Anda di halaman 1dari 10

Toksikologi Lingkungan

Andriyanto, drh, M.Si; Aulia Andi M, Drh, M.Si

SUMBER RACUN LINGKUNGAN


Polusi Udara Polusi Air Polusi Tanah Sumber:
Tanah: Sampah, Logam berat (Pb, Hg, Cd), Undegraded matter, Limbah penambangan dan pabrik Air: Kontaminan, logam (Hg, Arsen) pestisida, toksin mikroba patogen (ETEC).

ECO TOXICOLOGY- KEY POINTS


Eco toxicology (Et) ilmu yang mempelajari nasib toksikan dan efeknya pada ekosistem Esensi (Et) Chemodynamics: studi tentang pelepasan, distribusi, degradasi dan nasib senyawa kimia di lingkungan Senyawa kimia dapat berinteraksi melalui 4 matriks
a. Atmosfir dengan evaporasi b. Litosfir dengan adsorpsi c. Hidrosfir dengan di-solusi d. Biosfir (organisme hidup) dengan absorpsi, inhalasi & ingesti

Once a Matrix, toksikan dapat masuk melalui berbagai matriks lainnya Ketersediaan biologis (Bioavailability) dari suatu toksikan/ senyawa kimia bagian dari jumlah total senyawa kimia yang tersedia dan potensial untuk diserap (up take) oleh organisme Polusi dapat menimbulkan rangkaian peristiwa, diawali dengan efek homeostasis pada individu s.d. populasii, komunitas, ekosistem dan alam Teresterial toxicology: ilmu yang mempelajari paparan dan dampak toksikan di ekosistem teresterial Aquatic toxicology: ilmu yang mempelajari dampak senyawa kimia anthropogenic pada organisme dalam lingkungan air (akuatik)

BIOMARKER
Validitas dari kandungan senyawa kimia pada lingkungan- Challenge!!
Jumlah internal dose yang mempengaruhi kesehatan biologically effective dose

Traditional enviro risk assessment


hitung [residu] toksikan di lingkungan& toksisitas pada spesies

Biomarker- based approach


pengukuran langsung efek toksikan pada spesies yang dipengaruhinya

Klasifikasi Biomarker
Biomarker of Exposure: toksikan vs sel target (kompartemen organisme) prediksi dosis individual yang menimbulkan sakit Biomarker of Effect: pengukuran parameter2 yang secara potensial menimbulkan sakit (misal pengukuran CP450 A1 pada hati ikan sebagai biomarker senyawa kontaminan organisme tingkat tinggi) Biomarker of Susceptibility:mengetahui predisposisi individu terhadap dampak secara kimia, fisika & agen infeksius FA-1- Fetal Antigen-1 protein pada cairan amnion, menjadi biomarker pada kerusakan perkembangan neural tube.

TERRESTERIAL & AQUATIC TOXICOLOGY


Interdisciplinary scientific exploration (biologi, ahli tanah, biologi akuamarin, dokter, dokter hewan, dll) Penentuan kadar toksikan- uji toksisitas Toxicity test- Akut & Kronis Dirancang untuk menentukan selang waktu (pendekpanjang) dari efek toksikan pada berbagai respon titik akhir (survival, reproduksi, fisiologi dan biokimia)
Efek subletal (toksisitas akut, sub kronik, kronik) Efek populasi & komunitas Genotoxicity

Ecogenotoxicology studi efek polutan senyawa kimia pada materi genetik organisme Kerusakan materi genetik tidak selamanya menimbulkan gangguan Mutasi DNA efek somatis kanker, heritable effect (germinal tissue) Evolutionary toxicology mempelajari efek multigenerasi yang mungkin tidak terekspresi akibat paparan senyawa kimia pertama pada DNA

CARA MENANGGULANGI
Kesadaran Masyarakat (public awareness) Edukasi, Intelegensi, Higiena & Sanitasi
Edukasi stimulus pola hidup sehat cemaran berkurang

Peraturan- Lembaga & struktur penata hukum - Environmental Protection Agency (EPA) - Food and Drug Administration (FDA-USA) - WHO and FAO - Occupational Safety & Health Administration Analisi dampak lingkungan (Amdal)- Biomarker Yurisdiksi& Law enforcement kerjasama lembaga hukum & sanksi tegas

Terima Kasih
Matur nuwun