Anda di halaman 1dari 6

Mengajar dengan Program-PRogram Aplikasi Pendidikan Joseph Weizen dalam buku Computer Power and Human Reason1 (Dalam

buku Integrating Educational Technology into Teaching h.77) pernah bilang bahwa kita sekarang bahkan punya ikatan emosional seperti halnya manusia dengan teknologi, tidak heran lagi karena jaman sekarang, kita tidak bisa hidup tanpa alat-alat berteknologi tinggi seperti HP, Komputer, tablet dan lain-lain. Dan sama seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari yang sangat tertolong dengan adanya teknologi, maka teknologi, apalagi seperti software atau perangkat lunak pendidikan computer pun sudah tidak bisa dilepaskan dari pengajaran dan pembelajaran, terutama pengajaran non-tradisional. Teknologi atau perangkat lunak ini disebut dengan instructional software atau aplikasi program pendidikan. LAlu apa sebenarnya aplikasi program pendidikan tersebut? Eizenbaum, 19762 (dalam buku yang sama h. 76) mengatakan bahwa computer adalah perpanjangan tangan atau bagian dari tubuh kita. Bahkan Reeves dan Nass, 1996 juga dalam buku yang sama mengatakan bahwa ada hubungan social Antara computer dan manusia dan menyebut computer sebagai social actors. Lalu kapan sebenarnya computer mulai dilirik untuk dapat membantu dalam pelajaran, sebenarnya hal ini muncul setelah orang mulai menyadari (pada awal awal masa beradanya computer), bahwa computer dapat mengerjakan pekerjaan manusia dengan cepat bahkan bisa melakukan perhitungan yang sulit sekalipun, sehingga lalu kita (manusia) mulai berpikir, kalau computer (pada saat itu) bisa mengerjakan apa saja dan bisa membantu meringankan beban manusia, mengapa tidak memakai computer untuk mengajar?. Ide menggunakan computer untuk mengajar ini mulai dikembangkan orang pada tahun 1960an dan 1970an3 (dalam buku Integrating educational technology into teaching h. 76). Dan saat itu ada orang yang pertama kali mengembangkan penggunaan computer dalam pembelajaran yang bernama Wiliam Norris (1977) yang mengembangkan sebuah sumber data untuk system pengajaran yang dikenal dengan PLATO, bahkan pada saat itu, William Norris berpikir sangat ekstrim dan mengatakan

kalau computer mungkin akan lebih efisien mengajar dibandingkan guru4 (Integrating educational technology into teaching, h. 76). Tentu saja, setelah bahkan lebih dari 30 tahun pengembangan, orang mulai sadar, bahwa tidak mungkin computer dapat menggantikan guru dalam mengajar, karena guru adalah bagian tidak terpisahkan dari dalam pembelajaran. Malah sekarang yang diperbincangkan adalah bagaimana caranya agar teknologi computer dapat meringankan beban guru dan dapat terintegrasi dengan baik dalam pembelajaran untuk membantu guru dalam mengajar. Lalu apa itu perangkat lunak atau yang lebih dikenal luas dengan sebutan software? Software adalah kata atau bahasa lain dari sebuah program, sebuah program yang ditulis dengan bahasa pemmograman. Software yang dibuat agar bisa bekerja seperti halnya computer disebut dengan software aplikasi atau program aplikasi yang bila dalam dunia sehari-hari kita kenal dengan Microsoft Word atau Microsoft Excel untuk menulis dan membuat kolom dan table di dalam computer. Dan instructional software atau aplikasi program pendidikan adalah sebuah program aplikasi atau software aplikasi yang khusus dikembangkan pengembangnya untuk digunakan dalam pembelajaran. Program seperti Word dan Excel bukanlah sebuah aplikasi program pendidikan (instructional software), walaupun sering dipakai dalam pendidikan, tapi juga bisa digunakan untuk bidang lain, seperti akuntansi, dan lainlain, sedangkan yang disebut dengan aplikasi program pendidikan atau instructional software adalah sebuah program yang memang satu-satu tujuan pengembangannya atau penggunaaanya adalah dalam membantu pembelajaran. Dalam decade awal pengembangannya, program aplikasi pendidikan sering disebut dengan Computer Assisted Instruction atau CAI, karena dulunya program aplikasi computer seperti ini biasanya digunakan untuk membantu melatih anak-anak belajar di luar jam sekolah. Namun sekarang istilah CAI ini sudah seringkali tidak dipakai lagi5 (Integrating Educational Technology into Teaching, h.76), dan istilah yang sering dipakai sekarang adalah Computer-Based Instruction atau CBI Pengajaran berbasis computer, Computer-based Learning (CBI) pembelajaran berbasis computer, computer-assisted learning (CAL) pembelajaran dibantu

computer, atau lebih sering diringkas hanya menjadi alat-alat belajar dengan aplikasi program.

PEran atau Fungsi Program Aplikasi Pendidikan di masa Lalu dan Sekarang Dulunya membuat program aplikasi pembelajaran sangat mudah, karena biasanya yang dipakai hanya drill and practice (amati dan ulang), tutorial, simulasi, permainan mendidik dan lain-lain. Namun sekarang pembuatan program aplikasi pendidikan tidak sesederhana itu, sekarang satu aplikasi program pendidikan bisa saja ada drill and practice (amati dan ulang) seperti yang ada pada aplikasi program belajar bahasa, namun di dalam program tersebut, nanti juga bisa ada simulasi ataupun tutorial. Sehingga sekarang sangat sulit menentukan apakah sebuah aplikasi program yang kita pakai mempunyai fungsi drill and practice, ataukah simulasi ataukah tutorial, karena sekarang aplikasi program tidak sesederhana di tahun-tahun awal pengembangannya. Misalnya saja sebuah program aplikasi pendidikan bisa saja berupa permaianan yang mendidik, namun sekaligus juga sebagai program untuk simulasi. MEmang fungsi aplikasi program pendidikan masihlah seperti yang disebutkan diatas: untuk drill and practice (amati dan ulang), untuk memberikan tutorial, sebagai simulasi, sebagai mainan yang mendidik dan juga sebagai program pemecah masalah (problem-solving), yang kelima fungsi aplikasi program pendidikan ini secara rinci dapat dilihat pada table 1 berikut ini:

Fungsi Contoh Drill practice

dan Deskripsi

and Program aplikasi seperti ini biasanya memberikan soal kepada siswa dan siswa harus menjawab dan computer atau program tersebut akan memberikan jawaban yang benar bila siswa menjawab dengan salah. Tutorial Sama seperti tutor manusia, program aplikasi yang bersifat tutorial memberikan informasi dan juga latihan kepada siswa agar siswa bisa menguasai satu topic tertentu Simulasi Bisa berupa model atau system imaginasi yang mirip dengan keadaan atau situasi yang sebenarnya Permainan Biasanya fungsinya sama dengan drill (mengulang dan praktek) dan mendidik juga punya fungsi seperti simulasi tetapi dibuat lebih menarik Pemecahan (a) Memberikan langkah-langkah satu per satu dalam

masalah

memecahkan satu masalah atau (b) Melatih kemampuan memecahkan masalah memberikan siswa beberapa soal untuk dipecahkan 6 *) dari Buku Integrating educational technology into teaching, h. 77

dengan

Namun sekarang, karena mengikuti tren dan tuntuntan global, maka sekarang programprogram aplikasi pendidikan seringkali multifungsi, sehinggan serorang guru harus sangat berhati-hati memilih bagian mana dari program tersebut yang kira-kira cocok dengan pembelajaran yang sedang diajarkannya. Sehingga lebih baik kita harus melihat dan mengetahui dengan pasti, apa saja fungsi setiap bagian dari sebuah program aplikasi pendidikan, apa fungsi bagian itu, dan apa pengaruhnya atau dampaknya terhadap tujuan pembelajaran kita.

Program Aplikasi Pendidikan dan Teori Pendidikan Di awal pengembangan, program-program aplikasi pendidikan lebih

dipengaruhi oleh teori kognitif dan behavior yang sedang tren saat itu, sehingga kebanyakan program aplikasi berupa drill and practice dan tutorial, namun sekarang pengembangan program aplikasi pendidikan lebih diarahkan kepada program-program aplikasi yang lebih mengarah pada penggunaan teori dan pandangan konstruktivis, yang lebih mengarahkan siswa agar bisa belajar dan membangun pengetahuannya sendiri. Program aplikasi computer yang cocok seperti ini adalah simulasi danpermainan, bila didesain dengan pandangan konstruktivis. BErikut adalah table program aplikasi mana yang cocok dengan behavioral (belajar diarahkan guru) atau konstruktivis (membangun pengetahuan sendiri dan guru hanya sebagai fasilitator). Tabel 2 Program Aplikasi Penggunaan dalam Strategi BElajar Behavioral (diarahkan) Mengasah X kemampuan Pemberian X Informasi Demonstrasi X Eksplorasi Konstruktivis

Drill dan Practice Tutorial Simulasi

Permainan

Pemecahan MAsalah

Mengasah Kemampuan Eksplorasi MEngasah KEmampuan Eksplorasi


7

X X X X (Buku Integrating Educational Technology into

Gagne, Wager dan Rojas (1981)

Teaching h. 77) mengatakan ada strategi yang dapat digunakan seorang pendesain program aplikasi pendidikan dalam mengembangkan program aplikasinya. Menurut Gagne et al, kita bisa menggunakan beberapa fungsi program seperti drill dan practice, simulasi dan tutorial dalam langkah-langkah pengajaran Gagne (Gagnes Event of Instruction). Kesembilan langkah-langkah pengajaran yang disebutkan oleh Gagne ini biasanya digunakan guru untuk mengkondisikan agar siswa bisa menguasai beberapa pengetahuan dan kemampuan tertentu yang jadi tujuan pembelajaran. MEnurut Gagne et al, dengan mengetahui fungsi masing-masing paket program aplikasi pendidikan yang ada, maka kita bisa memanipulasi mana bagian dari program tersebut untuk bagian mana dalam pengajaran yang bisa kita gunakan. Namun sayangnya, hal seperti ini lebih cocok pada pengajaran yang terarah (behavioral) daripada konstruktivis.

Bahasa Pemorgraman yang digunakan dalam Program Aplikasi PEndidikan Program aplikasi seperti Word, Excel, CAD adalah program-program yang biasa digunakan dalam pendidikan, namun juga bisa digunakan dalam bidang lain. Sedangkan dalam bidang pendidikan, bahasa program yang memang khusus digunakan dalam bidang pendidikan dan pengajaran adalah Logo8 (Buku Integrating Educational
Technology into Teaching h. 78), sebuah bahasa pemograman yang biasa digunakan oleh

pengembang aplikasi pendidikan. Logo biasanya digunakan untuk membuat program yang didesain khusus untuk anak-anak agar anak-anak dapat mengeksplorasi sebuah konsep yang khususnya konsep-konsep matematika, sains dan juga yang ada hubungannya dengan bahasa. Sayangnya di Indonesia, Logo tidak dikenal luas.

Tren Pengembangan Program-Program Aplikasi Pendidikan

WAlaupun program aplikasi pendidikan sudah ada dari sejak tahun 1960an, namun progam yang paling terkini saat ini yagn sering dipakai dalam pendidikan adalah: Online internet adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dari sebuah contoh program aplikasi yang biasa dipakai dalam pendidikan. Sekarang kebanyakan program aplikasi pendidikan dapat diambil dari internet dan disampaikan atau diperkenalkan melalui internet, apakah program tersebut bisa didownload ataukah program aplikasi tersebut langsung bisa digunakan secara online (baik dari computer maupun handphone, dan tablet) Web -