Anda di halaman 1dari 39

KEMENTERIAN PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN RI JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HALUOLEO

MEKANIKA FLUIDA & HIDRAULIKA

PERSAMAAN MOMENTUM (Equation of Momentum)

Oleh : Muriadin, ST., M.Eng


1

Pendahuluan
Tidak seperti gerak benda padat, gerak zat cair cukup kompleks dan tidak selalu dapat diselesaikan/dipecahkan dengan pasti dengan analisis matematis, Hal ini karena elemen dari zat cair yang mengalir dapat bergerak dengan kecepatan dan percepatan yang berbeda baik menurut ruang/tempat maupun menurut waktu, Namun demikian tidak berarti bahwa masalahnya tidak dapat diselesaikan Ada tiga konsep yang penting dalam aliran zat cair, yaitu
1. Hukum Kekekalan Massa; (dengan menggunakan hukum ini dapat diturunkan persamaan kontinuitas) 2. Hukum Kekekalan Energi; (dengan prinsip hukum ini dapat diturunkan persamaan energi dengan melibatkan energi kinetik, energi potensial, dan energi internal )

Pendahuluan
3. Hukum Kekekalan Momentum; (dengan menggunakan hukum ini dapat diturunkan persamaan momentum untuk gaya dinamis)

Sehingga ada 3 Persamaan Dasar dalam Aliran Fluida: 1. Persamaan Kontinuitas, (volume

zat cair yang lewat tiap satuan waktu adalah sama di semua tampang)

2. Persamaan Energi, (HK Termodinamika & Bernaulli) 3. Persamaan Momentum/Gerak (Hk Newton II).

Persamaan Momentum
Definisi Momentum

What do you think of when you hear the word Momentum ?


All objects have mass; so if an object is moving, then it has momentum - it has its mass in motion. The amount of momentum which an object has is dependent upon two variables: how much matter is moving? how fast the matter is moving?

Persamaan Momentum

Definisi Momentum
Momentum (M) suatu partikel atau benda adalah perkalian antara massa (m) dan kecepatan (v), bila dinyatakan dalam bentuk persamaan menjadi :

1 Satuan : kg.m/det
Partikel-partikel aliran zat cair mempunyai momentum. Perubahan momentum dapat menyebabkan terjadinya gaya. Gaya yang terjadi karena gerak zat cair disebut dengan gaya dinamis dan merupakan gaya tambahan pada gaya tekanan hidrostatis.

Persamaan Momentum

Menurut Hukum Newton II : Perubahan momentum dapat menyebabkan gaya, yang sebanding dengan laju perubahan momentum
2

v2
1

Gambar 1.1

v1

Hukum Newton II
6

Persamaan Momentum

Momentum dalam Zat Cair /Volume Kontrol


Hukum kekekalan momentum, menyatakan bahwa: Jumlah fluks momentum yang masuk dan keluar + jumlah gaya-gaya yang bekerja pada volume kontrol = perubahan momentum dalam volume kontrol

Integrasi pers. di atas pada seluruh penampang aliran, dengan anggapan bahwa kecepatan adalah seragam (uniform flows) dan rapat massa adalah konstan, diperoleh :

Persamaan Momentum

Jadi Momentum dalam suatu volume kontrol :

M =vA v = Q v

v2
1

Dengan : = rapat massa zat cair A = luas penampang aliran Q = debit aliran v = kecepatan rerata aliran

v1

Gambar 1.1

Laju perubahan momentum dalam suatu volume kontrol, seperti pada Gambar 1.1 adalah :
8

Persamaan Momentum

Dari Persamaan Kontinuitas :

Momentum pada penampang 1 inflow adalah

Momentum pada penampang 2 outflow adalah

The rate of change of momentum across the control volume as :

Persamaan Momentum

Gaya yang bekerja pada zat cair adalah sebanding dengan laju perubahan momentum (Hk Newton II) 3

10

Persamaan Momentum

Gaya yang bekerja pada zat cair adalah sebanding dengan laju perubahan momentum.

5a

5b
Dengan : Fx = gaya yang bekerja pada zat cair arah x Fy = gaya yang bekerja pada zat cair arah y

x
Gambar 1.2

11

Persamaan Momentum

Kombinasi dari komponen kedua gaya dalam arah x & y menghasilakn Resultan gaya, yakni : 6
Dan sudut dari gaya ini adalah :
Fy

Fresultan

Fx

Untuk tinjauan 3 dimensi (x, y, z), maka ada tambahan gaya yang harus dihitung dalam arah z
12

Persamaan Momentum

Dalam menurunkan persamaan momentum, distribusi kecepatan aliran dianggap seragam (uniform flows) padahal tidak demikian kenyataannya, sehingga perlu koreksi.

8
Dengan, = koefisien koreksi momentum, Untuk aliran Laminer di dalam pipa, = 1.33, dan Untuk aliran Turbulen di dalam pipa, = 1.01 1.04

13

Persamaan Momentum

Tinjauan gaya pada curat (nozzle) yang dipasang atau disambung pada pipa, dan memancarkan aliran ke udara luar (tekanan atmosfer). Rx
p 1 A1 p 2 A2

v1

p1
Gambar 1.3 Aliran pada Curat

v2 p 2= 0
14

Persamaan Momentum

Zat cair akan menimbulkan gaya pada curat, maka akan terjadi gaya serupa tetapi berlawanan arah, Gaya ini dapat menimbulkan gaya tarik pada curat, Perencanaan baut dan las pada sambungan didasarkan pada gaya tarik tersebut. Penentuan besarnya gaya yang terjadi pada curat menggunakan persamaan momentum antara dua penampang hulu dan hilir

Pada Gambar 1.3 terlihat bahwa komponen gaya yang bekerja adalah gaya hidrostatis (p1A1, p2A2) dan gaya reaksi (Rx) dari curat pada zat cair, sehingga pers. momentum menjadi :

9
15

Persamaan Momentum

Aplikasi Persamaan Momentum


Tahapan dalam Analisis: 1. Draw a control volume 2. Decide on co-ordinate axis system 3. Calculate the total force 4. Calculate the pressure force 5. Calculate the body force 6. Calculate the resultant force

16

Persamaan Momentum

Hitung gaya tarik pada sambungan antara pipa berdiameter 6.5 cm dan curat yang melewatkan semburan air dengan kecepatan 30 m/d dan diameter 2 cm. Percepatan gravitasi adalah 9.81 m/d.
Rx v1 6.5 cm 2 cm v2= 30 m/d

17

Persamaan Momentum

Persamaan kontinuitas:

V1 = 2.84 m/d Persamaan Bernoulli:

18

Persamaan Momentum

Elevasi titik 1 & 2 sama dan tekanan di titik 2 adalah atmosfer, sehingga:

Dalam satuan MKS :

Atau p1 = 45.46 t/m2

Dalam satuan SI :

Atau p1 = 445.97 kN/m2

19

Persamaan Momentum

Menghitung gaya reaksi, Rx :


Rx = p1A1 / g Q(V2 V1) Rx = 45,460 x 0.0652 1000 / 9.81 x 0.00942 (30 2.84) = 124.77 kgf (MKS) Rx = p1A1 Q(V2 V1) Rx = 45,460 x 0.0652 1000 x 0.00942 (30 2.84) = 1,224.0 N (SI)

20

Persamaan Momentum

Gaya Ditimbulkan oleh Perubahan Arah


Perubahan arah aliran dalam pipa dapat menyebabkan terjadinya gaya-gaya yang bekerja pada belokan pipa. Gaya-gaya tersebut disebabkan oleh gaya tekanan statis, gaya dinamis dan gaya berat Pada Gambar 1.4, pipa V1 dengan perubahan diameter pada belokan yang bersudut terhadap p 1A 1 garis horisontal

V2 p2A2

Rx Ry

Untuk arah x (horisontal) :

Gambar 1.4

p1A1 p2A2 cos Rx = Q (V2 cos V1) Untuk arah y (vertikal) :

Rx = p1A1 p2A2 cos Q (V2 cos V1) Ry = W + p2A2 sin + QV2 sin

10

11
21

Persamaan Momentum

Gaya Ditimbulkan oleh Perubahan Arah

Perubahan arah aliran dalam pipa dapat menyebabkan terjadinya gaya-gaya yang bekerja pada belokan pipa. Gaya-gaya tersebut disebabkan oleh gaya tekanan statis, gaya dinamis dan gaya berat (gravitasi). Pada Gambar 1.5, pipa dengan perubahan diameter pada belokan yang bersudut 1 dan 2 terhadap garis horisontal.

Untuk arah x (horisontal) :

Gambar 1.5

Untuk arah y (vertikal) :

Fx = p2A2cos2 p1A1cos1 + Q (V2cos2 V1cos1)


Fy - W + p1A1sin1 - p2A2sin2 = Q(V2sin2 V1sin1)

Fx + p1A1cos1 p2A2cos2 = Q (V2cos2 V1cos1)

Fy = W + p2A2sin2 - p1A1sin1 + Q(V2sin2 V1sin1)

22

Persamaan Momentum

Gaya Ditimbulkan oleh Perubahan Arah


This force is made up of three components:

1. F1 =FR = Force exerted in the given direction on the

fluid by any solid body touching the control volume, 2. F2 =FB = Force exerted in the given direction on the fluid by body force (e.g. gravity), 3. F3 =FP = Force exerted in the given direction on the fluid by fluid pressure outside the control volume. The force exerted by the fluid on the solid body touching the control volume is equal and opposite to FR . So the reaction force, R, is given by:
23

Persamaan Momentum

Contoh Soal 2 (Tugas)


Suatu belokan pipa dengan sudut 450 berada pada suatu bidang horisontal (lihat Gambar ). Luas penampang lintang hulu (1) dan hilir (2) bagian belokan tersebut adalah 1 m2 dan 0.5 m2. Kecepatan aliran pada penampang (1) adalah 10 m/d sedang tekanannya adalah 30 kN/m2. Berat jenis air adalah 1000 kN/m3. Hitung besar dan arah gaya yang ditimbulkan oleh aliran air tersebut, dimana koefisien koreksi energi dan momentum dianggap 1

24

Persamaan Momentum

Gaya yang Ditimbulkan oleh Pancaran Zat Cair


1). PLAT TETAP Apabila suatu pancaran zat cair menghantam plat datar diam dengan membentuk sudut tegak lurus terhadap plat, pancaran tersebut tidak akan dipantulkan kembali tetapi akan mengalir di atas plat dalam segala arah. Gaya yang bekerja pada plat : R = -F = -Av(0-v)

F
Gambar 1.6a

12
Apabila pancaran zat cair membentuk sudut terhadap plat :

v Gambar 1.6b

13

25

Persamaan Momentum

Contoh Soal 3
Sebuah curat memancarkan air yang menghantam plat vertikal. Debit aliran Q = 0.025 m3/d dan diameter ujung curat 3 cm. Hitung : a. Gaya horisontal yang diperlukan untuk menahan plat b. Apabila pancaran air menghantam plat dengan membentuk sudut 30 terhadap plat, berapakah gaya penahan tegak lurus plat.

26

Persamaan Momentum

Penyelesaian Soal 3 :
Gaya yang bekerja pada air adalah sama dengan gaya horisontal yang diperlukan untuk menahan plat. Dianggap bahwa arah ke kanan adalah positif. Kecepatan aliran pada curat,

Kecepatan aliran pada plat : V2 = 0 a. Gaya penahan (F) : F = Q (V2 V1) F = 1000 x 0.025 (0 35.37) = - 884.25 N (arah F adalah ke kiri) b. Apabila pancaran membentuk sudut 30, maka : F = - 884.25 sin 30 = - 442.13 N
27

Persamaan Momentum

2). PELAT BERGERAK


Apabila plat yang dihantam pancaran zat cair bergerak dengan kecepatan v dalam arah pancaran, maka pancaran tersebut akan menghantam plat dengan kecepatan relatif (v-u). Massa (m) zat cair yang menghantam plat tiap detik diberikan oleh :

Gambar 1.7

m = A (v u)

Gaya yang ditimbulkan oleh pancaran pada plat adalah R = -F = -m [0-(v-u)] = -A(v-u) [0-(v-u)]

14
28

Persamaan Momentum

Pelat Bergerak
Jumlah plat dapat ditambah menjadi beberapa plat datar yang dipasang di sekeliling roda dan memungkinkan pancaran air menghantam plat-plat tersebut secara tangensial sehingga roda dapat bergerak dengan kecepatan tangensial v. apabila dianggap bahwa jumlah plat adalah sedemikian sehingga tidak ada pancaran air yang terbuang (tidak mengenai plat), Gaya yang ditimbulkan oleh zat cair pada plat adalah :

R = - F = - A v (v u)

15

v Gambar 1.8

Karena titik yang terkena gaya tersebut bergerak dengan kecepatan u dalam arah gaya, maka kerja yang dilakukan:

29

Persamaan Momentum

Pelat Bergerak

Kerja yang dilakukan/detik = gaya x jarak/detik K = A v(v u)u Energi kinetik pancaran : Ek = mv2 = Av v2

Efisiensi kerja :

16
30

Persamaan Momentum

Latihan 1
Sebuah curat memancarkan air yang menghantam plat vertikal. Kecepatan aliran, v = 18 m/d dan diameter ujung curat 50 mm. Hitung : a. Gaya yang ditimbulkan pancaran pada plat ketika platnya dalam kondisi diam b. Gaya yang ditimbulkan pancaran pada plat ketika plat bergerak dalam arah sama dengan pancaran air dengan kecepatan, u= 6 m/d

31

Persamaan Momentum

Penyelesaian Latihan 1
a) Gaya pada plat ketika platnya diam (stationary)

b) Gaya pada plat ketika platnya bergerak (moving)

32

Persamaan Momentum

Latihan 2
A jet of water from a fixed nozzle has a diameter of 25 mm and strikes a flat plate at angle u of 30o to the normal to the plate. The velocity of the jet (v) is 5 m/s, and the surface of the plate can be assumed to be frictionless. Calculate the force exerted normal to the plate a. if the plate is stationary b. if the plate is moving with velocity (u) of 2 m/s in the same direction as the jet

33

Persamaan Momentum

Penyelesaian Latihan 2
a) Jika platnya diam (stationary)
mass per unit time of the fluid entering the control volume

mass per unit time leaving the nozzle

Komponen awal kecepatan relatif pada plat dalam arah x = vcos Komponen akhir kecepatan relatif pada plat dalam arah y =0

34

Persamaan Momentum

Penyelesaian Latihan 2
b) Jika platnya bergerak (moving)
mass per unit time mass per unit mass per unit of the fluid entering = time leaving - time required to the nozzle the control volume extent jet

m = Av Au = A(v-u)

Komponen awal kecepatan relatif pada plat dalam arah x = (v - u)cos Komponen akhir kecepatan relatif pada plat dalam arah x =0

35

Persamaan Momentum

Pelat Lengkung Tetap


Perubahan

momentum dapat terjadi karena adanya perubahan arah aliran tanpa terjadi perubahan kecepatan. Sudut pancaran masuk dan keluar dari plat lengukung adalah dan

v y x v Gambar 1.9

Gaya yang ditimbulkan oleh zat cair pada plat lengkung:

17 Apabila = = 0 , maka persamaan menjadi :

R = A v (v cos + v cos) R = 2Av 2


18

36

Persamaan Momentum

Perbandingan antara persamaan gaya pada plat datar dan plat lengkung menunjukkan bahwa gaya yang terjadi pada plat lengkung dimana pancaran membelok 180 adalah 2 kali gaya yang terjadi pada plat datar. Pancaran membelok 180 apabila plat lengkung berbentuk setengah lingkaran.

37

Persamaan Momentum

Pelat Lengkung Bergerak

Pancaran air datang dengan kecepatan v menghantam plat dengan kecepatan relatif, vr = v u. Pancaran tersebut akan meluncur pada plat lengkung dan keluar melalui kedua ujungnya dengan membentuk sudut terhadap arah gerak plat.
v

u
v

vr

Gambar 1.10a

vr

Gambar 1.10b

Gaya yang ditimbulkan oleh pancaran dalam arah pancaran :

R = -F = - A(v-u)[- (v u) cos (v u)]

R = A(v u)2(1+cos )

19
38

Persamaan Momentum

Kerja yang dilakukan :

Kerja akan maksimum jika : V = 3u Kerja maksimum :

K = A (v u)2 (1+cos ) u

Apabila plat adalah setengah lingkaran, atau =0 Tenaga/Energi kinetik pancaran air : E = Av 3 Efisiensi maksimum :
k

Kmaks = A (1+cos ) 4/27v 3 Kmaks = 8/27 A v 3

20

39