Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH MACAM PEMBIAKAN GENERATIF PADA TANAMAN KOPI

Tugas Mata Kuliah TBT Kopi, Teh da Ka!ao AT"#A Disusu Oleh$ Dia A%ia to Dia Rah*a+ati Dia -usa ti E**a Fe*i P/ H&'((&)) H&'((&), H&'((&). H&'((&)0

PROGRAM -T1DI AGROTEKNOLOGI FAK1LTA- PERTANIAN 1NI2ER-ITA- -EBELA- MARET -1RAKARTA 3&(,

I/

PENDAH1L1AN

Kopi merupakan salah satu komoditi perkebunan yang berperan penting bagi perekonomian Indonesia yaitu sebagai penghasil devisa negara, penyedia lapangan kerja, memelihara konservasi lingkungan, sumber bahan baku industri makanan dan minuman serta sumber pendapatan petani. Perbanyakan tanaman kopi dilakukan melalui dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Secara teknis perbanyakan secara generatif lebih mudah dibanding perbanyakan secara vegetatif. Akan tetapi perbanyakan secara vegetatif menghasilkan bahan tanaman yang secara genetis sama dengan tanaman induknya. Kedua cara perbanyakan tanaman kopi tersebut memerlukan pengelolaan yang berbeda. Rencana penanaman kopi dengan menggunakan bahan tanam yang berbeda akan memerlukan bahan tanaman, bahan pembantu, dan jumlah serta kualifikasi tenaga kerja yang berbeda. Karena merupakan teknik modifikasi dari perbanyakan secara generatif, maka pengelolaannyapun sebenarnya mengacu pada pengelolaan perbanyakan tanaman kopi secara generatif, dan hanya pada tindakan yang berbeda itu sajalah harus dilakukan penyesuaian pengelolaan. Secara umum perbanyakan secara vegetatif dibagi menjadi penyetekan setek ruas, setek belah, dan setek daun bermata tunas!, penyambungan sambungan epikotil, sambungan hipokotil, dan sambungan akar!, gabungan antara penyetekan dan penyambungan setek sambung!, dan perbanyakan secara kultur jaringan. Secara manajerial, suatu hal yang harus diperhatikan untuk perbanyakan secara vegetatif ini adalah ketersediaan sumber bahan tanamnya. "ntuk perbanyakan secara generatif, bahan tanam dapat disediakan oleh sumber benih resmi. "ntuk perbanyakan secara vegetatif, bahan tanam harus disediakan sendiri oleh kebun sesuai dengan keperluannya misal dengan membangun kebun entres untuk memproduksi tunas orthotrop untuk keperluan penyetekan, membangun kebun entres untuk penyedia entres akar untuk keperluan sambung akar, atau melakukan pemesanan secara khusus untuk menyediakan bahan tanam hasil kultur jaringan kepada lembaga yang berkompeten, seperti Pusat Penelitian Kopi Aris #$%$!.

II/

PEMBAHA-AN

A/ Pe4tu*5uha Ge e4ati6 Ta a*a Kopi %. Pembentukan Primordia &unga 'anaman kopi berbunga majemuk inflorensia! yang tumbuh dari ketiak daun, dan merupakan hasil dari perkembangan mata tunas seri. (ata tunas seri dapat berkembang menjadi tunas vegetatif atau bunga, tergantung dari beberapa faktor, yaitu fotoperiodisitas, intensitas cahaya, temperatur dan kandungan air dalam tanaman serta )*+ ratio tanaman. a. ,otoperiodisitas 'anaman kopi termasuk tanaman hari pendek short day plant!, yaitu tanaman akan membentuk primordia bunga bila siang hari lebih pendek dari malam hari. Artinya primordia akan terbentuk bilamana lama matahari bersinar kurang dari %# jam, sebaliknya bila panjang hari lebih dari %- jam, primordia bunga tidak terbentuk dan mengarah ke pertumbuhan vegetatif. Sedangkan di Indonesia karena terletak di daerah katulisti.a maka perbedaan hari pendek dan hari panjang tidak nampak jelas. b. Intensitas )ahaya Intensitas cahaya yang sedikit karena faktor naungan yang terlalu gelap atau cuaca selalu mendung akan menghambat pembentukan primordia bunga. Sedangkan dalam kenyataan di lapangan pada kebun yang naungannya terlalu gelap jumlah bunga dan buah lebih sedikit dibandingkan dengan kebun yang relatif terang. /al ini kemungkinan disebabkan oleh kegiatan hormonal yang ada dalam tanaman. c. 'emperatur Pembentukan primordia bunga yang optimal akan terjadi pada temperatur yang lebih tinggi dari pada temperatur yang dibutuhkan untuk perkembangan vegetatif, yaitu temperatur pada siang hari 0$ derajat celcius dan pada malam hari #0 derajat celcius. Setiap daerah mempunyai temperatur maksimum dan minimum yang berbeda 1 beda

tergantung pada kondisi tempat lahan tanaman kopi. 2i daerah 3a.a temperatur minimum terjadi pada bulan 3uli 1 Agustus yang bertepatan dengan hari pendek. d. Kandungan Air dalam 'anaman Pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman kopi dipengaruhi oleh kandungan air dalam tanaman. Pada kandungan air yang tinggi terjadi pertumbuhan ke arah pertumbuhan vegetatif, dan pada kandungan air yang rendah terjadi pertumbuhan generatif. 4leh karena itu maka pada saat pembentukan primordia bunga kopi di mulai sejak akhir musim penghujan atau a.al musim kemarau. e. )*+ Ratio 'anaman )*+ ratio yang tinggi akan merangsang pembentukan primordia bunga. 'ingginya )*+ ratio dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang tinggi dan perlakuan pemangkasan, yaitu membuang cabang dan ranting yang tidak produktif. 4leh karena itu, dengan mengetahui sifat primordia bunga kopi, perlu dilakukan pekerjaan sebagai berikut 5 %! Perlu dilakukan pengaturan naungan pendek. #! Pangkasan selektif pada cabang tanaman kopi yang tidak produktif 6eni #$$0!. rempes naungan! pada naungan yang terlalu gelap, ini dikerjakan sebelum memasuki hari

B/ Bu ga Ta a*a Kopi 3umlah kuncup bunga pada setiap ketiak daun terbatas, sehingga setiap ketiak daun yang sudah menghasilkan bunga dengan jumlah tertentu tidak akan pernah menghasilkan bunga lagi. +amun demikian cabang primer dapat terus tumbuh memanjang membentuk daun baru, batang pun dapat terus menghasilkan cabang primer sehingga bunga bisa terus dihasilkan oleh tanaman. 'anaman kopi yang sudah cukup de.asa dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga dalam satu saat. &unga tersebut tersusun dalam kelompok yang masing7masing terdiri dari -78 kuntum bunga. Pada setiap ketiak daun dapat menghasilkan 97%9 kuntum bunga, atau setiap buku menghasilkan %8708 kuntum bunga. &unga tanaman kopi berukuran kecil, mahkotanya ber.arna putih dan berbau harum semerbak. Kelopak bunga ber.arna hijau, pangkalnya menutupi bakal buah yang mengandung dua bakal biji. &enangsarinya terdiri dari :7; tangkai yang berukuran pendek. &ila bunga sudah de.asa, kelopak

dan mahkotanya akan membuka dan segera mengadakan penyerbukan peristi.a bertemunya tepungsari dan putik!. Setelah terjadi penyerbukan, secara perlahan7lahan bunga akan berkembang menjadi buah. (ula7mula mahkota bunga tampak mengering dan berguguran. Kemudian kulit buah yang ber.arna hijau makin lama makin membesar. bila sudah tua kulit ini akan berubah menguning dan akhirnya menjadi merah tua. .aktu yang diperlukan sejak terbentuknya bunga hingga buah menjadi matang < 87%% bulan, tergantung dari jenis dan faktor7faktor lingkungannya. Kopi arabika membutuhkan .aktu 879 bulan, sedangkan kopi robusta 97%% bulan. &unga tanaman kopi biasanya akan mekar pada permulaan musim kemarau sehingga pada akhir musim kemarau telah berkembang menjadi buah yang siap dipetik. Pada a.al hujan, cabang primer akan memanjang dan membentuk daun7daun baru yang siap mengeluarkan bunga pada a.al musim kemarau mendatang. (enurut cara penyerbukannya, kopi dibedakan menjadi # dua! jenis, yaitu kopi self steril dan kopi self fertil. Kopi self steril adalah jenis kopi yang tidak akan menghasilkan buah bila bunganya mengadakan penyerbukannya sendiri tepung sari berasal dari jenis kopi yang sama!. Kopi self steril ini baru menghasilkan buah bila bunganya menyerbuk silang tepung sari berasal dari kopi jenis lainnya!. 4leh karena itu tanaman kopi ini harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya sehingga penyerbukan silang bisa berlangsung. Kopi self fertil adalah kopi yang mampu menghasilkan buah bila mengadakan penyerbukan sendiri sehingga tidak harus ditanam bersamaan dengan kopi jenis lainnya. C/ Pe*5e tu!a Buah Penyerbukan adalah proses jatuhnya tepung sari pollen! pada kepala putik stigma!. 'anaman kopi robusta merupakan tanaman menyerbuk secara silang cross pollination! dengan perantara utama oleh angin. &erhasilnya penyerbukan pada tanaman kopi tidak menjamin berhasilnya pembuahan karena adanya kompabilitas dan inkompabilitas.

&uah kopi terbentuk setelah setelah terjadi pembuahan. "ntuk pembentukan buah kopi dikehendaki adanya cuaca yang kering selama % 1 # minggu, kemudian disusul oleh adanya hujan yang teratur. +amun dalam kenyataan di lapang bunga kopi yang terbentuk menjadi buah rata 1 rata 0: 1 :$ =. >ugur buah sangat menentukan besarnya prosentase terbentuknya buah hingga dapat di panen. ,aktor 1 faktor yang mempengaruhi gugur buah kopi antar lain 5 %. &uah gugur karena karena tidak mempunyai kantong embrio yang sempurna. #. 0. -. coffeanum (u?akir #$$@!. 'idak adanya pembuahan. ,aktor fisiologis. Serangan cenda.an Corticium koleroga dan Colletroticum

D/ Tahapa Pe45a 7a!a de ga Bi8i 2i dalam rangka bercocok tanam, selain memperhatikan keadaan iklim, jenis dan varietas yang akan ditanam, juga harus diperhatikan pekerjaan7pekerjaan yang akan dijalankan, seperti pembibitan atau pesemaian. &ibit7bibit yang akan ditanam dapat berasal dari biji zaailing!, dengan kata lain yang berasal dari pembiakan secara generatif dan sambungan atau stek, dengan kata lain yang berasal dari pembiakan secara vegetatif Aak #$$0!. Perbanyakan generatif adalah perbanyakan tanaman dengan menggunakan benih, benih ini disemaikan di dalam bedengan persemaian yang diberi naungan buatan. 2alam teknik budidaya tanaman kopi pada tahap perkecambahan terdapat beberapa tahap. 'ahap7tahap tersebut menurut +ajiyati dan 2anarti %@@$! adalah5

%. (enyiapkan tempat persemaian dan pembibitan. #. (enyiapkan bibit semai dimana benih yang disemaikan tidak boleh berasal dari sembarang tempat, tetapi harus diperoleh dari tempat penangkar benih yang terpercaya. 0. /endaknya perkiraan jumlah benih dua kali lipat dari jumlah bibit yang akan ditanam. -. 6aktu penyemaian untuk bibit semai. :. Pemeliharaan yang meliputi penyiraman, pemupukan, penyiangan, pemberian naungan dan pengendalian hama dan penyakit. Pohon induk yang diambil untuk biji sebagai benih dengan syarat 5 %. "mur tanaman lebih dari : tahun dan produksinya tinggi. #. &erukuran normal dan cukup masak. 0. &ebas dari hama dan penyakit. -. &erkulit licin, tidak cacat. :. 6arna merah hitam. Pengadaan biji untuk benih dapat dilakukan dengan memetik buah dari pohon induk yang terpilih kemudian kulit buah dikupas dengan cara di injak7injak, sedangkan lendir yang masih melekat pada biji dapat digosok7 gosok dengan abu dapur atau diremas7remas dengan tangan kemudian dibersihkan dengan air bersih dan setelah bersih bisa langsung dederkan di Persemaian. (enurut &IP Propinsi Irian 3aya pembagian tahapan perbanyakan dengan biji dapat dilakukan sebagai berikut5 %. (emilih lokasi*tempat persemaian a. 2atar dan tidak tergenang b. 2ekat dengan sumber air c. &ebas gangguan he.an d. 2ekat dengan pembibitan e. (udah dia.asi #. Penyiapan Persemaian*Persemaian Perkecambahan a. 'anah di cangkul sedalam 0$ cm dan dibersihkan dari bebatuan, kerikil serta rumput.

b. &uat bedengan dengan panjang %$ cm lebar %#$ cm serta tinggi 0$ cm. c. &edengan di taburi pasir setebal < : cm. d. &erilah naungan dari daun kelapa, jerami, alang7alang dll. e. &iji disemaikan sedalam $,: cm, jarak 0 cm dengan posisi biji tertelungkup. f. 'utup persemaian dengan potongan7potongan jerami. g. Aakukan penyiraman pagi dan sore sampai kecambah berumur #,: bulan. 0. Pembibitan*Persemaian Pemeliharaan Persemaian pemeliharaan merupakan lanjutan dari persemaian perkecambahan dimana kecambah yang telah berumur #,: bulan dipindahkan ke persemaian pemeliharaan. Pembibitan atau persemaian pemeliharaan dapat dibuat dengan5 a. 2ibibitkan langsung di tanah %! 'anah diolah sedalam 8$ cm dan dicampur pupuk kandang. #! (embuat bedengan seperti pada saat membuat persemaian. 0! (emindahkan tanaman muda dari persemaian secara hati7hati dengan menggunakan solet dari bambu. -! 'anam dengan jarak #$ B #$ cm. b. &ibitkan ke kantong plastik koker! %! &ibit dari persemaian umur #,: bl! dipindahkan dengan hati7hati ke dalam kantong plastik yang telah diisi tanah campur pupuk kandang. #! Koker diletakkan teratur di atas bedengan yang telah disiapkan, serta diberi naungan. E/ Pe*5i5ita se9a4a Ge e4ati6 &eberapa tahap yang dilakukan dalam pembibitan yaitu 5 %. Pemilihan tempat persemaian #. Pemilihan biji benih! 0. Penanaman Pemilihan tempat persemaian dipilih pada keadaan tanah yang datar dengan tujuan mempermudah pekerjaan dan jika musim hujan tanah tidak

mudah terkikis, dekat sumber air. Sebelum penanaman tanah diolah sedalam lebih kurang 0$ cm, digemburkan dan dicampur dengan pupuk kandang sebanyak satu keranjang lebih kurang %: kg per meter persegi. &edengan dibuat menghadap ke arah timur dengan ukuran %#$ cm, panjang menurut kebutuhan, tinggi #$ cm dan jarak antara bedengan 0$ cm. Pada sisi luar bedengan diberi bilah bambu. Setelah tanah diolah kemudian dilengkapi dengan naungan yang dibuat dari tahun kelapa yang disirip, dimana tinggi bagian depan timur! #,$ meter dan bagian belakang %,:$ meter. Pungutan biji dilakukan antara bulan Agustus sampai September, biji dipilih yang masak dengan .arna buah kopi merah tua, ukuran bentuk normal atau besar dan tidak terserang hama bubuk atau kopong. Sortasi biji dengan cara merendam biji dalam air dimana biji yang terapung tidak digunakan, kemudian biji direndam lebih kurang dua hari untuk memudahkan pengelupasan daging buah juga bila secara langsung dengan menggunakan abu dan diremas7remas hingga terkelupas daging buahnya. Setelah itu dicuci dan dikering anginkan lebih kurang tiga sampai lima hari untuk mengurangi kadar air dan biji dapat langsung ditanam. &iji pada bedengan persemaian dengan jarak tanam #B# cm dan cara penanamannya diletakkan telungkup atua bagian cembung di atas dan bagian datar di ba.ahnya, kemudian sebatas punggung biji. "ntuk dapat memudahkan penanaman digunakan garit bambu yang sudah diberi ukuran. Setelah di tanam bedengan yang persemaian ditutup tanah halus tipis7tipis dan pemberian mulsa sebagai penutup guna menjaga kelembaban bedengan. Pemeliharaan persemaian di bedengan dilakukan dengan pengairan yang diberikan dua hari sekali dengan alat gembor kecuali bila musim hujan!, penyiangan dilakukan setiap saat dengan mencabut rumput, pemberian mulsa dan penjarangan bibit kupu7kupu. &iji akan berkecambah pada hari ke 0$ sampai -$ setelah tanam dan biasa disebut surodadu. Pada hari ke 8: kemudian akan muncul daun kupu7 kupu. &ibit kupu7kupu ini kemudian dijarangkan atau dipindahkan pada bedengan pembibitan, cara mencabutnya bibit digunakan solet. Sebelum

penanaman di pembibitan perlu dilakukan seleksi bibit yaitu memilih bibit yang mempunyai akar lurus, sehat dan normal. Kemudian dimasukkan ke dalam keranjang yang sudah dibasahi sebelumnya. /al ini untuk mengefisiensikan .aktu pemindahan dan bibit langsung di tanam. Penanaman bibit di bedengan harus tepat pada leher akar dan tidakboleh daun menyentuh tanah. 3arak tanam bibit yaitu #$B#$ cm, sedangkan pada bedengan bibit untuk bahan sambungan atau batang ba.ah jarak tanamnya #$B#: cm dan ditutup dengan mulsa pada sela 7sela bibit. &ibit yang diperlukan untuk cadangan ditempatkan pada polibag. Pemeliharaan tanaman di pembibitan meliputi 5 %. Pengairan yang dilakukan dua hari sekali pada pagi hari dengan menggunakan bak atau gembor. #. Pendangiran dan penyiangan gulma dimana penyiangan dilakukan setiap saat, sedang pendangiran bila keadaan tidak baik aerasinya. 0. Pemberian mulsa dan naungan buatan untuk menjaga dari kelembaban tanah. Pemupukan diberikan 5 %. "mur tiga bulan di pupuk urea #: gram*m# #. "mur enam bulan di pupuk urea :$7%$$ gram*m# 0. "mur enam bulan ke atas di pupuk urea %$$7#$$ gram*m# -. )ara pemupukan dengan membuat garitan diantara tanaman dan dilakukan secara berselang7seling pada tiga bulan berikutnya. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan bilamana terdapat gejala serangan atau tanda7tanda serangan. /al ini dilakukan untuk menghindari pemborosan biaya. Pemindahan bibit atau penanaman bibit ke lapangan bila sudah berumur %- sampai %: bulan setelah tanam atau tanaman berumur satu tahun pada bedengan pembibitan, cara pemindahan bibit dengan sistem putar yaitu tanah di sekitar tanaman diikutsertakan. Sebelum pemindahan perlu pula dilakukan pengkupiran daun dua per tiga bagian. (enurut Sus.ono #$%0!, benih kopi yang berasal dari biji dikatakan baik jika sesuai dengan standar sertifikasi benih kopi. (enurut Standar

4perasional Prosedur S4P! Sertifikasi &enih Kopi suatu benih dikatakan memenuhi standar sertifikasi jika5 %. (utu fisiologis memenuhi standar, yaitu daya kecambah minimal 9$= #. (utu fisik memenuhi standar, yaitu a. Kadar air 5 0$ 1 -$ = b. Kemurnian fisik 5 minimal @9= c. Kesehatan 5 kondisi biji tidak cacat*rusak, bebas 4P' 0. Perlakuan5 benih direndam dalam larutan fungisida $,: 1 % = selama : 1 %$ menit -. Aama Penyimpanan 5 (aksimal -$ hari setelah panen

III/ A/ Kesi*pula

PEN1T1P

Perbanyakan tanaman kopi dilakukan melalui dua cara, yaitu secara generatif dan vegetatif. Secara teknis perbanyakan secara generatif lebih mudah dibanding perbanyakan secara vegetatif. 'anaman kopi berbunga majemuk inflorensia! yang tumbuh dari ketiak daun, dan merupakan hasil dari perkembangan mata tunas seri. (ata tunas seri dapat berkembang menjadi tunas vegetatif atau bunga, tergantung dari beberapa faktor, yaitu fotoperiodisitas, intensitas cahaya, temperatur dan kandungan air dalam tanaman serta )*+ ratio tanaman. 'anaman kopi yang sudah cukup de.asa dan dipelihara dengan baik dapat menghasilkan ribuan bunga dalam satu saat. &unga tersebut tersusun dalam kelompok yang masing7masing terdiri dari -78 kuntum bunga. Pada setiap ketiak daun dapat menghasilkan 97%9 kuntum bunga, atau setiap buku menghasilkan %8708 kuntum bunga. &unga tanaman kopi berukuran kecil, mahkotanya ber.arna putih dan berbau harum semerbak. Kelopak bunga ber.arna hijau, pangkalnya menutupi bakal buah yang mengandung dua bakal biji. &enang sarinya terdiri dari :7; tangkai yang berukuran pendek. (enurut cara penyerbukannya, kopi dibedakan menjadi # dua! jenis, yaitu kopi self steril dan kopi self fertil. &uah kopi terbentuk setelah setelah terjadi pembuahan. "ntuk pembentukan buah kopi dikehendaki adanya cuaca yang kering selama % 1 # minggu, kemudian disusul oleh adanya hujan yang teratur. +amun dalam kenyataan di lapang bunga kopi yang terbentuk menjadi buah rata 1 rata 0: 1 :$ =. >ugur buah sangat menentukan besarnya prosentase terbentuknya buah hingga dapat di panen. Perbanyakan generatif adalah perbanyakan tanaman dengan menggunakan benih, benih ini disemaikan di dalam bedengan persemaian yang diberi naungan buatan. 2alam teknik budidaya tanaman kopi pada tahap perkecambahan terdapat beberapa tahap. Pengadaan biji untuk benih

dapat dilakukan dengan memetik buah dari pohon induk yang terpilih kemudian kulit buah dikupas dengan cara di injak7injak, sedangkan lendir yang masih melekat pada biji dapat digosok7gosok dengan abu dapur atau diremas7remas dengan tangan kemudian dibersihkan dengan air bersih dan setelah bersih bisa langsung dederkan di Persemaian. &eberapa tahap yang dilakukan dalam pembibitan yaitu5 Pemilihan tempat persemaian, Pemilihan biji benih! dan Penanaman. Pemilihan tempat persemaian dipilih pada keadaan tanah yang datar dengan tujuan mempermudah pekerjaan dan jika musim hujan tanah tidak mudah terkikis, dekat sumber air. Pungutan biji dilakukan antara bulan Agustus sampai September, biji dipilih yang masak dengan .arna buah kopi merah tua, ukuran bentuk normal atau besar dan tidak terserang hama bubuk atau kopong. &iji pada bedengan persemaian dengan jarak tanam #B# cm dan cara penanamannya diletakkan telungkup atua bagian cembung di atas dan bagian datar di ba.ahnya, kemudian sebatas punggung biji. Pemeliharaan persemaian di bedengan dilakukan dengan pengairan yang diberikan dua hari, penyiangan dilakukan setiap saat dengan mencabut rumput, pemberian mulsa dan penjarangan bibit kupu7kupu. &iji akan berkecambah pada hari ke 0$ sampai -$ setelah tanam dan biasa disebut surodadu. Pada hari ke 8: kemudian akan muncul daun kupu7 kupu. &ibit kupu7kupu ini kemudian dijarangkan atau dipindahkan pada bedengan pembibitan. Penanaman bibit di bedengan harus tepat pada leher akar dan tidak boleh daun menyentuh tanah. 3arak tanam bibit yaitu #$B#$ cm, sedangkan pada bedengan bibit untuk bahan sambungan atau batang ba.ah jarak tanamnya #$B#: cm dan ditutup dengan mulsa pada sela 7sela bibit. &ibit yang diperlukan untuk cadangan ditempatkan pada polibag. Pemeliharaan tanaman di pembibitan perlu dilakukan dengan pengairan, penyiangan atau pendangiran dan pemupukan. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan bilamana terdapat gejala serangan atau tanda7tanda serangan. &enih kopi yang berasal dari biji dikatakan baik jika sesuai dengan standar sertifikasi benih kopi, yaitu5 daya

kecambah minimal 9$=, kadar air 5 0$ 1 -$ =, kemurnian fisik 5 minimal @9=, kondisi biji tidak cacat*rusak, bebas 4P', benih direndam dalam larutan fungisida $,: 1 % = selama : 1 %$ menit dan penyimpanan maksimal -$ hari setelah panen. B/ -a4a

DAFTAR P1-TAKA Aak #$$0. Budidaya Tanaman Kopi. Cogyakarta5 Kanisius. Aris #$%$. Pembibitan 'anaman Kopi. http://ajibpengejarmimpi.blogspot.com. 2iakses pada # (aret #$%-. (uklis AP #$%#. Semuanya 'entang Kopi. muklis-adi-putra-tbg.blogspot.com. 2iakses pada 0 (aret #$%-. (u?akir #$$@. Pertumbuhan >eneratif 'anaman http://fadilja apreanger.blogspot.com. 2iakses pada # (aret #$%-. Kopi.

+ajiyati S dan 2anarti %@@$. Kopi! Budidaya dan "enanganan #epas "anen. 3akarta5 Penebar S.adaya. Sus.ono #$%0. $tandar %perasional "rosedur &$%"' "enetapan Kebun $umber Benih! $ertifikasi Benih! dan ( aluasi Kebun $umber Benih Tanaman Kopi Coffea sp.!. 3akarta5 Kementerian Pertanian. 6eni #$$0. Pertumbuhan >eneratif 'anaman Kopi. http://de)a-gd.blogspot.com. 2iakses pada # (aret #$%-.