Anda di halaman 1dari 5

Prosedur Upaya Administratif Atas Penjatuhan Hukuman Disiplin Pns I.

Latar Belakang

Sejak ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, membawa konsekuensi ban akn a PNS ang dijatuhkan hukuman disiplin, karena melanggar kewajiban dan larangan! Sebagai gambaran pada Tahun 2011, Pemerintah Pro"insi #awa $arat telah menjatuhkan hukuman disiplin kepada 3% &tiga puluh enam' PNS, diantaran a ( 5 &lima' PNS diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan ) &tujuh' PNS diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS! Sebagaimana di atur dalam Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, bahwa ada 1) &tujuh belas' *ewajiban ang harus dilaksanakan oleh seorang PNS sebagai abdi Negara dan abdi mas arakat! Demikian juga berdasarkan Pasal + Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, bahwa seorang PNS harus menghindari 15 &lima belas' larangan! Sebagai konsekuensi akibat dilanggarn a Pasal 3 dan Pasal + Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, maka kepada PNS ang melakukan pelanggaran disiplin dijatuhkan hukuman disiplin, sebagaimana di atur dalam Pasal ) Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, aitu ( hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang, dan hukuman disiplin berat! ,ukuman Disiplin -ingan terdiri dari ( teguran lisan, teguran tertulis, dan pern ataan tidak puas se.ara tertulis! /dapun ,ukuman Disiplin Sedang meliputi ( penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 &satu' tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 &satu' tahun! Sedangkan ,ukuman Disiplin $erat terdiri dari ( penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 &tiga' tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS! $erkaitan dengan penjatuhan hukuman disiplin kepada PNS ang melakukan pelanggaran disiplin, Pasal 32 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, mengatur masalah 0pa a /dministrati1! Proses 0pa a /dministrati1 ang dapat di tempuh oleh seorang PNS ang telah dijatuhkan hukuman disiplin, dalam praktekn a masih ban ak PNS ang belum paham dan mengerti tata .ara dan prosedurn a bagaimana! $eranjak dari permasalahan tersebut di atas, dalam tulisan ini akan di bahas bagaimana prosedur dan tata .ara 0pa a /dministrati1! II. Prosedur dan Tata Cara Upaya Administratif $erdasarkan Pasal 32 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, bahwa 0pa a /dministrati1 terdiri dari keberatan dan banding administrati1! *eberatan adalah upa a administrati1 ang dapat di tempuh oleh PNS ang tidak puas terhadap hukuman disiplin ang dijatuhkan oleh prjabat ang berwenang menghukum kepada atasan pejabat ang berwenang menghukum! Sedangkan $anding /dministrati1 adalah upa a administrati1 ang dapat ditempuh oleh PNS ang tidak puas terhadap hukuman disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS ang

dijatuhkan oleh pejabat ang berwenang menghukum kepada $adan Pertimbangan *epegawaian &$/P2*'! ,ukuman disiplin ang tidak dapat diajukan 0pa a /dministrati1, terdiri dari ( 1! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh Presiden3 2! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh Pejabat Pembina *epegawaian, berupa hukuman disiplin ( a! Tegoran lisan3 b! Tegoran tertulis3 .! Pern ataan tidak puas se.ara tertulis3 d! Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun3 e! Penundaan kenaikan pangkat selama 1 &satu' tahun3 1! Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 &satu' tahun3 g! Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 &tiga' tahun3 h! Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah3 dan i! Pembebasan dari jabatan! 3! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh 4ubernur selaku wakil pemerintah berupa jenis hukuman disiplin berat, aitu ( a! Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah3 dan b! Pembebasan dari jabatan! +! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh *epala Perwakilan -5 berupa hukuman disiplin ( a! Teguran lisan3 b! Teguran tertulis3 .! Pern ataan tidak puas se.ara tertulis3 d! Pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah3 dan e! Pembebasan dari jabatan! 5! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh Pejabat ang berwenang menghukum, berupa jenis hukuman ringan, aitu ( tegoran lisan, tegoran tertulis, dan pern ataan tidak puas se.ara tertulis! /dapun hukuman disiplin ang dapat diajukan upa a administrati1 adalah ( 1! ,ukuman disiplin ang dijatuhkan oleh ( a! Pejabat struktural eselon 5 dan pejabat ang setara kebawah, untuk jenis hukuman disiplin sedang berupa ( penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun, dan penundaan kenaikan pangkat selama 1 &satu' tahun3 b! Sekretaris Daerah6pejabat struktural eselon 55 *ab6*ota ke bawah6pejabat ang setara ke bawah, untuk jenis hukuman disiplin sedang berupa ( penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun, dan penundaan kenaikan pangkat selama 1&satu' tahun3 .! Pejabat struktural eselon 55 ke bawah di lingkungan instansi "ertikal dan unit setara dengan sebutan lain ang atasan langsungn a pejabat stru.tural eselon 5 ang bukan PP*, untuk jenis hukuman disiplin sedang berupa ( penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun, dan penundaan kenaikan pangkat selama 1 &satu' tahun3 d! Pejabat struktural eselon 55 ke bawah di lingkungan instansi "ertikal dan kantor perwakilan pro"insi dan unit setara dengan sebutan lain ang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada PP*, untuk jenis hukuman disiplin sedang berupa ( penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 &satu' tahun, dan penundaan kenaikan pangkat selama 1 &satu' tahun!

e! Pejabat struktural eselon 55 di lingkungan instansi "erti.al dan unit setara dengan sebutan lain ang atasan langsungn a pejabat stru.tural eselon 5 ang bukan PP* dan ang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada PP*, untuk jenis hukuman disiplin sedang berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 &satu' tahun! 2! ,ukuman disiplin ang dapat diajukan banding administrati1 adalah ang dijatuhkan oleh PP* dan 4ubernur sebagai wakil pemerintah untuk jenis hukuman disiplin berat berupa ( pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS! /! Prosedur dan Tata 7ara *eberatan! Prosedur dan tata .ara pengajuan keberatan adalah sebagai berikut ( a! *eberatan diajukan se.ara tertulis kepada atasan pejabat ang berwenang menghukum dengan memuat alas an keberatan dan tembusann a disampaikan kepada pejabat ang berwenang menghukum dan pejabat ang membidangi kepegawaian pada satuan unit kerja3 b! *eberatan tersebut harus sudah diajukan dalam jangka waktu 1+ &empat belas' hari kalender, terhitung mulai tanggal ang bersangkutan menerima keputusan hukuman disiplin! *eberatan ang diajukan melebihi 1+ &empat belas' hari kalender tidak dapat diterima3 .! Pejabat ang berwenang menghukum setelah menerima tembusan surat keberatan atas keputusan hukuman disiplin ang telah dijatuhkann a, harus memberikan tanggapan atas keberatan ang diajukan oleh PNS ang bersangkutan3 d! Tanggapan tersebut disampaikan se.ara tertulis kepada pejabat ang berwenang menghukum dalam jangka waktu % &enam' hari kerja terhitung mulai tanggal ang bersangkutan menerima tembusan surat keberatan3 e! /tasan pejabat ang berwenang menghukum wajib mengambil keputusan atas keberatan ang diajukan oleh PNS ang bersangkutan, dalam jangka waktu paling lama 21 &dua puluh satu' hari kerja terhitung mulai tanggal atasan pejabat ang berwenang menghukum menerima surat keberatan3 1! /pabila dalam jangka waktu % &enam' hari kerja pejabat ang berwenang menghukum tidak memberikan tanggapan atas keberatan tersebut, maka atasan pejabat ang berwenang menghukum mengambil keputusan berdasarkan data ang ada3 g! /gar lebih ob ekti1 dalam mengambil keputusan penjatuhan hukuman disiplin, atasan pejabat ang berwenang menghukum dapat memanggil dan6atau meminta keterangan dari pejabat ang berwenang menghukum, PNS ang dijatuhi hukuman disiplin, dan6atau pihak lain ang dianggap perlu3 h! Dalam hal atasan pejabat ang berwenang menghukum memiliki ke akinan berdasarkan bukti8bukti ang ada, atasan pejabat ang berwenang menghukum dapat memperkuat, memperingan, memperberat, atau membatalkan hukuman disiplin ang dijatuhkan oleh pejabat ang berwenang menghukum3 i! Penguatan, peringanan, pemberatan, atau pembatalan hukuman disiplin, ditetapkan dengan keputusan atasan pejabat ang berwenang menghukum3 j! *eputusan pejabat ang berwenang menghukum bersi1at 1inal dan mengikat dan wajib dilaksanakan3 k! /pabila dalam waktu lebih 21 &dua puluh satu' hari kerja atasan pejabat ang berwenang menghukum tidak mengambil keputusan atas keberatan, maka keputusan pejabat ang berwenang menghukum batal demi hukum3

l! *eputusan pejabat ang berwenang menghukum ang batal demi hokum diberitahukan oleh pejabat ang membidangi kepegawaian pada satuan unit kerja paling rendah pejabat stru.tural eselon 59 dan ditujukan kepada PNS ang dijatuhi hukuman disiplin3 m! Sebelum 21 &dua puluh satu' hari kerja, pejabat ang membidangi kepegawaian berkoordinasi dengan atasan pejabat ang berwenang menghukum tentang keberatan atas hukuman disiplin3 n! /tasan pejabat ang berwenang menghukum ang tidak mengmbil keputusan atas keberatan ang diajukan kepadan a lebih dari 21 &dua puluh satu' hari kerja, dijatuhi hukuman disiplin sesuai peraturan perundang8undangan setelah dilakukan pemeriksaan! $! Prosedur dan Tata 7ara $anding /dministrati1 /dapun proses dan tata .ara $anding /dministrati1 kepada $adan Pertimbangan *epegawaian &$/P2*' sebagai berikut ( a! PNS ang dijatuhi hukuman disiplin oleh PP* dan 4ubernur berupa ( pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS, dapat mengajukan banding administrati1 kepada $/P2*3 b! Tenggang waktu banding administrati1 1+ hari sejak *eputusan hukuman disiplin diterima atau sejak tgl seharusn a bs datang menerima *eputusan penjatuhan hukuman disiplin3 .! $anding administrati1 ditujukan kepada $/P2* dan tembusan kepada PP*3 d! PP* g menerima tembusan banding administrati1 wajib memberi tanggapan dalam tempo 21 hari kerja! e! $anding /dministrati1 harus memuat alasan dan bukti8bukti alasann a! 1! $/P2* harus mengambil keputusan dalam tempo % bulan! g! *eputusan $/P2* mengikat dan wajib dilaksanakan! h! PNS ang sedang mengajukan banding administrati"e gajin a tetap diba arkan sepanjang PNS ang bersangkutan tetap masuk kerja dan melaksanakan tugas3 i! 0ntuk dapat tetap masuk kerja dan melaksanakan tugas, PNS ang bersangkutan harus mengajukan permohonan i:in kepada PP*3 j! Penentuan dapat atau tidakn a PNS tersebut masuk kerja dan melaksanakan tugas menjadi kewenangan PP* dengan mempertimbangkan dampak pelanggaran disiplin ang dilakukann a terhadap lingkungan kerja, ang ditetapkan dengan keputusan3 k! PP* dapat mendelegasikan atau memberikan kuasa kepada pejabat lain dilingkungann a untuk menetapkan keputusan dapat atau tidakn a PNS tersebut masuk kerja dan melaksanakan tugas3 l! PNS ang sedang mengajukan banding administrati"e dan tetap masuk kerja dan melaksanakan tugas, apabila melakukan pelanggaran terhadap kewajiban dan larangan ang dapat dikenakan hukuman disiplin, maka PP* membatalkan keputusan tentang i:in masuk kerja dan melaksanakan tugas bagi PNS ang sedang melakukan banding administrati1 ke $/P2*, kemudian diikuti dengan penghentian pemba aran gaji3 m! PNS ang mengajukan banding administrati1 kepada $/P2* tidak diberikan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pindah instansi sampai dengan ditetapkann a keputusan ang mempun ai kekuatan hukum tetap! III. Penutup

Dengan semakin ban akn a sosialisasi berkaitan dengan upa a administrati1, diharapkan wawasan, pengetahuan dan pemahaman PNS menjadi semakin meningkat, serta tidak terjadi lagi kesalahan8kesalahan ang berakibat ditolakn a pengajuan upa a administrati1!