Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KIMIA

PENGAMATAN ASAM DAN BASA

Disusun oleh : 1. 2. 3. 4. 5. Arimurti Chusnul Chotimah Atikasari Gea Lurudancang Muh. Faisal Natsir Mutiara Jasmine Oktafitri 04/ XI IPA 6 05/ XI IPA 6 14/ XI IPA 6 2 / XI IPA 6 / XI IPA 6

SMA N 1 KLATEN 2013/2014

PENGAMATAN ASAM DAN BASA

A. Tujuan Untuk mengetahui dan mengidentifikasi tentang sifat-sifat larutan asam dan basa. B. Dasar Teori ASAM Asam (yang sering diwakili dengan rumus umum HA) secara umum

merupakan senyawa kimia yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan. D ion H+ . Dalam definisi modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa. Suatu asam bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam adalah asam asetat (ditemukan dalam cuka) dan asam sulfat (digunakan dalam baterai

atau aki mobil). Asam umumnya berasa masam. Walaupun demikian, mencicipi rasa asam, terutama asam pekat dapat berbahaya dan tidak dianjurkan karena sangat berbahaya bagi tubuh.

C. Alat dan Bahan Botol aqua 8 buah Paku 8 biji 2 tablet promag Sebotol air aki 2 botol cuka kecil Detergen rinso

D. Langkah Kerja 1. Menyiapkan 8 buah botol aqua kosong. 2. Menggerus tablet promag dan melarutkannya ke dalam air dengan volume yang sama
masing-masing pada 2 botol aqua pertama.

3. Melarutkan ke dalam air dengan volume yang sama masing-masing satu sendok makan
rinso ke dalam 2 botol aqua berikutnya. 4. Mengisi air aki dengan volume yang sama pada 2 botol aqua aqua berikutnya. 5. Mengisi masing-masing satu botol cuka kecil pada 2 botol aqua terakhir. 6. Memberi label nama sesuai dengan jenis larutan yang berada dalam botol. 7. Memasukkan setiap biji paku pada masing-masing botol 8. Menutup salah satu botol yang berisi : larutan promag, larutan rinso, cuka, dan air aki. 9. Menaruh botol-botol tersebut ke tempat yang tertutup. 10. Mengamati dan mencatat setiap perubahan yang terjadi pada paku setiap 2 hari sekali.

E. Hasil Pengamatan a. Larutan Aki Hari keTertutup 1 Paku masih mengkilap, tidak terjadi apa-apa 2 Larutan mengembun, terdapat titik-titik air di atas tutup botol,terdapat gelembung di permukaan paku, paku masih mengkilap 3 Terdapat gelembunggelembung kecil yang naik ke atas, paku mulai sedikit berkarat 4 Terdapat gelembung yang semakin banyak Terdapat gelembunggelembung di dinding botol, paku sedikit berkarat Terdapat gelembung yang lebih sedikit, Putih bening Putih sedikit agak keruh Putih bening Putih sedikit agak keruh Keadaan Terbuka Paku masih mengkilap, tidak terjadi apa-apa Terdapat gelembung yang naik ke atas pada permukaan paku, paku masih mengkilap Putih bening Putih bening Warna Larutan Tertutup Terbuka

Putih jernih Putih jernih

di dinding paku, paku berkarat 5 Berembun banyak, terdapat gelembung pada paku, paku berkarat 6. Mengembun semakin banyak, di permukaan paku terdapat gelembung 7. Terdapat banyak gelembung di permukaan paku, paku berkarat

paku berkarat

Terdapat gelembung di permukaan paku, paku berkarat Mengembun lebih sedikit, terdapat sedikit gelembung di permukaan paku Terdapat lebih sedikit gelembung di permukaan paku,paku berkarat

Putih keruh

Putih sangat keruh

Putih keruh

Putih sangat keruh

Kuning keruh, lebih keruh

Kuning bening

b. Larutan Rinso Hari keTertutup 1 Paku mengkilap, tidak terjadi perubahan 2 Terdapat kotoran yang menempel pada dinding Keadaan Terbuka Warna Larutan Tertutup Terbuka bening

Paku mengkilap, bening tidak terjadi perubahan Terdapat lebih banyak kotoran yang menempel bening

bening

paku

pada dinding paku

Terdapat kotoran yang menempel pada dinding paku, paku tidak berkarat

Terdapat kotoran yang menempel pada permukaan dinding paku Terdapat banyak kotoran yang menempel di permukaan paku Paku tidak berkarat dan terdapat jamur yang menempel di dinding paku Paku tidak berkarat dan terdapat jamur di dinding paku

bening

bening

Terdapat banyak kotoran yang menempel di permukaan paku

Bening

Keruh

Paku tidak berkarat dan terdapat jamur yang menempel di dinding paku

Biru bening

Lebih keruh

Paku tidak berkarat dan terdapat jamur lebih banyak dari sebelumnya

bening

Biru tetapi lebih keruh

Paku berkarat sedikit,terdapat jamur di dinding paku

Paku berkarat sedikit, terdapat

bening

Biru lebih keruh

c.Larutan Cuka Hari keTertutup 1 Tidak terjadi perubahan Keadaan Terbuka Timbul gelembung di permukaan 2 Terdapat kotoran Terdapat keruh Lebih keruh Warna Larutan Tertutup bening Terbuka bening

pada paku 3 Paku hitam berkarat

kotoran Di dinding botol terdapat gelembung, paku berkarat sedikit, terdapat kotoran Coklat keorangekeorangean coklat

Paku menjadi hitam berkarat

Terdapat kotoran, paku berkarat

Coklat muda

coklat

Paku hitam berkarat

Paku menghitam Coklat muda Tidak terdapat gelembung, paku menghitam Coklat muda

Coklat tua

Terdapat sedikit gelembung di permukaan, paku menghitam, terdapat kotoran pada larutan

Coklat tua

Terdapat gelembung, paku menghitam

paku menghitam coklat

Coklat gelap

d. Larutan Promag Hari keTertutup 1 Tidak terjadi perubahan 2 Paku berkarat Keadaan Terbuka Tidak terjadi perubahan Paku berkarat di bagian atas saja 3 Paku berwarna coklat berkarat Terdapat endapan, paku berkarat di bagian atas Hijau muda, Hijau muda, keruh lebih keruh Hijau muda Hijau muda Warna Larutan Tertutup Hijau muda Terbuka Hijau muda

Paku berkarat

Paku berkarat

Hijau muda, Hijau muda, keruh lebih keruh

Paku berkarat

Paku berkarat

Hijau muda, Hijau muda, keruh lebih keruh

Paku berkarat di permukaan atasnya, terdapat gelembung di dinding botol

Paku berkarat

Hijau muda, Hijau muda, keruh lebih keruh

Paku berkarat di permukaan atasnya, terdapat gelembung di dinding botol

Paku berkarat

Hijau muda, Hijau muda, keruh sangat keruh

Pembahasan Dari percobaan yang dilakukan ada paku yang mengalami pengkaratan, Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida atau karbonat. Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3.nH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah. Pada proses pengamatan, besi (Fe) bertindak sebagai pereduksi dan oksigen (O2) yang terlarut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi. Persamaan reaksi pembentukan karat : Anode : Fe --> Fe2+ + 2eKatode : O2 + 4H+ + 4e- --> 2H2O 1. Pada larutan aki Aki merupakan larutan yang bersifat asam yang memiliki rumus kimia H2SO4, dari hasil percobaan menunjukan bahwa paku yang dimasukan kedalam air aki selama 7 hari, paku selama 7 hari berangsur-angsur mengalami korosi yang berupa karatan pada paku dan karat merubah warna air aki menjadi berwarna kuning keruh. Menurut percobaan yang telah kami lakukan ada perbedaan dari paku yang dimasukan dalam aki keadaan tertutup

dengan terbuka terjadi pada botol yang terbuka paku lebih berkarat dari pada botol yang tertutup hal ini terjadi karena oksigen di udara luar membantu mempercepat pengkaratan pada paku di botol yang terbuka. 2. Pada air detergen Detergen merupakan garam Natrium dari asam sulfonat. Detergen digunakan untuk mencuci pakaian. Untuk menyempurnakan kegunaannya, biasanya pabrik menambahkan Natrium Perborat, pewangi, pelembut, Naturium Silikat, penstabil, Enzim, dan zat lainnya agar fungsinya semakin beragam. Tapi diantara zat-zat tersebut ada yang tak bisa dihancurkan/dilarutkan oleh mikroorganisme sehingga otomatis menyebabkan pencemaran lingkungan. Apabila air yang mengandungi detergen dibuang ke dalam air, tercemarlah air dan pertumbuhan Alga yang sangat cepat. Alga ) adalah sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ dengan perbedaan fungsi yang nyata. Kebanyakan alga dapat berfotosintesis. Oleh karena alga berfotosintersis dan membutuhkan oksigen maka akan menyebabkan kandungan oksigen dalam air berkurang sehingga dari percobaan paku yang dimasukan keadalam air detergen tidak mengalami pengkaratan tetapi pada paku ditumbuhi alga, karena dalam proses pengkaratan besi dibutuhkan oksigen tetapi oksigen digunakan oleh alga. Dalam percobaan Terdapadat botol yang terbuka dan botol yang tertutup. Botol yang terbuka pada pakunya alga yang tumbuh lebih banyak dari pada di botol yang tertutup hal ini disebabkan oksigen yang didapat pada botol terbuka lebih banyak sehingga alga yang tumbuh juga lebih banyak dan dalam percobaan kami, kami melakukannya di tempat yang lembab yaitu di gudang sehingga suhu yang lembab ini mempermudah alga untuk tumbuh.