Anda di halaman 1dari 55

1

BAB I PENDAHULUAN

I. 1 Latar Belakang Masalah Perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) mengharuskan setiap manusia untuk berkembang disegala bidang dan memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang betul-betul bermutu maupun berkualitas dan siap pakai di lapangan peker aan! Pesatnya perkembangan IPTEK dapat kita lihat elas dengan banyaknya pembangunan rumah-rumah me"ah# gedung-gedung pen$akar langit# embatan layang# alan ba"ah tanah# dan lain sebagainya! Dalam pembangunan setiap konstruksi bangunan dilaksanakan dengan peren$anaan yang matang serta perhitungan yang tepat! Karena dengan demikian diharapkan konstruksi bangunan tersebut aman# e%isien# kuat dan ekonomis! Pelaksanaan yang keliru akan menyebabkan kelainan yang akan memper$epat kerusakan bangunan# misalnya adanya retak-retak pada bangunan# penurunan pondasi# patahnya kolom-kolom# balok-balok# pelat-pelat dan lain-lain! Dengan adanya permasalahan-permasalahan dalam pelaksanaan

konstruksi bangunan khususnya bangunan gedung maka dibutuhkan pengelolaan yang sistematis dari segi metode pelaksanaan peker aan struktur bangunan yang nantinya dapat meminimumkan pelaksanaan proyek tersebut baik dari segi penggunaan sumber daya# bahan# peralatan# angka "aktu pelaksanaan peker aan dan biaya yang digunakan!

&

Maka untuk menyingkapi kebutuhan IPTEK de"asa ini# 'akultas Teknik (ni)ersitas *egeri Medan ('T (*IMED) selaku pengelola pendidikan di bidang teknik melaksanakan sebuah program yang menggabungkan teori di perkuliahan dengan praktek ker a nyata di lapangan# serta membekali lulusannya dengan pengetahuan dasar dan sikap disiplin yang $ukup! Maka dalam laporan ini penulis mengambil udul TEKNIK

PELAKSANAAN PEKERJAAN KOLOM BALOK DAN PELAT LANTAI PADA PRO!EK PEMBAN"UNAN "EDUN" KOPERASI DHARMA HUSADA DI KANTOR DINAS KESEHATAN JALAN DIPONE"ORO LUBUK PAKAM#. +dapun yang men adi alasan penulis memilih dan menyusun udul ini karena masih dalam ruang lingkup mata kuliah Teknik ,angunan# selain itu uga karena rasa ingin tahu penulis tentang materi udul ini!

I. $ I%ent&'&kas& Masalah Struktur Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada terdiri dari berbagai komponen yang dirangkaikan men adi satu kesatuan yang kaku# kuat# serta kokoh yang bertu uan untuk mendukung seluruh beban yang beker a# baik itu beban luar maupun beban akibat berat sendiri dari struktur bangunan! Komponen-komponen tersebut adalah pondasi# kolom# balok# pelat# dan atap!

I. ( Pe)*atasan Masalah Melihat begitu banyaknya komponen-komponen pada suatu bangunan gedung# maka dalam pelaksanaan PK/I ini# penulis merasa perlu membatasi

masalah yang akan dibahas yaitu pada bagian teknik pelaksanaan peker aan struktur kolom# balok# dan plat lantai sa a! +dapun alasan penulis memilih udul ini karena keingintahuan penulis dalam mempela ari konstruksi tersebut dan udul ini masih dalam batasan mata kuliah 1urusan Pendidikan Teknik ,angunan# serta pertimbangan "aktu# biaya# dan keterbatasan kemampuan penulis!

I. + R,),san Masalah ,erdasarkan pembatasan masalah di atas# maka perumusan masalah dapat dirumuskan sebagai berikut 2 1! ,agaimana -ambaran (mum Proyek Pembangunan -edung

Koperasi Dharma .usada3 &! +lat dan bahan apa sa a yang digunakan dalam Pelaksanaan Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada3 0! ,agaimana Teknik Pelaksanaan Peker aan Kolom# ,alok dan Plat /antai pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada3

I. - T,.,an Pen,l&san La/0ran Tu uan dari penulisan laporan ini adalah sebagai berikut 2 1! (ntuk mengetahui -ambaran (mum Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada! &! (ntuk mengetahui apa-apa sa a +lat dan ,ahan yang digunakan pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada!

0! (ntuk mengetahui Teknis Pelaksanaan Peker aan Kolom# ,alok dan Pelat /antai pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada! 4! (ntuk melaporkan hal-hal apa sa a yang telah Penulis amati selama Praktek Ker a /apangan Industri (PK/I) pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada! 5! Sebagai bukti nyata bah"a Penulis telah melaksanakan Praktek Ker a /apangan Industri (PK/I) pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada!

I. 1 Man'aat Pen,l&san La/0ran +dapun man%aat penulisan laporan ini adalah 2 1! Penulis dapat merasakan adanya perbedaan antara dunia pendidikan dengan dunia ker a! &! Meningkatkan kemampuan Penulis# baik mengenai dunia ker a# ilmu yang belum penulis pela ari maupun dalam hal penulisan ilmiah! 0! Sebagai bahan masukan bagi mahasis"a khususnya Mahasis"a 1urusan Pendidikan Teknik ,angunan 'akultas Teknik (ni)ersitas *egeri Medan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan!

I. 2 Met0%e Peng,)/,lan Data Data-data yang didapat penulis diperoleh dari berbagai sumber dengan $ara 2

1! 6bser)asi se$ara langsung di lapangan! &! ,erperan serta dalam pelaksanaan peker aan di lapangan! 0! 7a"an$ara langsung kepada pihak-pihak pelaksana proyek# yaitu operator lapangan# konsultan penga"as# kepala tukang# serta para peker a lainnya! 4! Mengumpulkan data berdasarkan hasil pengamatan dan dokumentasi peker aan (%oto-%oto pelaksanaan)!

BAB II "AMBARAN UMUM PRO!EK

II. 1. Latar Belakang Pr03ek +dapun yang men adi latar belakang dilaksanakannya Proyek

Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada ini adalah agar dapat melayani masyarakat dengan lebih baik serta meningkatkan kese ahteraan anggotanya! Pembangunan proyek ini telah dimasukkan kedalam +nggaran Dasar 9umah Tangga (+D9T) berdasarkan hasil ker a pengurus koperasi yang kemudian disahkan ke dalam 9apat Tahunan +nggota (9T+) di Dinas Kesehatan /ubuk Pakam! Selain itu# Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada ini uga bertu uan sebagai apotek yang ren$ananya akan ditempatkan pada lantai I (lantai dasar)# sedangkan pada lantai II (lantai atas) akan digunakan sebagai ruang rapat ataupun sebagai ruang pertemuan (aula)! Karena keterbatasan lahan di dalam kantor Dinas Kesehatan /ubuk Pakam# maka Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada dibangun tepat di seberang alan Kantor Dinas Kesehatan /ubuk Pakam# sehingga memudahkan para anggotanya dalam mengadakan rapat maupun pertemuan lainnya!

II. $ In'0r)as& Tentang Pe)&l&k Pr03ek In%ormasi tentang pemilik Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada di Dinas Kesehatan /ubuk Pakam!

Pe)&l&k

4 DINAS KESEHATAN

K0ns,ltan Penga5as 4 67. RAN6AN" BAN"UN KONSULTAN

II. ( Organ&sas& 1. Pengert&an U),) 6rganisasi adalah suatu perangkat operasional yang sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan;proyek untuk men$apai suatu tu uan tertentu dengan baik sesuai dengan apa yang diren$anakan! Dengan demikian semua teknik peren$anaan akan berhasil dengan baik apabila didukung oleh organisasi atau personil yang menger akannya! Dengan adanya struktur organisasi yang baik dan benar# diharapkan tidak akan ter adi kesalahan-kesalahan pelaksanaan peker aan dan perintah! +gar ter$apai tu uan dari organisasi tersebut# maka perlu disusun suatu struktur organisasi dengan mengusahakan sesederhana mungkin# tetapi e%isien! Struktur organisasi yang baik adalah 2 1! mengelompokkan enis- enis peker aan yang sama yang se$ara logis akan diker akan oleh orang yang sama atau kelompok yang sama! &! menghindari ter adinya tumpang tindih maupun duplikasi se$ara kon%lik tanggung a"ab dan "e"enang! Suatu organisasi dikatakan baik apabila didalam penyusunan bagianbagian organisasi dapat memberikan gambaran yang elas mengenai tanggung a"ab dan pembagian tugas masing-masing anggota;bagian operasional!

<

6rganisasi yang terbentuk dalam pelaksanaan proyek ini melibatkan beberapa unsur yang memegang peranan penting dalam per"u udan proyek! 1ika semua anggota dapat melaksanakan tugasnya dengan baik# maka pelaksanaan proyek pasti akan ber alan dengan lan$ar! Sebaliknya apabila anggota tidak bertugas dengan baik# maka proyek tidak akan ber alan dengan baik dan lan$ar sehinggga dapat menimbulkan kerugian yang $ukup besar!

$. P&hak8/&hak !ang Terl&*at Dala) Pr03ek $.1 O5ner 9Pe)&l&k: 6"ner adalah seseorang yang ingin memiliki bangunan dan

menyampaikan keinginannya kepada ahli bangunan dan menyerahkannya supaya dapat diren$anakan sesuai dengan yang diinginkannya! +dapun tugas dan %ungsi pemilik adalah 2 a! Sebagai pemilik proyek b! Sebagai pemilik modal yang melakukan pembayaran kepada kontraktor atas pelaksanaan peker aan $! Menerima klaim-klaim yang dia ukan oleh kontraktor kepada pemilik (klaimnya berupa klaim yang benar dan logis)! $.$ D&rekt,r Direktur mengendalikan proyek se$ara optimal untuk menghasilkan $itra dan laba perusahaan serta bertanggung a"ab sepenuhnya kepada pemilik (6"ner)!

$.( Ars&tek 9Peren;ana: Peren$ana adalah ahli bangunan yang biasanya disebut arsitek# yaitu perorangan atau badan yang mempergunakan keahliannya dan berdasarkan surat perintah tugas dari o"ner# menger akan peren$anaan bangunan! Peren$ana dapat berupa perorangan# yaitu seorang ahli arsitek (insinyur-arsitek)# biro-biro peren$ana (biro-arsitek) dan kadang-kadang a"atan teknik! +dapun tugas dan %ungsi arsitektur (peren$ana) adalah 2 a! Membantu pemilik proyek dalam peren$anaan proyek dan persiapan dokumen kontrak b! Mengatur dan menyelenggarakan peker aan-peker aan pengukuran# penelitian dan peren$anaan teknis dalam proyek $! Membuat gambar dari konstruksi# spesi%ikasi# peraturan# dan standard-standard yang harus dipenuhi d! Mengadakan komunikasi dengan

klien;peren$ana;penga"as dalam bidang-bidang teknik operasional e! dibangun %! Memberikan pen elasan-pen elasan mengenai peker aan dan pelaksanaan konstruksi %isik +rsitek bertanggung a"ab langsung kepada Direktur atas terlaksananya dengan baik tugas yang diberikan! Membuat ren$ana anggaran biaya konstruksi yang akan

1>

$.+ K0ns,ltan Penga5as Penga"as merupakan perorangan dan uga perusahaan;badan usaha asa konstruksi yang mempergunakan keahliannya dan memenuhi syarat dalam melakukan peker aan dibidang penga"asan terhadap alannya konstruksi! +dapun tugas dan %ungsi penga"as adalah 2 a! Membantu pemilik proyek melakukan penga"asan

terhadap alannya konstruksi %isik yang dilakukan oleh kontraktor b! Melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan peker aan apakah sesuai dengan yang telah diren$anakan $! Mempunyai "e"enang dalam memberikan keputusan kepada kontraktor apabila kontraktor menga ukan usul terhadap perubahan;penambahan peker aan yang dilakukan d! Memberikan hasil pemeriksaan kepada pemilik proyek!

$.- Ke,angan %an A%)&n&stras& +dministrasi;pembukuan ber%ungsi sebagai penanggung a"ab masalahmasalah keuangan# akuntansi;pembukuan dan unsur-unsur umum dan sumber daya manusia proyek! Tugas administrasi;pembukuan adalah 2 a! Melakukan pen$atatan berkas-berkas transaksi ke dalam media pembukuan ( urnal) se$ara benar dan tepat "aktu b! Melakukan penelitian kembali untuk meyakinkan

kebenaran; ketepatan yang telah dilakukan!

11

$!

Se$ara periodik membuat laporan-laporan yang telah ditetapkan# dimintakan pengesahannya pada pe abat yang ber"enang dan mengirimkannya kepada pihak-pihak yang memerlukan sesuai dengan prosedur yang berlaku

d!

Sebagai anggota tim yang melaksanakan opname kas dan persediaan se$ara periodik

e!

Men$o$okkan buku bank dan rekening koran yang diterima dari bank

%!

Melakukan pembayaran

)eri%ikasi

seluruh

dokumen

transaksi

g! h! i! !

Mengurus masalah-masalah perpa akan dan asuransi Melaksanakan penutupan proyek se$ara administrati% Mengendalikan kas bon;uang muka;kas ke$il Menyiapkan# menge)aluasi# mengikuti realisasi# dan meng-update ren$ana penerimaan dan pengeluaran proyek

k!

Menerima

berkas-berkas

tagihan

dari

pihak

luar#

memeriksa kelengkapan dokumen tagihan dan tanda terima l! m! Meren$anakan dan kemudian melaksanakan pembayaran Melaksanakan penagihan kepada pihak luar atau pemberi tugas atas prestasi proyek yang telah di$apai n! Membuat Da%tar (pah ,orongan (D(,) dengan dasar /aporan Pengeluaran ,arang (/P,)

1&

o!

Melaksanakan

pengadministrasian

keuangan

dan

melaksanakan pen$atatan mutasi keuangan se$ara khusus p! Melaksanakan pen$atatan uang muka# pengurusan aminan bank# utang piutang lain# serta mengurus bank garansi sesuai ke"enangannya ?! Mengelola $ek# uang tunai# serta surat-surat berharga yang dimiliki proyek r! Mengurus masalah-masalah kepega"aian# seperti 2

kebutuhan tenaga ker a proyek# asuransi-asuransi lain yang dipersyaratkan dalam proyek s! Mengurus kebutuhan alat-alat kantor# akomodasi dan per alanan dinas bagi personal proyek t! Membuat laporan se$ara periodik antara lain 2 laporan personalia proyek# laporan in)entaris# kegiatan keamanan proyek dan peralatan proyek u! )! Menyusun masalah-masalah di bidang umum lainnya ,ertanggung a"ab atas terlaksananya sistem mana emen aminan kualitas (Quality Assurance)# IS6-=>>># dan K0 di unitnya "! Membina sta% di lingkungan unitnya guna peningkatan kiner anya dalam mendukung )isi perusahaan +dministrasi;pembukuan bertanggung a"ab langsung kepada direktur atas terlaksananya tugas yang diberikan dengan baik!

10

$.1 O/erat0r La/angan 'ungsi operator lapangan adalah 2 Sebagai penanggung a"ab dan pengelola operasi %isik pelaksanaan proyek (mutu# biaya# pemasukan barang dan keselamatan ker a)! +dapun tugas operator lapangan adalah 2 a! b! Melaksanakan peker aan sesuai dengan mutu yang diren$anakan Mengkoordinir penge$ekan terhadap pengukuran-pengukuran

prestasi mandor prestasi mandor# subkontrak# tenaga ker a harian# dan lain-lain $! d! Menyelesaikan masalah-masalah teknis dengan direksi lapangan Melaksanakan kompilasi dan klari%ikasi terhadap realisasi

pelaksanaan peker aan dan transaksi-transaksi tersebut tidak melebihi;bertentangan dengan ren$ana semula# baik )olume maupun biayanya e! Membina dan melatih keterampilan para tukang dan mandor serta menilai kemampuannya sesuai standard atau tidak %! Menyiapkan data-data penyimpangan# mengusulkan $ara

penanggulangannya serta men$atat tidakan-tindakan yang diambil untuk mengatasi penyimpangan tersebut# kalau penanggulangannya menyangkut peren$anaan teknis!

14

6perator lapangan bertanggung a"ab langsung kepada tenaga teknis atas terlaksananya tugas yang diberikan dengan baik!

$.2 Man%0r Mandor merupakan suatu rantai penting antara pengelola lapanagn dengan tukang serta pemimpin kelompok ker a yang langsung berhubungan dengan peker aan! +dapun yang men adi tugas mandor adalah 2 a! b! $! d! Mengurus masalah perburuhan Menerima masukan mengenai hal-hal yang dibutuhkan oleh tukang Mengkoordinasikan tukang yang beker a ,ertanggung a"ab atas peker aan yang berada di ba"ah ruang lingkup dengan yang ditugaskan! $.< Peker.a=T,kang Peker a adalah orang-orang yang ditun uk untuk membantu tukang dalam melaksanakan ataupun menger akan setiap peker aan lapangan! Tukang adalah orang-orang yang ahli dalam suatu peker aan tertentu! Seorang tukang mempunyai tanggung a"ab terhadap peker aan yang dilaksanakan dan bertanggung a"ab terhadap mandor!

15

STRUKTUR OR"ANISASI PRO!EK PEMBAN"UNAN "EDUN" KOPERASI DHARMA HUSADA DI KANTOR DINAS KESEHATAN LUBUK PAKAM

O>NER D&nas Kesehatan

DIREKTUR N&sra?,%%&n

MANA"ER= OPERATOR LAPAN"AN A. Pangga*ean

ADMINISTRASI S3a'r&n Na5ar H. S&ant,r&

STA@@ TEKNIK

KONSULTAN PEN"A>AS R. Pan.a&tan

ARSITEKTUR Ir. S,ta%.&

MANDOR P0n&)&n

18

PEKERJA= TUKAN"

BAB III TEKNIK PELAKSANAAN DI LAPAN"AN

III.1 Pen.elasan U),) Struktur kolom# balok# dan pelat lantai biasanya terbuat dari beton bertulang# sehingga pada prinsipnya peker aan konstruksi terbagi atas dua bagian yaitu peker aan beton dan peker aan pembesian (penulangan)! (ntuk mendapatkan hasil peker aan yang baik# maka pelaksanaan atau penga"asan peker aan kolom# balok# dan pelat lantai harus memahami semua peraturan tentang syarat-syarat bahan yang digunakan dan $ara-$ara pelaksanaannya! Sebagai pedoman bagi pelaksana atau penga"as peker aan ini# maka dapat digunakan Peraturan ,eton ,ertulang Indonesia 1=:1 (P,,I 1=:1) dan SK-S*I T-15-1==1->0!

III. 1. Alat

$ Alat %an Bahan

+lat merupakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan pembangunan# baik pembangunan gedung-gedung# alan dan bangunan lainnya! Penggunaan peralatan di proyek pada dasarnya bertu uan untuk memudahkan peker aan di proyek yang pada akhirnya diharapkan dapat memberikan e%isiensi# baik itu e%isiensi terhadap "aktu# tenaga# dan biaya! Selain itu# dengan

1:

penggunaan peralatan ini diharapkan dapat memberikan hasil yang semaksimal mungkin sesuai dengan yang telah diren$anakan! +dapun peralatan yang dipakai pada proyek pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada# antara lain 2 1.1 M0t0r tr,k 9D,)/ tr,;k: Digunakan untuk mengangkut material-material ataupun bahan-bahan bangunan dari tempat asal ke lokasi penumpukan bahan! 1.$ P0)/a a&r 9Jet /,)/: Digunakan untuk membuang air dari lokasi peker aan# sehingga dapat mempermudah penge$oran! Selain itu# pompa air uga digunakan untuk

menghisap air ke lokasi proyek (sumur bor) untuk keperluan pen$ampuran beton dan keperluan lainnya! 1.( "enerat0r Digunakan untuk membangkit tenaga listrik yang diperlukan oleh proyek# dapat uga digunakan sebagai pembangkit pompa air (pompa tekan) yang digunakan untuk memompa air# penerangan sementara# pengelasan# dan lainlainnya! 1.+ Pe)0t0ng *es& 9"aren%a /0t0ng: Digunakan untuk memotong besi sesuai dengan pan ang yang diinginkan! 1.- Pe)*engk0k *es& 9Bar *en%er: Digunakan untuk membengkokkan besi sesuai dengan bentuk# sudut# serta ukuran yang diinginkan! 1.1 M0len 960n;rete )&Aer:

1<

+lat yang digunakan sebagai pengaduk beton# dengan maksud mengurangi tenaga manusia dalam pengadukan beton serta memper$epat penger aan penge$oran beton! Pengadukan beton dengan molen akan lebih ter amin bila dibandingkan dengan pengadukan menggunakan tenaga manusia sehingga mutu dan kualitas beton akan lebih baik! Pengadukan dengan molen akan membuat $ampuran beton lebih homogen (merata)! 1.2 Kereta s0r0ng %an t&)*angan Kereta sorong digunakan untuk mengangkut bahan-bahan yang tidak terlalu berat# misalnya untuk mengangkut semen# pasir# kerikil# serta bahan lainnya! Sedangkan timbangan digunakan sebagai alat penimbang bahan-bahan dalam pen$atatan perbandingan beton! 1.< Pe)a%at tanah 97&*r0 r0ller=;0)/a;t0r: Digunakan untuk pemadatan tanah timbunan! Pada proyek ini ada dua enis $ompa$tor# yaitu dengan berat 5>> kg dan berat 1>> kg! 1.B Penggetar *et0n 97&*rat0r: @ibrator be%ungsi sebagai penggetar $ampuran beton dalam bekisting pada "aktu penge$oran beton# dengan maksud agar adukan terisi penuh;padat pada $etakan beton! Penggunaan )ibrator ini tidak boleh terlalu lama karena takut akan ter adi degradasi pada $ampuran beton! Pada pemakaian )ibrator ini diusahakan tidak mengenai besi tulangan dengan maksud agar tidak ter adi pergeseran terhadap letak dari tulangan tersebut! Selain penggunaan )ibrator uga digunakan tulangan sebagai alat pemadat adukan beton pada pelat lantai! 1.1C 6rane

1=

Digunakan untuk mengangkat bagian-bagian dan bahan bangunan yang berat terutama pada proyek-proyek pembangunan berskala besar! 1ika $rane digunakan# harus disediakan rel# sehingga $rane dapat men$apai molen dan mengangkat adukan beton ke lantai & dengan memperhatikan kekuatan $rane dibandingkan dengan kekuatan beban! 1.11 Peralatan tangan 9Han% t00ls: Peralatan tangan adalah peralatan ke$il yang dapat digunakan dengan tangan# misalnya tang# sendok spesi# martil# paku# sekop# ember# pahat# meteran# dan $angkul! 1.1$ Alat8alat kea)anan Digunakan untuk melindungi para peker a agar seminimal mungkin terhindar dari bahaya! +lat-alat keamanan yang dipakai antara lain sarung tangan# sepatu boot# serta helm pengaman!

$. Bahan $.1 Se)en Semen yang digunakan untuk bahan beton adalah semen portland atau semen portland poAAolan# berupa semen hidroloik yang ber%ungsi sebagai bahan perekat bahan susun beton! Dengan enis semen tersebut diperlukan air guna berlangsungnya reaksi kimia"i pada proses hidrasi (Dipohusodo# 1==8 2 4)! /ebih lan ut# di elaskan dalam P,,I 1=:1 (1=:= 2 &&) bah"a 2 B+pabila diperlukan persyaratan-persyaratan khusus mengenai si%at betonnya# maka dapat dipakai enis- enis semen lain daripada yang ditentukan dalam *I C <# seperti 2 semen

&>

portland-tras# semen alumina# semen tahan sul%at# dan lain-lain!D Selain itu# P,,I 1=:1 (1=:= 2 &&) menyatakan bah"a 2 BPengukuran semen tidak boleh mempunyai kesalahan lebih dari &#5 E!D +dapun semen yang dipakai pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada di Dinas Kesehatan /ubuk Pakam adalah Semen +ndalas dengan berat 4> kg;Aak! $.$ Agregat +gregat adalah butiran-butiran mineral yang di$ampurkan dengan semen portland dan air yang menghasilkan beton (P,,I 1=:1# 1=:= 2 &&)! Pada umumnya penggunaan bahan agregat dalam adukan beton men$apai umlah F :>E - :5E dari seluruh )olume massa padat beton! (ntuk men$apai kuat beton baik perlu diperhatikan kepadatan dan kekerasan massanya# karena pada umumnya semakin padat dan keras massa agregat akan makin tinggi kekuatan dan durabiliti-nya (daya tahan terhadap penurunan mutu akibat pengaruh $ua$a)! (ntuk membentuk massa padat diperlukan susunan gradasi butiran agregat yang baik! Di samping bahan agregat harus mempunyai $ukup kekerasan# si%at kekal# tidak bersi%at reakti% terhadap alkali# dan tidak mengandung bagian-bagian ke$il (G :> mi$ron) atau lumpur! *ilai kuat beton yang di$apai sangat ditentukan oleh mutu bahan agregat ini! Ditin au dari segi ukuran# agregat terdiri dari dua ma$am yaitu 2 $.$.1 Agregat hal,s +gregat halus umumnya terdiri dari pasir atau partikel-partikel yang le"at saringan 4 mm atau 5 mm (Dipohusodo# 1==8 2 5)!

&1

Syarat-syarat agregat halus menurut P,,I 1=:1 (1=:= 2 &0) adalah 2 a! Terdiri dari butir-butir yang ta am# keras# dan tidak mudah pe$ah; han$ur akibat pengaruh-pengaruh $ua$a b! $! d! Tidak mengandung lumpur lebih dari 5 E ,utiran-butirannya beraneka ragam Tidak mengandung bahan-bahan organik!

Pada proyek ini# agregat halus yang digunakan didatangkan dari daerah Patumbak dan sesuai dengan syarat-syarat tersebut di atas! $.$.$ Agregat kasar +gregat kasar adalah agregat dengan besar butir lebih dari 5 mm (P,,I 1=:1# 1=:= 2 &4)! Syarat-syarat agregat kasar menurut P,,I 1=:1 (1=:= 2 &4) adalah 2 a! b! $! d! Terdiri dari butir-butir yang keras dan tidak berpori Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1 E Tidak mengandung Aat-Aat yang dapat merusak beton Terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam besarnya

(kuran maksimum agregat kasar dalam struktur beton diatur di dalam peraturan untuk kepentingan berbagai komponen# namun pada dasarnya bertu uan agar garegat dapat masuk atau le"at di antara sela-sela tulangan atau a$uan! ,esar maksimal agregat kasar yang diambil didasarkan kepada selimut beton dan susunan tulangan pokoknya! (kuran minimal selimut beton adalah &5 mm! Pada

&&

proyek ini# agregat kasar yang digunakan telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh P,,I 1=:1! $.( A&r +ir yang digunakan untuk membuat beton harus bersih# tidak boleh mengandung minyak# asam# alkali# garam-garam# Aat organik atau bahan-bahan lain yang bersi%at merusak beton dan ba a tulangan# sebaiknya dipakai air ta"ar bersih yang dapat diminum (Dipohusodo# 1==8 2 4)! Syarat-syarat air menurut P,,I 1=:1 (1=:= 2 &<) adalah 2 a! Tidak mengandung minyak# asam# alkali# garam-garam# bahanbahan organis# ataupun bahan lainnya ayng dapat merusak beton b! Dapat diminum

+ir yang digunakan dalam proyek ini adalah air yang berasal langsung dari P+M! $.+ T,langan *et0n *ilai kuat tekan dan tarik bahan beton tidak berbanding lurus# setiap usaha perbaikan mutu kekuatan tekan hanya disertai peningkatan ke$il nilai kuat tariknya! *ilai kuat tekan beton relati% tinggi dibandingkan dengan kuat tariknya# dan beton merupakan bahan bersi%at getas! *ilai kuat tariknya hanya berkisar =E 15E sa a dari kuat tekannya! Pada penggunaan sebagai komponen struktural bangunan# umumnya beton diperkuat dengan batang tulangan ba a sebagai bahan yang dapat beker a sama dan mampu membantu kelemahannya# terutama pada bagian yang menahan gaya tarik! Dengan demikian tersusun pembagian tugas# di mana batang tulangan ba a bertugas memperkuat dan menahan gaya tarik#

&0

sedangkan beton hanya diperhitungkan untuk menahan gaya tekan! Tulangan yang digunakan untuk penulangan beton dapat berupa batang ba a lon oran ataupun ka"at rangkai las (wire mesh) yang berupa batang ka"at ba a yang dirangkai (dianyam) dengan teknis pengelasan! Syarat-syarat yang harus dimiliki ba a tulangan adalah 2 a! ba a tulangan harus bersih dari segala kotoran# misalnya minyak# $at# karat# dan lain sebagainya b! membengkokkan ba a tulangan harus dalam keadaan dingin# sebab apabila tulangan dibengkokkan dalam keadaan panas maka akan mengakibatkan kadar karbonnya akan melemah $! ketika ba a dibengkokkan ataupun diangkat# ba a tidak boleh retak atau rapuh Peraturan mengharuskan untuk memasang paling tidak dua batang tulangan tarik di sudut-sudut selimut beton agar terbentuk kerangka penulangan kokoh! Kemudian agar mudah dalam pelaksanaan pemasangannya batang-batang tulangan yang dipilih sebaiknya terdiri dari batang dengan diameter sama dan sedapat mungkin ditempatkan dalam satu baris yang sama! SK S*I T-15-1==1->0 menetapkan persyaratan arak bersih antartulangan dan selimut beton pelindung tulangan yaitu arak bersih antartulangan dalam satu baris tidak boleh kurang dari diameter tulangan atau &5 mm atau 1#00 ukuran agregat maksimum! +pabila diperlukan penulangan lebih dari satu lapis maka arak bersih anatara lapis satu dengan lainnya minimum &5 mm! (ntuk tulangan pokok dipakai ukuran diameter minimal 1& mm# sedangkan arak minimal dari as ke as tulangan yaitu dua kali

&4

diameter ruang bebas! Sedangkan untuk sambungan antartulangan ditentukan berdasarkan gaya yang beker a! Pada gaya tekan# sambungan antartulangan adalah 0> H diameter tulangan# sedangkan pada gaya tarik# sambungan antartulangan adalah 5> H diameter tulangan! $.- Ka5at /eng&kat 9Bin-draad: Ka"at pengikat adalah ka"at yang digunakan untuk mengikat ba a tulangan dan konstruksi beton bertulang! P,,I 1=:1 (1=:= 2 0>) menyatakan bah"a 2 BKa"at pengikat harus terbuat dari ba a lunak dengan diameter minimum 1 mm yang telah dipi arkan terlebih dahulu dan tidak bersepuh seng!D Ka"at pengikat ini tidak boleh berkarat# harus disimpan dan terbebas dari pengaruh aus# sebab apabila ka"at berkarat# maka ka"at tersebut akan mudah patah dan tidak dapat lagi digunakan untuk mengikat tulangan! Ka"at yang didatangkan dari pabrik masih berbentuk gulungan! Sebelum ka"at digunakan# maka gulungan ka"at harus dibuka lalu dipotong-potong sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan yaitu dengan menggunakan tang ataupun kakak tua! $.1 Ka3, Kayu yang dimaksud adalah yang digunakan sebagai bahan bangunan! Kayu digunakan sebagai bahan penun ang dalam peker aan beton bertulang yang ber%ungsi sebagai peran$ah ataupun $etakan-$etakan beton yang bersi%at sementara! Kayu yang dipakai untuk bahan bangunan adalah kayu olahan yang diperoleh dengan alan mengkon)ersi kayu bulat men adi kayu balok! Kayu yang digunakan pada proyek ini mayoritas kayu sembarang! $.2 P&/a

&5

Pipa yang dimaksud dalam hal ini adalah pipa yang digunakan untuk menyalurkan air bersih dan air kotor (baik dari hu an# air limbah dan kotoran manusia)! Pipa yang digunakan dalam proyek ini adalah pipa P@I dengan ukuran 1> mm dan 1& mm disertai dengan elbo" (elbo" T# / dan lurus)! $.< Bat, *ata ,atu bata yang dipergunakan dalam pembangunan ruko ini adalah batu bata merah yang beratnya berkisar antara >#< C 1#4 kg dengan tebal 8 $m# lebar 1& $m# dan pan ang &4 $m! Pemasangan batu bata dilakukan dengan pasangan J bata dan pasangan 1 bata!

III. (. Tekn&k Pelaksanaan 1. A%,kan Bet0n 9Concrete: Menurut Istima"an Dipohusodo (1==8 2 &)# beton didapat dari pen$ampuran bahan-bahan agregat halus dan kasar# yaitu pasir# batu# batu pe$ah# atau bahan sema$am lainnya# dengan menambahkan se$ukupnya bahan perekat semen# dan air sebagai bahan pembantu guna keperluan reaksi kimia selama proses pengerasan dan pera"atan beton berlangsung! Pada umumnya pengadukan bahan beton dilakukan dengan

menggunakan mesin# ke$uali ika hanya untuk mendapatkan beton mutu rendah maka pengadukan dapat dilakukan tanpa mesin pengaduk! Kekentalan adukan beton harus dia"asi dan dikendalikan dengan $ara memeriksa slump pada setiap adukan beton baru! *ilai slump digunakan sebagai petun uk ketepatan umlah

&8

pemakaian air dalam hubungannya dengan %aktor air semen yang ingin di$apai! (mumnya nilai slump diukur dengan menggunakan keru$ut +bram!

Tongkat penusuk Iorong keru$ut *ilai slump K 10 mm

"a)*ar $. Peng,k,ran Sl,)/ %engan 60r0ng Ker,;,t A*ra)

Selan utnya untuk mengu i kekuatan beton ini dilakukan pengu ian tekan! (ntuk pengu ian ini maka perlu diambil sample dilapangan dengan $etakan kubus! Pengu ian dilakukan dilabolatorium beton!

Tongkat penusuk

K &&5

"a)*ar (. Penga)*&lan sa)/el %engan *en%a ,.& k,*,s

Seluruh beton yang digunakan dalam peker aan harus memenuhi kuat tekan dan slump yang dibutuhkan atau yang disetu ui oleh Direksi Peker aan# bila pengambilan $ontoh# pera"atan dan pengu ian sesuai dengan S*I >0-1=:4-1==>

&:

(++S.T6 T&&)# Pd M-18-1==8->0 (++S.T6 T&0)# S*I >0-&4=0-1==1 (++S.T6 T1&8)# S*I >0-&45<-1==1 (++S.T6 T141)!

Ta*el 4 KUAT TEKAN KARAKTERISTIK DAN SLUMP K,at Tekan Karakter&st&k SLUMP 9)): M&n. 9kg=;)$: M,t, Ben%a U.& Ben%a U.& D&getarka T&%ak Bet0n K,*,s S&l&n%er n D&getarkan 1- A 1- A 11-;) A (C ;)( ;) : hari &< : &< hari hari hari K8>> 0=> 8>> 0&5 5>> &> - 5> K5>> 0&5 5>> &8> 4>> &> - 5> K4>> &<5 4>> &4> 00> &> - 5> K05> &5> 05> &1> &=> &> - 5> 5> - 1>> K0>> &15 0>> 1<> &5> &> - 5> 5> - 1>> K&5> 1<> &5> 15> &1> &> - 5> 5> - 1>> K&&5 15> &&5 1&5 1=> &> - 5> 5> - 1>> K1:5 115 1:5 =5 145 0> - 8> 5> - 1>> K1&5 <> 1&5 :> 1>5 &> - 5> 5> - 1>> Iat 2 bila menggunakan concrete pump slump bisa berkisar antara 75 + 25 mm Sumber 2 P,,I 1=:1 *I-& Pada proyek ini pengadukan beton dilakukan dengan menggunakan molen sehingga adukan beton benar-benar merata (homogen)! Iampuran yang digunakan pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada yaitu dengan perbandingan 1 2 & 2 0!

$. K0l0) SK S*I T-15-1==1->0 memberikan de%inisi# kolom adalah komponen struktur bangunan yang tugas utamanya menyangga beban aksial tekan )ertikal

&<

dengan bagian tinggi yang tidak ditopang paling tidak tiga kali dimensi lateral terke$il! Kolom ditin au dari segi strukturnya merupakan bagian yang penting# karena struktur ini ber%ungsi meneruskan beban di atasnya ke pondasi dan selan utnya diteruskan ke tanah dasar! Penempatan kolom di dalam struktur bangunan pada umumnya diletakkan pada arak- arak tertentu# adakalanya kolom ditempatkan di bagian depan bangunan maupun di tengah ruangan! +gar kedudukan kolom-kolom berdiri dengan kokoh# maka kolom tersebut dihubungkan antara satu dengan yang lainnya pada arah horiAontal dengan sloo% dan ring balok! Sebaiknya kolom di $or tidak bersamaan dengan balok maupun lantai# tetapi harus di $or terlebih dahulu guna men aga kestabilan pada bekisting penge$oran berikutnya! Se$ara garis besar ada tiga enis kolom beton bertulang# antara lain 2 a) Kolom menggunakan pengikat sengkang lateral! Kolom ini merupakan kolom beton yang ditulangi dengan batang tulangan pokok meman ang# yang pada arak spasi tertentu diikat dengan pengikat sengkang ke arah lateral# sedemikian rupa sehingga penulangan keseluruhan membentuk kerangka! b) Kolom menggunakan pengikat spiral! ,entuknya sama dengan yang pertama# hanya sa a pengikat tulangan pokok meman ang adalah tulangan spiral yang dililitkan keliling membentuk heliks menerus di sepan ang kolom! $) Struktur kolom komposit!

&=

Merupakan komponen struktur tekan yang diperkuat pada arah meman ang dengan gelagar ba a pro%il atau pipa# dengan atau tanpa di beri batang tulangan pokok meman ang!

sengkang

spiral

pipa ba a

(a)

(b)
"a)*ar +. Jen&s8.en&s k0l0) *et0n *ert,lang

($)

Pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada digunakan enis kolom dengan menggunakan pengikat sengkang lateral! $.1. Peker.aan Bek&st&ng K0l0) 1) +$uan +$uan merupakan bagian bekisting yang berhubungan dan membentuk langsung terhadap kolom beton yang dibuat! Papan a$uan dipilih dari bahan yang $ukup halus dan rata! -una mendapatkan hubungan yang rapat# dipilih bahan a$uan yang lurus serta telah diserut! Papan-papan a$uan tersebut dibelah dan dirangkai sesuai dengan bentuk kolom yang akan dibuat! &) Papan perangkai atau klam Papan perangkai merupakan bagian bekisting yang ber%ungsi untuk merangkaikan atau menyatukan papan-papan a$uan agar dapat men adi satu kesatuan! Papan perangkai dipasang pada arak- arak tertentu melalui proses perhitungan!

0>

0) Penguat atau pengaku tegak Penguat atau pengaku tegak merupakan agian bekisting yang menempel langsung pada klam di sisi luar pada klam di sisi luar a$uan! Pengaku terbuat dari kayu kaso 4;8 atau 5;: $m dan dipilihkan bahan yang lurus! +pabila bekisting membentuk kolom segi empat# maka setiap sisi dipasang minimum & batang atau dengan arak tertentu sesuai dengan perhitungan peren$anaan! Pengaku inilah yang akan memperkokoh atau menambah kekuatan papan a$uan se$ara keseluruhan sehingga pada saat penge$oran nanti tidak ter adi kemiringan;kerusakan pada papan a$uan! 4) Penguat atau pengaku mendatar Pengaku mendatar terbuat dari bahan kaso 4;8 atau 5;: $m yang terletak diluar pengaku tegak! Pengaku mendatar ber%ungsi menyatukan a$uan kolom sekaligus menopang tekanan samping oleh beton# sehingga dengan adanya penguat tersebut semua gaya-gaya yang disebabkan oleh pengaruh penge$oran dapat dieliminasi dan tidak perlu sekur penyangga! 5) Sekur Sekur terbuat dari bahan kaso berukuran 4;8 atau 5;: $m yang dipasang pada bagian u ung atas dan ba"ah bekisting kolom! +pabila kolom merupakan bekisting tunggal dalam arti tidak dikombinasikan dengan bekisting balok maupun lantai maka sekur perlu dipasang# tetapi ika bekisting kolom dikombinasikan dengan bekisting balok dan lantai maka tidak perlu dipasang sekur# karena antara bekisting kolom dan balok serta lantai merupakan satu kesatuan dan dilengkapi dengan sekur-

01

sekur peran$ah# sehingga $ukup memperkokoh kedudukan bekisting kolom! Pada u ung ba"ah sekur dipasang balok beton atau balok kayu yang sudah diperkokoh sebagai tumpuan sekur yang ada! Perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pemasangan papan a$uan# karena peker aan ini selalu berkaitan dengan peker aan pembesian! 1adi agar tidak saling mengganggu# maka a$uan yang akan dipasang dirangkai pada ketiga sisinya (untuk kolom segi empat)# kemudian dipasang pada pembesian kolom yang sudah berdiri dan selan utnya baru dipasang lagi satu sisi lainnya! $.$. Langkah8Langkah Peker.aan Bek&st&ng K0l0) 1) Pela ari gambar ker a &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang dibutuhkan 0) Mempersiapkan bahan serta alat yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkai bahanbahan tersebut! 5) Merangkai papan-papan a$uan pada arah meman ang dengan menggunakan klam dari papan ukuran &;&> 8) Merangkai papan pada langkah 5 men adi $etakan kolom segi empat dan kontrol kesikuannya dengan penyiku! :) Memasang gelagar kaso 4;8 disetiap sisi luar a$uan# yaitu pada kedua bagian tepi dan tengah sepan ang a$uan kolom# dipaku dari sisi samping gelagar mengenai tepat pada klam! Perhatikan posisi kaso di

0&

bagian tepi tidak boleh menon ol keluar yang dapat mengakibatkan menggangu kedudukan gelagar yang lainnya! <) Memasang klam dari bahan kaso pada bagian atas dan ba"ah yang ber arak lebih kurang 15 $m dari u ung# yang dipakukan diatas gelagar kaso! 'ungsi klam ini untuk men$egah agar tidak ter adi lepasnya a$uan serta untuk tumpuan skor pada saat penyetelan =) Menentukan letak atau tempat kedudukkan a$uan dan berdirikan pada tempat tersebut! 1>) Memasang skor-skor dari bahan kaso 4;8 $m pada bagian u ung atas maupun u ung ba"ah $etakan pada keempat sisinya yang menumpu klam! 11) Memotong skor atas maupun ba"ah pada bagian u ung ba"ah# sehingga didapat pan ang u ung yang lebih kurang sama! 1&) Meletakkan blok beton yang bagian dalamnya ada unsur kayunya atau blok kayu yang melintang ditindih blok beton ditempat u ung ba"ah skor! 10) Memasang dua buah paku penggantung unting-unting pada bagian atas a$uan pada dua sisi yang berbeda# dan gantungkan dua buah unting-unting# dan usahakan pada bagian pemberat tidak terganggu 14) Menyetel a$uan tersebut dengan mengeser-geser kedudukan skor sambil memperhatikan posisi unting-unting 15) Mengukur arak antara pada paku bagian atas $etakan maupun arak bagian ba"ah

00

18) Menyamakan arak ba"ah dan atas dengan $ara mengeser-geser kedudukan sekur atas! 1:) 1ika sudah mempunyai arak yang sama# maka pakukan sekur tersebut dengan blok-blok atau blok kayu# dengan demikian kedudukannya telah )ertikal 1<) Memeriksa sekali lagi segala hubungan maupun sambungan kayu yang ada agar didapat kedudukan bekisting yang betul-betul kokoh!

(. Bal0k ,alok merupakan bagian dari suatu konstruksi yang posisinya mendatar# serta penampangnya tidak mempunyai banyak )ariasi karena kadang-kadang balok tidak kelihatan atau hanya kelihatan sebagian# sehingga ika ditin au dari segi artistiknya kurang beperan ika dibandingkan dengan kolom yang berdiri di tengah ruangan! Pada umumnya balok berpenampang segi empat karena mempunyai daya dukung yang besar terhadap beban yang beker a! Ditin au dari segi pembebanan# pada umumnya merupakan beban yang )ertikal dan tegak terhadap

penampangnya# sehingga peran$ahnya mempunyai peranan sangat penting dalam menopang beban! +pabila suatu gelagar balok bentang sedrhana yang mengakibatkan timbulnya momen lentur# akan ter adi de%ormasi (regangan) lentur di dalam balok tersebut! Pada ke adian momen lentur positi%# regangan tekan ter adi dibagian atas dan regangan tarik dibagian ba"ah dari penampang! 9egangan-regangan tersebut

04

mengakibatkan timbulnya egangan-tegangan yang harus ditahan oleh balok# tegangan tekan di bagian atas dan tegangan tarik dibagian ba"ah! (.1. Peker.aan Bek&st&ng Bal0k 1) Papan a$uan dan papan perangkai atau klam Seperti halnya dengan papan a$uan kolom# maka untuk a$uan balok ini tidak ada perbedaan teknik penyambungan maupun

perangkaiannya# yang membedakannya adalah kedudukan dari a$uan balok yang mendatar! &) -elagar -elagar adalah bagian pendukung langsung dari papan a$uan bagian ba"ah yang dapat dipakai dari bahan papan &;&># balok 4;8# 5;:# 5;1># 8;1&# <;1&# dan sebagainya! (ntuk balok yang tidak begitu berat# maka digunakan gelagar dari bahan papan &;&> $m dengan batang tiang pendukungnya atau bisa uga memakai gelagar berukuran balok dengan satu tiang pendukung di tengahnya serta dilengkapi dengan sekur gelagar dengan tiang pada kedua bentangnya (kanan dan kiri) agar tidak miring (stabil)! 0) Pengaku a$uan Dipasang pada sisi luar samping atas a$uan balok agar a$uan men adi lebih kaku! Pengaku ini dari bahan papan &;&> atau kaso 4;5 dipasang sepan ang a$uan balok# dipaku se$ukupnya tetapi tidak tembus ke dalam a$uan!

05

4) Pen epit Pen epit ini ber%ungsi untuk men aga agar a$uan samping balok bagian ba"ah tidak bergeser keluar akibat tekanan beton segar se"aktu penge$oran! 5) Sekur a$uan Sekur a$uan ber%ungsi mempertahankan agar a$uan samping tetap tegak "alaupun mendapat gaya tekanan dari dalam a$uan! 8) Tiang peran$ah Seperti telah disebutkan diatas tiang peran$ah bisa satu atau dua! 1ika hanya satu tiang berarti balok beton yang ditopangnya tidak begitu berat# tiang dipasang ditengah-tengah dan untuk men aga kestabilannya dipakai dua batang sekur yang dipakukan ke gelagar dan ketiangnya itu sendiri! 1ika dipakai dua batang tiang# maka dipasang diba"ah a$uan balok pada bagian luar atau u ung gelagar! :) Sekur tiang tengah Sekur ini akan memperkokoh kedudukan bekisting balok ! Sekur ada dua ma$am yang pertama sekur miring# ini sangat penting dalam men$egah goyangan-goyangan! Sekur miring dipasang terutama pada sumbu yang ra"an terhadap goyangan# dipasang menghubungkan beberapa tiang peran$ah! (.$. Langkah8Langkah Peker.aan Bek&st&ng Bal0k

08

1) Pela ari gambar ker a &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan 0) Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkaikan bahanbahan a$uan! 5) Meren$anakan arak tiang peran$ahnya agar didapat arak yang sama dan segaris lurus dengan tiang peran$ah kolom ika ada! 8) Memasang papan landasan tiang peran$ah yang membu ur diatas tanah;lantai sepan ang ba"ah a$uan balok! :) Mendirikan tiang peran$ah pertama yang berkedudukan dekat dengan bekisting kolom! (ntuk tiang peran$ah berikutnya dapat didirikan disepan ang balok arah membu ur pada kedua sisi luar a$uan (kanan dan kiri)! <) +gar tiang peran$ah tersebut dapat berdiri# maka pasanglah sekur mendatar dan miring membu ur disepan ang balok yang akan dibuat a$uannya! =) Pada bagian atas dari kedua tiang peran$ah sebelah kanan dan kiri yang berdekatan dengan kolom dipasang papan gelagar horiAontal melintang terhadap balok dengan ele)asi sama dengan sisi ba"ah papan a$uan balok! 1>) Menentukan ele)asi gelagar yang berdekatan dengan kedua kolom yang dibuat pada langkah : dengan menggunakan selang plastik berisi air!

0:

11) Tariklah dengan ken$ang dua helai benang pada sisi atas kedua gelagar tersebut dan ikatkan pada sebuah paku! Dua helai benang tersebut selain untuk menentukan ele)asi gelagar uga berguna untuk menentukan batas lebar a$uan bagian ba"ah balok! 1&) Memasang gelagar-gelagar dari papan yang berpedoman pada benang yang telah ada pada setiap pasangan tiang peran$ah! 10) Memasang a$uan bagian ba"ah balok diatas gelagar# berpedoman pada benang yang ada dan perkuat memakai paku se$ukupnya terhadap gelagar! 14) Memasang rangkaian papan a$uan samping pada kedua sisi samping balok! 15) Memasang papan pen epit pada bagian ba"ah a$uan# doronglah kearah dalam agar hubungan antara a$uan samping dan a$uan ba"ah men adi rapat# pakukan bagian pen epit dengan gelagar! 18) Pada tepi luar atas a$uan samping dipasang gelagar;pengaku meman ang dan dipaku diatas klam! 1:) Papan a$uan samping diukur kesikuannya dan diperkokoh dengan sekur-sekur menghubungkan pengaku sisi atas dengan tiang peran$ah! 1<) Memasang papan-papan dengan pan ang se$ukupnya diatas a$uan balok agar kelurusan a$uan tetap ter aga! Papan ini dipasang pada setiap arak lebih kurang 1 meter dengan posisi Aig-Aag!

0<

1=) Mengontrol semua bagian bekisting balok# sesuai atau tidak dengan gambar ren$ana atau peraturan yang berlaku! &>) Membersihkan permukaan papan a$uan dari semua kotoran misalnya potongan kayu# ka"at ikat# lumpur dan sebagainya!

+. Pelat Struktur bangunan gedung pada umumnya tersusun atas komponen pelat lantai# balok anak# balok induk# dan kolom# yang pada umumnya dapat merupakan satu kesatuan monolit atau terangkai seperti halnya pada sistem pra$etak! Selain sebagai lantai# pelat uga dipakai untuk atap# dinding# serta lantai tangga# embatan# atau pelabuhan! Pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada pelat digunakan sebagai lantai! Karena lantai merupakan tempat berlangsungnya segala kegiatan yang ada dalam suatu ruangan# maka pelat lantai harus mampu mendukungnya! +.1. Peker.aan Bek&st&ng Pelat 1) +$uan +$uan merupakan bahan yang langsung menentukan bentuk dan kualitas penampang serta kualitas permukaan! ,ahan yang digunakan adalah 2 a) Papan ,ahan papan yang umum digunakan berukuran & H &> H 4>> $m dari enis kayu borneo yang banyak beredar dipasaran! Papan disusun meman ang bersilang dengan gelagar# hubungan papan $ukup dirapatkan!

0=

6leh karena itu sisi yang berhubungan harus benar- benar nyambung atau rapat! (ntuk memperoleh kondisi yang demikian# maka sisi bagian tebal harus diketam atau diserut dan dipakukan diatas gelagar! 1ika pan ang papan tidak men$ukupi pada seluruh pan ang bentang a$uan# maka papan perlu disambung agar permukaan tertutup oleh papan! Penyambungan papan harus tepat pada gelagar dan diletakkan berselang-seling! .al ini disyaratkan agar permukaan a$uan men adi kokoh dan tidak ter adi kebo$oran! b) Multipleks Multipleks sebagai bahan a$uan# enis bahan ini mempunyai ukuran tebal 1 $m dengan ukuran 1#&& H &#44 m! Keuntungan memakai bahan ini adalah 2 menghasilkan permukaan beton yang lebih halus# mudah dalam pelaksanaannya# dapat dipakai berulang-ulang#

menghasilkan begesting yang stabil karena tidak banyak mendapat sambungan! Sedangkan kerugiannya adalah harga bahan lebih mahal ika dibandingkan dengan harga papan kayu! &) -elagar -elagar bekisting lantai merupakan pendukung langsung papan a$uan yang dipasang dengan arak tertentu berdasarkan perhitungan dengan mempertimbangkan tebal papan a$uan# tebal lantai beton# serta beban saat pelaksanaan! -elagar dapat terbuat dari bahan papan & H &> H 4>> $m# gelagar dari kayu balok berukuran 4 H 8 H 4>> $m maupun 5 H : H 4>> $m dipilih kayu yag lurus# bentuk sambungan dengan tiang

4>

peran$ah memakai klam# pada kedua sisinya dipasang klam dan dipakukan! Penyetelan gelagar dengan memakai selang plastik berisi air dan memakai benang! Selang plastik berguna untuk menentukan ele)asi pedoman pada tepi a$uan dan benang digunakan untuk menentukan +s pada bagian tengah gelagar! 0) Tiang peran$ah Tiang peran$ah dipakai bahan kayu berpenampang persegi 4 H 8 H 4>> $m yang dipasang dipasang mendukung gelagar pada arak tertentu! Pemotongan tiang peran$ah disesuaikan dengan ketinggian gelagar dan angan sampai ketinggian tiang peran$ah melebihi ketinggian gelagar# yang nantinya akan mengganggu papan a$uan! 4) Sekur Sekur bekisting lantai memperkokoh kedudukan lantai agar tidak mengalami pergeseran horiAontal pada bagian atas bekisting! Ma$amma$am sekur yang ada sama dengan sekur bekisting balok# yang perlu diperhatikan adalah sekur miring yang harus dipasang menyilang atau tegak lurus terhadap arah gelagar! .al ini dilakukan agar didapat suatu sistem bekisting yang kokoh dan merupakan satu kesatuan! Sekur digunakan dari bahan papan dengan ukuran & H &> H 4>> $m! 5) Papan /andasan Supaya tiang peran$ah tidak mengalami penurunan yang disebabkan kurang kuatnya daya dukung tanah dasar setelah dibebani#

41

maka bidang tekan alas tiang a$uan diperluas agar didapat daya dukung yang lebih besar! Papan landasan yang dipakai berukuran & H &> H 4>> $m! +.$. Langkah8langkah Peker.aan Bek&st&ng Pelat 1) Pela ari gambar ker a se$ara seksama &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan 0) Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkaikan bahanbahan a$uan 5) Memasang papan landasan yang membu ur di atas tanah;lantai di ba"ah a$uan lantai yang disesuaikan dengan arak tiang peran$ah 8) ,uatlah a$uan ele)asi gelagar lantai yang terbuat dari benang dan papan atau kaso dipasang sedemikian rupa :) Dirikan tiang-tiang peran$ah dari kaso 4;8 $m di atas papan landasan dengan arak disesuaikan dengan gambar ker a atau sesuai dengan hasil perhitungan <) +gar tiang peran$ah tersebut dapat berdiri dengan tegak dan bekisting se$ara keseluruhan men adi kokoh# maka perlu dipasang sekur peran$ah horisontal maupun sekur miring pada dua arah =) Pasanglah gelagar-gelagar dari papan-papan pada u ung atas tiang peran$ah yang telah berdiri! Ketinggian gelagar berpedoman pada a$uan ele)asi yang ada! Pemasangan gelagar searah dan se a ar sesuai dengan baris tiang peran$ah

4&

1>) /etakkan lembaran-lembaran multipleks 1 $m di atas gelagar dan perkuat dengan paku se$ukupnya 11) 1ika masih diperlukan# tambahkan sekur-sekur maupun perangkai horiAontal agar kedudukan bekisting betul-betul kokoh merupakan satu kesatuan 1&) Periksa sekali lagi semua peker aan agar sesuai dengan gambar ker a dan ketentuan yang berlaku 10) Kontrol kedataran a$uan lantai menggunakan "aterpas atau slang plastik 14) ,ersihkan segala kotoran yang berada di atas a$uan misalnya potongan kayu# ka"at# dan sebagainya Sebelum penge$oran di mulai sebaiknya bekisting disiram dahulu dengan air# hal ini dimaksudkan agar bekisting tidak menyerap air pada adonan yang berakibat mengganggu air adonan beton! +ir beton maupun pasta semen sangat berarti bagi beton yang mempunyai kuat tekan yang tinggi! Kehilangan air beton setelah dituang akan berpengaruh terhadap menurunnya kekuatan beton itu sendiri! 6leh sebab itu# bahan a$uan bekisting selalu dipilih dari bahan yang tidak menyerap air! Mengenai besarnya beban yang beker a berkaitan dengan peren$anaan pembebanannya dapat dilihat pada Peraturan Pembebanan (ntuk -edung Tahun 1=<0! Sedangkan untuk peren$anaan konstruksinya dapat dilihat pada Peraturan ,eton ,ertulang Indonesia Tahun 1=:: dan Standar ,eton SK S*I T-15 Tahun dan

40

1==1! +gar didapat lantai yang $ukup kaku dan kuat serta ekonomis# maka dikombinasikan dengan balok-balok yang ber%ungsi sebagai tumpuan !

-. Pe)*0ngkaran Bek&st&ng -.1. Pe)*0ngkaran Bek&st&ng K0l0) ,ekisting dapat dibongkar apabila "aktu yang telah ditentukan ter$apai# pada proyek ini bekisting kolom dibongkar satu hari setelah penge$oran! .al ini disebabkan oleh beberapa %aktor antara lain 2 penggunaan bekisting se$ara bergantian serta adanya peker aan lain yang akan dilaksanakan pada kolom yang telah $or# seperti penyambungan penulangan dan pemasangan bekisting! /angkah a"al pembongkaran adalah penghan$uran beton pada bagian atas kolom yang melekat pada $etakan dengan menggunakan palu# kemudian membuka ba i dan stang kolom# serta ka"at pengikat bekisting kolom! Setelah peker aan ini selesai maka penyokong-penyokong kolom dilepas dari skur-skur penahan! Dengan enam orang peker a# bekisting dapat dibongkar dan diletakan pada tempat yang telah ditentukan! -.$. Pe)*0ngkaran Bek&st&ng Bal0k %an Pelat Lanta& ,ekisting dapat dibongkar bila beton dianggap telah mampu memikul bebannya sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang beker a padanya! Pada bangunan yang memerlukan penga"asan yang benar-benar ketat# kekuatan beton pada balok dan pelat harus ditun ukan berdasarkan hasil pengu ian dan pemeriksaan! Penga"as baru memberi iAin pembongkaran setelah memeriksa hasil pengu ian dan pemeriksaan apakah memenuhi syarat atau belum!

44

Pembongkaran bekisting dimulai dari tengah-tengah benang menu u tepi bentang# hal ini dimaksudkan untuk men$egah lendutan se$ara tiba-tiba! Pembongkaran harus dilakukan dengan hati-hati sehingga tidak merusak beton yang telah mengeras serta tidak merusak bekisting yang nantinya akan digunakan untuk peker aan balok dan pelat lantai selan utnya setelah penge$oran! +dapun langkah-langkah pembongkaran bekesting balok dan pelat lantai I pada proyek ini adalah sebagai berikut 2 Melakukan pembongkaran gelagar tengah yang berada diba"ah bekesting pelat lantai Setelah itu dilakukan pembongkaran kayu-kayu penyangga yang menumpu pada gelagar pelat lantai tersebut Selan utnya dilakukan pembongkaran gelagar pada pada balok# setelah itu dilakukan pembongkaran kayu-kayu penyangga yang menumpu pada gelagar balok tersebut Setelah pembongkaran gelagar dilakukan# selan utnya dilakukan

pembongkaran penyokong samping bekesting balok Setelah pembongkaran bekesting balok sudah bisa dilakukan dan dilan utkan dengan pembongkaran bekesting pelat lantai Setelah itu dilakukan pembongkaran penyangga /angkah terakhir dilakukan penyusunan dan pengumpulan kayu-kayu yang nantinya bahan-bahan tersebut digunakan dalam peker aan bekesting balok dan pelat lantai selan utnya!

45

1. Pe)el&haraan Bet0n 9eaksi kimia yang ter adi pada pengikatan dan pengerasan tergantung pada pengadaan airnya! Meskipun pada keadaan normal# air tersedia dalam umlah yang memadai untuk hidrasi penuh selama pen$ampuran# perlu adanya aminan bah"a masih ada air yang tertahan atau enuh untuk memungkinkan kelan utan reaksi kimia itu! Penguapan dapat menyebabkan suatu kehilangan air yang $ukup berarti sehingga mengakibatkan terhentinya proses hidrasi# dengan konsekuensi berkurangnya peningkatan kekuatan! Dapat ditambahkan uga bah"a penguapan dapat menyebabkan penyusutan kering yang terlalu a"al dan $epat sehingga menimbulkan tegangan tarik yang mungkin menyebakan retak# ke$uali apabila beton telah men$apai kekuatan yang $ukup untuk menahan tegangan ini! 6leh karena itu diren$anakan suatu $ara pemeliharaan untuk mempertahankan beton supaya terus menerus berada dalam keadaan basah selama periode beberapa hari atau bahkan beberapa minggu# termasuk pen$egahan penguapan dengan pengadaan beberapa selimut pelindung yang sesuai maupun dengan membasahi permukaan se$ara berulang-ulang! Kelembaban permukaan beton uga dapat menambah kekuatan beton terhadap pengaruh $ua$a dan lebih kedap air! Pera"atan beton dapat dilakukan dengan $ara membasahi se$ara terus menerus selama paling sedikit dua minggu setelah penge$oran! Sehari setelah penge$oran merupakan saat yang terpenting# periode sesudahnya diperlukan pemeliharaan dengan air untuk angka pan ang untuk memperbaiki beton yang kurang baik pemeliharaannya dan kurang kedap airnya! Pemeliharaan dengan $ara membasahi menghasilkan beton yang terbaik!

48

BAB I7 PENUTUP

+.1. Kes&)/,lan Dari hasil pengamatan penulis selama melaksanakan PK/I pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada di Kantor Dinas Kesehatan Dati II Kab! Deli Serdang# penulis dapat menarik beberapa kesimpulan# yaitu 2 1! ,angunan proyek berbentuk ruko berlantai &# tinggi keseluruhan 11 m# serta dengan ukuran bangunan <!4> H &4 m! &! /atar belakang dilaksanakannya proyek yaitu lantai I digunakan sebagai apotek dan lantai II digunakan sebagai ruang pertemuan;ruang rapat! 0! Pemilik proyek adalah Dinas Kesehatan# sedangkan yang men adi konsultan penga"as adalah I@! 9an$ang ,angun Konsultan! 4! 5! PK/I dimulai pada tanggal 14 Desember &>>8 s!d! >1 Maret &>>:! Lang men adi perhatian penulis pada teknis pelaksanaan di lapangan adalah 2 1: Langkah8langkah /eker.aan *ek&st&ng k0l0) 1) Pela ari gambar ker a &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang dibutuhkan 0) Mempersiapkan bahan serta alat yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkai bahanbahan tersebut! 5) Merangkai papan-papan a$uan pada arah meman ang dengan menggunakan klam dari papan ukuran &;&>

4:

8) Merangkai papan pada langkah 5 men adi $etakan kolom segi empat dan kontrol kesikuannya dengan penyiku! :) Memasang gelagar kaso 4;8 disetiap sisi luar a$uan# yaitu pada kedua bagian tepi dan tengah sepan ang a$uan kolom# dipaku dari sisi samping gelagar mengenai tepat pada klam! Perhatikan posisi kaso di bagian tepi tidak boleh menon ol keluar yang dapat mengakibatkan menggangu kedudukan gelagar yang lainnya! <) Memasang klam dari bahan kaso pada bagian atas dan ba"ah yang ber arak lebih kurang 15 $m dari u ung# yang dipakukan diatas gelagar kaso! 'ungsi klam ini untuk men$egah agar tidak ter adi lepasnya a$uan serta untuk tumpuan skor pada saat penyetelan =) Menentukan letak atau tempat kedudukkan a$uan dan berdirikan pada tempat tersebut! 1>) Memasang skor-skor dari bahan kaso 4;8 $m pada bagian u ung atas maupun u ung ba"ah $etakan pada keempat sisinya yang menumpu klam! 11) Memotong skor atas maupun ba"ah pada bagian u ung ba"ah# sehingga didapat pan ang u ung yang lebih kurang sama! 1&) Meletakkan blok beton yang bagian dalamnya ada unsur kayunya atau blok kayu yang melintang ditindih blok beton ditempat u ung ba"ah skor!

4<

10) Memasang dua buah paku penggantung unting-unting pada bagian atas a$uan pada dua sisi yang berbeda# dan gantungkan dua buah unting-unting# dan usahakan pada bagian pemberat tidak terganggu 14) Menyetel a$uan tersebut dengan mengeser-geser kedudukan skor sambil memperhatikan posisi unting-unting 15) Mengukur arak antara pada paku bagian atas $etakan maupun arak bagian ba"ah 18) Menyamakan arak ba"ah dan atas dengan $ara mengeser-geser kedudukan sekur atas! 1:) 1ika sudah mempunyai arak yang sama# maka pakukan sekur tersebut dengan blok-blok atau blok kayu# dengan demikian kedudukannya telah )ertikal 1<) Memeriksa sekali lagi segala hubungan maupun sambungan kayu yang ada agar didapat kedudukan bekisting yang betul-betul kokoh! $: Langkah8langkah /eker.aan *ek&st&ng *al0k 1) Pela ari gambar ker a &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan 0) Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkaikan bahanbahan a$uan! 5) Meren$anakan arak tiang peran$ahnya agar didapat arak yang sama dan segaris lurus dengan tiang peran$ah kolom ika ada!

4=

8) Memasang papan landasan tiang peran$ah yang membu ur diatas tanah;lantai sepan ang ba"ah a$uan balok! :) Mendirikan tiang peran$ah pertama yang berkedudukan dekat dengan bekisting kolom! (ntuk tiang peran$ah berikutnya dapat didirikan disepan ang balok arah membu ur pada kedua sisi luar a$uan (kanan dan kiri)! <) +gar tiang peran$ah tersebut dapat berdiri# maka pasanglah sekur mendatar dan miring membu ur disepan ang balok yang akan dibuat a$uannya! =) Pada bagian atas dari kedua tiang peran$ah sebelah kanan dan kiri yang berdekatan dengan kolom dipasang papan gelagar horiAontal melintang terhadap balok dengan ele)asi sama dengan sisi ba"ah papan a$uan balok! 1>) Menentukan ele)asi gelagar yang berdekatan dengan kedua kolom yang dibuat pada langkah : dengan menggunakan selang plastik berisi air! 11) Tariklah dengan ken$ang dua helai benang pada sisi atas kedua gelagar tersebut dan ikatkan pada sebuah paku! Dua helai benang tersebut selain untuk menentukan ele)asi gelagar uga berguna untuk menentukan batas lebar a$uan bagian ba"ah balok! 1&) Memasang gelagar-gelagar dari papan yang berpedoman pada benang yang telah ada pada setiap pasangan tiang peran$ah!

5>

10) Memasang a$uan bagian ba"ah balok diatas gelagar# berpedoman pada benang yang ada dan perkuat memakai paku se$ukupnya terhadap gelagar! 14) Memasang rangkaian samping balok! 15) Memasang papan pen epit pada bagian ba"ah a$uan# doronglah kearah dalam agar hubungan antara a$uan samping dan a$uan ba"ah men adi rapat# pakukan bagian pen epit dengan gelagar! 18) Pada tepi luar atas a$uan samping dipasang gelagar;pengaku meman ang dan dipaku diatas klam! 1:) Papan a$uan samping diukur kesikuannya dan diperkokoh dengan sekur-sekur menghubungkan pengaku sisi atas dengan tiang peran$ah! 1<) Memasang papan-papan dengan pan ang se$ukupnya diatas a$uan balok agar kelurusan a$uan tetap ter aga! Papan ini dipasang pada setiap arak lebih kurang 1 meter dengan posisi Aig-Aag! 1=) Mengontrol semua bagian bekisting balok# sesuai atau tidak dengan gambar ren$ana atau peraturan yang berlaku! &>) Membersihkan permukaan papan a$uan dari semua kotoran misalnya potongan kayu# ka"at ikat# lumpur dan sebagainya! (: Langkah8langkah /eker.aan *ek&st&ng /lat 1) Pela ari gambar ker a se$ara seksama &) Memilih dan menghitung kebutuhan bahan yang diperlukan papan a$uan samping pada kedua sisi

51

0) Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan 4) Memotong bahan sesuai dengan ukurannya dan merangkaikan bahanbahan a$uan 5) Memasang papan landasan yang membu ur di atas tanah;lantai di ba"ah a$uan lantai yang disesuaikan dengan arak tiang peran$ah 8) ,uatlah a$uan ele)asi gelagar lantai yang terbuat dari benang dan papan atau kaso dipasang sedemikian rupa :) Dirikan tiang-tiang peran$ah dari kaso 4;8 $m di atas papan landasan dengan arak disesuaikan dengan gambar ker a atau sesuai dengan hasil perhitungan <) +gar tiang peran$ah tersebut dapat berdiri dengan tegak dan bekisting se$ara keseluruhan men adi kokoh# maka perlu dipasang sekur peran$ah horisontal maupun sekur miring pada dua arah =) Pasanglah gelagar-gelagar dari papan-papan pada u ung atas tiang peran$ah yang telah berdiri! Ketinggian gelagar berpedoman pada a$uan ele)asi yang ada! Pemasangan gelagar searah dan se a ar sesuai dengan baris tiang peran$ah 1>) /etakkan lembaran-lembaran multipleks 1 $m di atas gelagar dan perkuat dengan paku se$ukupnya 11) 1ika masih diperlukan# tambahkan sekur-sekur maupun perangkai horiAontal agar kedudukan bekisting betul-betul kokoh merupakan satu kesatuan dan

5&

1&) Periksa sekali lagi semua peker aan agar sesuai dengan gambar ker a dan ketentuan yang berlaku 10) Kontrol kedataran a$uan lantai menggunakan "aterpas atau slang plastik 14) ,ersihkan segala kotoran yang berada di atas a$uan misalnya potongan kayu# ka"at# dan sebagainya

+.$. Saran ,eberapa hal yang dapat penulis sampaikan sebagai saran setelah selama & bulan melaksanakan PK/I pada Proyek Pembangunan -edung Koperasi Dharma .usada di Kantor Dinas Kesehatan Dati II Kab! Deli Serdang# yaitu 2 1! 1arak- arak peran$ah diatur sedemikian rupa# sehingga antara peran$ah yang satu dengan yang lainnya mempunyai arak yang teratur! Dengan demikian# antara tiang peran$ah# ika dilihat dari samping akan tampak berbaris peran$ah! &! Semua pemakuan tidak boleh tembus dan selalu dilakukan dari sisi luar a$uan! .al ini dilakukan untuk memudahkan pembongkaran# tidak terlalu banyak merusak bahan serta tidak merusak beton karena pengaruh u ung paku yang menon ol keluar! 0! untuk mendapatkan kualitas beton yang baik# usahakan selama proses penge$oran tidak ter adi segregasi pada beton! Sebab penge$oran yang baik akan menghasilkan beton yang berkualitas baik pula!

50

4! Sebaiknya para peker a menyimak dan memperhatikan operator lapangan serta konsultan penga"as agar diperoleh peker aan dengan hasil yang baik! 5! Ter alinnya komunikasi yang baik antara operator lapangan# konsultan penga"as# serta para peker a sehingga ter$ipta hubungan ker a yang baik! 8! Ter aminnya keselamatan dan keamanan para peker a# sehingga mereka dapat beker a dengan baik!

54

DA@TAR PUSTAKA Dipohusodo# Istima"an!1==8! Struktur Beton Bertulang! 1akarta 2 -ramedia Pustaka (tama! Panggabean# .! .!# dkk!! &>>:! Teknis Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan umah Toko Bussines !entre "an Town #ouse Perumahan !emara Asri! Medan 2 (*IMED! Sarito# Drs! dan Trimanta! 1==8! Petun$uk %er$a Acuan dan Perancah &! ,andung 2 Depdikbud! S! (!# Drs! Mubeirsyah dan Dra! *urhayati /ubis! &>>4! Bahasa 'ndonesia dan Penyusunan %arangan 'lmiah! Medan 2 (S( Press! Tim Penyusun ! 1=:=! Peraturan Beton Bertulang 'ndonesia &(7& )* '* + 2 !etakan ke,7! 1akarta 2 Departemen Peker aan (mum dan Tenaga /istrik!

55