Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN

Sejak zaman dahulu vitiligo telah dikenal dengan beberapa istilah yakni shwetekusta, suitra, behak, dan beras1.Kata vitiligo sendiri berasal dan bahasa latin, yakni vitellus yang berarti anak sapi, disebabkan karena kulit penderita berwarna putih seperti kulit anak sapi yang berbercak putih. Istilah vitiligo mulai diperkenalkan oleh Celsus, ia adalah seorang dokter omawi pada abad kedua!. "itiligo adalah gangguan depigmentasi idiopatik didapat yang ditandai dengan gambaran macula putih tidak bersisik, hasil dari hancurnya melanosit kulit secara selekti#$,%. "itiligo terjadi di seluruh dunia, dengan prevalensi mencapai 1&'. Survey epidemiologi pada kepulauan (ornholm di )enmark menemukan prevalensi vitiligo mencapai *,'+&. Kemungkinan bahwa angka ini juga berlaku untuk negara,negara lain di utara,barat -ropa.. "itiligo pada umumnya dimulai pada masa anak,anak atau usia dewasa muda, dengan puncak onsetnya /$*& kasus0 pada usia 1*,'* tahun, tetapi kelainan ini dapat terjadi pada semua usia.1idak dipengaruhi oleh ras, dengan perbandingan laki,laki sama dengan perempuan. 2ernah dilaporkan bahwa vitiligo yang terjadi pada perempuan lebih berat dari pada laki,laki, tetapi perbedaan ini dianggap berasal dari banyaknya laporan dari pasien perempuan oleh karena masalah kosmetik'. 3alaupun penyebab pasti vitiligo belum diketahui sepenuhnya. 4amun, beberapa #aktor diduga dapat menjadi pencetus timbulnya vitiligo pada seseorang, diantaranya 5 #actor mekanis /1*,6*&0, #actor sinar matahari /6, 1$&0, #actor psikis dan hormonal /!*&0. ! "itiligo merupakan anomali pigmentasi kulit didapat. Kulit vitiligo menunjukan gejala depigmentasi dengan bercak putih yang dibatasi oleh warna kulit normal atau oleh hiperpigmentasi 7. 2ada vitiligo, ditemukan makula dengan gambaran seperti 8Kapur9 atau putih pucat dengan tepi yang tajam.
Case Report Vitiligo 1

2rogres dari penyakit ini bisa merupakan suatu pengembangan bertahap dari makula lama atau pengembangan dari makula baru. Trichrome vitiligo /tiga warna5 putih,coklat muda,coklat tua0 mewakili tahapan yang berbeda dalam evolusi vitiligo',7. 1angan, pergelangan tangan, lutut, leher dan daerah sekitar lubang /misalnya mulut0 merupakan daerah,daerah yangsering ditemukan vitiligo$,%. Kadang dapat juga ditemukan gambaran rambut yang memutih atau uban prematur. :ambaran rambut putih pada vitiligo, dianalogikan dengan makula putih, disebut dengan poliosis'. )iagnosis ditegakkan terutama berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan klinis, serta ditunjang oleh pemeriksaan histopatologik serta pemeriksaan dengan lampu 3ood. (iasanya, diagnosis vitiligo dapat dibuat dengan mudah pada pemeriksaan klinis pasien, dengan ditemukannya gambaran bercak 8kapur putih9, bilateral /biasanya simetris0, makula berbatas tajam pada lokasi yang khas. 2ada pemeriksaan dengan lampu wood, lesi vitiligo tampak putih berkilau dan hal ini berbeda dengan kelainan hipopigmentasi lainnya. )alam kasus,kasus tertentu, pemeriksaan histopatologik diperlukan untuk melihat ada tidaknya melanosit dan granul melanin di epidermis'. ;da banyak pilihan terapi yang bisa dilakukan pada pasien dengan vitiligo. <ampir semua terapi bertujuan untuk mengembalikan pigmen pada kulit / epigmentasi0. Seluruh pendekatan memiliki keuntungan dan kerugian masing,masing, dan tidak semua terapi dapat sesuai dengan masing,masing penderita. epigmentasi dapat diberikan dengan berbagai cara diantaranya 5 :lukokortikoid topical /betametason valerat *,1& atau klobetasol propionat *,*$&, 1opikal inhibitor Kalsineurin /1acrolimus dan pimecrolimus0, 1opikal #otokemoterapi /+,metho=ypsoralen /+,>?20 dan 2@";0, Immunomudulator sistemik /methylprednisolon0, 1opikal analog "itamin ) /Calcipotriol0, 1opikal $,Aluorouracil. @"( Narrow-band/'11nm0, Baser -=cimer /'*+nm0, >inigra#ting, dan )epigmentasi.1,',7,1*,11,1!
Case Report Vitiligo 2

"itiligo bukan penyakit yang membahayakan kehidupan, tetapi prognosisnya masih meragukan dan bergantung pula pada kesabaran dan kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang diberikan!

Case Report Vitiligo

BAB II LAPORAN KASUS I. Identitas Pasien 4ama @sia 5 ;n. >. Aaisal 5 6 tahun

Cenis Kelamin 5 Baki,laki Suku ;lamat 4ama Ibu @sia 5 Sunda 5 Cihaur, 1 *!D*! >ajalengka 5 4y. -uis 5 !% 1ahun

II. Anamnesa (Alloanamnesa) Keluhan @tama 5 warna kulit memutih

iwayat 2enyakit Sekarang 5 2asien datang ke poli kulit dan kelamin S@) .$ kuningan diantar ibunya untuk kontrol, menurut keterangan ibu pasien, warna kulit anaknya menjadi memutih sejak E + bulan S> S, warna kulit yang memutih berada di bagian punggung kaki kanan pasien, keluhan tersebut didahului dengan adanya luka setelah terjatuh, setelah luka mengering timbul warna putih dikulit sekitar bekas luka dan semakin melebar E seukuran uang koin, keluhan tersebut dirasa terus menerus. E ! bulan S> S bercak warna putih dikulit bertambah banyak, keluhan tersebut tidak disertai dengan rasa gatal, panas, dan kebas.

iwayat 2enyakit )ahulu

2asien belum pernah mempunyai riwayat penyakit serupa

Case Report Vitiligo

iwayat 2enyakit Keluarga

2asien belum pernah mempunyai riwayat penyakit keluarga serupa

iwayat 2engobatan 5 2asien sudah melakukan pengobatan selama + bulan

iwayat ;lergi 5 2asien belum pernah mempunyai riwayat alegi makanan dan obat,obatan

iwayat <abituasi 5 2asien sering bermain di tempat yang panas

III. Pemeriksaan Fisik 1anggal 2emeriksaan 5 1+ Aebruari !*1. Keadaan @mun Kesadaran "ital Sign Stat s !eneralis Kepala 3ajah Beher 1hora= ;bdomen -kstremitas 5 Sehat 5 Compos >entis 5 )alam (atas 4ormal 5 5 )(4 5 )(4 5 )(4 5 )(4 5 )(4 5 Bihat Status lokalis

Case Report Vitiligo

Stat s Dermatolo"is # Bokasi -#loresensi 5 dorsum pedis de=tra 5 hipopigmentasi, makula, batas tegas

1est senbilitas 5 )(4

esume

3arna kulit memutih di punggung kaki kanan berukuran E sebesar koin, sejak E + bulan S> S Keluhan tersebut timbul didahului adanya luka setelah terjatuh, E ! bulan S> S warna putih bertambah banyak, Keluhan tersebut tidak disertai dengan rasa gatal, panas, dan kebas. 2asien sering bermain ditempat yang panas 1est sensibilitas 5 tidak ditemukan kelainan

Case Report Vitiligo

I$. Us lan Pemeriksaan Pen n%an" 2emeriksaan (1; 2emeriksaan K?< Bampu 3ood

$. Dia"nosa Bandin" "itiligo >orbus <ansen 1inea pedis $I. Dia"nosa Ker%a "itiligo

$II. Penatalaksanaan Um m -dukasi &edikamentosa # 5 melakukan akti#itas ditempat teduh #

:lukokortikoid 1opical 5 Aloucinolone ;cetonide cream 'F1 Bain,lainnya 5 1hiamin <CB $*mg !F1 2yrido=in <CB 1*mg !F1 "it (1! !F1 $III. Pro"nosis Gua ad vitam Gua ad #ungsionam Guo ad sanatorium Guo ad cosmeticum

5 ad bonam 5 ad bonam 5 dubia ad bonam 5 dubia ad bonam

Case Report Vitiligo

(;( III 2->(;<;S;4

;. ;namnesis 2ada kasus ini terbukti bahwa usia pasien berpontesi untuk terkena vitiligo karena berdasarkan epidemiologi, pada kasus vitiligo umumnya dimulai pada masa anak,anak atau usia dewasa muda, dengan puncak onsetnya /$*& kasus0 pada usia 1*,'* tahun, tetapi kelainan ini dapat terjadi pada semua usia. )iagnosis penyakit pada seorang pasien dapat ditegakkan melalui anamnesis serta pemeriksaan baik #isik maupun penunjang. )ari data anamnesis ditemukan terdapat bercak putih dengan batas tebal pada punggung kaki kanan $,%,yang tidak disertai dengan gejala gatal, panas, ataupun kebas, yang timbul didahului oleh adanya luka setelah terjatuh.! Kemudian pasien juga mempunyai salah satu #actor kebiasaan yang beriko untuk timbulnya vitiligo yaitu sering bermain ditempat yang panas.! (. 2emeriksaan #isik 2ada pemeriksaan #isik pada pasien ini didapat macula hipopigmentasi yang berbatas tegas pada dorsum pedis de=tra, dengan uji sensibilitas dalam batas normal.',7 C. 2enatalaksanaan 2ada pasien ini diberikan glukokortikoid topical sesui dengan teori bahwa penatalaksanaan pada vitiligo bertujuan untuk repegmentasi1. Karena dilihat dari sisi etiologi yang masih belum diketahui secara pasti, namun salah satu hipotesis adalah autoimun. ',.5

Case Report Vitiligo

DAF'AR PUS'AKA 1. )juanda ;, <amzah >, ;isah S. !**6. Ilmu 2enyakit Kulit dan Kelamin. -disi $. (alai 2enerbit Aakultas Kedokteran @niversitas Indonesia5 Cakarta. !7%,!7+. !. <idayat ). 1776. "itiligo. Cermin Dunia Kedokteran. 1165 '','$. '. 3ol## K, Cohnson ;. !**7. AitzpatrickHs Color ;tlas ;nd Synopsis ?# Clinical )ermatology. %th -d. >cgraw <ill >edical5 4ewyork. ''$,'.1. .. ook ;, 3ilkinson )S, -bling AC:. 177+. 1e=tbook o# )ermatology. %th ed. (lackwell Science5 >alden. 1+*!,1+*$. $. :awkrodger )C. !**'. )ermatology an Ilustrated Colour 1e=t. 'rd ed. Churchill Bivingstone5 Bondon. 6*. %. (oissy -, >anga 2. !**.. eview ?n the -tiology o# ContactD?ccupational "itiligo. Pigment Cell Res. 165 !*+I!1.. 6. >oretti S. !**'. "itiligo. ?rphanet -ncyclopedia. http5DDwww.orpha.netDdataDpathoD:(Duk,vitiligo.pd#. +. Shimizu <. !**6. ShimizuJs 1e=tbook o# )ermatology. <okkaido @niversity 2ress5 Capan. 7. 7. Cames 3), (erger 1:, -lston )>. !**%. ;ndrewsH )isease o# 1he Skin. 1*th ed. Saunders -lsevier5 2hiladelpia. +%*,+%!. 1*. Coskun (, Saral K, 1urgut ). !**$. 1opical *.*$& clobetasol propionate versus 1& pimecrolimus ointment in vitiligo.Eur Dermatol. 1$ /!05 ++,71. 11. 3ol## K, :oldsmith B;, Katz SI, :ilchrest (;, 2aller ;S, Be##ell )C. !**+. AitzpatrickHs dermatology in general medicine. 6th ed. >c :raw <ill54ew Kork. %1%,%!!. 1!. >ajid I. !*1*. "itiligo >anagement 5 an @pdate. ! "P. '/'05 a''!.

Case Report Vitiligo