Anda di halaman 1dari 20

By nia nuraini

Definisi
Sindrom Parkinson / Parkinsonisme
Sindroma klinis yang ditandai oleh adanya tremor istirahat, rigiditas, bradikinesia dan hilangnya refleks postural

Penyakit Parkinson
Bagian dari parkinsonisme (idiopatik) ditandai oleh degenerasi ganglia basalis disertai adanya Lewy Bodies

Epidemiologi
Umumnya pd usia >50 th Usia awitan <40 th (5%)

Lk2 : Pr = 3:2

Di Indonesia diperkirakan 400.000 penderita PP

Klasifikasi
Primer (idiopatik) Sekunder (simptomatik) Sindroma Parkinsonismeplus Peny. Herediter Degeneratif
Penyakit parkinson 75%

Drug induced, pasca-infeksi, gangguan metabolik, kelainan struktural, toksin, vaskuler

Degenerasi ganglion kortiko-basal, hemiparkinsonisme hemiatropi, sindroma demensia, atropi multi-system, parkinsonism-dementia-ALS complex of Guam, proggressive supranuclear palsy

Autosomal-dominant cerebellar ataxias, hellervortenspatz disease, mitochondriopathies, neurocanthocytosis, wilsons disease

Idiopatik

Etiologi

Kelainan metabolisme Eksitotoksisitas Stress oksidatif

Manifestasi Klinis
Gejala prodormal Gejala utama Gejala tambahan

Lelah Letih gg. kepribadian

Tremor Rigiditas Akinesia /Bradikinesiahipokinesia Ketidakstabilan postur dan gait

Tanda myerson (+) Freezing, mask face, disfagia Konstipasi, polakisuria Depresi, demensia

Patofisiologi

Diagnosis
Anamnesis

Observasi
Pemeriksaan

Skala Penilaian Klinis


Stadium I

Gejala unilateral Gg fungsional ringan/tidak ada

Stadium II

Gejala bilateral Adanya gg bicara, posture & gait


Gejala bilateral dg gg refleks postural Gg fungsional ringan-sedang Gejala parkinsonisme Gg fungsional berat, masih mampu berjalan Hanya bisa di tempat tidur / kursi roda

Stadium III

Stadium IV

Stadium V

Penatalaksanaan
Penanganan suportif Terapi medikamentosa

Terapi operatif
Terapi rehabilitasi Kelompok pendukung

Prognosis
Dubia et malam

15-20% berkembang mjd demensia/alzheimer