Anda di halaman 1dari 2

Retinopathy of Prematurity Retinopathy of Prematurity sebelumnya dikenal sebagai fibroplasia retrolental, yang merupakan hasil dari proliferasi abnormal

dari pembuluh darah retina. Faktor resiko penyakit ini adalah bayi prematur (lahir dengan berat lahir kurang dari 1500 gram atau di bawah 3 minggu gestasi!. "elain itu, penderita R#P $uga biasanya pernah mendapatkan terapi oksigen. %anda&tanda pertama dari retinopati biasanya mun'ul antara 35 dan (5 minggu pas'a konsepsi.5,) R#P ter$adi bila pembuluh darah normal tumbuh dan menyebar ke seluruh retina, $aringan lapisan bagian belakang mata. *bnormal pembuluh ini rapuh dan bisa bo'or, $aringan parut retina dan menariknya keluar dari posisi. +al ini menyebabkan ablasi retina. detasemen retina adalah penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan pada R#P5

Patofisiologi
R#P merupakan kelainan ,askular retina imatur. Pembuluh darah retina belum berkembang penuh sampai sekitar kehamilan 3(&3) minggu. "emakin bayi kurang bulan, semakin besar resiko menglami R#P. -asokontriksi arteri retina ter$adi sebagai respon terhadap peningkatan tekanan oksigen arteri (Pa# !, ,asokontriksi ini merupakan respon protektif dan tidak mebahayakan bagi retina yang sudah berkembang penuh, tetapi hipoperfusi dan hipoksemia setempat pada retina dengan ,askularisasi tidak lengkap merangsang proliferasi pembentukan pembuluh darah baru (neo,askularisasi! sebagai upaya mensuplai daerah yang kurang mendapat perfusi. Perdarahan selan$utnya ke dalam badan ka'a dan retina menyebabkan proliferasi fibrosa, retraksi parut dan pada kasus terburuk lepasnya retina dan kebutaan.. Pa$anan oksigen konsentrasi tinggi (hiperoksia! mengakibatkan tingginya tekanan oksigen retina sehingga memperlambat perkembangan pembuluh darah retina (,askulogenesis! +al ini menimbulkan daerah iskemia pada retina. Pada kondisi normal, retina mempunyai kepekaan terhadap kerusakan oksidatif yang disebahkan tiga hal, yaitu/ 1. 0erlimpahnya substrat untuk reaksi oksidatif dalam bentuk asam lemah tak $enuh ganda . Retina memproses 'ahaya sedangkan 'ahaya merupakan inisiator pembentukan oksigen radikal bebas, dan 3. *danya aliran oksigen lintas membran yang relatif tinggi. Pada bayi prematur, kepekaan retina terhadap stres oksidatif disebabkan oleh/ & retina mempunyai kepekaan yang tinggi terhadap reaksi kimia, sehingga mampu merambatkan kerusakan oksidatif & bayi prematur mengalami hiperoksia tidak hanya diakibatkan oleh perubahan konsentrasi oksigen di uterus ke udara bebas, tetapi $uga akibat peningkatan oksigen inspirasi, dan & bayi prematur tidak mempunyai pengganti komponen antioksidan retina. Retinopati prematur merupakan manifestasi alamiah akibat toksisitas pemberian

oksigen pada bayi prematur.. Retinopati prematuritas terutama ter$adi pada bayi dengan 0erat 0adan 1ahir *mat "angat Rendah (001*"R!. "ebagian besar penelitian menun$ukkan bahwa berat badan lahir rendah, usia gestasi yang rendah, dan penyakit penyerta yang berat (misalnya respiratory distress syndrome, displasia bronkopulmoner, dan sepsis! merupakan faktor&faktor yang terkait. 0ayi yang lebih ke'il, lebih tidak sehat, dan lebih immatur memiliki risiko yang $auh lebih tinggi untuk menderita penyakit ini.2 -askularisasi retina mulai berkembang pada usia gestasi kurang lebih 1) minggu. Pembuluh retina tumbuh keluar dari opti' dis' sebagai perpan$angan dari sel spindle mesenkimal. "ementara sel&sel spindel mesenkimal ini mensuplai sebagian besar aliran darah, sehingga ter$adilah proliferasi endotelial dan pembentukan kapiler& kapiler. 3apiler&kapiler baru ini akan membentuk pembuluh retina yang matur. Pembuluh darah 'horoid (yang terbentuk pada usia gestasi ) minggu! mensuplai retina a,askular yang tersisa. 0agian nasal dari retina akan ter,askularisasi se'ara menyeluruh sampai ke ora serrata pada usia gestasi 3 minggu. "edangkan bagian temporal yang lebih besar biasanya telah ter,askularisasi seluruhnya pada usia gestasi (0&( minggu (aterm!.