untuk kita gunakan sebagai latar belakang Ma5mur ini. 4ari isinya sudah cukup jelas bahwa Ma5mur ini merekam rasa syukur dan sukacita dari seseorang yang memperoleh pengampunan dosa, setelah sekian lama tersiksa secara batin karena tidak mau mengakui dosadosanya. "etiap orang 6 termasuk kita semua 6 sangat mungkin mempunyai pengalaman yang sama. 7ngkapan bahagia dan sukacita sangat menonjol karena digunakan sebagai pembuka dan penutup Ma5mur ini. Bahagia dan sukacita yang dimaksud pema5mur tidak hanya menyangkut aspek emosional +perasaan-, namun juga memiliki nuansa spiritual +rohani-. Bahagia dan sukacita ini lahir dari hati seorang yang telah melewati pergumulan yang hebat menghadapi dosa-dosanya. 8rang yang berbahagia, menurut pema5mur, bukanlah orang yang tidak pernah berbuat dosa, melainkan orang yang telah diampuni dosa-dosanya. 8rang yang berbahagia bukanlah orang yang berpura-pura tidak berdosa, melainkan orang yang jujur mengakui dosa-dosanya. 4ari pengalaman pema5mur bergumul dengan dosa, paling sedikit ada dua hal yang hendak diajarkannya kepada kita.

22Masa Paskah 2014

Pertama, daripada menyembunyikan dosa, lebih baik kita mengakui dosa kita. Bila kita terus menyembunyikan dosa, rasa bersalah dan rasa takut akan menekan kita. Bila kita mengakui dosa kita, kita akan merasakan kebahagiaan karena mendapatkan pengampunan dosa. Pema5mur juga mendorong kita untuk mengaku dosa selagi masih ada kesempatan +atau, selagi Allah masih dapat ditemui-. Kasih Allah memang tidak terbatas, namun kesempatan kita sangatlah terbatas. Kedua, setelah dosa kita diampuni, hendaknya kita hidup mengikuti jalan yang Allah tunjukkan kepada kita. Bukan seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang tidak dapat mengendalikan dirinya. Pengakuan dan permohonan ampun yang tulus harus disertai dengan keseriusan untuk mengendalikan diri. 4engan cara itulah kita dapat menikmati sukacita hidup sebagai orang-orang benar. Banyak orang telah menikmati kasih karunia &uhan, namun dengan bodoh membuangnya begitu saja dan kembali lagi kepada dosa-dosanya. R%"a 5:12-1& Paulus melalui bagian ini menegaskan bahwa melalui karya Kristus telah terjadi suatu umat yang baru, sebagai ganti umat yang lama. Hubungan antara Kristus dengan umat digambarkan melalui perbandingan peranan Adam sebagai perintis umat yang lama. Karya Kristus ditempatkan di tengahtengah dunia +ayat )9- dan di sepanjang sejarah +ayat ):, 9;, 9)b-. Kata-kata sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang menjadikan kita mengingat Kejadian ', mengenai perbuatan Adam dan Hawa. 3ama Adam tidak disebut di sini karena yang penting bukan tokoh Adam, melainkan dosa. 4osa seakan-akan ditempatkan sebagai kuasa yang akti# mengincar manusia bahkan dunia secara utuh. 4alam bahasa unani kata dunia memakai kata kosmos, yang artinya keseluruhan alam yang diciptakan.

Masa Paskah 2014

23

Kalimat karena semua orang telah berbuat dosa menunjukkan bahwa Paulus mau mengatakan bahwa dosa melibatkan semua orang 6 seluruh umat manusia. 8rang-orang perorangan dengan ikatan yang tidak nampak seolah-olah terikat dalam hal ini kepada orang-orang lain. 4osa menjadi natur 6 keberadaan dasar - eksistensi semua orang yang tidak mungkin diselesaikan oleh manusia sendiri dengan perbuatanperbuatan baiknya. Penjelasan ilustrati#nya demikian( <dalam 9 pernyataan=( A. 1Harimau menerkam kambing, harimau menjadi binatang buas2 atau B. 1Harimau binatang buas maka harimau menerkam kambing.2 Menurut >asul Paulus pernyataan B yang benar. Ayat )', maut sebagai akibat dosa yang tidak terpisahkan. Ada atau tidak ada hukum &aurat, dosa telah lebih dulu menimpa manusia. Manusia sudah memiliki masalah yang serius sebelum ada hukum dan aturan tertulis. Masalah manusia bukan karena ada atau tidak adanya aturan dan hukum yang tertulis di luar dirinya. Manusia memiliki masalah dosa yang berkuasa dalam dirinya. Ayat ),-)*, menjelaskan ketidaksamaan antara Kristus dan Adam. Memang ada kesamaan, yaitu kedudukan masingmasing sebagai ?yang satu@ berhadapan dengan umat manusia. 3amun dalam semua hal yang lain keduanya tidak sama. Kelimpahan kasih karunia menjadi pikiran Paulus untuk mematahkan seluruh pikiran manusia tentang kebaikannya yang seolah-olah bisa menyelamatkan diri sendiri. Kelimpahan kasih karunia ditekankan untuk merujuk pada amanat %njil esus Kristus. Kalau perbuatan Adam meliputi seluruh umat manusia demikian juga pada akhirnya perbuatan Kristus meliputi seluruh umat manusia Melalui argumentasi Paulus dalam teks ini kita diajak untuk melihat dosa yang menguasai manusia dan dunia, bahkan kuasa dosa tersebut semakin luar biasa menguasai. Kristus sebagai

24Masa Paskah 2014

kelimpahan kasih karunia Allah menghentikan kerja kuasa dosa dengan membayar lunas upah dosa. "ehingga bukan lagi dosa yang menguasai manusia tetapi Allah. Ma'i#( ):1-1* Pencobaan selalu menarik untuk diikuti, kalau tidak menarik itu bukan pencobaan. "ejak Adam dan Hawa, manusia selalu bergumul dengan keinginan-keinginannya. Keinginan bukanlah dosa karena tidak mungkin manusia tidak punya keinginan. Peristiwa esus dicobai oleh %blis menjadi peristiwa bagaimana keinginan itu dikuasai dan tidak menguasai hidup esus sebagai manusia. %blis akan menyerang pada saat kelemahan manusia. "aat duka, tertekan, kesulitan, ... tetapi juga pada saat terlalu sukacita sehingga lemah dan terlena oleh kenikmatan dunia. Ada banyak macam godaan, tetapi iblis menggoda esus dengan memakai ' kategori utama godaan yaitu( a. kebutuhan hidup; b. kekuasaan; dan c. kemuliaan. %ni menandakan bahwa iblis sangat tahu akan kelemahan manusia. esus menjadi model untuk kita melihat hidup manusia baru yang menguasai hidup dalam segala keinginannya. Hidup dalam kehendak Allah menjadi kehidupan yang dijalani oleh &uhan esus. Keinginan adalah sesuatu yang tidak mungkin ditiadakan dalam hidup, tetapi bagaimana keinginan itu diletakkan dalam tanggung jawab kepada Allah. "ehingga keinginan-keinginan diri tidak menjadi pencobaan yang ketika dibuahi dan menjadi dosa + akobus )(),-. 4engan demikian keinginan bisa menjadi pencobaan sekaligus ujian + unani( peiraso-. Pencobaan dilihat dalam tujuan untuk menjatuhkan$ dan sebaliknya ujian dilihat dalam tujuan untuk mendewasakan iman dalam nilai tanggung jawab kepada Allah dan sesama.

Masa Paskah 2014

25

Be$i'a +an, Ma# Di(a"-ai.an 7ntuk memiliki hidup dibutuhkan sebuah tanggung jawab. Hidup bukan hanya untuk keinginan-keinginan tanpa tanggung jawab. "ebuah tanggung jawab dalam hidup ini menjadi benar, ketika kehidupan ini ditempuh dan dibangun seperti yang Allah inginkan. "ehingga yang terpenting dalam hidup ini bagaimana kita bisa ber#ungsi sebagai rekan sekerja Allah di dalam dunia ini, dalam gambaran putra-3ya yang tunggal, esus Kristus yang rela memberikan hidup-3ya untuk keselamatan dunia. KH/TBAH JANGKEP "audara yang terkasih di dalam esus Kristus, Apa tujuan hidup kita/ 7ntuk apa kita bekerja dan sekolah/ Ada seorang teman yang mengatakan +dengan bercanda- bahwa ia bekerja demi sesuap nasi dan segenggam berlian. Mungkin jawaban itu hanya sebuah guyonan, tapi canda itu melukiskan kenyataan pada saat ini, di mana semua orang hidup hanya demi memuaskan kebutuhan, keinginan, bahkan hawa na#sunya. 4an tidak jarang, demi itu semua mereka rela mengorbankan banyak hal yang sebenarnya jauh lebih penting dan jauh lebih berharga. "eorang suami rela mengorbankan keluarganya demi memperoleh kesuksesan dalam karir. "eorang ayah rela membuang anaknya yang lahir dalam keadaan cacat demi menyelamatkan nama baik dan reputasi. "eorang anak tega menyakiti orang tuanya demi memperoleh apa yang ia inginkan. 4an masih ada banyak lagi. "atu hal yang perlu kita renungkan bersama( 1Apakah semua itu membuat hidup kita berarti/ Ataukah sebaliknya, semua itu membuat kita kehilangan arti hidup/2 4alam Matius :, &uhan esus menunjukkan kepada kita bahwa ada yang jauh lebih penting, jauh lebih berharga, dari hanya sekedar mengejar hawa na#su, keinginan dan kebutuhan, yakni melakukan apa yang Allah inginkan.

26Masa Paskah 2014

Hawa na#su, keinginan dan kebutuhan adalah sesuatu yang tidak mungkin ditiadakan dalam hidup ini, karena tanpa itu sama dengan orang mati. &etapi juga sebaliknya, ketika kita hanya hidup untuk hawa na#su dan keinginan serta kebutuhan tanpa Allah, itu juga mati. 4i sinilah kekuatan dari teks leksionari yang kita gumuli, di mana kehidupan itu ada bukan sekedar untuk mengejar keinginan, hawa na#su dan kebutuhan yang sangat egosentris, tetapi kehidupan itu ada karena Allah menjadi tujuan dan bahkan Allah menjadi pribadi yang menyertai dan menuntun kita untuk mencapainya. "audara yang terkasih, Keinginan-keinginan diri tanpa ketaatan kepada Allah menjadi masalah utama dalam hidup manusia yang berkelanjutan. 4i mana semua keinginan tanpa ketaatan pada Allah menjadikan setiap orang memikirkan dirinya sendiri. esus Kristus menjadi pribadi Allah yang mengubahkan semuanya itu dalam karya keselamatan-3ya. 0ambaran surat >oma ,()9-)A menjadi titik pembaharuan yang Allah kerjakan bagi manusia dan dunia, di mana dunia yang sudah berdosa ditebus dalam karya kasih karunia. "ehingga manusia tidak lagi hidup hanya untuk keinginan-keinginannya sendiri tetapi hidup untuk Allah. Manusia dilimpahi dengan kasih karunia Allah dalam esus Kristus agar hidup dalam tanggung jawab sebagai ciptaan Allah. Pema5mur dalam Ma5mur '9, menggambarkan bagaimana dosa itu berkuasa atas diri manusia dalam segala keinginannya dan merusak serta melelahkan untuk diatasi oleh manusia sendiri. 4osa bukan sekedar menjadi perbuatan tetapi dosa juga adalah sebuah kuasa yang menekan hidup manusia sampai titik #rustasi. 4alam titik #rustasi inilah manusia dilimpahi kasih Allah yang luar biasa, sehingga pema5mur memuji &uhan dengan berkata Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah

Masa Paskah 2014 manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHA , dan yang tidak ber!i"a penipu! #$%m &'(),',))*

27

"esudah kasih karunia yang mengampuni itu diberikan dan diterima barulah dimungkinkan manusia itu mengubah arah hidupnya untuk melihat Allah dan mengikut Allah serta menjadi rekan sekerja Allah. Karena yang terjadi dalam kasih karunia Allah bukan murka Allah dan hukuman Allah yang membuat #rustasi hidup manusia. &etapi pendamaian yang memungkinkan untuk semua pekerjaan baik itu dimulai di dunia milik Allah. "elain pengampunan oleh esus Kristus, kita melihat model kehidupan dalam diri esus Kristus untuk dijalani dalam hidup kita. Keinginan-keinginan dalam hidup yang ditempatkan untuk memuliakan Allah menjadi hidup yang dipersembahkan oleh esus Kristus kepada Bapa-3ya. 4alam pencobaan di padang gurun, esus menunjukkan bagaimana keinginan itu tidak bisa berdiri sendiri tanpa tanggung jawab kepada Allah +Matius :"audara yang terkasih, 4engan semua kasih karunia Allah yang mengampuni dosa, manusia diajak oleh Allah untuk kembali menjadi mitra dan rekan sekerja di dunia milik Allah. Menjadi rekan sekerja dalam relasi yang intim dengan Allah sekaligus dengan sesama dan seluruh ciptaan. Kalau dosa dalam kitab Kejadian ' merenggut dan merusak semua hubungan-hubungan intim dalam hidup manusia. Allah di dalam kasih-3ya mengembalikan semua hubungan yang intim itu. Mengikut Allah akan menjadikan hidup lebih hidup, karena di dalam mengikut Allah akan selalu ada sikap-sikap untuk menghadirkan pikiran-pikiran, perbuatan-perbuatan yang baik dan benar untuk kehidupan bersama orang lain dan untuk dunia ini.

2 Masa Paskah 2014

"audara yang terkasih, Perhatikan Kejadian ', 4osa telah membuat banyak hal rusak dalam hidup ini terutama hubungan dengan Allah dan sesama. 4osa membuat manusia tidak dekat dalam hubungan ++loseness-, tidak lagi saling terbuka dalam hubungan +,penness-, tidak lagi ada pengertian +Understanding-, tidak ada lagi yang membawa damai +-eacemaking-, tidak ada lagi kesetiaan dan komitmen +.oyality- dan tidak ada lagi penghargaan +/steem-. 4osa membuat manusia merusak hubungan bahkan yang paling intim +B.8.7.P.C.D-. 4i dalam Kasih &uhan esus Kristus semua menjadi terbalik dalam hidup ini, dimana esus Kristus membawa hubungan kembali pulih bahkan intim +B87PCD-( 01%(ene(( 2 DEKAT +Anda mempunyai hubungan dekat /-enne(( 2 TERBUKA +Anda mempunyai hubungan yang saling terbuka Unde$('andin, 2 PENGERTIAN +Anda mempunyai hubungan yang saling mengerti Pea3e"a.in, 2 PENDAMAI +Anda membawa damai dalam relasi dengan yang lain L%4a1'4 2 K/MITMEN +Anda mempunyai kesetiaan dan komitmen dalam relasi E('ee" 2 PENGHARGAAN5SANJUNGAN +Anda menghargai, menyanjung orang lain dalam relasiMenghayati masa sengsara &uhan kita esus Kristus, sama dengan menghayati Allah yang mau hidup di tengah umat milik-3ya bahkan memberikan hidup-3ya. Hidup yang dibawa dan diberi oleh esus menghadirkan hubungan yang damai dan intim antara manusia dengan Allah dan manusia dengan sesamanya. "elamat menghayati masa-masa Prapaskah di tahun ini. &uhan memberkati. H4

Masa Paskah 2014

29