Anda di halaman 1dari 19

By : Pujiana Endah Lestari

Bagian mikrobiologi FKG Unej


30 Desember 2010

KARAKTERISTIK Organisme eukariotik Tidak mengandung klorofil Memiliki dinding sel Struktur berserabut Menghasilkan spora Organisme saprophytes Dapat menguraikan bahan organik Terdapat 100.000 - 200.000 spesies Sekitar 300 spesies patogen bagi manusia. Fungi yang relevan dengan KG paling banyak dari genus candida.
2

MORFOLOGI Fungi mempunyai 2 bentuk struktur dasar yaitu ;


Bentuk yeast Bentuk mould

Beberapa fungi dapat hidup dalam bentuk yeast dan bentuk mould (dimorphic) pada waktu yang berbeda, beberapa fungi yang lain hanya hidup dalam 1 bentuk. Fungi dimorphic sebagai mould (di alam dan kultur pada 25 C) dan sebagai yeast (biasanya hidup dalam jaringan, eksudat, atau kultur pada suhu 37 C).
3

Uniseluler Reproduksi dengan budding Mikroskopis : Oval atau bulat (Diameter : 3-15 m)

Makroskopis : Koloni berwarna pucat (serupa dengan bakteri)

Multiseluler Koloni miselia atau hifa Mikroskopis : Hifa Spora

Makroskopis : Tekstur permukaan : seperti kapas / wool /beludru / granular. Pigmentasi

Filamen tubuler yang bercabang tersusun dari dinding sel yang berisi sitoplasma dan organela Diameter hifa ; 2-10 m

germinating spore

mycelium
Mycelia mempunyai area permukaan yang luas
7

HUMAN MYCOSES
Infeksi pada manusia yang disebabkan oleh fungi dibedakan menjadi :
Superfisial mycosis Subcutaneous mycosis Sistemic mycosis

SUPERFISIAL MYCOSIS
Melibatkan;
permukaan mukosa struktur yang mengandung keratin

Ex :
Thrush pada mukosa rongga mulut

Infeksi dermatophyte pada kulit dan rambut

SUBCUTANEOUS MYCOSIS

Melibatkan;
jaringan subkutan dan jarang menyebar (disseminate).

Implantasi traumatik dari fungi menyebabkan penyakit progresif kronis, destruksi jaringan, pembentukan sinus. Ex;
Sporotrichosis mycetoma

10

SYSTEMIC MYCOSIS (DEEP MYCOSIS) Melibatkan;


sistem organ interna

Jauh lebih serius, dan sering fatal. Organisme didapat melalui saluran respirasi dan menyebar secara hematogen. Meningkat pada pasien dengan gangguan sistem pertahanan karena organisme ini sebagai patogen opportunistik Ex ;
Histoplasmosis Coccidioidomycosis.
11

1. HABITAT & TRANSMISI


Habitat;
rongga mulut, gastrointestinal tract, female genital tract, kadang-kadang pada kulit

Infeksi biasanya endogen, tetapi infeksi silang dapat terjadi antara ibu & anak, diantara saudara kandung.
12

2. KARAKTERISTIK Tumbuh sebagai sel yeast spherical atau oval budding berukuran 3-5m x 5-10m, disebut blastospore Pseudohyphae dapat ditemukan, khususnya pada inkubasi dengan temperatur rendah dan media dengan nutrisi yang kurang.

13

3. KULTUR & IDENTIFIKASI


Kultur tumbuh pada media Sabouraud sebagai colony berwarna putihcream, bentuk flat, aroma seperti bir. Identifikasi:
berdasarkan reaksi asimilasi karbohidrat dan

fermentasi Test biokimia.

14

4. PATOGENISITAS Spesies kandida jarang menyebabkan penyakit tanpa adanya faktor predisposisi. Predisposisi antara lain:
Iritan lokal kronis Gangguan ekologi rongga mulut atau flora mikrobia rongga

mulut berubah oleh antibiotik dan kortikosteroid Faktor diet Gangguan endokrin dan immunologi Penyakit kronis dan malignant Umur (sangat muda atau sangat tua) Dysplasia epithel rongga mulut Perokok berat
15

4. DIAGNOSIS
Ditunjukkan adanya yeast dari smear dengan pewarnaan gram dikuti kultur spesimen pada sabouraud agar. Serology membantu dalam diagnosa disseminated candidiasis. Pemeriksaan histopatologi dari biopsi menunjukkan adanya invasi jaringan oleh hyphae fungi.

16

5. TERAPI
Nystatin Amphotericin B Miconazole Clotrimazole)

17

18

19