Anda di halaman 1dari 8

KEGIATAN USAHA PERBANKAN SYARIAH Pelaku Kegiatan Usaha Perbankan Syariah Pada prinsipnya, siapapun dilarang untuk melakukan

penghimpunan dana dalam bentuk (i) Simpanan atau (ii) Investasi berdasarkan prinsip Syariah tanpa izin dari BI, kecuali diperbolehkan dalam Undang-Undang lain Sesuai ketentuan perundangan, yang dapat melakukan kegiatan-kegiatan tersebut hanyalah Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS) yang ada pada Bank Umum !onvensional, dan Bank Pembiayaan "akyat Syariah (BP"S) #dapun $Prinsip Syariah% dalam kegiatan perbankan syariah di&at'akan oleh (a)elis Ulama Indonesia, yang kemudian dituangkan ke dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Sebagaimana diketahui, peraturan pelaksana dari Undang-Undang Bank Syariah adalah PBI, bukan Peraturan Pemerintah yang merupakan peraturan pelaksana Undang-Undang lain yang tidak mengatur sektor perbankan Bank Indonesia membentuk !omite Perbankan Syariah, yang terdiri dari anggotaanggota yang berasal dari unsur BI, *epag, unsur masyarakat dengan komposisi yang berimbang, yang memiliki keahlian di bidang syariah dan ber)umlah maksimum ++ orang, yang bertugas menyusun PBI terkait kegiatan perbankan syariah Kelayakan Penyaluran Dana *alam rangka melakukan kegiatan penyaluran dana kepada nasabah, Bank Syariah dan,atau UUS harus mempunyai keyakinan bah'a calon -asabah Penerima .asilitas memiliki kemauan dan kemampuan untuk melunasi seluruh ke'a)iban pada 'aktunya sebelum menyalurkan dana kepada nasabah

Untuk lebih )elasnya, yang dimaksud kemauan adalah itikad baik dari nasabah untuk membayar kembali penggunaan dana yang diterimanya, dan kemampuan adalah keadaan dan,atau aset nasabah yang membuat dirinya mampun untuk membayar kembali penggunaan dana yang diterimanya *alam kaitan ini, keyakinan Bank Syariah dan UUS atas $!emauan% dan $kemampuan% tersebut dapat didapat dari penilaian atas 'atak, kemampuan, modal, #gunan, dan prospek usaha dari calon nasabah Kegiatan Usaha Bank Umum Syariah, UUS, dan BP"S masing-masing memiliki )enis kegiatan usaha yang diperbolehkan berdasarkan peraturan perundangan /enis-)enis kegiatan usaha tersebut diuraikan dalam bentuk tabel berikut ini untuk memudahkan dalam melihat perbedaan antara satu dengan lainnya0

-o a

BUS
(enghimpun dana dalam bentuk Simpanan berupa 1iro, 2abungan, atau ekuivalennya, berdasarkan #kad 'adi3ah atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah

UUS

BP"S

(enghimpun dana (enghimpun dana dari dalam bentuk masyarakat dalam bentuk0 Simpanan berupa 1iro, + Simpanan berupa 2abungan, atau 2abungan atau ekuivalennya, ekuivalennya berdasarkan #kad berdasarkan #kad 'adi3ah atau #kad lain 'adi3ah atau #kad lain yang tidak yang tidak bertentangan dengan bertentangan dengan Prinsip Syariah Prinsip Syariah
4 Investasi berupa *eposito atau 2abungan atau bentuk lainnya yang ekuivalen berdasarkan #kad mudharabah atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah

(enghimpun

dana (enghimpun

dana (enyalurkan dana kepada

dalam bentuk Investasi berupa *eposito, 2abungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu berdasarkan #kad mudharabah atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah

dalam bentuk Investasi masyarakat dalam bentuk0 berupa *eposito, + Pembiayaan bagi 2abungan, atau bentuk hasil berdasarkan lainnya yang #kad mudharabah dipersamakan dengan atau musyarakah itu berdasarkan #kad 4 Pembiayaan mudharabah atau #kad berdasarkan #kad lain yang tidak murabahah, salam, bertentangan dengan atau istishna Prinsip Syariah
5 Pembiayaan berdasarkan 6ardh #kad

Pembiayaan penye'aan barang bergerak atau tidak bergerak kepada -asabah berdasarkan #kad i)arah atau se'a beli dalam bentuk i)arah muntahiya bittamlik8 dan Pengambilalihan hutang berdasarkan #kad ha'alah

(enyalurkan Pembiayaan bagi hasil berdasarkan #kad mudharabah, #kad musyarakah, atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah8 (enyalurkan Pembiayaan berdasarkan #kad murabahah, #kad salam, #kad istishna3, atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (enyalurkan Pembiayaan berdasarkan #kad 6ardh atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (enyalurkan Pembiayaan penye'aan barang bergerak atau tidak bergerak kepada

(enyalurkan Pembiayaan bagi hasil berdasarkan #kad mudharabah, #kad musyarakah, atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah8 (enyalurkan Pembiayaan berdasarkan #kad murabahah, #kad salam, #kad istishna3, atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (enyalurkan Pembiayaan berdasarkan #kad 6ardh atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (enyalurkan Pembiayaan penye'aan barang bergerak atau tidak bergerak kepada

(enempatkan dana pada Bank Syariah lain dalam bentuk titipan berdasarkan #kad 'adi3ah atau Investasi berdasarkan #kad mudharabah dan,atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (emindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan -asabah melalui rekening BP"S yang ada di BUS, BU!, dan UUS

(enyediakan produk atau melakukan kegiatan usaha Bank Syariah lainnya yang sesuai dengan Prinsip Syariah berdasarkan persetu)uan BI

&

-asabah berdasarkan #kad i)arah dan,atau se'a beli dalam bentuk i)arah muntahiya bittamlik atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah g (elakukan pengambilalihan utang berdasarkan #kad ha'alah atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (elakukan usaha kartu debit dan,atau kartu pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah (embeli, men)ual, atau men)amin atas risiko sendiri surat berharga kepada pihak ketiga yang diterbitak atas dasar transaksi nyata berdasarkan Prinsip Syariah, antara lain seperti #kad I)arah, musyarakah, mudharabah, murabahah, ka&alah, atau ha'alah (embeli surat berharga berdasarkan Prinsip Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah adan,atau BI (enerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perthitungan dengan pihak ketiga atau antarpihak ketiga berdasarkan Prinsip Syariah (enyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga berdasarkan Prinsip Syariah (emindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk

-asabah berdasarkan #kad i)arah dan,atau se'a beli dalam bentuk i)arah muntahiya bittamlik atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (elakukan pengambilalihan utang berdasarkan #kad ha'alah atau #kad lain yang tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah (elakukan usaha kartu debit dan,atau kartu pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah (embeli, men)ual, atau men)amin atas risiko sendiri surat berharga kepada pihak ketiga yang diterbitak atas dasar transaksi nyata berdasarkan Prinsip Syariah, antara lain seperti #kad I)arah, musyarakah, mudharabah, murabahah, ka&alah, atau ha'alah (embeli surat berharga berdasarkan Prinsip Syariah yang diterbitkan oleh Pemerintah adan,atau BI (enerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perthitungan dengan pihak ketiga atau antarpihak ketiga berdasarkan Prinsip Syariah (enyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga berdasarkan Prinsip Syariah (emindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk

kepentingan berdasarkan Syariah n

-asabah Prinsip

kepentingan berdasarkan Syariah

-asabah Prinsip

(emberikan &asilitas letter o& credit atau bank garansi berdasarkan Prinsip Syariah (elakukan sebagai :ali berdasarkan 'akalah &ungsi #manat #kad

(emberikan &asilitas letter o& credit atau bank garansi berdasarkan Prinsip Syariah, dan !egiatan lain yang lazim di lakukan di bidang perbankan dan sosial sepan)ang sesuai dengan Prinsip Syariah dan peraturan perundangundangan

(elakukan Penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu #kad yang berdasarkan Prinsip Syariah !egiatan lain yang lazim di lakukan di bidang perbankan dan sosial sepan)ang sesuai dengan Prinsip Syariah dan peraturan perundang-undangan

!husus untuk BUS dan UUS, selain dari kegiatan-kegiatan yang telah diuraikan di atas, diperbolehkan )uga untuk melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut0

-o a
b

BUS
(elakukan kegiatan valuta asing (valas) berdasarkan Prinsip Syariah

UUS
(elakukan kegiatan valuta asing (valas) berdasarkan Prinsip Syariah

(elakukan kegiatan (elakukan kegiatan penyertaan modal penyertaan modal pada pada Bank Umum Bank Umum Syariah Syariah atau lembaga atau lembaga keuangan yang keuangan yang men)alankan usaha men)alankan usaha berdasarkan Prinsip berdasarkan Prinsip Syariah Syariah (elakukan penyertaan sementara mengatasi kegiatan modal untuk akibat (elakukan penyertaan sementara mengatasi kegiatan modal untuk akibat

kegagalan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya d Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun berdasarkan Prinsip Syariah (elakukan kegiatan dalam pasar modal sepan)ang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan peraturan pasar modal (enyelenggarakan kegiatan atau produk bank yang berdasarkan Prinsip Syariah dengan menggunakan sarana elektronik (enerbitkan, mena'arkan, memperdagangkan surat berharga )angka pendek berdasarkan Prinsip Syariah baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pasar uang (enerbitkan, mena'arkan, dan memperdagangkan surat berharga )angka pan)ang berdasarkan prinsip syariah, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pasar modal, dan

kegagalan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya

&

(enyelenggarakan kegiatan atau produk bank yang berdasarkan Prinsip Syariah dengan menggunakan sarana elektronik (enerbitkan, mena'arkan, memperdagangkan surat berharga )angka pendek berdasarkan Prinsip Syariah baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pasar uang

(enyediakan produk (enyediakan produk atau melakukan atau melakukan

kegiatan usaha BUS kegiatan usaha BUS lainnya berdasarkan lainnya berdasarkan prinsip syariah prinsip syariah

Kegiatan usaha yang dilarang bagi BUS UUS BPRS 2iap-tiap BUS, UUS, dan BP"S tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan usaha sebagaimana dirinci dalam tabel sebagai berikut0

-o a

BUS

UUS

BP"S
(elakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip Syariah
(enerima simpanan berupa1iro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran !egiatan valas, kecuali penukaran uang asing dengan izin BI

(elakukan kegiatan (elakukan kegiatan usaha usaha yang yang bertentangan dengan bertentangan prinsip Syariah dengan prinsip Syariah
(elakukan kegiatan )ual beli saham secara langsung di pasar modal (elakukan penyertaan kecuali0 kegiatan modal, (elakukan kegiatan )ual beli saham secara langsung di pasar modal (elakukan kegiatan penyertaan modal, kecuali0 (elakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya

Investasi pada BUS atau lembaga keuangan yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah Investasi sementara untuk mengatasi kegagalan Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah, dengan syarat harus menarik kembali penyertaanny

a d (elakukan kegiatan usaha perasuransian, kecuali sebagai agen pemasaran produk asuransi syariah (elakukan kegiatan usaha perasuransian, kecuali sebagai agen pemasaran produk asuransi syariah Penyertaan modal, kecuali pada lembaga yang dibentuk untuk menanggulangi kesulitan likuiditas BP"S (elakukan kegiatan usaha selain yang diperbolehkan dalam untuk BP"S

;ko Basyuni, S<, == (


#ssega& <amzah > Partners