Anda di halaman 1dari 6

HIGHWAY PROJECT WORK 2013

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Jalan yang merupakan sebuah sarana vital dalam menghubungkan satu daerah ke daerah lain sangat penting diperhatikan. Umumnya perkembangan jalan harus bisa mengiringi kemajuan teknologi dan pemikiran manusia yang menggunakannya, karenanya perencanaan dan pelaksanaan di lapangan dibutuhkan kesungguhan dan pengawasan standar guna terpenuhi kualitas jalan yang sesuai perencanaan. Jalan banyak berperan aktif terhadap kemajuan satu daerah. Satu daerah yang maju tentunya bisa dilihat dari infrastruktur dan sarana yang memadai khususnya pada sektor jalan. Jalan raya dapat diartikan sebagai suatu lintasan yang dapat melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ke tempat yang lain. Lintasan tersebut dapat berupa perkerasan, setapak, atau apapun sepanjang bisa dilalui lalu lintas. Sedangkan lalu lintas adalah kegiatan lalu lalang semua benda dan makhluk hidup yang melewati jalan baik kendaraan bermotor, tidak bermotor, Mahasiswa sebagai agen of change harus memiliki ilmu dan keterampilan dalam pengaplikasian serta penerapan di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat bersosialisasi dan menerapkan ilmu-ilmu yang telah diperoleh ke sebuah pekerjaan yang sebenarnya. Dengan mengacu pada proses ini maka pada semester V ini mahasiswa diberikan tugas untuk mengerjakan PROJECT WORK PERENCANAAN JALAN. Tugas Project work Perencanaan Jalan ini merupakan perencanaan konstruksi, tidak termasuk perencanaan biaya. Project work ini dimulai dari pengumpulan data-data terkait lokasi yang akan dibuat jalan seperti peta topografi, data CBR tanah, curah hujan dan data-data lain yang diperlukan dalam perencanaan jalan. Data tersebut diperlukan guna memperoleh perencanaan yang matang. Pencarian data dilakukan sendiri oleh mahasiswa dengan dibimbing oleh dosen pembimbing. Pekerjaan yang dilaksanakan pada project work perencanaan jalan ini

adalah pekerjaan perencanaan jalan perkotaan dengan klasifikasi jalan arteri sekunder, Tipe Jalan 4 Lajur 2 arah terbagi dengan lebar median 2m , kecepatan

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)

HIGHWAY PROJECT WORK 2013


rencana 70 km/jam, Rmin m, Rmax m, Lebar tepian 0,25 m , Lebar bahu luar 2,5 m.

1.2 Tujuan Penulisan 1. Merencanakan bentuk perencanaan geometrik yang sesuai dengan data yang diperoleh pada suatu daerah 2. Merencanakan konstruksi lapisan perkerasan 3. Merencanakan dimensi dan bentuk saluran drainase jalan yang diperlukan sesuai kontur yang ada

1.3 Rumusan Masalah Perencanaan yang dibahas pada laporan ini adalah mengenai perencanaan mulai dari : a. Perencanaan Layout b. Perencanaan geometrik jalan c. Perencanaan tebal perkerasan jalan d. Perencanaan drainase sesuai rencana jalan

1.4 Metode Penulisan Dalam penulisan dan pelaksanaan pekerjaan Project Work I ini dilakukan dengan berbagai macam metode, diantaranya : 1. Asistensi 2. Studi Pustaka 3. Diskusi

1.5 Sistematika Penulisan Dalam pembuatan Laporan Project Work I ini dibuat dengan sistematika sebagai berikut : I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan Penulisan 1.3 Rumusan Masalah 1.4 Metode Penulisan

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)

HIGHWAY PROJECT WORK 2013


1.5 Sistematika Penulisan II. ISI 2.1 Data Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan 2.2 Perhitungan Alinyemen 2.3 Galian dan Timbunan 2.4 Perencanaan Perkerasan Jalan Raya 2.5 Perhitungan Tebal Perkerasan 2.6 Perhitungan Drainase Jalan Raya 2.7 Perencanaan Utilitas III. PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)

HIGHWAY PROJECT WORK 2013


1.6 Sistematika Penulisan Lokasi perencanaan jalan yang dibuat di daerah Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Rencana jalan yang akan di buat Gambar 1.1 Letak rencana jalan

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)

HIGHWAY PROJECT WORK 2013


BAB II Menentukan Klasifikasi Jalan

ACUAN : RSNI Geometri Jalan Perkotaan tahun 2004 JALAN PERKOTAAN DATA PERKIRAAN SEBAGAI ACUAN PENETAPAN RENCANA JALAN

2.1 Klasifikasi Jalan Kelas jalan = jalan arteri kelas 2 1. Jalan Arteri Sekunder, Kelas 2 jalan yang menghubungkan secara efisien antar pusat kegiatan nasional atau antar pusat kegiatan nasional dengan pusat kegiatan wilayah. Jalan merupakan penghubung kota besar dengan kota yang ada di sekitarnya, dimana kota besar tersebut adalah pusat kegiatan

perekonomian dan sosial. Jumlah lajur dan arah = 4 lajur 2arah 2. Jalan 4 lajur 2 arah terbagi Mempertimbangkan perkiraan LHR yang ada, maka jalan dibuat 4/2 D, mengacu pada RSNI table 3 yaitu ekivalensi mobil penumpang (emp) untuk jalan perkotaan satu arah dan terbagi. Arus lalu lintas yang kita rencanakan 1400 kend/jam maka tipe jalan yang direncanakan adalah tipe jalan 4/2D karena arus lalu lintas per lajur > 1.050. Kecepatan rencana = 70 km/jam 3. Karena daerah disekitar jalan yang akan dibangun padat penduduk dan banyak bangunan sosial, ataupun pertokoan, maka kecepatan ini yang dapat ditempuh oleh kendaraan.

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)

HIGHWAY PROJECT WORK 2013


2.2 Lebar Rencana RUMAJA lebar rumaja = 22 m a. Lajur Lalu Lintas :lebar lalin 14m 3.5 m/lajur (RSNI Bab 5.6.3)

kemiringan melintang 2% (RSNI Bab 5.6.5) b. Bahu Jalan : 2 m (RSNI Bab 5.6.3)

kemiringan melintang 3%, nilai kemiringan bahu jalan harus lebih besar dari kemiringan melintang (RSNI Bab 5.6.6) c. Median d. Lebar Tepian RUMIJA a. Lebar minimum 25 m = 28 m RUWASJA a. Lebar minimum = 20 m (dari as jalan) : 2 m (RSNI Bab 5.6.9) : 0,25 m

2.3 Lebar Jalan Minimum Sesuai Fungsi Jalan a. Jenis angkutan = angkutan utama b. Jarak perjalanan = jauh c. Kecepatan rencana (arteri Vr-min 60) = 70 km/jam d. Persimpangan sebidang = diatur e. Jumlah akses = dibatasi f. Lebar badan jalan minimum = 11 m

2.4 Spesifikasi dan Lebar Badan Jalan Minimum a. Kelas jalan b. Diperuntukan bagi lalin c. Pengendalian akses d. Persimpangan sebidang e. Jumlah lajur minimum = jalan raya = umum, menerus berjarak jauh = terbatas = ada = 2 lajur perarah

Chandra Rama S (4111010011) Feri Suryanto (4111010014) Kukuh Aryo S(4111010004) M.Arief Rahman (4111010005)