Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Muhammad Irianto Mewal, S831107110, 2009. ʺ Metode Pembelajaran STAD (Student Achievement Divisions) dan Metode Pembelajaran TGT (Team Game Tournament) Terhadap Sikap Ilmiah ditinjau dari Kemampuan Interpersonal Siswa ʺ. Tesis : Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Wonogiri tahun pelajaran 2009/2010. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII pada kompetensi dasar mendiskripsikan konsep massa jenis dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian didasarkan atas masih rendahnya sikap ilmiah siswa walaupun prestasi belajar yang dicapai oleh siswa cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah :1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TGT terhadap sikap ilmiah siswa, 2) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh kemampuan interpersonal tinggi dan kemampuan interpersonal rendah terhadap sikap ilmiah siswa, 3) Untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TGT dengan kemampuan interpersonal terhadap sikap ilmiah siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan desain faktorial anava dua jalan 2 x 2. Metode eksperimen pada penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi metode pembelajaran tipe STAD dan kelompok lain yang menggunakan metode pembelajaran tipe TGT. Kedua kelompok itu diasumsikan sama dalam segala segi yang relevan dan hanya berbeda dalam pemberian perlakuan pembelajarannya. Teknik pengumpulan data untuk kemampuan interpersonal dilakukan dengan angket tertutup sedangkan data untuk sikap ilmiah siswa menggunakan lembar observasi atau pengamatan. Data kemampuan interpersonal diambil sebelum penelitian sedangkan data sikap ilmiah siswa diambil pada saat pembelajaran berlangsung. Hasil analisa data sikap ilmiah siswa dengan taraf signifikan 5 % diperoleh hasil sebagai berikut : 1) Untuk pengaruh kemampuan interpersonal terhadap sikap ilmiah F (A)hitung = 14,18 sedangkan F (A)tabel = 4,08, 2) Untuk pengaruh metode pembelajaran terhadap sikap ilmiah siswa F (B)hitung = 20,03 dan F (B)tabel = 4,08 dan 3) untuk interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan interpersonal terhadap sikap ilmiah siswa F (AB)hitung = 3,68 sedangkan F (AB)tabel = 4,08. F hitung terhadap daerah kritiknya adalah sebagai berikut : F (A)hitung = 14,18 DK, F (B)hitung = 20,03 DK dan F (AB)hitung = 3,68 DK. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) metode pembelajaran kooperatif TGT masih lebih baik untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa dari pada tipe STAD, 2) Siswa yang mempunyai kemampuan interpersonal tinggi mempunyai sikap ilmiah yang tinggi dan siswa yang mempunyai kemampuan interpersonal rendah mempunyai sikap ilmiah yang rendah, 3) walaupun metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan metode pembelajaran tipe TGT mempengaruhi munculnya sikap ilmiah tetapi keduanya tidak berinteraksi untuk mempengaruhi munculnya sikap ilmiah siswa.