Anda di halaman 1dari 36

KOMPLIKASI STOMA

NURHAYAT USMAN, dr., Sp.B-KBD., FINACS DEPT. OF SURGERY HASAN SADIKIN HOSPITAL FACULTY OF MEDICINE PADJADJARAN UNIVERSITY BANDUNG

PENDAHULUAN
Problem yang sering ditemukan pada pasien stoma lebih banyak berhubungan dengan Irritable bowel syndrome Problem metabolik lebih sering ditemukan pada ileostomi Produksi normal ileostomi 800 cc/hari Pasien obesitas

Insiden koreksi operasi pada komplikasi stoma adalah (Data UOA, 2007) : 10,5% pada kasus ileostomi 7,5% pada kasus kolostomi

Jenis Komplikasi
Komplikasi Awal Komplikasi Lanjut

Komplikasi Awal
Komplikasi awal terdiri dari : Abses parastoma Pyoderma gangrenosum Maserasi akut dan inflamasi dari kulit sekitar stoma Retraksi Eviserasi Nekrosis stoma

Komplikasi Lanjut
Komplikasi lanjut terdiri dari : Striktur stoma Parastoma hernia Prolaps kolostomi Trauma

Parastomal Abses
Terjadi pada periode awal post operasi Jarang terjadi Akibat infeksi hematom, misplaced suture waktu maturasi Ileostomi pembentukan abses karena folliculitis / Crohns disease rekuren Kolostomi terjadi akibat perforasi pada waktu fiksasi ke dinding abdomen / usaha irigasi

Tindakan
Tanpa fistula insisi drainase Bila terjadi ulkus 2 cm dressing non adhesive diganti 3-4 kali/hari
Perforasi / fistula Relaparotomi + repair stoma Repair stoma tanpa laparotomi

Pyoderma Gangrenosum
Terjadi sekeliling stoma berbentuk ulkus parastoma Penanganannya secara lokal seperti terapi medikal untuk pyoderma antara lain : Larutan benzyl peroxida 10-20% Tetrasiklin dosis tinggi (100-200 gr/hr) diberikan p.o Vitamin E

KOMPLIKASI AWAL
RETRAKSI STOMA Umumnya pada pasien gemuk Terjadi karena stoma tegang dan pendek akibat stoma yang tidak dimobilisasi secara adekuat Terapi: tindakan operatif perbaikan stoma

Kolostomi Nekrosis
Iskhemia / Nekrosis terjadi adalah :
Reseksi mesenterium kolon yang masif Excessive tension on mesenterium to stoma Defek fascia yang terlalu kecil perfusi ke arah distal memburuk

Bila nekrosis terbatas di bagian anterior dinding fascia dilakukan koreksi secara elektif Bila nekrosis meluas ke dalam rongga Laparotomi explorasi + repair stoma (secara emergensi)

Striktur Stoma
Akibat adanya serositis Iskhemia akibat reseksi masif mesenterium waktu membuat stoma Terjadi recurrent prestomal crohns disease Problem striktur stoma dapat dikurangi dengan cara maturasi seluruh ketebalan dinding kolon ke kulit

Reparasi kolon secara simpel dengan prosedur lokal bila terjadi diatas kulit Reparasi recurrent crohns disease dilakukan reparasi stoma + reseksi per laparotomi

Parastomal Hernia
Merupakan hernia insisional pada daerah stoma intestinal Relatif jarang pada ileostomi, insidensi 0,7% - 2,6% Lebih sering terjadi pada kolostomi, insidensi 3% - 10%

Tipe Hernia

True parastomal hernia

Tipe Hernia

Intrastomal hernia

Tipe Hernia

Subcutaneous prolaps

Tipe Hernia

Pseudohernia

PERISTOMAL HERNIA

Penanganan
Non Operatif Operatif

Non Operatif
Ikat pinggang dengan plastic desk diatasnya baru dipasang alat ostomi

Operatif

Kolostomi Prolaps
End Stomas mempunyai insidensi prolaps lebih kecil dibandingkan Loop Stomas Sering terjadi pada kolostomi kolon transversum Insidensi prolap ileostomi dan kolostomi adalah 2-3% Insidensi prolaps end colostomy 1-13%

Loop colostomy lebih sering terjadi dibanding End colostomy


Insidensi prolaps loop colostomy 5%-19% Faktor utama terjadinya prolaps, adalah kurang baik fiksasi stoma beserta mesenteriumnya ke dinding abdomen

Patient related

Surgeon related

Penanganan
Prolaps minimal dan asimptomatis Konservatif dan Penyuluhan

Operatif Koreksi lokal

Koreksi lokal Koreksi Intra abdomen Merubah bentuk loop menjadi end colostomy dan mucofistel

Reseksi redundant kolon secara intra abdominal

Pencegahan Prolaps
Tehnik operasi baik Pemilihan lokasi stoma Tehnik eksteriorisasi
Ileostomi maturasi 2 cm Kolostomi maturasi < 2 cm

Kesimpulan
Komplikasi stoma dapat terjadi awal / lanjut Terapi komplikasi stoma dapat secara medikal dan operatif Untuk mencegah komplikasi, faktor utamanya adalah menguasai tehnik operasi yang baik

TERIMA KASIH
ATAS PERHATIAN & KERJASAMANYA

NURHAYAT USMAN, dr., Sp.B-KBD., FINACS