Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS Splenitis

Disusun oleh: 1. Debin Yuniar $. Hen%ra Le&a'a(a ". )e*ri Har%+an'o -. Pu'ri A.'e Susan'i ,. Sa/ha Sholi.ha'in 0. Yulinar Ris.+ K. #. Muh. Mas+huri 1. Pas2ara Fa3ar L. !. Fir/an Hasan 1 . Sar*iah Aini !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 !11"1 ,1 1, $" $, " #

PR45RAM KED4KTERAN HE6AN UNI7ERSITAS 8RA6I)AYA Malan& $ 11

8A8 I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang .........(sitasi)/su. %a9us... :SAMHA; 1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan

8A8 II PEM8AHASAN 2.1 Splenitis+ ausa+ma!amn"a Splenitis #apat #ise$a$kan %leh in&eksi'anemia'kanker #arah'pen"akit hati'kista pa#a limpa'penekanan pa#a (ena #ari limpa atau trauma. Splenitis umumn"a $erk%mplikasi #engan pen"akit %rgan a$#%minal lainn"a. Ban"ak hal "ang #apat men"e$a$kan splenitis antara lain) in&eksi $a!terial' &ungal #an parasit "ang terja#i pa#a %rgan lain #an mempengaruhi spleen sehingga terja#i splenitis* +en"akit "ang men"e$a$kan #estruksi #ari re# $l%%# !ells' ,hite $l%%# !ells #an-atau platelets misaln"a anemia' leuk%penia #an thr%m$%!"t%penia* Blee#ing #an hemat%ma "ang terja#i pa#a spleen' sehingga #apat men"e$a$kan in&eksi #an mema!u splenitis Ma!am.ma!am spelnitis 1. Splenitis akut atau splenitis hem%ragi! #engan !iri.!iri limpa $engkak #an $er,arna merah tua #an #itemukan pa#a pa#a pen"akit anthra/ 2. Splenitis !hr%ni!a atau splenitis hiperplasti!a #engan !iri.!iri limpa mem$esar #an keras Menurut si&at eksu#atn"a splenitis #apat #i$agi menja#i 1. Splenitis suppurati(a "ang $erasal #ari em$%li septi! #ai en#%kar#itis atau #ari tempat lain #i #alam $a#an 2. Splenitis ne!r%ti!ans "ang #ise$a$kan kematian jaringan karena masukn"a $en#a asing (paku'ka,at'#ll) 3. Septi!emi! Splenitis'$ersi&at akut' #ise$a$kan %leh 0%g h%lera' 1&ri!an S,ine 2e(er #an 1nthra/. Spleen akan mengalami Splen%megal"' peru$ahan ,arna menja#i gelap' pem$engkakan juga #isertai #engan penim$unana massa #arah "ang kental. 3. 4ranul%matus splenitis #engan gejala spesi&ik $erupa tim$uln"a granul%ma. 4ejala klinis meliputi pem$engkakan pa#a l"mph n%#es' splen%megal"' multi&%!al gastri! ul!erati%n' mun!ul &%likel pa#a lapisan su$mu!%sal l"mph%i#. 5ti%l%g"n"a a#alah in&eksi $akteri M. 1(ium su$sp. 0%minissuis "ang telah men"erang sistemik 6. 7e!r%suppurati(e Splenitis #engan gejala spesi&ik $erupa tim$uln"a granul%ma. 4ejala klinis meliputi pem$engkakan pa#a l"mph n%#es' splen%megal"' multi&%!al gastri! ul!erati%n' mun!ul &%likel pa#a lapisan su$mu!%sal l"mph%i#. 5ti%l%g"n"a a#alah in&eksi $akteri M. 1(ium su$sp. 0%minissuis "ang telah men"erang sistemik

2.2 4ejala+g$r +era#angan limpa #ise$ut splenitis. +at%l%gi limpa aki$at pera#angan #apat $ersi&at akut' kr%nis' granul%mat%us' atau a$ses. 0al ini $iasan"a #apat #iamati #i pulpa merah. Selain itu' in&lamasi limpa sekun#er #apat terja#i aki$at tum%r. 0em%ragi #apat terja#i aki$at paparan $ahan kimia atau ra#iasi ( 8ar# 9M at al' 1::: ). Se!ara hist%l%gis' ter#apat kesulitan untuk mem$e#akan hem%ragi' k%ngesti' atau angiektasis #ari k%n#isi &isi%l%gis limpa karena %rgan ini memiliki $an"ak sel eritr%sit . +a#a in#i(i#u mu#a' hist%pat%l%gi splenitis aki$at ra!un "ang akut "aitu a#an"a pusat germinal epiteloid. Selain itu' in&eksi $akteri gram negati& "ang parah #i saluran pen!ernaan pa#a he,an mu#a #apat men"e$a$kan ter$entukn"a &%kus k%l%nisasi $akteri #i limpa . +a#a he,an "ang le$ih tua' hist%pat%l%gi splenitis "aitu a#an"a neutr%&il pa#a ;%na mantel sinus #an penurunan jumlah sel pa#a sentra germinativum (<alli <5= et al' 1::3 ). > 8ar# 9M' Mann + ' M%rishima 0' 2rith 0. 1:::. Th"mus' Spleen' an# L"mph 7%#es. ?i #alam) Mar%np%t RR' 41 B%%rman' B8 4aul' 5#it%r. +ath%l%g" %& the M%use Re&eren!e an# 1tlas. <ienna) a!he Ri(er +ress. 0lm 333.36@ > <alli <5=' +arr" B8. 1::3. The 0emat%pieti! S"stem. ?i #alam) 9u$$ A<2' Aenne#" + ' +almer 7' 5#it%r. +ath%l%g" %& ?%mesti! 1nimals <%lume 3. 5# ke.3. 1!a#emi! +ress. 0lm 233.23B. .........(sitasi)/su. %a9us...:NYAK; ali&%rnia)

2.3 +et%genesis+g$r Splenitis a,aln"a a#alah masukn"a en#%t%ksin atau agen $akteri "ang kemu#ian $erakumulasi #i neutr%&il pa#a ;%na mantel. Lalu terja#i migrasi makr%&ag #engan &ragmen antigen menuju pusat germinal #alam 1C.12 jam. 0asil in&eksi "ang luar $iasa men"e$a$kan rusakn"a lim&%sit pa#a pusat &%likular "ang men"e$a$kan lim&%lisis sehingga terja#i #eplesi "ang mem$uat pusat epitel germinal mengalami h"alin%sis intra&%likular. (5hrensperger' 2CC@)

.........(sitasi)/su. %a9us...:)EFRI<AINI;

2.3 ?iagn%sis+?? .........(sitasi)/su. %a9us...:PUPUT<FIRMAN;

2.6 +eng%$atan #an +en!egahan


Pengobatan Pengobatan di lakukan berdasarakan penyebab yang mendasarinya.dapat masukkan obat anti inflamasi .sering terjadi manifestasi bakteri gram negative yang bisa digunakan obat golongan betalaktam seperti sepalosporin .apabila penyebab primer dari enyakit tersebut adalah parasit darah bisa digunakan anti parasit darah

terlebih dahulu lalau memberikan antibiotik .namun ,apabila terjadi hipersplenisme maka menjadi pertimbangan serius (missal :gaucher desease). Splenektomi atau terapi radiasi dapat dilakukan apabila terjadi kasus hipersplensim.akan tetapi karena fungsi spleen yaitu sebagai salah satu bagian dari system imun yang berfungsi memproduksi limfosit maka tindakan splenektomi harus dihindarkan sebisa mungkin. Dan pasien yang menjalani spenektomi terlebih dahulu hasrus menjalani beberapa vaksinasi. Pasien yang telah mengalami splenektomi rentan terhadap sepsis berat.dan harus menerima sejumlah antibiotik.pasien juga tidak diperbolehkan bergerak secara bebas karena akan menyebabkan rupture pada spleen tersebut. Pencegahan ebiasaan hidup sehat dan he!an sering diajak berolahraga dapat dilakukan agar system imun tubuh dapat berfungsi dengan baik .juga bisa dilakukan vaksinasi penyakti "penyakit tertentu yang disebabkan oleh parasit darah .dan bakteri bakteri penyebab penyakit infeksius seperti S.pneumoniae dan haemophilus influen#ae

.........(sitasi)/su. %a9us...:HENDRA<HURI;

:64R4..64R4..Y5 5A KER)A..N5E=PRINT;

8A8 III KESIMPULAN 3.1 Aesimpulan ......(S1M01) 3.2 Saran ......(S1M01)

DAFTAR PUSTAKA :SAMHA;