Anda di halaman 1dari 5

Goiter Merupakan pembesaran tiroid (penyakit gondok).

Penyakit ini menunjukkan adanya suatu upaya untuk mengimbangi penurunan hormone tiroid, sementara TSH naik. Ada beberapa kerusakan dalam penyakit ini:
Kerusakan dalam pengangkutan yodida Kerusakan pada proses iodinasi Kerusakan enzim deiodinase Produksi protein teriodinasi abnormal

Patofisiologi Tiroid

Hipotiroidisme Dapat disebabkan karena kegagalan tiroid tapi bisa pula disebabkan karena penyakit ada hipofisis atau hipotalamus. Pada hipotiroidisme laju metabolic basal (Basal metabolic rate/BMR) menurun. Gambaran klinis yang menonjol adalah :
Denyut jantung lambat Hipertensi diastolic Perilaku lamban Mudah mengantuk Konstipasi Sensitive terhadap suhu dingin Kulit dan rambut kering Rona muka pucat kekuningan

Hipertiroidisme (Tirotoksikosis)
Merupakan keadaan produksi hormone tiroid berlebihan. Gambaran klinis yang muncul : Frekuensi denyut jantung yang cepat Tekanan nadi yang melebar Gelisah Insomnia Penurunan berat badan meskipun selera makan meningkat Kelemahan Produksi keringat berlebihan Sensitive terhadap panas

Patofisiologi Paratiroid
Hipoparatiroidisme Merupakan keadaan kekurangan paratiroid hormone. Gejalanya meliputi :

Iritabilitas neuromuskuler ringan menimbulkan tetani dan kram otot. Bila berat dan akut menimbulkan paralisis tetanik otot-otot repiratorius, laringospasme, konvulsi berat dan kematian Bila berlangsung lama mengakibatkan perubahan kulit, katarak dan kalsifikasi ganglia basalis otak

Hiperparatiroidisme
Merupakan kondisi dimana produksi PTH berlebihan, biasa disebabkan oleh adenoma paratiroid, hyperplasia paratiroid atau produksi ektopik PTH atau PTHRP (PTH related peptide), suatu peptide yang mirip PTH. PTHRP banyak ditemukan pada berbagai karsinoma. Gejala yang muncul pada hiperparatiroidisme yang berlangsung lama mencakup resorpsi ekstensif tulang dan beberapa akibat pada ginjal termasuk batu ginjal, nefrokalsinosis, infeksi pada traktus urinarius dan penurunan fungsi ginjal.