Anda di halaman 1dari 14

SEMINAR PRAKTIKUM PENGENDALIAN LAJU ALIR

Disusun oleh : Nurmalisna Farhaan Jihan Sari Maulita Rizky Rauzatinur Cut Farah Diana

Definisi pengendalian
Pengendalian

Sistem proses adalah rangkaian operasi yang dilakukan konversi material secara fisika dan kimia, sehingga material yang dihasilkan memiliki keadaan yang lebih bermanfaat. Peranan pengendalian proses pada dasarnya adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan proses agar berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan

Sistem pengendalian

Pengendalian On-Off Pengendalian Proporsional Pengendalian Proporsional Integral Pengendalian Proporsional Integral Diferensial (PID)

Jenis-jenis Pengendalian berdasarkan Metode Umum :


Sistem Pengendalian Manual Sistem Pengendalian Otomatis Sistem Pengendalian Digital Sistem Pengendalian Kontinyu Sistem pengendalian Adaptive Sistem Pengendalian Diskrit ( digital)

Tipe-tipe Pengendalian
Sistem Pengendalian (Control System) adalah

rangkaian operasi yang dilakukan konversi material secara fisika dan kimia sehingga material yang dihasilkan memiliki keadaan yang lebih bermanfaat. Peranan pengendalian proses pada dasarnya adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan proses agar berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Seluruh komponen yang terlihat dalam pengendalian proses disebut sistem pengendalian atau control system. Tipe-tipe pengendalian antara lain:

Konfigurasi Sistem Pengendali


Pengendali umpan maju
Pengendali umpan balik Pengendali Interensial

GAMBAR PERALATAN

GRAFIK
Pengendalian ON-OFF
100 80 60 40 20 0 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (CRF)


100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (PC)

Pengendalian Proporsional
86 84 82 80 78 76 74 72 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (CRF)


91 90 89 88 87 86 85 84 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (PC)

Pengendalian Proporsional Integral


58 56 54 52 50 48 46 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (CRF)


62 61.5 61 60.5 60

59.5 59 58.5
0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (PC)

Pengendalian Proporsional Integral Derevative


100 80 60

40
20 0 -20 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (CRF)

90 80 70 60

50
40 30 20 10 0 0 5 10 15 20 25 30 35

Laju Alir (PC)

Kesimpulan Dapat disimpulkan bahwa: Untuk sistem kendali On-Off dengan set point 50% didapatkan grafik waktu vs laju alir relatif hampir stabil yang disebabkan karena sistem pengendali ini tidak diberikan gangguan. Sistem kendali yang digunakan adalah sistem kendali umpan balik, dimana alat pengendali melakukan tindakan setelah gangguan/noise memberikan akibat pada proses sehingga proses harus terkontrol memperbaiki kondisi ini melalui Final Control seperti pengaturan bukaan valve Semua gangguan merupakan faktor utama yang harus dikendalikan sehingga dapat diperoleh kualitas produk yang sesuai (set point) dalam hal ini dapat dikendalikan dengan dua jenis konfigurasi pengendalian yaitu feedback dan feed forward. Dalam praktikum ini konfigurasi yang terjadi adalah feedback. Hal ini terlihat jelas karena pengendalian terjadi setelah adanya gangguan yang terjadi pada proses. Untuk system pengendalian proporsional integral deferential yang diberi ganguan sebanyak 20 % hasil atau laju alir yang dapat kembali sangat lah tidak stabil karena ganguan sangat mempengaruhi respon yang terjadi padadal pada pengendalian proporsioanal integral deferential ini respon yang terjadi sangatlah cepat.

DAFTAR PUSTAKA
Effendy, Sistem Pengendalian.

http://staff.ums.ac.id/effendy, diunduh 11 April 2010.


Effendy, Istilah

Pengendalian.http://staff.ums.ac.id/effendy, diunduh 11 April 2010.


Wahid. Filosofi Dasar Sistem Kontrol.

http://www.chemeng.ui.ac.id/, diunduh 11 April 2010.

wassalam

TERIMA KASIH