Anda di halaman 1dari 16

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, DISIPLIN KERJA, DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PNS PADA BKD KABUPATEN KEBUMEN

Disusun oleh:
Nama Mahasiswa : NANI KUSUMAWATI NIM : 090055798 Program Studi : MANAJEMEN (S1) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) PUTRA BANGSA PROGRAM STUDI MANAJEMEN (S1) KEBUMEN 2013
Nani Kusumawati; 090055798

Latar Belakang

BKD Kabupaten Kebumen sebagai lembaga pelayanan masyarakat khususnya PNS Kabupaten Kebumen senantiasa berupaya untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan kinerja pegawainya guna mewujudkan aparatur pemerintahan yang berkualitas dan profesional. Secara umum masih muncul budaya-budaya dalam organisasi, seperti pengaruh birokrasi yang mengakibatkan perilaku yang kurang kreatif dan inovatif, pekerjaan yang tertunda, dan pegawai yang kurang disiplin. Kondisi ini mengakibatkan kinerja pegawai kurang optimal, seperti pekerjaan tidak selesai tepat waktu dan kualitas pekerjaan yang kurang memenuhi standar sehingga menimbulkan keluhan dari pihak-pihak lain yang berhubungan langsung dengan BKD Kabupaten Kebumen. Masih rendahnya tingkat kedisiplinan dan etos kerja para PNS selama ini, terutama karena kurang berjalannya sistem rewards and punishment yang membuat PNS masih bisa bekerja dengan santai. Tindakan bersifat populis seperti sidak, belum menjamin penertiban para PNS yang sering mangkir/pulang kantor sebelum waktunya bisa berjalan efektif, karena setelah sidak selesai, ternyata banyak mereka yang kembali mangkir dari tugasnya sehingga masalah penegakan disiplin PNS kini sudah saatnya patut mendapat perhatian yang lebih serius. Selain budaya organisasi dan disiplin kerja penting untuk peningkatan kinerja PNS BKD Kabupaten Kebumen, juga perlu diperhatikan juga self efficacy dari para PNS.

Nani Kusumawati; 090055798

Latar Belakang Masalah


Individual yang memiliki self efficacy tinggi pada situasi tertentu akan mencurahkan semua usaha dan perhatiannya sesuai dengan tuntutan situasi tersebut dalam mencapai tujuan dan kinerja yang telah ditentukannya. Kegagalan dalam mencapai suatu target tujuan akan membuat individu berusaha lebih giat lagi untuk meraihnya kembali serta mengatasi rintangan yang membuatnya gagal dan kemudian akan menetapkan target lain yang lebih tinggi lagi. Individu yang mempunyai self efficacy rendah ketika menghadapi situasi yang sulit dan tingkat kompleksitas tugas yang tinggi akan cenderung malas berusaha atau lebih menyukai kerja sama. Individu yang mempunyai self efficacy rendah menetapkan target yang lebih rendah pula serta keyakinan terhadap keberhasilan akan pencapaian target yang juga rendah sehingga usaha yang dilakukan lemah Berdasarkan pemikiran ini maka penelitian ini diberi judul Pengaruh Budaya Organisasi, Disiplin Kerja, dan Self Efficacy terhadap Kinerja PNS pada BKD Kabupaten Kebumen.

Tujuan Penelitian
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, disiplin kerja, dan self efficacy terhadap kinerja PNS pada BKD Kabupaten Kebumen.

Nani Kusumawati; 090055798

Kinerja
Sedarmayanti (2007: 132) menyatakan bahwa kinerja merupakan sistem yang digunakan untuk menilai dan mengetahui apakah seorang karyawan telah melaksanakan pekerjaannya secara keseluruhan, atau merupakan perpaduan dari hasil kerja (apa yang harus dicapai seseorang) dan kompetensi (bagaimana seseorang mencapainya). Faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian kinerja dinilai cukup beragam yaitu kinerja dipengaruhi oleh motivasi, effort, kemampuan, dan pengalaman (Gibson, 2003: 152). Sedangkan menurut Dessler (2000: 514-516) ada 5 (lima) faktor dalam penilaian kinerja yang populer yaitu : 1. Kualitas pekerjaan, meliputi: akurasi, ketelitian, penampilan dan penerimaan keluaran. 2. Kuantitas pekerjaan, meliputi: volume keluaran dan kontribusi. 3. Supervisi yang diperlukan, meliputi: pemberian saran, arahan atau perbaikan. 4. Kehadiran, meliputi: regularitas, dapat dipercaya dan ketepatan waktu. 5. Konservasi, meliputi: pencegahan pemborosan.

Nani Kusumawati; 090055798

Budaya Organisasi Robins ( 2006: 281), menyatakan bahwa budaya organisasi merupakan suatu sistem makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi yang membedakan organisasi itu dari organisasi-organisasi lain. Budaya organisasi adalah suatu sistem nilai yang diperoleh dan dikembangkan oleh organisasi dan pola kebiasaan dan falsafah dasar pendirinya, yang terbentuk menjadi aturan yang digunakan sebagai pedoman dalam berfikir dan bertindak dalam mencapai tujuan organisasi. Budaya yang tumbuh menjadi kuat mampu memacu organisasi kearah perkembangan yang lebih baik.

Nani Kusumawati; 090055798

Budaya Organisasi
Adapun nilai-nilai dasar budaya kerja menurut Kementerian PAN terdiri dari (Kep Menpan No. 25 Tahun 2002): 1. Komitmen dan konsistensi, 2. Wewenang dan Tanggungjawab, 3. Keikhlasan dan kejujuran, 4. Integritas dan profesionalisme, 5. Kreativitas dan kepekaan, 6. Kepemimpinan dan keteladanan, 7. Kebersamaan, dan dinamika kelompok kerja, 8. Ketepatan dan kecepatan, 9. Rasionalitas dan kecerdasan emosi, 10. Keteguhan dan ketegasan, 11. Disiplin dan keteraturan kerja, 12. Keberanian dan kearifan, 13. Dedikasi dan loyalitas, 14. Semangat dan motivasi, 15. Ketekunan dan kesabaran, 16. Keadilan dan keterbukaan, 17. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Nani Kusumawati; 090055798

Disiplin Kerja
Menurut Hadari (2002: 87) Disiplin adalah sikap kesediaan dan kerelaan seseorang untuk memahami dan mentaati norma. Nitisemito (2001: 112) menyatakan bahwa disiplin kerja merupakan suatu sikap, tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari organisasi baik tertulis maupun tidak tertulis. Indikator yang digunakan untuk mengukur disiplin kerja adalah sebagai berikut: 1. Penggunaan waktu secara efektif, meliputi : a. Ketepatan waktu dalam melaksanakan tugas b. Penghematan waktu dalam melaksanakan tugas 2. Ketaatan terhadap peraturan yang telah ditetapkan, meliputi : a. Ketaatan terhadap jam kerja b. Ketaatan terhadap pimpinan c. Ketaatan terhadap prosedur dan metode kerja. 3. Tanggungjawab dalam pekerjaan dan tugas, meliputi : a. Melakukan pekerjaan sesuai dengan rencana b. Mengevaluasi hasil pekerjaan c. Keberanian menerima resiko kesalahan

Nani Kusumawati; 090055798

Self Efficacy
Self-efficacy adalah keyakinan yang dipegang seseorang tentang kemampuannya dan juga hasil yang akan ia peroleh dari kerja kerasnya mempengaruhi cara mereka berperilaku (Bandura, 2006: 42).

Dari hal-hal di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa individu yang memiliki self-efficacy tinggi memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1. Dapat menangani secara efektif situasi yang mereka hadapi. 2. Yakin dalam kesuksesan dalam mengatasi rintangan. 3. Ancaman dipandang sebagai suatu tantangan yang tidak perlu dihindari. 4. Gigih dalam berusaha. 5. Percaya pada kemampuan diri yang dimiliki. 6. Hanya sedikit menampakan keragu-raguan. 7. Suka mencari situasi baru.

Nani Kusumawati; 090055798

Kerangka Pemikiran

Nani Kusumawati; 090055798

Obyek dan Subyek Penelitian

1. Obyek Penelitian Obyek penelitian ini adalah kinerja PNS pada BKD Kabupaten Kebumen yang dipengaruhi oleh variabel budaya organisasi, disiplin kerja, dan self efficacy.

2. Subyek Penelitian Subyek penelitian ini adalah karyawan PNS pada BKD Kabupaten Kebumen.

Nani Kusumawati; 090055798

Data dan Teknik Pengumpulan Data


Jenis Data 1. Data Primer. 2. Data Sekunder Teknik Pengumpulan Data 1. Kuesioner. 2. Studi Pustaka

Populasi dan Sampel


Populasi merupakan keseluruhan kelompok, baik orang, kejadian maupun sesuatu yang menarik peneliti untuk melakukan penelitian terhadapnya (Sekaran, 2000: 266). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PNS pada BKD Kabupaten Kebumen yang berjumlah 50 orang pegawai. Sampel adalah bagian dari populasi yang terdiri dari sejumlah anggota terpilih dari populasi. Sampel harus mewakili populasinya, sehingga kesimpulan mengenai populasi yang tepat dapat dihasilkan (Sekaran, 2000: 269). Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus karena pada metode sensus semua unsur dalam populasi dijadikan sebagai sampel penelitian, maka dalam penelitian ini sebanyak 50 orang PNS pada BKD Kabupaten Kebumen dijadikan sebagai sampel.

Nani Kusumawati; 090055798

Teknik Analisis

1. Analisis Deskriptif

2.

Analisis Statistik
- Uji validitas - Uji reliabilitas

- Uji Asumsi Regresi Linear Berganda


- Uji Regresi Linear Berganda

Nani Kusumawati; 090055798

Uji Validitas

Dari hasil olah data diketahui bahwa nilai signifikansi dari Pearson Correlations lebih kecil dari 0,05 dan nilai R hitung lebih besar dari R tabel. Hal ini berarti seluruh pertanyaan yang digunakan dalam semua variabel penelitian adalah valid.

Uji Reliabilitas
Dari hasil olah data diketahui bahwa nilai Alpha Cronbach adalah lebih besar dari 0,6. Hal ini berarti seluruh pertanyaan yang digunakan dalam semua variabel penelitian adalah reliabel.

Nani Kusumawati; 090055798

Uji Regresi Linear Berganda Uji t Regresi Linear Berganda

Uji F Regresi Linear Berganda

Berdasarkan tabel uji t dan uji F regresi linear berganda, nilai signifikansi menunjukkan angka lebih kecil dari 0,05. oleh karena itu, semua variabel independen berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan.

Nani Kusumawati; 090055798

Kesimpulan
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji analisis regresi linear berganda, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Indikator budaya organisasi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja PNS BKD Kabupaten Kebumen. Hal ini menunjukkan bahwa budaya organisasi yang dimiliki memiliki arti penting dalam meningkatkan kinerja dan mendukung kelancaran tugas instansi dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan. 2. Indikator disiplin kerja menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja PNS BKD Kabupaten Kebumen. Hal ini menunjukkan bahwa disiplin kerja yang dipegang dan dilaksanakan dengan baik oleh para pegawai dapat mempengaruhi kinerja dan memberikan kontribusi positif bagi penyelesaian pelaksanaan pekerjaan. 3. Indikator self efficacy menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja PNS BKD Kabupaten Kebumen. Hal ini menunjukkan bahwa self efficacy yang dimiliki PNS BKD Kabupaten Kebumen mampu mendorong pegawai untuk dapat memberikan kinerja terbaik mereka bagi BKD Kabupaten Kebumen.

Nani Kusumawati; 090055798

TERIMA KASIH

Nani Kusumawati; 090055798