Anda di halaman 1dari 6

PATOFISIOLOGI KASUS

Kemungkinan ISPA berulang saat masih kecil Pada anak : tuba pendek, tuba lebar, tuba lebih horizontal saat ISPA, kuman mudah masuk ke telinga lewat tuba eustachius fungsi pencegahan tuba terganggu

/iang telinga kiri terisi ban"ak sekret purulen

Membran timpani hiperemis $ perforasi marginal

Otitis Media Akut

Otitis Media Supuratif Kronis Tipe Maligna

/eukositosis dan /0' meningkat

erapi tidak adekuat ! h"giene buruk

Kolesteatoma 1at osteolitik +elum mengikis daerah retroaurikuler %belum ada abses atau fistel& Mengikis Os) Mastoid dan *analis #acialis #alopii

Sering keluar cairan dari telinga $ berbau tidak enak %bau khas kolesteatoma&

-ontgen : Mastoid kiri sklerotik dan tampak ba"angan sugestif kolesteatoma

'aerah retroaurikular tenang dan n"eri tekan %(&

Mengenai ,) #acialis dan ,) Stapedius

5e6ala klinis : mengenai telinga tengah dan telinga dalam

-efle. stapedius %(&

idak ada "ang melindungi cochlea dari suara keras

#ungsi pendengaran pada telinga kiri menurun

Telinga kiri tuli campur sedang berat

Pada audiogram : A* 2 34 db, +* 2 34 db

'aerah infrakorda

,) 8II ber6alan postero( inferior ke foramen stilomastoideus

+e6alan ke anterior mempersarafi otot(otot wa6ah

Sulcus nasolabial kiri mendatar

Otitis Media Supuratif Kronis Tipe Maligna

7a6ah asimetris dalam keadaan diam

Kelumpuhan ,) 8II kiri perifer setinggi infra korda

idak mengenai percabangan lain

Kerutan dahi dan alis mata kiri lebih rendah

,) 8II rusak 7a6ah mencong ke kanan % ke bagian "ang sehat&

#ungsi lakrimasi dan pengecapan tidak terganggu

#aktor "ang men"ebabkan OMA men6adi OMSK pada kasus n) +udi : erapi "ang tidak adekuat karena biasan"a selama ini 6ika sakit ia han"a memberikan obat tetes telinga "ang dapat dibeli bebas dan kemungkinan tidak pernah ke dokter sebelumn"a)

9"giene buruk, karena ia pernah mengeluh keluar cairan dari telinga sehabis berenang) :ang berarti saat infeksi sedang berlangsung, ia pernah berenang sehingga infeksi makin parah) 7a6ah mencong ke kanan se6ak ; bulan terakhir ,) #acialis terdiri dari < komponen : ( Komponen motoris) Mempersarafi otot wa6ah, kecuali M) /e=ator Palpebra Superior) Selain otot wa6ah ,) #acialis 6uga mensarafi M) Stapedius dan =enter posterior M) 'igastrikus) ( Komponen sensoris) Mempersarafi duapertiga anterior lidah untuk pengecapan, melalui chorda timpani) ( Komponen parasimpatis) Memberikan persarafan pada glandula lakrimalis, glandula submandibula, dan glandula lingualis) Selain itu berdasarkan anatomi, ,) #acialis 6uga dibagi men6adi : ( Supragenikula erletak dari akhir canalis acuticus e.ternus sampai ganglion genikulatum) ( Infragenikula Suprastapedial erletak diantara distal ganglion genikulatum dan ber6alan ke arah posterior telinga tengah, kemudian naik kea rah fenestra o=alis dan stapes, lalu turun dan kemudian terletak se6a6ar dengan kanalis semisirkularis horizontal) 'an berakhir di M) Stapedius) ( Intrastapedial Suprakordal

Antara percabangan ,) Stapedius "ang mempersarafi M) Stapedius dan berfungsi sebagai peredam suara dengan chorda timpani "ang ber6alan ke anterior untuk mempersarafi 3>< anterior lidah untuk pengecapan) ( Infrakordal Mulai dari foramen stilomastoideus, ber6alan ke anterior dan mempersarafi otot( otot wa6ah)

elinga kiri berair disertai bau tidak enak se6ak sekolah dasar Per6alanan pen"akit n) +udi sudah kronis, ter6adi se6ak ia masih duduk di bangku

sekolah dasar) Kemungkinan sebelum sampai tahap OMSK, dia sebelumn"a mengalami ISPA berulang) Pada anak mudah ter6adi OMA karena tuba pendek, tuba lebar, dan tuba lebih horizontal) Sehingga makin sering anak terkena ISPA, makin besar kemungkinan OMA) OMA ter6adi karena : Sumbatan tuba fungsi tuba terganggu fungsi pencegahan terganggu kuman masuk ke telinga tengah telinga tengah meradang

Seringkali keluar cairan dari telinga pada saat pasien batuk(pilek atau setiap kemasukan air sehabis berenang Pada awaln"a kami menduga pasien ini memang sering menderita ISPA berulang "ang mencetuskan ter6adin"a OMA, tetapi karena terapi "ang tidak adekuat serta h"giene buruk, termasuk berenang saat infeksi telinga men"ebabkan per6alanan pen"akit pasien ini men6adi OMSK)

Pendengaran telinga kiri sangat menurun

Karena ada perforasi marginal pada membran timpani dan terdapat kolesteatoma "ang mengandung zat osteolitik) ,) #acialis ber6alan di dalam *analis #acialis #alopii pada telinga tengah "ang nantin"a akan berbelok ke posterior dan ber6alan di bawah aditus ad antrum %antrum mastoid& "ang bila ada cairan akan masuk ke rongga tersebut dan cairan dapat ber6alan mengenai os) Mastoid) ?ika mastoid sudah terkena, M) Stapedius "ang dipersarafi oleh ,) Stapedius 6uga dapat terkena) #ungsi M) Stapedius adalah melindungi cochlea dari suara keras dengan cara berkontraksi %-efle. Stapedius&) -efle. stapedius akan beker6a dengan baik 6ika ,) #acialis dan ,) Stapedius masih baik) Pada kasus ini karena kolesteatoma sudah mengikis *analis #acialis #alopii dan os) Mastoid ,) #acialis 6uga ikut terkena refle. stapedius tidak bisa ber6alan baik ada suara keras, tidak ada "ang melindungi cochlea gangguan pendengaran)

Sakit kepala hebat, muntah pro"ektil, dan gangguan keseimbangan disangkal Parese ,) 8II akibat tumor intracranial ataupun tumor e.tracranial dapat disingkirkan)

-iwa"at trauma disangkal 0tiologi parese ,) 8II karena trauma kepala %terutama fraktur pars petrosa os temporal& dapat disingkirkan)

-asa kebas atau kesemutan disangkal Parese ,) 8II akibat komplikasi dari pen"akit 'iabetes Mellitus ataupun akibat stroke dapat disingkirkan)

Pasien tidak merasakan timbuln"a bintik(bintik "ang berisi cairan pada leher dan wa6ah %=esikel&

9ipotesis infeksi intracranial berupa Sindrom -amsa"(9unt atau 9erpes Opticus dapat disingkirkan)

?ika timbul keluhan, pasien sering mengobati sendiri dengan obat tetes telinga "ang dapat dibeli bebas) 'ari pern"ataan ini, kami men"impulkan bahwa selama ini 6ika timbul keluhan pasien tidak pernah pergi ke dokter) 'ia han"a mengobati sendiri sehingga kemungkinan besar faktor "ang men"ebabkan per6alanan pen"akit pasien men6adi OMSK adalah terapi "ang tidak adekuat)

'aerah retroaurikuler kanan dan kiri tenang serta tidak n"eri pada penekanan) Kolesteatoma mengadung zat osteolitik "ang dapat mengikis tulang) Kemungkinan pada pasien ini kolesteatoma sudah sedikit mengikis os) Mastoid karena pada foto rontgen didapatkan mastoid kiri sklerotik dan tampak ba"angan sugestif kolesteatoma) etapi kolesteatoma tersebut belum sampai mengikis daerah retroaurikuker sehingga daerah tersebut masih tenang %belum terdapat abses ataupun fistel retroaurikuler&)