Anda di halaman 1dari 18

UNIT OPERASI

&
UNIT PROSES
PERTEMUAN 1
(Oleh : Sugeng Abdullah)

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Sugeng Abdullah, SST, MSi
Unit operasi
• Serangkaian kerja / reaksi / peristiwa yang
terjadi pada unit pengolahan air/air limbah
secara fisik-mekanik dan kimia
• Unit pengolahan antara lain meliputi :
penangkap pasir, penangkap lemak,
pengapungan, pengendapan, koagulasi-
flokulasi, filtrasi, aerasi, absorbsi-adsorbsi.

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Penangkap pasir
Peristiwa yang terjadi :
• Pengendapan partikel diskrit (bulat)
• Terjadi secara gravitasi
• Tidak dipengaruhi oleh kedalaman

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Penangkap lemak
Peristiwa yang terjadi :
• Pengapungan zat yang memiliki
perbedaan massa jenis (ρ ).
• massa jenis lebih kecil dibanding dengan
air limbah, akan mengapung.

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Sedimentasi / Pengendapan
• Pra sedimentasi : pengendapan partikel diskrit
dan flokulen
• Sedimentasi I : pengendapan partikel flokulen

Peristiwa / reaksi yang terjadi :


• Pembesaran / penggumpalan partikel secara fisik
alamiah, tanpa ada keterlibatan mikroba.
• Penggumpalan melalui reaksi kimia akibat penambahan
koagulan

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Reaksi penggumpalan

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Macam-macam
type aerator

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Penyaringan
• Peristiwa pemisahan SS (TSS) oleh media
pasir atau sejenisnya
• Media penyaringan : pasir, zeolit, arang
aktif, polister / kain, resin, kertas porous.

BEDA dengan SCREENING  screening =


pemisahan padatan kasar

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Penyaringan bertekanan
----
Menggunakan media kain
/polister
----

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Unit Proses
• Proses yang terjadi pada unit pengolahan
limbah secara biologis
• Terjadi pada proses aerobik, anaerobik –
anoksik dan fakultatip
• Unit pengolah antara lain meliputi : (a)
aerobik = lumpur aktif, saringan tetes /
biofilter, RBC (b) anaerobik = UASB, ABR,
anaerobic digester / biogas.

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Lumpur aktif
• Terjadi proses biosintesis (sel baru) dan
biodegradasi (pemecahan komposisi menjadi lebih
sederhana)
• Reaksi oksidasi dan sintesis sel adalah sebagai
berikut :

CHONS + O2 + Nutrien 
CO2 + NH3 + C5H7NO2 + hasil akhir
Ket. :
CHONS = zat organik
C5H7NO2 = sel baru bakteri = zat organik

Sugeng Abdullah, SST, MSi


• Sintesis / respirasi
Bakteri
C5H7NO2 + 5O2 
5CO2 + 2H2O + NH3 + Energi

• Biomassa : Oksigen = 113 : 160


• Sehingga  1 unit biomassa yang dioksidasi
membutuhkan 1,42 unit O2 (Benefild L.D. & Randal CW,
1980).

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Saringan tetes & RBC
• Proses  penguraian secara aerobik (di
permukaan luar media) dan secara
anaerobik (di permukaan dalam media)
• Proses aerobik  seperti LA
• Proses anaerobik :

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Tahap anaerobik
• Zat organik padat dipecah oleh enzim
tertentu
• Substrat difermentasi oleh bakteri
menghasilkan asam organik (al. asam
asetat(CH3COOH)
• Asam organik diubah oleh bakteri menjadi
metan (CH4) dan karbon dioksida (CO2)
• Juga dihasilkan H2S, dll bergantung
komposisi substrat

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Proses yang terjadi pada media
pertumbuhan lekat :
•Saringan tetes (trickiling filter)
•RBC = Rotating Biological
Contactor
Kondisi pada media

Sugeng Abdullah, SST, MSi


Racun penghambat mikroba dalam ipal

Sugeng Abdullah, SST, MSi