Anda di halaman 1dari 4

Intervensi dan Rasional 1.

Perubahan sensori/persepsi (auditoris) berhubungan dengan kerusakan pendengaran Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam pasien mampu mendengar dengan baik Kriteria Hasil : a. Pasien mengalami potensial pendengaran maksimum b. Pasien menggunakan alat bantu dengar dengan tepat No Intervensi Rasional 1. Kaji tentang ketajaman Menentukan seberapa baik pendengaran tingkat pendengaran klien 2. Diskusikan tipe alat bantu Untuk menjamin dengar dan perawatannya keuntungan maksimal yang tepat 3. Bantu pasien berfokus Untuk memaksimalkan pada semua bunyi di pendengaran lingkungan dan membicarakannya hal tersebut 2. Hipertermi berhubungan dengan proses inflamasi Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam suhu tubuh dapat normal (360-370C) Kriteria Hasil: a. Suhu tubuh dalam rentang normal (360-370C) b. Kulit tidak teraba hangat c. Wajah tidak tampak merah d. Tidak terjadi dehidrasi No 1. 2. 3. Intervensi Pantau input dan output Ukur suhu tiap 4-8 jam Ajarkan kompres hangat dan banyak minum Kolaborasi dengan pemberian antipiretik Rasional Untuk mengetahui balance cairan pasien Untuk mengetahui perkembangan klien Untuk menurunkan panas tubuh dan mengganti cairan tubuh yang hilang Untuk menurunkan panas

4.

3. Kerusakan komunikasi verbal berhubungan dengan ketidakmampuan untuk mendengar petunjuk auditoris Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam pasien dapat berkomunikasi dengan baik Kriteria Hasil : a. Pasien terlibat dalam proses komunikasi b. Pasien menunjukkan kemampuan untuk membaca gerak bibir

c. diajarkan No 1. 2. 3.

Pasien dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan cara yang Intervensi Berbicara jelas dan tegas tanpa bergerak Kurangi kegaduhan lingkungan Ajari keluarga dan orang lain yang terlibat dengan pasien tentang perilaku yang memudahkan membaca gerak bibir Bila menggunakan alat bantu dengar, kenakan pada telinga yang tidak dioperasi Rasional Membantu pasien merangsang komunikasi verbal Mempermudah pasien dalam mendengar Untuk merangsang komunikasi verbal

4.

Mempermudah pasien mendengar sehingga dapat lancar dalam berkomunikasi

4. Nyeri berhubungan dengan trauma pembedahan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam nyeri teratasi Kriteria Hasil : a. Pasien mengatakan nyeri berkurang b. Skala nyeri turun c. Wajah pasien tampak rileks No 1. 2. 3. Intervensi Kaji ulang skala nyeri, lokasi, intensitas Berikan posisi yang nyaman Ajarkan teknik relaksasi dan ciptakan lingkungan yang tenang Kolaborasi pemberian analgesik, antibiotika, dan anti inflamasi sesuai indikasi Rasional Mengetahui ketidakefektifan intervensi Mengurangi nyeri Mengalihkan perhatian pasien terhadap nyeri dan mengurangi nyeri Dapat mengurangi nyeri, membunuh kuman dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan

4.

5. Risiko infeksi berhubungan dengan pemasangan graft, trauma bedah terhadap jaringan. Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam risiko infeksi dapat hilang atau teratasi Kriteria Hasil : a. Pasien tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi

No 1. 2.

3. 4.

Intervensi Observasi keadaan umum pasien selama 24 jam Anjurkan pentingnya cuci tangan dan mencuci telinga luar Lakukan perawatan graft Kolaborasi pemberian antibiotik profilaksis

Rasional Mengetahui keadaan umum pasien Mencegah penularan penyakit Mencegah infeksi Agar dapat membunuh kuman, sehingga tidak menularkan penyakit terusmenerus

6. Ansietas berhubungan dengan menghadapi prosedur bedah Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam ansietas berkurang Kriteria Hasil : a. Menunjukkan kontrol agresi, kontrol ansietas, koping, kontra impuls, penahanan mutilasi diri secara konsisten dan substansial b. Menunjukkan ketrampilan interaksi sosial yang efektif No Intervensi Rasional 1. Informasikan pasien Kembangkan rasa percaya/ tentang peran advokat hubungan, turunkan rasa perawat intra operasi takut akan kehilangan kontrol pada lingkungan yang asing 2. Identifikasi tingkat rasa Rasa takut yang berlebihan/ takut yang mengharuskan terus-menerus akan dilakukan penundaan mengakibatkan reaksi stress prosedur pembedahan yang berlebihan, risiko potensial dari pembalikan reaksi terhadap prosedur/ zat-zat anestesi 3. Cegah pemajan tubuh Pasien akan memperhatikan yang tidak diperlukan masalah kehilangan harga selama pemindahan diri dan ketidakmampuan ataupun pada tulang untuk melatih kontrol operasi 4. Berikan petunjuk/ Ketidakseimbangan dari penjelasan yang proses pemikiran akan sederhana pada pasien membuat pasien menemui yang tenang kesulitan untuk memahami petunjuk-petunjuk yang panjang dan berbelit-belit 5. Kontrol stimulasi Suara gaduh dan keributan eksternal akan meningkatkan ansietas

6.

Berikan obat sesuai petunjuk, misal; zat-zat sedatif, hipnotis

Untuk meningkatkan tidur malam hari sebelum pembedahan; meningkatkan kemampuan koping

7. Risiko cidera berhubungan dengan penurunan kesadaran. Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam tidak terjadi cidera Kriteria Hasil : Tidak mengalami cidera fisik No 1. 2. Intervensi Cegah infeksi telinga tengah Meminimalkan tingkat kebisingan di unit perawatan intensif Lakukan upaya keamanan seperti ambulasi terbimbing Kolaborasi dengan pemberian obat antiemetika dan outivertigo sesuai indikasi, misalnya antihistamin Rasional Agar kerusakan pendengaran tidak meluas berhubungan dengan kehilangan pendengaran Untuk mencegah pasien jatuh akibat vertigo/ gangguan keseimbangan Mengurangi nyeri kepala sehingga terhindar dari jatuh

3.

4.