Anda di halaman 1dari 1

Infus merupakan cairan solusio untuk mengganti cairan tubuh, sebagai keseimbangan cairan elektrolit dan terapi shock.

Tersedia dalam kemasan 250, 500, 1000 ml bags. Ringers laktat mengandung 40 50 ml/kg NaCl 0,6 g, CaCl dihidrat 0,02 g, KCl 0,03 g, Sodium laktat 0,31 g (Kirk&Bistner,1985). Dalam tiap 1 ml larutan infus mengandung natrium 130 mEq/L, klor 109 mEq/L, potassium 4 mEq/L, kasium 3 mEq/L, buffer 28 mEq/L, osmolalitas 272 mOsm/L. Larutan ringer s laktat termasuk balance crystalloid yang komposisinya dapat mengembalikan cairan ekstra seluler yang hilang. Metabolisme dari larutan infus yaitu menyediakan alkali untuk tubuh. Ringers laktat lebih sering digunakan untuk mengisi hipovolemia pada pasien tanpa abnormalitas elektrolit yang besar. Crystalloid yang tidak seimbang (misalnya physiologic saline solution dan dextrose 5 %) tidak dapat mengembalikan cairan extra seluler. Tipe dari larutan tersebut yaitu sebagai larutan pemeliharaan yang tipikalnya mempunyai kandungan sedikit sodium dan potassium yang lebih banyak (Boothe, 2001). Infus intravenous adalah sediaan steril berupa larutan atau emulsi, bebas pirogen dan sedapat mungkin dibuat isotonis terhadap darah, disuntikkan langsung ke dalam vena dalam volume relatif banyak. Emulsi dibuat dengan air sebagai fase luar. Diameter fase dalam tidak lebih dari 5 m. kecuali dinyatakan lain, infus intravenous tidak diperbolehkan mengandung bakterisida dan zat dapar. Larutan untuk infus intravenous harus jernih dan praktis bebas partikel. Emulsi untuk infus intravenous setelah dikocok harus homogen dan tidak menunjukkan pemisahan fase. FI IV : Larutan intravena volume besar adalah injeksi dosis tunggal untuk intravena dan dikemas dalam wadah bertanda volume lebih dari 100 ml. Infus termasuk sediaan parenteral volume besar. Sediaan parenteral volume besar : sediaan cair steril mengandung obat yg dikemas dlm wadah 100 ml atau lebih dan ditujukan untuk manusia. Parenteral volume besar meliputi infus intravena, larutan irigasi, larutan dialisis peritonal & blood collecting units with antikoagulant (Lachman Parenteral)

Berdasarkan cara pemberiannya, sediaan parenteral volume besar terbagi menjadi 2 macam, yaitu : 1) Secara intravena: = infus intravena = venoclysis 2) Non intravena: (a) Larutan dialisis (b) Larutan irigasi / Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/2002390-infus/#ixzz1yiDtzOAd